Login
or
Register

Kegiatan & Berita

  • 28 Oct 2017
    Bogor, Jawa Barat – Bertempat di  Hotel Padjajaran Suites Rapat Pimpinan Nasional II Pemuda Katolik resmi digelar (27/10), Rapimnas II Pemuda Katolik Sendiri di buka dengan resmi oleh Uskup Keuskupan Bogor Mgr Paskalis Bruno Syukur. Dalam sambutannya ketika membuka Rapimnas, Mgr. Paskalis mendorong pemuda pada umumnya dan Pemuda Katolik pada khususnya untuk terlibat dalam membangun bangsa […]
  • 30 Apr 2017
    Kehadiran dan geliat Pemuda Katolik semakin diminati banyak pihak. Terbukti dalam gelaran Muskomda Pemuda Katolik Provinsi Bangka Belitung pada 29-30 April 2017 sebanyak  3 (tiga) orang kandidat ketua bersaing memperebutkannya. Ferdinan Widyantoro dari Komcab Pangkalpinang, secara terbuka telah diusulkan Komcabnya untuk menjadi Bakal Calon Ketua. Pengusaha muda ini sudah didaulat menjadi bakal calon sebelum proses […]
July 30, 2017

Bupati Sikka Tantang Pemuda Katolik untuk Berwirausaha

Bupati Sikka dan anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan,Andreas Hugo Parera Foto bersama dengan peserta rakercab Pemuda Katolik Sikka (dok. PK)

SIKKA,NTT – Dalam kegiatan rapat kerja cabang Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Sikka, yang berlangsung di Sabtu (29/07) di Hotel Wailiti, Kelurahan Wolomarang,Kecamatan Alok Barat,Kabupaten Sikka.Dalam acara pembukaan ini,Bupati Sikka  Drs Yoseph Ansar Rera dalam sambutannya menantang organisasi Pemuda Katolik terutama pada kader-kadernya untuk berwirausaha.Baginya, Pemerintah Daerah siap memfasilitasi organisai Pemuda Katolik untuk membuat usaha kecil menengah karena sejalan dengan program organisasi tersebut.

“Saya sangat menarik dengan program organisasi Pemuda Katolik ini adalah salah satunya menghidupkan usaha kecil menengah.Itu berati mengajak para pemuda untuk berwirausaha.Kalau ini dimulai dari organisasi Pemuda Katolik ini, kita siap fasilitasi karena program ini sejalan dengan program pemerintah sekarang”Tandas Ansar

Dikatakannya, Kabupaten Sikka sekarang telah memiliki Sikka Inovasi Center (SIC) yang bisa dimanfaatkan oleh organisasi tersebut karena kader-kader Pemuda Katolik bisa mengikuti pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah ini, sehingga mereka akan mengembangkan di organisasi ini.Kita akan memberikan pelatihan kepada mereka sampai mereka memiliki ketrampilan sehingga bisa berwirausaha dan kita akan memberikan modal yang berasal dari pemerintah.

“Kalau berwirausaha ini mulai dari organisai Pemuda Katolik ini merupakan hal yang sangat luar biasa dan bersenergi dengan organisasi-organisasi Katolik lainnya seperti OMK,WKRI,ISKA dan PMKRI .Organisasi Katolik ini harus sinergi agar bisa berjalan dengan berbarengan .Inilah Kader Katolik yang bisa membantu gereja untuk mengembangkan dan meningkatkan iman umat serta memenuhi kebutuhan umat”Ucapnya

Bupati Sikka juga meminta organisai Pemuda Katolik untuk terus bersinergi dengan organisasi Pemuda lainnya dalam rangka mengembangkan kabupaten Sikka ini karena Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam membangun kabupaten Sikka ini.

Selain itu juga,Bupati Sikka meminta dalam rapat kerja cabang ini agar organisasi ini bisa menyusun program secara baik .Kalau sudah dirumuskan dengan baik programnya ,semua pengurus harus melaksanakan program tersebut.

Ditambahkan Ansar, Dirinya mengapreasi organisasi Pemuda Katolik ini sejak dilantik memiliki semangat yang tinggi untuk membesarkan organisasi ini.Pemuda Katolik harus bisa tampi beda dengan organisasi pemuda lainnya.Pemuda Katolik sebagai kader bangsa memiliki tugas berat ,bagaimana kita memperjuangkan empat konsesus kebangsaan kita.Organisasi ini juga harus memperjuangkan misi dan iman katolik  dalam setiap kegiatan.

Sementara itu,Anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P, Andreas Hugo Parera (AHP) meminta agar kader-kader organisasi dari Pemuda Katolik Komisariat Kabupaten Sikka untuk bisa mengambil bagian disetiap panggung-panggung yang ada seperti panggung politik,ekonomi ,sosial dan lain-lainnya.

