Lintang, pemudakatolik.or.id – Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Kalimantan Barat, Hubertus V. Wake, hadir sebagai pemateri dalam kegiatan Ekaristi Kaum Muda (EKM) Orang Muda Katolik (OMK) se-Paroki Lintang, Keuskupan Sanggau. Kegiatan yang berlangsung pada 30–31 Mei 2026 ini dipusatkan di Stasi Kenual.
Selain diikuti oleh seluruh OMK stasi di wilayah Paroki Lintang, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan OMK dari beberapa paroki lain di Kabupaten Sekadau.
Dalam sesi materinya, Hubertus V. Wake menekankan pentingnya peran generasi muda Katolik dalam menghadapi tantangan zaman yang kian kompleks. Ia menitipkan empat pilar utama yang harus tertanam di dalam diri setiap anggota OMK.
4 Pilar OMK Menghadapi Tantangan Zaman
Menurut Wake, di tengah arus zaman dan potensi tergerusnya iman, OMK masa kini wajib memiliki empat karakter berikut:
- Militan: Memiliki semangat yang berkobar, tangguh, dan tidak mudah menyerah dalam memperjuangkan nilai-nilai kebaikan.
- Kuat: Kokoh secara mental dan spiritual, sehingga tidak mudah goyah oleh pengaruh negatif lingkungan.
- Beriman: Menjadikan Kristus dan ajaran Gereja sebagai fondasi utama dalam setiap tindakan dan keputusan hidup.
- Humanis: Tetap peduli, solider, dan hadir membawa dampak positif bagi sesama manusia tanpa memandang perbedaan.
Menyikapi Perkembangan Artificial Intelligence (AI)
Tidak hanya berbicara soal iman secara teori, Wake juga menyoroti fenomena perkembangan teknologi yang sangat masif, terutama Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Ia mengingatkan agar kemajuan teknologi ini tidak membuat OMK kehilangan daya kritis dan spiritualitasnya.
“OMK harus bisa menjadikan AI sebagai alat untuk kebaikan dan membantu sesama. Jangan sampai kehadiran teknologi ini justru membuat OMK menjadi lemah, malas, dan menjauh dari iman Katolik serta ajaran Gereja,” tegas Wake.
Melalui kegiatan EKM ini, diharapkan OMK se-Paroki Lintang dan sekitarnya dapat kembali dikuatkan persekutuannya, serta pulang membawa semangat baru untuk menjadi garam dan terang di tengah masyarakat modern.




