Yogyakarta, pemudakatolik.or.id — Pemuda Katolik Komisariat Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Komda DIY) melaksanakan audiensi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Istimewa Yogyakarta yang bertempat di Gedung KPU DIY (6 April 2026). Pertemuan ini merupakan langkah strategis dalam membangun sinergi antara organisasi kepemudaan dan penyelenggara pemilu guna memperkuat demokrasi yang inklusif dan partisipatif, khususnya di kalangan generasi muda.
Audiensi tersebut disambut dan diterima langsung oleh Ketua KPU Daerah Istimewa Yogyakarta, Bapak Ahmad Shidqi, S.Th.I., M.Hum. Dalam suasana yang hangat dan konstruktif, kedua belah pihak berdiskusi mengenai peran strategis pemuda dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang berkualitas, transparan, dan berintegritas.
Dalam kesempatan tersebut, Pemuda Katolik DIY yang diwakili oleh Petrus Eko Nugroho selaku Sekretaris Pemuda Katolik Komda DIY memperkenalkan kepengurusan Pemuda Katolik Komda DIY periode 2025–2028. Ia menjelaskan bahwa Pemuda Katolik merupakan organisasi kader yang memiliki struktur kepengurusan berjenjang, mulai dari tingkat nasional hingga kabupaten/kota. Hal ini menjadi kekuatan tersendiri dalam membangun jaringan partisipasi pemuda yang luas dan terorganisir.
Lebih lanjut, Petrus Eko Nugroho menyampaikan bahwa tujuan utama audiensi ini adalah untuk memperkuat peran organisasi kepemudaan dalam proses kepemiluan. Secara khusus, Pemuda Katolik Komda DIY berkomitmen untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam pemantauan pemilu partisipatif. Menurutnya, pemuda memiliki potensi besar sebagai agen perubahan yang mampu menjaga kualitas demokrasi melalui partisipasi aktif dan kesadaran politik yang tinggi.
Pemantauan pemilu partisipatif oleh pemuda dinilai penting sebagai bentuk kontrol sosial terhadap jalannya proses demokrasi. Dengan keterlibatan pemuda, diharapkan proses pemilu dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan minim pelanggaran. Selain itu, partisipasi ini juga menjadi sarana pendidikan politik yang efektif bagi generasi muda agar lebih memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara.
Ketua KPU DIY, Ahmad Shidqi, dalam tanggapannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemuda Katolik Komda DIY. Ia menyatakan bahwa KPU DIY menyambut baik berbagai gagasan serta wujud peran aktif pemuda dalam pemilu sebagai salah satu langkah konkret dalam membangun demokrasi yang partisipatif. Menurutnya, keterlibatan organisasi kepemudaan sangat penting dalam memperluas jangkauan edukasi pemilih serta meningkatkan kualitas partisipasi masyarakat, khususnya pemilih muda.
Dalam diskusi tersebut, kedua pihak juga membahas peluang kerja sama dalam bentuk pendidikan pemilih, sosialisasi kepemiluan, serta pelibatan relawan demokrasi dari kalangan pemuda. Program-program ini diharapkan dapat menjadi ruang aktualisasi bagi kader Pemuda Katolik untuk berkontribusi langsung dalam proses demokrasi.
Sebagai tindak lanjut dari audiensi ini, Pemuda Katolik Komda DIY menyatakan komitmennya untuk secara aktif mengirimkan kader-kadernya dalam pelibatan proses kepemiluan dengan bekerja sama bersama KPU DIY. Keterlibatan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kegiatan sosialisasi, pendidikan pemilih, hingga pemantauan pemilu secara partisipatif.

Pemuda Katolik Komda DIY percaya bahwa keterlibatan aktif pemuda dalam proses demokrasi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, diharapkan tercipta ekosistem demokrasi yang lebih inklusif, partisipatif, dan berintegritas di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Audiensi ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun kerja sama berkelanjutan antara Pemuda Katolik Komda DIY dan KPU DIY. Ke depan, kedua pihak diharapkan dapat terus menjalin komunikasi dan koordinasi dalam mengembangkan program-program yang berdampak positif bagi peningkatan kualitas demokrasi, khususnya di kalangan generasi muda.




