Tulang Bawang, Lampung, pemudakatolik.or.id – Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Tulang Bawang resmi menetapkan Andreas Pujian Sihombing, S.T., M.M. sebagai ketua terpilih untuk masa kepengurusan tiga tahun mendatang.
Andreas terpilih dalam forum yang digelar di Gereja Katolik Santo Yusuf Pekerja, Paroki Tulang Bawang, Minggu (10/5/2025) yang dihadiri lebih dari 50 kader.
Dalam penyampaiannya, Andreas menegaskan bahwa fokus utama kepemimpinannya selama tiga tahun ke depan adalah membangun kolaborasi yang kuat dengan pemerintah daerah serta berbagai elemen masyarakat.
Menurutnya, organisasi kepemudaan harus mampu hadir sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui programmer sosial, pemberdayaan masyarakat, penguatan kepemudaan, serta pengembangan nilai toleransi dan kebangsaan.
“Pemuda Katolik harus hadir tidak hanya sebagai organisasi kader, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi untuk mendukung pembangunan daerah dan pelayanan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.
Selain memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, kepemimpinan baru Pemuda Katolik Tulang Bawang juga diarahkan pada penguatan kapasitas kader serta peningkatan peran organisasi di tengah masyarakat.
Dengan kepemimpinan baru ini, Pemuda Katolik Komcab Tulang Bawang diharapkan semakin aktif membangun gerakan kepemudaan yang inklusif, kolaboratif, dan berdampak bagi masyarakat luas.
Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Lampung, Falentinus Andi, turut menyampaikan harapannya terhadap kepemimpinan baru di Komcab Tulang Bawang. Ia menekankan pentingnya membangun organisasi yang adaptif, kolaboratif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di daerah.
Menurut Falentinus, Pemuda Katolik di tingkat cabang perlu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan lintas organisasi agar organisasi dapat terlibat aktif dalam agenda pembangunan sosial kemasyarakatan dan kepemudaan serta menjadi jembatan Gereja dengan Pemerintah Daerah dalam membangun dialog kehidupan.

RP. Pius Pujowiyanto,SCJ dalam sembutannya menekankan pentingnya kualitas dan kuantitas dalam suatu organisasi. Kualitas kader akan menentukan kerja-kerja organisasi yang berdampak besar bagi anggota dan masyarakat, dan Kuantitas sangat penting karena tanggungjawab organisasi sangat berat, tidak bisa di jalankan hanya dengan sedikit orang, sehingga kualitas dan kuantitas harus seimbang. Tutupnya.




