Thursday, July 18, 2024

Pemuda Katolik Siap Mendukung Rencana Kunjungan Paus Ke Indonesia

Must Read

Pemudakatolik.or.id, Jakarta – Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) memastikan Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus berencana datang ke Indonesia pada September 2024 dan komunikasi antara Pemerintah Indonesia dan Takhta Suci telah terjalin terkait kunjungan tersebut.

“Berita gembira ini bersumber dari Nota Verbal Duta Besar Tahta Suci untuk Indonesia, Mgr. Piero Pioppo, kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi tertanggal 5 Maret 2024,” kata Ketua KWI Mgr. Antonius Subianto Bunjamin di Jakarta, Senin, 8 April 2024.

Terkait rencana kedatangan Paus Fransiskus, Pemuda Katolik mendukung penuh kerja sama pemerintah Indonesia dan Gereja untuk mempersiapkan segala sesuatu soal kunjungan Paus nanti. Hal ini disampaikan Ketua Umum PP Pemuda Katolik, Stefanus Gusma.

Menurutnya, kehadiran Paus di Indonesia akan menjadi berkat besar bagi Gereja dan Bangsa Indonesia. “Pemuda Katolik mendukung penuh kehadiran Paus Fransiskus di Indonesia. Pemuda Katolik berharap berbagai persiapan terlaksana baik seperti agenda diskusi lanjutan, pembentukan panitia, dan kolaborasi Gereja – pemerintah, serta tokoh agama, termasuk ormas-ormas Katolik,” ucapnya, Senin, (08/4/2024).

Sebagai Ormas prototipe negara, Pemuda Katolik melihat kehadiran Paus Fransiskus adalah agenda penting untuk membuka kembali misi diplomatik Indonesia – Vatikan yang sudah dimulai sejak tahun 1947.

“Kita tahu Vatikan menjadi negara Eropa pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia pada 6 Juli 1947. Tiga kali Presiden Soekarno resmi berkunjung ke Vatikan tahun 1956, 1959, dan 1964. Maka kehadiran Paus Fransiskus ke Indonesia adalah untuk menguatkan kembali misi diplomatik,” kata Gusma.

Lanjut Gusma, pengakuan kemerdekaan Indonesia oleh Vatikan dilatarbelakangi kesamaan prinsip kenegaraan diantaranya terciptanya perdamaian dunia dan kerukunan antar umat beragama serta terciptanya keadilan sosial bagi seluruh umat manusia.

“Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia akan menjadi tuan rumah bagi kehadiran Paus. Maka kunjungan ini adalah kesempatan bagi seluruh warga negara untuk merayakan pluralisme agama, dialog kemanusiaan antar semua agama,” harap Gusma.

Di akhir pernyataannya, Gusma meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia agar mendoakan kesehatan Paus Fransiskus sehingga sehat walafiat dan perjalanannya lancar ke Indonesia. Ia juga mendorong seluruh kader Pemuda Katolik agar terlibat aktif mempersiapkan kunjungan Paus Fransiskus.

Paus Fransiskus menjadi Paus ketiga yang melakukan kunjungan ke Nusantara. Sebelumnya, tiga pendahulu pernah ke Indonesia yaitu Paus Paulus VI tahun 1970 dan Paus Yohanes Paulus II tahun 1989.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
Latest News

Pemuda Katolik Sulteng Jejaki Kerjasama dengan Perwakilan Bursa Efek Indonesia

Pemudakatolik.or.id, Palu - Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (KOMDA) Sulawesi Tengah (Sulteng) menerima kunjungan silaturahmi Kepala Perwakilan Bursa Efek...
spot_img

More Articles Like This