Thursday, October 29, 2026

Pemuda Lintas Agama Tulang Bawang Audiensi dengan Bupati, Perkuat Kerukunan dan Sinergi Pembangunan

Must Read

Tulang Bawang, pemudakatolik.or.id – Organisasi kepemudaan (OKP) dan perwakilan pemuda lintas agama di Kabupaten Tulang Bawang menyatakan komitmen untuk mendukung pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan antarumat beragama, memperkuat persatuan, serta memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Bupati Tulang Bawang, Qodratul Ikhwan, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Tulang Bawang, Kecamatan Menggala, Senin (26/10/2026).

Audiensi ini dihadiri pimpinan dan perwakilan berbagai organisasi kepemudaan lintas agama, antara lain Pemuda Katolik Tulang Bawang, Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor), Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Badan Kerja Sama Antar Gereja (BKSAG), Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Perhimpunan Pemuda Hindu (PERADAH), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), serta perwakilan pemuda Hindu dan Kristen.

Bupati Tulang Bawang, Qodratul Ikhwan, mengapresiasi keterlibatan aktif para pemuda. Ia menilai generasi muda memiliki peran penting dalam pembangunan daerah dan perlu terlibat melalui penyampaian gagasan, kritik, serta aspirasi yang konstruktif.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati juga memaparkan sejumlah tantangan pembangunan, mulai dari keterbatasan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) hingga persoalan pertanahan yang membutuhkan koordinasi lintas instansi. Pemerintah daerah, menurutnya, terus berupaya mendorong investasi, mengembangkan potensi ekonomi lokal, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kerja sama di bidang pendidikan.

Ketua Pemuda Katolik Tulang Bawang menyampaikan dukungan terhadap program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), khususnya melalui gerakan menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi sampah dengan memanfaatkan fasilitas pemerintah yang tersedia.

“Pemuda Katolik siap bersinergi dengan organisasi kepemudaan lainnya dan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang untuk mendukung program ASRI. Kami ingin mengambil bagian dalam menjaga kebersihan lingkungan serta menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Pemerintah daerah menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut melalui penyediaan prasarana yang diperlukan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun kepedulian lingkungan sekaligus memperkuat kerja sama antara pemerintah dan organisasi kepemudaan.

Ketua PC GP Ansor Tulang Bawang, Deki Afrian, mengatakan audiensi tersebut merupakan inisiatif kalangan pemuda dan mahasiswa untuk membangun komunikasi dengan pemerintah daerah sekaligus menyampaikan aspirasi mengenai berbagai persoalan di Kabupaten Tulang Bawang.

“Pertemuan ini merupakan inisiatif kami dari kalangan pemuda dan mahasiswa, tanpa arahan maupun kepentingan politik praktis dari pihak tertentu. Kami ingin membangun komunikasi dengan pemerintah daerah dan menyampaikan gagasan serta aspirasi untuk kemajuan Tulang Bawang,” ujar Deki.

Audiensi turut membahas sejumlah persoalan masyarakat, seperti pencegahan penyalahgunaan narkoba, pengawasan tempat hiburan malam, serta pemblokiran sertifikat tanah milik masyarakat di sekitar wilayah PT SGC. Para peserta berharap persoalan tersebut mendapat tindak lanjut melalui koordinasi dengan instansi terkait sesuai kewenangannya.

Ketua HMI MPO Tulang Bawang, Ahmad Firli, menekankan pentingnya perhatian pemerintah daerah dan aparat penegak hukum terhadap persoalan narkoba serta kendala administrasi pertanahan yang berdampak pada akses permodalan masyarakat.

“Kami berharap persoalan narkoba mendapat perhatian serius dan kendala administrasi pertanahan yang dihadapi masyarakat dapat dikoordinasikan dengan instansi terkait. Aspirasi ini kami sampaikan agar ada kejelasan tindak lanjut dan solusi bagi masyarakat,” ujar Ahmad.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Pemuda Hindu Kabupaten Tulang Bawang, Kadek Indra, mengapresiasi upaya menjaga kerukunan antarumat beragama. Ia menegaskan pentingnya komunikasi dan kerja sama lintas agama untuk menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.

“Kerukunan harus terus kita jaga bersama. Komunikasi, toleransi, dan kerja sama antarkelompok masyarakat perlu diperkuat agar perbedaan tidak menjadi penghalang untuk membangun daerah,” kata Kadek.

Kadek juga menyampaikan rencana penyelenggaraan Festival atau Parade Ogoh-Ogoh tingkat Provinsi Lampung pada Maret mendatang. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus mendukung pengembangan pariwisata daerah.

Perwakilan BKSAG Kabupaten Tulang Bawang, Pdt. Martinus Zebua, S.Th., turut mengingatkan bahwa menjaga kerukunan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak organisasi kepemudaan lintas agama untuk terus membangun komunikasi, saling menghormati, dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

“Kita harus menjaga komunikasi dan saling menghormati. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya atau isu yang dapat memecah belah masyarakat berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan,” ujar Martinus.

Melalui audiensi ini, organisasi kepemudaan dan pemuda lintas agama berharap komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dapat terus berlangsung secara berkala. Sinergi tersebut diharapkan menjadi ruang penyampaian aspirasi, penguatan toleransi, dan kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga situasi yang aman, harmonis, dan kondusif.

spot_img
Latest News

Pemuda Katolik Kota Bekasi Bersama Enam OKP Jalin Kerja Sama dengan Bawaslu untuk Perkuat Pengawasan Partisipatif

Bekasi, pemudakatolik.or.id – Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kota Bekasi bersama enam organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan (OKP) menjalin kerja...
spot_img

More Articles Like This