KENDARI, pemudakatolik.or.id – Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kota Kendari menggelar Kursus Kepemimpinan Dasar (KKD) sebagai bagian dari upaya memperkuat kaderisasi dan membentuk generasi muda Katolik yang berintegritas, memiliki kapasitas kepemimpinan, serta mampu mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
KKD menjadi ruang pembinaan bagi kader untuk memperkuat wawasan, karakter, kemampuan kepemimpinan, komunikasi publik, serta pemahaman mengenai peran pemuda dalam kehidupan sosial dan kebangsaan.
Ketua Pemuda Katolik Komcab Kota Kendari, Andhika Prasetya, S.H., M.H., mengatakan KKD merupakan bagian penting dari proses kaderisasi organisasi.
“KKD bukan sekadar kegiatan organisasi, tetapi merupakan proses pembentukan karakter dan kepemimpinan kader. Kita ingin melahirkan kader yang memiliki integritas, keberanian, kemampuan berpikir kritis, serta mampu hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Andhika.
Dalam pelaksanaannya, KKD menghadirkan sejumlah narasumber dengan latar belakang dan kompetensi yang beragam. Pembekalan mencakup kepemimpinan, kewirausahaan, kebangsaan, komunikasi publik, pembinaan keagamaan, serta kehidupan sosial kemasyarakatan.
William Gunawan, Owner/Businessman, memberikan perspektif mengenai kewirausahaan dan manajerial, khususnya bagaimana generasi muda dapat membangun kemandirian, kreativitas, serta kemampuan mengelola organisasi maupun usaha.
Selanjutnya, Lucinda Theodora, S.E., Komisioner Bawaslu Buton Tengah, memberikan wawasan mengenai kebangsaan dan pengawasan tata kelola, termasuk pentingnya partisipasi generasi muda dalam menjaga nilai-nilai demokrasi dan kehidupan berbangsa.
Sementara itu, Maria K. Djo, S.I.Kom., M.AP., Public Speaker, memberikan pembekalan mengenai komunikasi publik. Materi tersebut diarahkan agar kader mampu menyampaikan gagasan secara efektif, percaya diri, dan bertanggung jawab di ruang publik.
Adapun Kamra A, S.Pd., M.Sos., dari Bimas Katolik Kementerian Agama Sulawesi Tenggara, membawakan materi mengenai penguatan karakter dan peran pembinaan keagamaan sebagai bagian dari pembentukan kader yang memiliki landasan moral, spiritual, dan tanggung jawab sosial.
Andhika mengatakan keberagaman latar belakang narasumber menjadi bagian dari upaya memberikan pembekalan yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda.
“Seorang kader harus memiliki kemampuan yang utuh. Tidak cukup hanya memahami organisasi, tetapi juga harus mampu berkomunikasi, memahami kehidupan kebangsaan, memiliki karakter yang kuat, serta mampu mandiri dan berkontribusi di tengah masyarakat,” jelasnya.
Melalui kegiatan KKD, Pemuda Katolik Komcab Kota Kendari berharap dapat membentuk kader muda yang memiliki integritas, kapasitas, solidaritas, dan semangat pengabdian serta mampu mengambil bagian dalam menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Pemuda Katolik Komcab Kota Kendari untuk membangun kaderisasi yang berkelanjutan dan mempersiapkan generasi muda agar mampu mengambil peran bagi Gereja, masyarakat, bangsa, dan negara.
Dengan semangat Ad Maiorem Dei Gloriam — Demi Kemuliaan Tuhan yang Lebih Besar — Pemuda Katolik Komcab Kota Kendari terus mendorong lahirnya kader muda yang berintegritas, kompeten, dan siap mengabdi.




