Login
or
Register

Pemuda Ahmadiyah Sambangi Pemuda Katolik

August 27, 2016

Pemuda Ahmadiyah Sambangi Pemuda Katolik

Sticky
0
PEMUDA AHMADIYAH SAMBANGI PEMUDA KATOLIK

PP Pemuda Ahmadiyah dan PP Pemuda Katolik berfoto bersama usai pertemuan (Dok.Pemuda katolik)

Jakarta – KAMIS, 25/8, malam lalu, Pengurus Pusat (PP) Pemuda Katolik menerima tamu rombongan dari PP Pemuda Ahmadiyah atau Majelis Khuddamul Ahmadiyah Indonesia. Karena markas Pemuda Katolik di Duta Merlin sedang direnovasi, maka PP Pemuda Katolik meminjam salah satu ruang pertemuan Gedung Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Cikini, Jakarta untuk menerima tamu mereka.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PP Pemuda Ahmadiyah, Zaki Firdaus Syahid mengaku senang atas keterbukaan Pemuda Katolik. Zaki mengatakan, selama ini Pemuda Ahmadiyah memandang Katolik dan organisasi pemudanya sebagai elemen penting bangsa yang memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan, perdamaian dan keadilan lewat usaha nyata, serta berupaya memajukan bangsa bahkan dunia ke tingkat yang lebih baik lagi. “Apresiasi yang tinggi kami sampaikan atas karya nyata ini,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan dari PP Pemuda Katolik, Kikin P. Tarigan S. dan Fredy Yusti Tulis mengawali pertemuan itu dengan cerita seputar kiprah Pemuda Katolik dalam perjalanan bangsa Indonesia. Keduanya juga memberikan gambaran tentang Gereja Katolik secara umum. Pemuda Katolik sebagai anak yang lahir dari rahim Gereja berjuang untuk nilai-nilai keutamaan dan universal seperti perdamaian dan keadilan. “Ini penting disampaikan, agar teman-teman dari PP Pemuda Ahmadiyah, lewat pemaparan ini bisa mengenal tentang Katolik dan arah perjuangan PP Pemuda Katolik,” ujar Fredy.
Seusai pemaparan dari PP Pemuda Katolik, perwakilan PP Ahmadiyah juga menceritakan tentang kekhasan dan aktivitas PP Ahmadiyah. Mereka juga menceritakan tentang kronologi penolakan terhadap Ahmadiyah di Indonesia.
Dalam silahturami yang berlangsung sekitar dua jam itu, Sekretaris Jenderal PP Pemuda Katolik, Christopher Nugroho menegaskan bahwa PP Pemuda Katolik membuka pintu lebar-lebar untuk dialog seputar isu-isu kebangsaan, perdamaian, keadilan dan kemanusiaan. “Termasuk kalau teman-teman mengajak kita futsal, juga boleh,” canda Christopher disambut gelak tawa hadirin.
Christopher menilai perjumpaan, dialog, dan komunikasi yang terjadi malam itu menjadi sebuah keniscayaan antara organisasi pemuda untuk merawat kemajemukan Indonesia. Ia juga menyambut baik pertemuan itu sebagai wujud komitmen untuk merajut dan merawat pluralitas.
Di akhir acara, Zaki, mewakili PP Pemuda Ahmadiyah mengucapkan rasa terima kasih kepada Pemuda Katolik yang telah berkenan menyambut mereka. Sebelum berkunjung ke PP Pemuda Katolik, pada Februari 2016 PP Pemuda Ahmadiyah juga pernah berkunjung ke GP Anshor.

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*