Binjai, pemudakatolik.or.id –Pemuda Katolik Bersama Bawaslu Kota Binjai melaksanakan Diskusi Konsolidasi Demokrasi pada Selasa (24/2/2026). Bertempat diruangan Pastoran, Kelurahan Dataran Tinggi, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai.
Diskusi konsolidasi demokrasi ini menghadirkan perwakilan Bawaslu Kota Binjai, Muhammad Yusuf Habibi dan Fadhil Azhar Bersama tim, Dari Ormas Gereja Katolik Ketua Pemuda Katolik Sopian Daulai Nadeak, Pengurus Saut Sinurat dan Candra Sitanggang.
Pada kesempatan ini Pemuda Katolik menyampaikan penolakan keras terhadap isu rencana pengalihan sistem pemilihan langsung menjadi pemilihan melalui DPR/DPRD. Dimana Pemuda Katolik menyampaikan kedaulatan rakyat tidak boleh digadaikan hanya dengan alasan efisiensi anggaran. Yang menjadi kerja-kerja Bersama ialah. Melawan politik uang dengan kualitas SDM, Mendirikan Kampung Edukasi yang memberikan Pendidikan Politik ke Masyarakat.

Kita berharap dengan Masyarakat yang memiliki ilmu Politik yang cukup Mengubah pola pikir dari pemilih transaksional menjadi pemilih rasional. Sehingga mengasilkan Kepala-kepala daerah yang Bisa Menjadi Pemimpin ditengah-tengah Masyarakat yang beragam dan bahkan mengasikan DPR yang sunguh-sunguh merakyat.
Pada akhir pertemuan, ditutup dengan penekanan terhadap isu pemilihan oleh DPR harus dibatalkan demi menjaga hak rakyat dalam menilai langsung calon pemimpinnya. Dan Bawaslu Kota Binjai Bersama Pemuda Katolik berkomitmen untuk terus mengawal proses demokrasi yang bersih dan adil serta tanpa intervensi pihak manapun untuk menghasikan Pemimpin yang Berkualitas.




