Minggu, Juni 28, 2026

Pemuda Katolik Papua Tempuh Perjalanan Delapan Jam Demi Bentuk Cabang Kabupaten Sarmi

Must Read

SARMI, pemudakatolik.or.id – Komitmen memperluas jaringan kaderisasi terus ditunjukkan oleh Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua. Demi membentuk kepengurusan definitif Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kabupaten Sarmi, Ketua Komda Papua periode 2025–2028, Roberthus Yewen, bersama Pastor Moderator Pemuda Katolik Papua, RD. Yohanes Kayame, dan pengurus Komda Papua, Leo Kalolik, menempuh perjalanan darat selama kurang lebih delapan jam dari Kota Jayapura menuju Kabupaten Sarmi.

Perjalanan dimulai pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 08.00 WIT menggunakan kendaraan roda empat. Di tengah perjalanan, rombongan singgah di Gereja Katolik Stasi Santo Gabriel, Kampung Boasum, Distrik Unurum Guay, untuk beristirahat dan bersilaturahmi dengan umat setempat.

Setelah melanjutkan perjalanan, rombongan tiba di Gereja Katolik Paroki Santo Antonius Sarmi sekitar pukul 17.00 WIT. Kehadiran mereka menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Masa Penerimaan Anggota (MAPENTA) dan Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) yang digelar pada Sabtu (27/6/2026).

Ketua Pemuda Katolik Komda Papua, Roberthus Yewen, mengatakan bahwa perjalanan panjang tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam menghadirkan Pemuda Katolik hingga ke berbagai daerah di Tanah Papua.

“Perjalanan delapan jam ini kami maknai sebagai sebuah misi kaderisasi. Kami ingin memastikan bahwa Pemuda Katolik hadir dan tumbuh di Kabupaten Sarmi sebagai wadah pembinaan generasi muda Katolik,” ujarnya.

Yewen menjelaskan, melalui pelaksanaan MAPENTA dan Muskomcab, Pemuda Katolik Kabupaten Sarmi akan memiliki kepengurusan definitif untuk masa bakti 2026–2029.

“Setelah MAPENTA dan Muskomcab selesai dilaksanakan, kami akan membentuk susunan pengurus definitif dan langsung melaksanakan pelantikan. Hal ini dilakukan mengingat jarak tempuh dari Jayapura ke Sarmi cukup jauh, sehingga seluruh proses kaderisasi dapat berjalan secara efektif,” jelasnya.

Peneliti Papua Center Universitas Indonesia tersebut menegaskan bahwa pembentukan Komcab Kabupaten Sarmi merupakan bagian dari target Pemuda Katolik Komda Papua untuk menghadirkan organisasi di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Papua.

“Kabupaten Sarmi menjadi daerah keempat yang kami laksanakan MAPENTA dan Muskomcab. Masih ada lima kabupaten/kota lagi yang menjadi prioritas kami agar seluruh wilayah di Provinsi Papua memiliki kepengurusan Pemuda Katolik yang definitif,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pastor Paroki Santo Antonius Sarmi, para tokoh umat, serta seluruh umat Katolik Kabupaten Sarmi yang telah memberikan dukungan dan semangat dalam proses pembentukan organisasi.

“Atas nama Pengurus Pemuda Katolik Komda Papua, kami mengucapkan terima kasih kepada Pastor Paroki, para tokoh umat, kaum muda, dan seluruh umat Katolik di Kabupaten Sarmi atas sambutan hangat dan dukungan yang diberikan. Semoga kehadiran Pemuda Katolik semakin memperkuat pelayanan Gereja sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat di Kabupaten Sarmi,” tutup Yewen.

Pembentukan Komcab Kabupaten Sarmi menjadi langkah strategis dalam memperkuat kaderisasi Pemuda Katolik di Tanah Papua. Melalui organisasi yang semakin hadir hingga tingkat kabupaten, diharapkan lahir kader-kader muda yang memiliki semangat pelayanan, kepemimpinan, dan pengabdian bagi Gereja, masyarakat, serta bangsa.

spot_img
Latest News

Kolaborasi dengan UNIKA Fajar Timur Papua, Pemuda Katolik Papua Lakukan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru ke Asrama-Asrama

JAYAPURA- Universitas Katolik (UNIKA) Fajar Timur Papua melakukan kolaborasi dengan Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Provinsi Papua periode...
spot_img

More Articles Like This