SURABAYA, pemudakatolik.or.id – Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Surabaya bersama Pemuda Katolik Jawa Timur menggelar kegiatan edukasi penanaman kangkung secara hidroponik bersama anak-anak binaan Lembaga Karya Dharma (LKD), Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan yang diikuti belasan anak berusia 7–14 tahun tersebut dikemas melalui permainan edukatif dan praktik langsung agar peserta dapat belajar mengenai tanaman, pangan, sekaligus mengenal metode bercocok tanam hidroponik dengan cara yang menyenangkan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan permainan edukatif seputar sayuran dan makanan, permainan untuk melatih fokus dan gerak, kemudian dilanjutkan dengan pengenalan serta praktik penanaman kangkung menggunakan metode hidroponik. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan ceria.
Koordinator kegiatan, Regina Maria Kue, mengatakan edukasi mengenai pentingnya menanam perlu diberikan sejak dini sebagai bagian dari pembelajaran dasar untuk mendukung keberlanjutan kehidupan.
“Edukasi sejak dini tentang pentingnya menanam tumbuhan sangat penting untuk keberlanjutan hidup. Menanam merupakan salah satu hal paling dasar yang setidaknya harus diketahui setiap orang. Kami memulainya dengan contoh kecil, yaitu menanam menggunakan cara modern melalui hidroponik,” ujarnya.
Ketua Pemuda Katolik Komcab Surabaya, Imanuel Erlangga, menilai proses pencerdasan bangsa merupakan tanggung jawab bersama dan tidak hanya menjadi tugas pemerintah.
“Proses pencerdasan bangsa menjadi tanggung jawab kita bersama, tidak hanya pemerintah. Maka program seperti ini harus terus kita lakukan. Selain untuk edukasi, pengajaran hidroponik ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan ketahanan pangan di tingkat lokal,” katanya.
Sementara itu, Bernadeta dari Bidang Pendidikan Pemuda Katolik Surabaya mengatakan kegiatan edukasi semacam ini akan terus didorong sebagai bagian dari kontribusi organisasi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak-anak.
“Pemuda Katolik Surabaya berkomitmen untuk terus melanjutkan kegiatan pencerdasan seperti ini,” ujarnya.
Selain memberikan pengetahuan mengenai hidroponik, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar melalui praktik, membangun kerja sama, serta mengenal pentingnya menjaga lingkungan dan ketersediaan pangan sejak usia dini.
Kegiatan ditutup dengan kuis dan pembagian hadiah kepada para peserta. Melalui kegiatan ini, Pemuda Katolik Surabaya dan Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya generasi muda.