Menurutnya, Banyak sekali keterlibatan organisasi Pemuda Katolik pada zaman itu karena  sangat erat dengan kehadiran Partai Katolik.Organisasi Pemuda Katolik adalah bagian dari alat perjuangan dari kelompok minoritas Katolik dan memiliki ekstensi di Rebuplik Indonesia.Organisasi ini menjadi salah satu kekuatan dan pilar untuk menjaga kemerdekaan RI.Itulah yang membuat organisai Pemuda Katolik dan Partai Katolik sangat eksis di zaman itu.Banyak sekali tokoh-tokoh Katolik yang lahir  dari organisasi ini dan menjadi tokoh-tokoh di tingkat nasional tersebut.

Lanjutnya,Sudah cukup sangat lama kader-kader Pemuda Katolik ini tidak terlibat secara intensi dalam setiap panggung yang ada seperti panggung politik,ekonomi ,sosial ,dan budaya  yang ada di Indonesia .Inilah adalah sebuah tantangan .Organisasi ini sangat diperlukan sekali di Indonesia, dimana kader-kader yang lahir dari organisasi dapat mengisi panggung-panggung yang ada di setiap tingkatnya masing-masing.

“ Kader-kadernya  Pemuda Katolik bukan saja mengambil bagian dari panggung politik tetapi panggung ekonomi,sosial,budaya  dan lain-lain di Rebublik Indonesia sesuai dengan tingkatannya masing-masing .Setiap panggung yang ada harus diisi oleh kader-kader Pemuda Katolik sesuai dengan kemampuan masing-masing .”Tegas Politisi PDI Perjuangan ini.

Anggota DPR RI dari daerah Pemilihan NTT I meminta agar kader-kader Pemuda Katolik untuk bisa mengisi panggung-panggung yang ada sesuai dengan kampablitas yang kita miliki sehingga kita menjadi profesional sesuai dengan bidang kita masing-masing.Jangan semua kader Pemuda Katolik untuk masuk dalam politik  karena politik terlalu sempit ruangannya dimana pembicaraanya besar tetapi ruangan sangat sempit sekali.Masih ada ruang-ruang yang lainnya dalam kehidupan kita yang diisi oleh kader-kader Pemuda Katolik karena itu juga bermanfaat bagi kehidupan masyarakat kita .

Andreas Hugo Parera menambahkan,Selamat mengikuti kegiatan rapat kerja cabang Pemuda Katolik Kabupaten Sikka bagi semua pengurus Pemuda Katolik.Tentunya dalam program kerja yang sudah disusun sesuai dengan tingkat lokal sehingga kita bisa melaksanakan program tersebut dengan secara baik .

Ia  berharap,rakercab Pemuda Katolik bisa sukses.kami dengan senang hati dan akan memberikan suport apa yang bisa kami lakukan kepada organisasi ini , untuk kepentingan gereja ,masyarakat ,bangsa dan negara .

“Selamat melaksanakan rakercab ini .Buatlah program-program  yang bisa kita kerjakan sehingga bisa ada makna dan berguna langsung bagi masyarakat.Ini penting sekali karena sebuah jawaban kepada masyarakat kita bahwa Pemuda Katolik mempunyai arti untuk masyarakat dan bangsa ”Imbuh Andre putra asli kabupaten Sikka ini. (moat)

Sticky
0
July 30, 2017

Pemuda Katolik Komcab Sikka Gelar Rakercab

Foto Bersama Seluruh Pengurus Komcab Sikka (Dok. PK)

 

SIKKA, NTT – Organisasi Pemuda Katolik yang memiliki Visi menjadi organisasi kader yang handal bagi kaum muda Katolik dalam berkiprah untuk gereja dan tanah air .Sedangkan Misi organisasi ini mewujudkan kader-kader muda Katolik yang berjiwa Kristiani dan memiliki semangat kebangsaan.

Organisasi Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Sikka yang mengalami kevakuman baik pada aktivitas organisasi maupun struktur kepengurusannya yang disebabkan minimnya jumlah anggota yang ada.Atas dasar inilah Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Katolik merekomendasikan dan memberikan mandat kepada Careteker Komisariat Cabang Pemuda Katolik Kabupaten Sikka untuk melaksanakan Mapenta (Masa Penerimaan Anggota) DAN MUSKOMCAB (Musyawarah Komisariat Cabang) sebagai jawaban atas hasil kongres dan kepemimpinan Pemuda Katolik Masa bhakti 2015-2018.

