Thursday, July 18, 2024

Presiden Akan Meresmikan Gedung Kreatif Pemuda Papua, Pemuda Katolik Kota Jayapura: Perlu Sinergitas antar Pemuda

Must Read

Pemudakatolik.or.id – Jayapura – Gedung Papua Youth Creative Hub (PYCH) di Jayapura, Papua digadang-gadang menjadi Gedung yang dapat menyatukan segala aspirasi orang muda Papua. Pada 21 Maret, Presiden Jokowi meresmikan Gedung poros kreatif Pemuda Papua yang berlokasi di Jayapura.

Gedung PYCH yang diinisasi anak muda Papua yang tergabung dalam Papua Muda Inspiratif menjadi pusat pengembangan diri talenta muda di wilayah berjuluk Bumi Cendrawasih tersebut.

“Gedung Kreatif ini diharapkan dapat menunjang bakat, minat dan kreativitas anak-anak muda di Tanah Papua maka hendaknya dilihat sebagai kesempatan baik untuk menyatukan semua anak muda Papua dari berbagai latar belakang profesi sehingga menjadi motor penggerak di Papua,” ujar Ketua Pemuda Katolik Kota Jayapura, Simon P. Bame.

Simon mengatakan dengan keterlibatan dan peran pemuda, kemajuan Papua diharapkan segera tercapai. Sinergitas dan kolaborasi orang muda Papua harus dilihat secara holistik, tidak ada pengkotakkan atau pemuda tertentu yang dinomor satukan lewat program-program pengembangan.

“Berdirinya Gedung kreativitas bagi pemuda ini membuka cakrawala berpikir anak muda Papua bahwa sudah saatnya lahir di tanah Papua, para pemuda yang kreatif dan mandiri,” sebut Simon sambil berharap ada semangat kebaruan dalam diri kaum muda Papua.

Apresiasi Pemuda Katolik Kota Jayapura dengan hadirnya wadah pengembangan aspirasi orang muda ini, tetapi Pemuda Katolik melihat perlu ada kolaborasi dengan DPRD dan Pemerintah Daerah juga sehingga program pengembangan diri lewat pelatihan-pelatihan mengenai literasi, penguasaan teknologi informasi, pengelolaan unit bisnis bisa diakses semua pemuda tanpa terkecuali.

Pemuda Katolik Kota Jayapura

“Pemerintah pusat bersama DPRD dan Pemerintah Daerah sebagai representasi rakyat dan lembaga pengawas perlu duduk bersama membahas Langkah strategis pengembangan program-program orang muda. Jangan sampai gedung kreativitas ini hanya milik orang-orang tertentu yang tidak merepresentasi kepentingan pemuda, apalagi dimanfaatkan untuk kepentingan politik dan lainnya,” harap Simon.

Satu hal yang penting, sebut Simon, segala sesuatu yang berhubungan dengan pendanaan harus dikelola juga transparan dan akuntabilitas sehigga dapat dipertanggungjawabkan. Dana kemitraan ini harus menjawab program semua pemuda, tidak saja organisasi pemuda tertentu saja.

“Bila tanggung jawab ini tidak dilaksanakan dengan baik, saya takut kedepannya gedung kreatif ini tidak akan menghasilkan generasi emas dalam rangka membangun tanah Papua. Sebaliknya gedung yang dibangun di atas tanah seluas 1.5 hektar ini akan menjadi representasi buruk dari orang muda sendiri.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
Latest News

Pemuda Katolik Sulteng Jejaki Kerjasama dengan Perwakilan Bursa Efek Indonesia

Pemudakatolik.or.id, Palu - Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (KOMDA) Sulawesi Tengah (Sulteng) menerima kunjungan silaturahmi Kepala Perwakilan Bursa Efek...
spot_img

More Articles Like This