Wednesday, April 22, 2026

Perkuat Kolaborasi: Pemuda Katolik Jawa Barat Audiensi dengan Bawaslu

Must Read

Bandung, pemudakatolik.or.id – Pengurus Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Jawa Barat melakukan audiensi resmi ke Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat pada Selasa (31/3). Kegiatan ini bertujuan menjalin silaturahmi Pemuda Katolik dalam mengawal demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berintegritas di Bumi Pasundan.

Rombongan Pemuda Katolik Komda Jawa Barat diterima langsung oleh Ketua Bawaslu Jawa Barat, Zacky Muhammad Zam Zam, bersama jajaran komisioner diantaranya yaitu Fereddy (Kordiv. SDM & Organisasi), Hj. Nuryamah (Kordiv. Pencegahan & Partisipasi Masyarakat) serta Usep Agus Zawari (Kordiv. Hukum & Diklat).

Ketua Pemuda Katolik Komda Jawa Barat, Alfian Syukur menyampaikan tujuan kunjungan tersebut merupakan agenda silaturahmi dalam menjalin hubungan lintas lembaga dan organisasi pemuda.

Dalam paparannya Pemuda Katolik Jabar memiliki basis organisasi yang kokoh dengan 15 Komcab definitif serta didukung oleh 245 kader tersertifikasi hasil kaderisasi berjenjang.

“Kekuatan ini menjadi modal strategis dalam mendorong pengawasan partisipatif dan penguatan demokrasi hingga ke tingkat akar rumput” ungkap Alfian.

Keterlibatan kader, lanjut Alfian, juga terlihat langsung dalam penyelenggaraan pemilu, dengan 3 kader sebagai anggota PPK dan 10 kader sebagai PPS. Peran ini menegaskan komitmen Pemuda Katolik tidak hanya sebagai penggerak, tetapi juga sebagai pelaksana yang menjaga proses demokrasi berjalan jujur, adil, dan berintegritas.

Pada Pileg 2024, kaderisasi politik diwujudkan melalui partisipasi 17 kader sebagai calon legislatif, terdiri dari 2 caleg DPR RI, 1 caleg DPRD Provinsi, dan 13 caleg DPRD Kabupaten/Kota. Ini menunjukkan kesiapan kader untuk hadir di ruang kebijakan sekaligus memperkuat kualitas demokrasi yang representatif dan berintegritas.

Ke depan, sinergi antara Pemuda Katolik Komda Jawa Barat dan Bawaslu Jawa Barat diharapkan mampu menciptakan sistem peringatan dini terhadap potensi konflik pemilu, sekaligus memperkuat budaya demokrasi yang inklusif dan berintegritas.

Ketua Bawaslu Jawa Barat, Zacky Muhammad Zam Zam, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemuda Katolik yang dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi, khususnya melalui pendekatan berbasis komunitas.

“Bawaslu tidak dapat bekerja sendiri. Kami membutuhkan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan. Kehadiran Pemuda Katolik menjadi mitra strategis dalam memperkuat pengawasan partisipatif hingga ke tingkat akar rumput,” ujarnya.

Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak menyepakati rencana tindak lanjut berupa penyusunan Memorandum of Understanding (MoU). Kerja sama ini akan mencakup sejumlah bidang strategis, di antaranya pengawasan partisipatif, pencegahan pelanggaran pemilu, edukasi politik, serta peningkatan partisipasi publik.

Turut hadir jajaran pengurus Pemuda Katolik Jabar yaitu Sekretaris Boy Fernando Lumban Raja, Bendahara Oktavianus Mema, Wakabid Politik dan Kepemiluan Padro Fransciscus P. Pakpahan, Wakabid OKP dan Hubungan Antar Lembaga Ferdynand Januar Ignatius serta Wakabid Riset Advokasi dan Bantuan Hukum Benny Hamonangan Sitanggang.

spot_img
Latest News

Momentum Kartini, Pemuda Katolik Jabar Dorong Penguatan Perlindungan Perempuan di Lingkungan Kampus

BANDUNG, pemudakatolik.or.id – Momentum peringatan Hari Kartini 21 April 2026 menjadi pengingat bahwa perjuangan menghadirkan ruang aman bagi perempuan...
spot_img

More Articles Like This