Pada bulan Maret 2017 ,Pemuda Katolik Cabang Sikka melaksanakan MAPENTA dan MUSKOMCAB. Dalam MAPENTA ini sebanyak 82 orang muda bergabung dalam organisasi Pemuda Katolik sedangkan dalam MUSKOMCAB tersebut terpilihlah Gaudensius Andi Pio sebagai ketua Pemuda Katolik  Cabang Kabupaten Sikka. Perjalanan organisasi Pemuda Katolik terus mengalami kemajuan dimana pada bulan Juni tahun 2017, Pengurus Pemuda Katolik Cabang Sikka dilantik oleh Ketua Komisariat Daerah Pemuda Katolik NTT ,Ronal da Gomez.

Organisasi ini tidak berhenti saja, Bertempat di Hotel Wailiti, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Sabtu (29/07), Pemuda Katolik Cabang Kabupaten Sikka mengadakan Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB) untuk menyusun program kegiatannya dengan masa periode 2017-2020. Dalam acara pembukaan rakercab ini, Ketua Pemuda Katolik komisariat cabang Kabupaten Sikka, Gaudensius Andi Pio melalui sekretarisnya Yohanis S.T Joka mengatakan memiliki komitmen untuk pembentukan komisariat anak cabang di setiap kecamatan yang ada di kabupaten Sikka. Sehingga pada tahun 2018, Pemuda Katolik ditingkat kecamatan yang ada di kabupaten Sikka kepengurusannya sudah terbentuk.Pada tahun 2020, semua pembentukan komisariat  Kecamatan sampai di tingkat desa dan kelurahan Pemuda Katolik sudah terbentuk semua.

Ia mengatakan dalam kepengurusan ini ada 4 program yang menjadi prioritas yakni: pertama, pembentukan lembaga pengajian kebijakan publik, kedua pemberian bantuan beasiswa bagi pelajar, ketiga pembentukan UKM dan terakhir Pembentukan kepengurusan Pemuda Katolik mulai tingkat Kecamatan dan Kelurahan atau Desa.

Yohanis S.T Joka menjelaskan Pemuda bukan hanya sebagai sasaran obyek dari sebuah pembangunan tetapi lebih dari itu pemuda sebagai pelaku dari setiap proses pembangunan mulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi. Pemuda harus diberi ruang untuk berpartipasi dalam proses pembangunan mulai dari tingkat desa sampai dengan tingkat kabupaten.Proses pembagunan di kabupaten Sikka ini dapat berjalan dengan baik apabila seluruh elemen masyarakat dilibatkan termasuk Pemuda Katolik. Pendistribusian kader muda dalam setiap tugas dan karya termasuk birokrasi pemerintah perlu dilakukan dan  hal ini telah dilakukan oleh pemerintahan saat ini dan Pemuda Katolik Cabang Kabupaten Sikka siap mendukung dan menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas.

Sekretaris Pemuda Katolik ini,mengatakan, Pemuda Katolik adalah sebuah organisasi kader yang dijiwai oleh nilai kekatolikan dan semangat oleh nilai-nilai kebangsaan. Oleh karena itu, dalam segala bentuk pembinaan dan perjuangan harus dilandasi oleh nilai-nilai cinta kasih sehingga benar apa yang dikatakan IJ.Kasimo 100% katolik ,100% Indonesia. Pemuda Katolik harus menjadi garam dan terang dalam mendukung kerja-kerja nyata gereja dan bangsa.

“Moment rakercab ini merupakan salah satu kegiatan Pemeuda Katolik guna membentuk kader yang militan dan bermartabat serta peka terhadap persoalan-persoalan kemasyarakatan. Rakercab merupakan forum untuk menyusun program-program kerja keorganisasian yang mampu memberikan energy dan kontribusi positif demi mempercepat akselarasi pembagunan kepemudaan dan kesejahteraan masyarakat pada umummnya dalam terang ilahi” Harapnya

Sementara itu ketua Panitia Rakercab, Mauritius Efrem da Rato mengatakan Rapat kerja cabang merupakan bagi kader pemuda katolik untuk menyatukan semua pemikiran-pemikiran strategis dan konstruktif guna memantapkan dan memajukan organisasi pemuda katolik di masa depan khususnya di tiga tahun mendatang. Kesadaran kegiatan hari ini merupakan sumber semangat dan inspirasi bagi kader pemuda Katolik untuk turut memiliki semangat rela berkorban bagi gereja dan menyatukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun kelompok karena esensi dari kegiatan rapat kerja cabang hari ini kader pemuda katolik harus menjadi garam dan terang dunia.

