JAYAPURA, pemudakatolik.or.id – Dalam rangka persiapan Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua periode 2025-2028 melakukan audiens dengan Pemerintah Provinsi Papua di ruang Sekda Provinsi Papua, Jumat (13/3/2026).
Audiens ini diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Papua, Christian Sohilait, ST., M.Si yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua, Yohanes Walilo, S.Sos., M.Si.
Hadir dalam audiens ini Ketua Pemuda Katolik Komda Papua Terpilih, Roberthus Yewen didampingi oleh sejumlah pengurus Pemuda Katolik Komda Papua yang akan dilantik, yakni Doni Donatus Gobay, Niko Tunjanan, Firdaus Simanjuntak dan Elias Gobay yang didampingi oleh Pastor Moderator Pemuda Katolik Keuskupan Jayapura, RD Yohanes Kayame.
Ketua Pemuda Katolik Komda Papua Terpilih, Roberthus Yewen menegaskan bahwa audiens ini merupakan bagian penting dalam membangun kemitraan Pemuda Katolik dengan Pemerintah Provinsi Papua.
“Sebagai organisasi kepemudaan dan organisasi kemasyarakatan (ormas), kami merasa sangat penting untuk membangun sinergi dan kemitraan dengan Pemerintah Provinsi Papua,” jelasnya.
Kata Yewen, Pemuda Katolik Komda Papua dalam periode ini akan mendukung visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, terutama yang berkaitan dengan pembinaan pemuda dan pelayanan kepada masyarakat Papua.
“Kami harapkan Pemerintah Provinsi Papua untuk terus membangun sinergitas dan kolaborasi, sehingga organisasi kepemudaan bisa dilibatkan kedepan dalam mendukung program-program pemerintah dibawah Gubernur dan Wakil Gubernur Papua saat ini,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua, Yohanes Walilo mengatakan bahwa dirinya akan melaporkan pertemuan yang dilakukan oleh Pemuda Katolik Komda Papua kepada Pj Sekda.

Yohanes mendorong Pengurus Pemuda Katolik untuk memetakan potensi setiap anggota, terutama mereka yang ingin terlibat dan mau mengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Provinsi Papua.
Tak hanya itu, dalam momentum itu, sebagai senior dan orang tua, Yohanes Walilo juga menceritakan pengalamannya, sehingga menjadi inspirasi dan motesi bagi orang muda, terutama Pemuda Katolik Komda Papua. (*)




