Jumat, Agustus 7, 2026

Pemuda Katolik Asmat Turun Langsung Dengar Aspirasi Masyarakat Adat Kampung Yepem

Must Read

AGATS, pemudakatolik.or.id – Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Asmat turun langsung ke lokasi pemalangan jalan yang dilakukan masyarakat adat Kampung Yepem, Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, untuk mendengarkan aspirasi masyarakat sekaligus memfasilitasi komunikasi sebagai upaya membangun dialog antara masyarakat adat dan Pemerintah Kabupaten Asmat, Rabu (5/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Pemuda Katolik Asmat diwakili Wakil Sekretaris I, Ketua Bidang Hubungan Antarumat Beragama, serta sejumlah anggota. Kehadiran mereka merupakan bentuk kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus komitmen organisasi dalam membuka ruang dialog yang konstruktif.

Pemuda Katolik memilih turun langsung ke lapangan agar dapat mendengar secara langsung alasan masyarakat adat melakukan pemalangan di Jalan Imtek. Langkah tersebut dilakukan agar informasi yang diperoleh berasal dari masyarakat sebagai dasar untuk menjembatani komunikasi dengan pemerintah daerah.

Aksi pemalangan dilakukan masyarakat adat Kampung Yepem sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait hak ulayat atas pembangunan jaringan pipa air bersih yang menghubungkan Kampung Yepem dengan Kota Agats sebagai ibu kota Kabupaten Asmat. Menurut masyarakat adat, persoalan hak ulayat tersebut hingga kini belum memperoleh penyelesaian sebagaimana yang mereka harapkan. Di sisi lain, pemerintah daerah menyatakan bahwa pembayaran atas hak ulayat tersebut telah diselesaikan.

Persoalan ini terjadi di tengah musim kemarau yang berkepanjangan di Kabupaten Asmat. Di saat kebutuhan masyarakat terhadap air bersih meningkat, distribusi air turut terdampak karena belum tercapainya kesepahaman antara masyarakat adat dan pemerintah daerah.

Dalam dialog yang berlangsung, masyarakat adat menegaskan bahwa mereka tidak menolak pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Agats. Namun, mereka berharap pemerintah daerah terlebih dahulu menyelesaikan persoalan hak ulayat yang berkaitan dengan penggunaan tanah adat untuk pembangunan jaringan pipa tersebut.

“Kami hanya meminta agar pemerintah memenuhi dan menyelesaikan hak ulayat kami. Setelah itu, kami siap membicarakan langkah-langkah selanjutnya secara baik,” ujar salah seorang perwakilan masyarakat adat.

Pemuda Katolik Asmat menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan untuk memihak salah satu pihak, melainkan sebagai mitra masyarakat yang ingin membantu membuka ruang komunikasi dan dialog antara masyarakat adat dengan pemerintah daerah.

Sebagai organisasi kemasyarakatan, Pemuda Katolik berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui musyawarah dengan tetap menghormati hak-hak masyarakat adat sekaligus memperhatikan kepentingan pelayanan publik.

Berdasarkan keterangan masyarakat, pemerintah daerah sebelumnya telah berupaya melakukan komunikasi. Namun, proses tersebut belum menghasilkan kesepahaman sehingga dialog yang diharapkan belum berjalan secara optimal.

Masyarakat adat Kampung Yepem menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pemuda Katolik Asmat yang bersedia datang langsung ke lokasi untuk mendengarkan aspirasi mereka. Menurut mereka, pendekatan dialogis yang dilakukan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pandangan dan tuntutan secara terbuka.

Pemuda Katolik Asmat berharap pemerintah daerah dan masyarakat adat dapat segera membangun komunikasi yang lebih intensif sehingga persoalan hak ulayat dapat diselesaikan secara adil, bermartabat, dan mengedepankan semangat kekeluargaan. Dengan demikian, pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat kembali berjalan tanpa mengabaikan hak-hak masyarakat adat sebagai pemilik wilayah ulayat.

Sebagai organisasi kepemudaan yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan dialog, Pemuda Katolik Komcab Asmat berkomitmen untuk terus mendorong penyelesaian berbagai persoalan sosial melalui jalan musyawarah demi terciptanya keadilan, kedamaian, dan keharmonisan di tengah kehidupan masyarakat Kabupaten Asmat.

spot_img
Latest News

Pemuda Katolik Komda DIY dan Bawaslu Tandatangani Kerja Sama Perkuat Pendidikan Politik Partisipatif Kaum Muda

YOGYAKARTA, pemudakatolik.or.id – Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Daerah Istimewa Yogyakarta bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) DIY resmi...
spot_img

More Articles Like This