Sunday, September 25, 2022

Sejarah Lahirnya Pemuda Katolik

Must Read

Pemuda Katolik adalah Organisasi Kemasyarakatan Nasional berbasis pemuda Katolik (umur 17-45 tahun). Organisasi ini dideklarasikan pada tanggal 15 Nopember 1945 dan kemudian diumumkan secara resmi dalam Kongres Partai Politik Katolik Indonesia di Surakarta pada 8 Desember 1945.

Embrio organisasi ini dapat ditemukan sejak berdirinya Katholieke Jongelingen Bond (KJB) yang didirikan di Batavia pada Nopember 1914. Pendirian KJB diprakarsai oleh Katholieke Sociale Bond (KSB), khususnya Pastor J. van Rijckevorsel. KJB adalah organisasi untuk para remaja yang telah menamatkan sekolah lanjutan pertamanya hingga usia 20 tahun. Kongres Pemuda II yang melahirkan Sumpah Pemuda, dalam rapat perdananya (27 Oktober 1928) digelar di gedung Katholieke Jongelingen Bond. Gedung ini berada di kompleks Gereja Katedral, Jakarta.

Moeda Katholiek

Anggota KJB didominasi oleh para pemuda Katolik berkebangsaan Belanda, oleh karena itu setahun setelah Sumpah Pemuda, organisasi kaum muda Katolik kedua didirikan untuk lebih mengakomodir putera-puteri bumiputera pada 1 Agustus 1929 di Yogyakarta dengan nama Moeda Katholiek dan untuk yang wanita diberi nama Moeda Wanita Katholiek. Sebagai Penasihat Rohani juga pastor yang sama yaitu Pastor J. van Rijckevorsel.

Seperti halnya juga dialami oleh organisasi-organisasi lainnya, selama pendudukan Jepang (1942-1945), Moeda Katholiek dan Moeda Wanita Katholiek berhenti melakukan kegiatan karena dilarang pemerintah jajahan Jepang.

Angkatan Muda Katolik Republik Indonesia (AMKRI)

Tidak lama sesudah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, pada 15 Nopember 1945 didirikan organisasi kaum muda Katolik yang dinamakan Angkatan Muda Katolik Republik Indonesia (AMKRI). Diumumkan dalam Kongres Partai Politik Katolik Indonesia (PPKI) di Surakarta 8 Desember 1945. Sebagai Ketua AMKRI pertama adalah Aloysius Sartono Kartodirjo yang saat itu masih berusia 34 tahun. Aloysius Sartono Kartodirjo dikemudian hari menjadi Guru Utama Sejarawan Indonesia.

Muda Katolik Indonesia (MKI)

Pada tanggal 9-12 Desember 1949 diselenggarakan Kongres Umat Katolik Seluruh Indonesia (KUKSI) yang pertama. Keputusan utama kongres tersebut adalah bahwa untuk semua golongan umat Katolik, hanya ada satu wadah organisasi, yaitu satu partai Katolik (Partai Katolik), satu organisasi wanita Katolik (Wanita Katolik Republik Indonesia atau WKRI), satu organisasi pemuda Katolik (Muda Katolik Indonesia atau MKI menggantikan AMKRI), satu organisasi mahasiswa Katolik (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia atau PMKRI).

Pemuda Katolik

Pada kongresnya bulan Juli 1960 di Solo, atas usulan Munadjat Danusaputro nama Muda Katolik Indonesia (MKI) diubah menjadi Pemuda Katolik. Nama ini masih digunakan hingga saat ini. 15 Nopember yang merupakan tanggal dideklarasikannya AMKRI kemudian menjadi Hari Ulang Tahun Pemuda Katolik.

Referensi:
Djokopranoto, Richardus (2010). Memoar Alumni Pemuda Katolik, Rangkaian Pengalaman dan Refleksi (dalam bahasa Indonesia). Jakarta: OBOR

“Gereja Katedral dan Sumpah Pemuda 1928”kompas.id. 2019-11-01. Diakses tanggal 2022-02-08.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
Latest News

Menyoal Kasus Mutilasi 4 Warga Timika, Pemuda Katolik: Ini Perbuatan Merendahkan Martabat Manusia

Pemudakatolik.or.id, Papua - Berita mengejutkan datang dari Timika, Papua. Empat orang warga sipil Timika dimutilasi. Pembunuhan yang terjadi 22 Agustus...
spot_img

More Articles Like This