BOGOR, pemudakatolik.or.id — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Pemuda Katolik Komisariat Anak Cabang (Komac) Bogor Barat menggelar webinar bertajuk “Puan dan Ruangnya: Merajut Solidaritas, Merayakan Kedaulatan Diri” melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi ruang dialog lintas sektor untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam menghadapi persoalan kekerasan berbasis gender dan ketimpangan terhadap perempuan di ruang publik maupun digital (21 April 2026).
Webinar yang diikuti puluhan peserta dari kalangan Orang Muda Katolik, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat umum ini menghadirkan narasumber dari unsur legislatif, pemerintah daerah, dan tokoh religius guna membahas tantangan perempuan dari perspektif kebijakan, perlindungan sosial, hingga penguatan spiritual.
Ketua Pemuda Katolik Komac Bogor Barat, Ludgerus Manik, menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini harus dimaknai sebagai momentum perjuangan menghadirkan ruang aman dan setara bagi perempuan, bukan sekadar seremoni tahunan.
“Peringatan Hari Kartini harus menjadi refleksi bersama untuk memperkuat keberpihakan terhadap perempuan, khususnya dalam menciptakan ruang yang aman, adil, dan bebas dari kekerasan. Pemuda Katolik Bogor Barat ingin hadir sebagai bagian dari gerakan yang terus menyuarakan keadilan dan perlindungan bagi perempuan di tengah masyarakat,” ujar Ludgerus.

Sekretaris Kecamatan Bogor Barat, Citra Widya Lestari, yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, komunitas kepemudaan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif bagi perempuan.
“Perlindungan terhadap perempuan dan pencegahan kekerasan berbasis gender membutuhkan keterlibatan semua pihak. Ruang aman tidak bisa dibangun sendiri, tetapi harus diwujudkan melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan generasi muda,” ujarnya.
Diskusi webinar menyoroti berbagai persoalan yang masih dihadapi perempuan saat ini, mulai dari kekerasan berbasis gender, kekerasan berbasis gender online (KBGO), ketimpangan representasi perempuan dalam politik, hingga beban ganda yang berdampak pada kesehatan mental dan kehidupan sosial perempuan.
Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi Demokrat, Anita Primasari Mongan, dalam pemaparannya menekankan pentingnya keterlibatan perempuan dalam ruang politik dan pengambilan kebijakan publik agar kebijakan yang lahir lebih responsif terhadap kebutuhan perempuan.
Sementara itu, Kepala Bidang Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan DP3A Kota Bogor, Rini Mulyani, yang mewakili Kepala DP3A Kota Bogor, memaparkan langkah-langkah perlindungan terhadap perempuan serta penguatan sistem pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender di Kota Bogor.
Dari perspektif spiritualitas, Sr. Ruvina FMM mengajak peserta membangun solidaritas dan kepedulian terhadap sesama dengan meneladani nilai kasih dan keberanian perempuan dalam kehidupan sosial. Ia juga mengutip pesan St. Thomas Aquinas, “Lebih baik menerangi daripada sekadar bersinar,” sebagai refleksi pentingnya menghadirkan dampak nyata bagi sesama.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi PAN, Zakiyatul Fikriyah Al Aslamiyah, menilai tantangan perempuan saat ini tidak lagi sebatas pembatasan secara fisik, melainkan telah berkembang menjadi “pingitan struktural” yang hadir dalam kebijakan, ruang publik, dan sistem sosial.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan laki-laki sebagai male allies, menjadi langkah penting untuk membangun budaya yang lebih setara dan bebas dari diskriminasi terhadap perempuan.
Ketua pelaksana kegiatan, Agnes Yanuarika, berharap webinar ini dapat menjadi awal terbentuknya ruang kolaborasi dan sistem pendukung bagi kaum muda untuk aktif menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif, baik di masyarakat, kampus, maupun lingkungan gereja.
Melalui kegiatan ini, Pemuda Katolik Komac Bogor Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terciptanya ruang yang aman, setara, dan berkeadilan bagi perempuan melalui kolaborasi lintas komunitas, lintas generasi, dan lintas sektor.




