Wednesday, September 30, 2026

Ketua Pemuda Katolik Asmat Bersama MRPS Bahas Implementasi dan Tantangan Otonomi Khusus bagi OAP

Must Read

Agats, pemudakatolik.or.id – Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Asmat bersama Majelis Rakyat Papua Selatan (MRPS) membahas implementasi dan tantangan Otonomi Khusus (Otsus) bagi Orang Asli Papua (OAP), khususnya dalam mendorong pembangunan yang berkeadilan, perlindungan hak masyarakat adat, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Asmat.

Pertemuan berlangsung di ruang rapat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asmat, Selasa (29/9/2026). Kegiatan tersebut diselenggarakan MRPS melalui Pokja Keagamaan dan dipimpin Ketua Pokja Keagamaan MRPS, Salmon Pirap, bersama anggota MRPS, Martinus Epor.

Pertemuan menjadi ruang dialog kultural untuk melihat sejauh mana kebijakan Otsus dapat diterjemahkan ke dalam program pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari tingkat kampung, distrik hingga kabupaten.

Ketua Pemuda Katolik Komcab Asmat, Gorgorius Sanpai, menyampaikan apresiasi kepada MRPS yang telah membuka ruang dialog dan melibatkan Pemuda Katolik Asmat dalam pembahasan implementasi serta penggunaan dana Otsus bagi OAP.

“Sebagai Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Asmat, saya sangat mengapresiasi MRPS yang telah mengundang kita dan membuka ruang diskusi terkait penggunaan dana Otonomi Khusus bagi OAP. Saya kira ini merupakan kesempatan yang baik dan luar biasa untuk kita diskusikan bersama. Karena itu, saya mengucapkan banyak terima kasih,” ujarnya.

Dalam dialog tersebut, Gorgorius menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi dalam pelaksanaan Otsus bagi OAP, khususnya di Kabupaten Asmat. Menurutnya, pembahasan mengenai Otsus tidak hanya berkaitan dengan besaran anggaran, tetapi juga sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Sejumlah sektor menjadi perhatian dalam pembahasan, antara lain pendidikan, ekonomi, infrastruktur, kesehatan, pelayanan publik, serta perlindungan hak-hak masyarakat adat.

Sejumlah anggota Pemuda Katolik Asmat turut menyampaikan pandangan, masukan, dan catatan konstruktif kepada MRPS terkait implementasi kebijakan Otsus. Masukan tersebut menjadi bagian dari dialog mengenai kebutuhan masyarakat serta berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi Kabupaten Asmat.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya mendorong ruang dialog antara generasi muda, lembaga representasi kultural Papua, dan pemangku kepentingan daerah dalam melihat masa depan pembangunan Papua Selatan, khususnya Kabupaten Asmat, yang berlandaskan keadilan, partisipasi masyarakat, penghormatan terhadap adat, dan keberlanjutan pembangunan.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara Pemuda Katolik Asmat dan MRPS serta penyerahan dua buah gitar sebagai bagian dari kebersamaan dalam membangun komunikasi dan ruang dialog antarlembaga dan generasi muda di Kabupaten Asmat.

spot_img
Latest News

Pemuda Katolik Kendari Konsolidasi dengan Kapolresta, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Toleransi

Kendari, pemudakatolik.or.id – Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kota Kendari melaksanakan konsolidasi dan silaturahmi dengan Kapolresta Kendari, Kombes Pol....
spot_img

More Articles Like This