Senin, April 27, 2026

Pemuda Katolik Kota Semarang Gandeng Shelter Asafita Edukasi di SMPN 5

Must Read

Semarang, pemudakatolik.or.id – Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kota Semarang terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang berkarakter dan berdaya. Kali ini, organisasi kepemudaan tersebut menggandeng Shelter Asafita untuk menggelar kegiatan edukasi di SMP Negeri 5 Semarang, yang berlangsung dengan penuh antusiasme dari para siswa dan tenaga pendidik.

Kegiatan ini mengusung tema edukasi “Menumbuhkan Kesadaran Untuk Mencintai Keutuhan Alam dan Ciptaan”, yang menekankan pentingnya membangun kepedulian terhadap lingkungan hidup serta seluruh makhluk ciptaan Tuhan sejak usia dini.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jum’at, 24 April 2026, yang secara khusus dikemas dalam sesi pendampingan kepada siswa-siswi Katolik SMP Negeri 5 Semarang yang tergabung dalam komunitas Terang Kasih (TERAS) SPEMA sebagai bagian dari pembinaan iman sekaligus penguatan karakter.

Dalam sesi edukasi tersebut, siswa-siswi Katolik diberikan pemahaman bahwa anjing bukan hanya sekadar hewan peliharaan, tetapi juga makhluk hidup yang memiliki perasaan dan membutuhkan kasih sayang, perawatan, serta perlindungan dari tindakan kekerasan. Para pemateri dari Shelter Asafita juga mengedukasi tentang cara berinteraksi yang aman dengan anjing, pentingnya tidak menyiksa atau menelantarkan hewan, serta mengajak siswa untuk berani melaporkan jika menemukan kasus kekerasan terhadap hewan di lingkungan sekitar.

Ketua Pemuda Katolik Komcab Kota Semarang, Medafa Arung Palaga, S.I.P., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya nyata organisasi dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya generasi muda. “Kami ingin hadir tidak hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai mitra strategis dalam membangun karakter anak-anak bangsa sejak dini, termasuk menanamkan nilai kepedulian terhadap keutuhan alam dan seluruh ciptaan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dari Shelter Asafita, Ibu Yuli, menegaskan bahwa edukasi tentang kepedulian terhadap hewan sangat penting ditanamkan sejak usia dini. “Kami ingin anak-anak memahami bahwa hewan, khususnya anjing, adalah makhluk hidup yang juga memiliki rasa takut, senang, dan butuh kasih sayang. Ketika mereka belajar menyayangi hewan, sebenarnya mereka sedang belajar menjadi manusia yang berempati dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil. “Tidak harus langsung memelihara, tetapi cukup dengan tidak menyakiti, tidak melempar, atau memberi makan hewan yang membutuhkan—itu sudah menjadi bentuk kasih yang nyata,” tambah Ibu Yuli.

Kegiatan ini dikemas secara menarik melalui sesi diskusi, permainan edukatif, serta simulasi sederhana yang membuat para siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan. Antusiasme siswa-siswi Katolik terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, di mana mereka aktif bertanya, berbagi pengalaman, serta terlibat langsung dalam setiap sesi yang diberikan.

Salah satu siswi Katolik, Chelsea, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat menarik dan memberikan pemahaman baru baginya. “Saya jadi tahu kalau hewan juga punya perasaan, jadi kita harus memperlakukan mereka dengan baik dan tidak boleh menyakiti,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Pemuda Katolik Komcab Kota Semarang berharap dapat terus menjalin sinergi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan program-program edukatif yang berdampak positif. Ke depan, kolaborasi serupa direncanakan akan diperluas ke sekolah-sekolah lain di Kota Semarang sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mencetak generasi muda yang unggul, berintegritas, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama dan seluruh makhluk hidup.

spot_img
Latest News

Pemuda Katolik Banten Tekankan Kolaborasi Lintas Pihak Demi Kedamaian Masyarakat

Tangerang, pemudakatolik.or.id - Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Banten menegaskan komitmennya dalam menjaga harmoni di Tanah Jawara. Hal...
spot_img

More Articles Like This