Login
or
Register

Berita Artikel

PP Pemuda Katolik Dilantik
May 15, 2015

PP Pemuda Katolik Dilantik

andiMenpora Andi Mallarangeng foto bersama PP Pemuda Katolik yang baru dilantik, di Aula Katedral Keuskupan Agung Jakarta, hari Jumat (12/10) malam. (foto: bagus/kemenpora.go.id)

 

Jakarta Jumat, 12 Oktober 2012: Menpora  Andi Mallarangeng hari Jumat (12/10) malam menghadiri dan menyaksikan pelantikan Pengurus Pusat Pemuda Katolik periode 2012-2015, di Aula Katedral Keuskupan Agung Jakarta. Pelantikan dilakukan oleh perwakilan Komisi Kerasulan Awam Konferensi Waligereja Indonesia Uskup Mg Agustinus Agus.

Ketua Umum PP Pemuda Katolik  hasil Kongres ke-15 di Pontianak bulan Agustus lalu Agustinus Tamo Mbapa, dengan Sekjen Karolin Margret Natasa, Ardy Susanto Wijoyo sebagai Bendahara Umum.

Menpora dalam sambutannya mengatakan, selama ini Pemuda Katolik memberi perannya dalam bangsa dan memberi kontribusi positif. Oleh karena itu dia berharap, selama menjalankan tugas sebagai pengurus baru, peran pemuda katolik dalam kebangsaan harus berlanjut. “Pro Ecclesia et patria-pro bono publico, bergereja untuk bangsa dan negera menjadi tekad jajaran Pemuda Katolik di seluruh Indonesia,” ujar Menpora yang disambut tepuk tangan.

Menpora berharap, pengurus yang baru melakukan sinergi program dengan Kemenpora.  Ada banyak program di Kemenpora dan banyak yang bisa dikerjasamakan antara keduanya. “Kami, Kemenpora adalah rumah bagi semua pemuda. Ada banyak program untuk membangun dan fasilitas yang bisa digunakan dan kerjasama dengan senang hati,” kata Menpora sekaligus memperkenalkan Deputi Pemberdayaan Pemuda Alfitra Salamm yang membawahi Organisasi Kepemudaan.

Sementara Agustinus Agus berpesan agar pengurus bekerja dengan menampilkan wajah gereja yang umum.  Ketua KNPI Taufan EN Rotorasiko dan Senior Pemuda Katolik Cosmas Batubara juga menyampaikan sambutan dan orasi politik yang menekankan pentingnya peran pemuda memajukan bangsa. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan MoU Pemuda Katolik dengan Badan Narkotika Negara (BNN) dan Telkomsel. (rma)

Sticky
0
Agustinus Tamo terpilih sebagai ketua PP Pemuda Katolik
May 15, 2015

Agustinus Tamo terpilih sebagai ketua PP Pemuda Katolik

kdZGOC28ww02/08/2012 – Agustinus Tamo Mbapa dari Komisariat Daerah Nusa Tenggara Timur terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik periode 2012-2015.

Mbapa akan menggantikan Marningot Tua Natalis Situmorang yang telah menjabat selama dua periode berturut-turut.Seperti yang dilansir kompas.com, Ketua Panitia Kongres Nasional Pemuda Katolik ke-15 Martinus Sudarno, Kamis (2/8/2012), mengatakan, Mbapa terpilih dalam pemungutan suara dua putaran.

Mbapa mengantongi 136 suara, sedangkan Rudolphus Paskalis mendapatkan 78 suara. Pemilihan berlangsung dalam Kongres Nasional Pemuda Katolik ke-15 di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, yang berakhir Rabu kemarin.Natalis menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik periode 2006-2009 dan 2009-2012.

Senin lalu, Kongres itu dibuka Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat  Republik Indonesia (MPR RI) Taufik Kiemas.Saat ini Pemuda Katolik telah berusia 67 tahun, yang didirikan tahun 1945, dengan jumlah anggota sekitar 680.000 orang, yang tersebar di seluruh 33 propinsi Indonesia.

Sticky
0
March 22, 2015

Audiensi Kasus Perdagangan Manusia

Foto KetumHIDUPKATOLIK.comKetua Umum Pemuda Katolik, Gustaf Tamo Mbapa bersama pengurus Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Bali melakukan audiensi dengan Uskup Denpasar Mgr Silvester Tung Kiem San di Keuskupan Denpasar, Bali, Minggu, 8/3. Dalam audiensi itu dibahas agenda penting salah satunya kasus perdagangan manusia.
Menurut Mgr San, perdagangan manusia adalah masalah kemanusiaan yang perlu mendapat perhatian serius dari seluruh elemen Gereja termasuk Pemuda Katolik. Saat ini, Indonesia merupakan salah satu negara dengan kasus perdagangan manusia terbanyak di dunia, menempati urutan kedua. Korbannya kebanyakan dari Nusa Tenggara Timur (NTT).
Untuk itu, Mgr San mengajak Pemuda Katolik menjadi garda terdepan dalam gerakan anti perdagangan manusia. Ajakan Bapa Uskup ini disambut oleh Gustaf Tamo Mbapa. Menurutnya, Pemuda Katolik khususnya di NTT juga sudah menaruh perhatian serius terhadap masalah ini.
Untuk mengantisipasi, Pemuda Katolik akan menggelar workshop dengan beberapa kepala daerah dan kepolisian di NTT. Lewat workshop itu, diharapkan lahir formula baru dan langkah konkret untuk membasmi kasus perdagangan manusia itu. “Sudah saatnya kita mengambil langkah konkret mencegah perdagangan manusia, khususnya bagi pemerintah dan aparat kepolisian di wilayah perbatasan,” kata Gustaf.
Robinson Gamar (Bali)
Sticky
0