Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Palangkaraya, Kalimantan Tengah bersinergi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palangka Raya beserta Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), serta didukung kementerian Komdigi RI, sukses menggelar pelatihan dan edukasi bertema ‘AI for Good: Pemanfaatan Optimal dan Etika Teknologi’.
Kegiatan yang diikuti 115 peserta dari kader Pemuda Katolik, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, serta generasi muda lintas komunitas dilaksanakan di Aula GSG Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kamis.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palangka Raya Saipullah saat membuka secara resmi menegaskan, pesatnya perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan, harus diimbangi dengan literasi digital dan penguatan nilai etika, agar dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kehidupan sosial masyarakat.
“Jadi, kami mengapresiasi inisiasi Pemuda Katolik Palangka Raya melaksanakan pelatihan AI ini. Langkah ini sebagai bentuk kontribusi terhadap penguatan literasi digital sekaligus penggunaan AI,” tandas Saipullah.
Ketua Pemuda Katolik Komcab Palangka Raya Lintalia menambahkan, pelatihan AI ini wujud komitmen organisasi dalam menjawab tantangan zaman. Apalagi kecerdasan buatan tidak boleh dipandang semata sebagai alat teknologi, melainkan sebagai ruang tanggung jawab moral yang menuntut sikap kritis, humanis, dan berkeadilan sosial.
Untuk itu, kami mengapresiasi dukungan dari Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Freddy Simamora, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Sebab, pelatihan ini juga bagian dari program kemitraan dengan Kementerian Komdigi RI yang sudah menandatangani MoU bersama Pengurus Pusat Pemuda Katolik.
“Kami meyakini pelatihan mengenai kecerdasan buatan sangat relevan dan strategis bagi kalangan anak muda di manapun berada, termasuk di Palangka Raya,” kata Lintalia.
Sementara itu, sebagai Keynote Speaker, Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Hairil Supriadi, menyoroti peran strategis kecerdasan buatan dalam dunia media dan informasi.
Ia menekankan pentingnya penggunaan AI secara bertanggung jawab, khususnya dalam menjaga integritas, kebenaran, dan etika jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Pelatihan Artificial Intelligence yang dibawakan oleh Frengklin Matatula, S.Kom., MMSi. Dalam sesi ini, peserta dibekali pemahaman praktis mengenai pemanfaatan AI dalam kehidupan sehari-hari, dunia pendidikan, serta pengembangan kapasitas diri, dengan tetap menekankan aspek etika dan tanggung jawab sosial.
Melalui kegiatan ini, Pemuda Katolik Komcab Palangka Raya berharap para peserta mampu menjadi generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, kritis dalam menyikapi perubahan, serta konsisten menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan pelayanan sosial.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran Pemuda Katolik dalam membangun masyarakat yang cerdas digital, berintegritas, dan berorientasi pada kebaikan bersama.




