Lampung tengah, pemudakatolik.or.id – Menanam pohon di pinggir sungai (riparian) sangat penting untuk menjaga ekosistem dengan mencegah erosi/tanah longsor, mengurangi polusi sedimen, dan menjaga kualitas serta suhu air agar tetap bersih.
Ratusan pemuda pemudi dan tokoh masyarakat berkumpul di pinggir Sungai Wayseputih Dusun Ringingharjo Kelurahan Nyukangharjo Kecamatan Selagailingga Kabupaten Lampung Tengah. Minggu (8/3-2026).
Mereka menanam pohon di sepanjang aliran sungai itu. Beberapa jenis pohon seperti pohon aren, petai, jengkol, duku dan manggis bantuan dari YKPS.
Hengu Aprianto selaku Ketua Pemuda Katolik Komisariat Anak Cabang Selagailingga mengatakan,
“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan tema Arah Dasar IX Keuskupan Tanjungkarang Tahun 2026 ; Tahun Cinta Kehidupan dan Lingkungan Hidup.”
Selain Pemuda Katolik dan masyarakat Kampung Ringingharjo, beberapa ormas turut hadir mendukung kegiatan tersebut. Di antaranya YKPS (Yayasan Komunitas Pecinta Sungai) dipimpin M. Nasihin, OMK dan umat Katolik Ringinharjo Unit Pastoral Tanjungmas.
Ketua Stasi Ringinharjo, Vinasius Pawet Wahono didampingi Didik Yuli Kristian selaku ketua Pemuda Dusun Ringingharjo, berharap dengan adanya kegiatan ini semoga kedepannya ekosistem terjaga dan masyarakat sekitar sungai dapat tambahan penghasilan.
“Pohon-pohon yang kita tanam kiranya benar-benar dirawat dengan baik, sehingga bisa tumbuh subur dan menghasilkan serta bisa melindungi tanah kita dari gerusan air sungai atau reboisasi.” Ujar Vinasius. Sebanyak 250 batang pohon telah tertanam dalam kegiatan itu.




