Tuesday, August 16, 2022

Pemuda Katolik Makasaar Gelar Kepemiluan Menyongsong Pesta Demokrasi Tahun 2024

Must Read

Pemudakatolik.or.id, Makassar – Pemuda Katolik Komisariat Cabang (KOMCAB) Kota Makassar menggelar Seminar Kepemiluan bertema “Peran Pemuda Dalam Menyongsong Pesta Demokrasi Tahun 2024” di Aula Keuskupan Agung Makassar, Kamis (28/7/2022).

Kegiatan yang dihadiri narasumber di antaranya Endang Sari Komisioner KPU Kota Makassar, Abd.Hafid S.Sos.,M.Si (Kordinator Divisi Penyelesaian Sengketa) BAWASLU Kota Makassar, Pastor Albert Arina Pr. Ketua Komisi KERAWAM – HAK Keuskupan Agung Makassar dan Stefanus Asat Gusma Ke Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik.

Endang sari menyampaikan beberapa hal yang menjadi bagian dari peran pemuda dalam pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang antara lain sebagai bagian dari penyelenggara Pemilu baik di tingkat Kota, kecamatan maupun tingkat kelurahan.

Selain itu Endang Sari menyampaikan tugas pemuda yang sangat penting juga adalah mengkampanyekan berbagai hal. “Saya mengajak pemuda agar mengkampanyekan tolak politik uang, tidak menyebarkan hoax dan isu SARA, agar Pemilu yang berintegritas boleh berjalan sebagai mana cita-cita demokrasi yang bermartabat, humanis dan partisipatif dalam penyelenggaraan Pemilu dan emilihan serentak Tahun 2024 mendatang.

Adapun harapannya bahwa dengan adanya upaya peran pemuda kiranya kekuatan generasi muda hari ini yang mendominasi sebagai pemilih potensial penentu masa depan bangsa dengan menjadi pemilih aktif menggunakan hak pilihnya – berdaulat, pemilih cerdas dan kritis serta mempunyai administrasi kependudukan/KTP sebagai tiketnya.

Seminar kepemiluan bertema “Peran Pemuda Dalam Menyongsong Pesta Demokrasi Tahun 2024” di Aula Keuskupan Agung Makassar, Kamis (28/7/2022).

Hal yang sama juga di sampaikan Abd. Hafid  selaku Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa di Bawaslu Kota Makassar bahwa peran aktif pemuda akan sangat membantu kesuksesan penyelenggaran Pemilu 2024 mendatang. Ia menyebutkan bagaimana agar pemuda terlibat aktif dalam mengawasi jalannya Pemilu sehingga meminimalisir adanya dugaan sengketa Pemilu itu sendiri.

Mengutip pesan yang disampaikan Stefanus Asat Gusma, Abd. Hafid menegaskan anggota Pemuda Katolik Komcab Makassar perlu terlibat langsung bahkan Pemuda Katolik harus memanfaatkan ruang yang ada untuk menyalurkan kader-kader di semua tingkatan dari pusat hingga ke tingkat komcab.

Gusma mengingatkan agar ada klasterisasi kader dan menyiapkan sumber daya/ potensi kader Pemuda Katolik agar penyaluran kader – kader yang ditargetkan bisa di realisasikan.

Sementara itu, Pastor Albert Arina menyampaikan terima kasih kepada KPU dan Bawaslu atas informasi-informasi penting yang telah dibagikan kepada kaum awan umat Katolik melalui sosialisasi pendidikan pemilih.

Semangat yang menggelora dalam slogan Pro Ecclesia Et Patria (Untuk Gereja & Tanah Air Indonesia) adalah ajang pembuktian umat Katolik bersama KPU dan Bawaslu untuk sukseskan pesta demokrasi tahun 2024 serta dengan harapan nampu melahirkan pemimpin yang bertanggungjawab, adapun persoalan money politik, isu sara, dan partisipasi masyarakat adalah tantangan bagi kita semua maka perlu adanya partisipasi politik melalui edukasi pendidikan politik bersama penyelenggara pemilu sehingga menghasilkan pemilih integritas dan pemilu berdaulat.

Adapun peserta seminar kepemiluan yakni dari OKP – OKP Keagamaan, Ormas – Ormas Katolik , OMK, dan Peserta Masa- Penerimaan Anggota (MAPENTA) Tahun 2022 serta internal anggota Pemuda Katolik Komcab Kota Makassar.

Turut Hadir Juga Anggota Dewan Kota Makassar bang Wiliam Laurin SE.,MM dan Hilar Limbong Allo selaku Senior/ Dewan Penasehat Awam Pemuda Katolik. Seminar Kepemiluan Di Pandu Oleh Moderator Yoris Ratu Subah Selaku Ketua Departemen OKK (Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan) Pemuda Katolik Komcab Kota Makassar Periode 2021-2024.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
Latest News

Ulang Tahun Gua Maria Kerep Ambarawa, Pemuda Katolik Tandu Arca Maria

Pemudakatolik.or.id - Ormas Pemuda Katolik yang dikenal berkiprah pada misi-misi ad-extra (Misi Keluar Gereja) harus juga memiliki akar identitas...
spot_img

More Articles Like This