Lanjut Guru SMA Negeri Bola ini tujuan rakercab dalam rangka mewujudkan wadah pemuda katolik ini menjadi tempat untuk membentuk otak watak dan iman setiap kader seraya mengikuti perubahan jaman dengan selalu mewarisi energi kesetiakawan dan cahaya kebangkitan bagi sesama kita yang menghuni alam ini agar dapat menjadi solusi atas berbagi persoalana yang dihadapi gereja, masyarakat, bangsa dan negara Indonesia.

Ia juga meyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dengan caranya masing-masing sehingga terlaksananya kegiatan rapat kerja cabang pemuda katolik komisariat kabupaten Sikka periode 2017-2020 Semoga kekuatan iman dapat membuka mata hati kita untuk menyongsong pemuda katolik yang makin suskses dalam medan pengabdian. (moat)

Sticky
0
July 25, 2017

KETUA PEMUDA KATOLIK ENDE: MARI KEMBALIKAN ARAH SEJARAH

Foto Berrsama Ketua Pemuda Katolik Komcab Ende (dok.Pk)

Ende – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende bekerja sama dengan Pemuda Desa dan Kementrian Dalam Negri, menggelar seminar dengan tema “ Mengawal Kebhinekaan Dari Ancaman Radikalisme”. Kegiatan yang berlangsung di SMA Mutmainah-Ende ini menghadirkan pembicara Dandim Ende, Ketua NU Ende, dan Ketua Pemuda Katolik Komcab Ende.

Ketua Pemuda Katolik Ende, Rae Agustinus dalam kesempatan itu mengatakan, sudah saatnya masyarakat khususnya kaum muda mengembalikan arah sejarah. “saudara/i, sudah semestinya dan segera mungkin kita kembalikan arah sejarah. Sejarah bangsa tentang nasionalisme dan kebhinekaan yang dalam sepuluh tahun terakhir berusaha dibelokan oleh kaum radikalis melalui gerakan-gerakan intoleran, kekerasan, kebencian, mesti kita kembali luruskan seperti sedia kala, seperti yang dicontohkan leluhur kita”.

Lanjutnya, hal tersebut tidak boleh didiamkan karena praktek ilfiltrasi gerakan tersebut telah berhasil masuk ke dunia pendidikan dan bahkan di dalam pemerintahan. Kasus intoleransi juga terus meningkat. Peningkatan kasus salah satunya dibuktikan dengan laporan Komnas Ham yang menunjukan peningkatan kasus intoleransi dari tahun ke tahun.

Praktek ini dalam rentang kira-kira sepuluh tahun terakhir secara perlahan mengubah wajah bangsa dari toleran ke intoleran, dari yang dulunya rukun mengarah ke saling curiga bahkan saling membenci.

Beliau mengungkapkan pentingnya bergerak bersama. “Sekarang ini pemerintah sudah mulai tegas memberantas radikalisme melalui program deradikalisasi, bela negara, pemblokiran situs radikal, bahkan menerbitkan Perppu. Tetapi perlu dingat, upaya-upaya itu hanya akan berhasil bila ada kesadaran di dalam masyarakat untuk bergerak bersama dengan berbagai cara”.

Mari, kita kembalikan arah sejarah, tegas Rae Agustinus dalam seminar tersebut.

Seminar ini dijadwalkan akan diselenggarakan lagi di SMA Muhammadyah Ende, pada tanggal 25 Juli 2017. Pihak penyelenggara akan mengadirkan berbagai pihak yang berkompeten guna memberikan pencerahan kepada kaum muda tentang pentingnya mengawal kebhinekaan dan menjaga persatuan bangsa. (agt)

Sticky
0
July 25, 2017

Pemuda Katolik Ajak Seluruh Komponen Bangsa, pahami Semangat Perppu dengan penuh persaudaaran sejati.

Komda Lampung bersama 9 ormas listas agama lainnya (dok.Pk)

Lampung – Sebanyak 10 Ormas lintas Agama di Lampung menyatakan sikap bersama mendukung Perpu No. 2 tahun 2017 tentang Perubahan UU No. 17 tahun 2013 mengenai Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Senin 24 juli 201 bertepat di Sekretariat PW GP Ansor. Menurut Ketua GP. Ansor Lampung Hidir Ibrahim,”Perpu ini diterbitkan tidak ditujukan kepada organisasi berlabel SARA. Tetapi Perpu ini ditujukan kepada Ormas yang ingin mengubah Pancasila dengan Ideologi Asing. Padahal Pancasila sudah final sebagai Ideologi Indonesia”. Ditambahkan Hidir Ibrahim, Perppu diterbitkan pemerintah sudah mewakili kepentingan kebersama, kami minta juga Pemerintah membentuk lembaga yang bertugas melakukan verifikasi terhadap Ormas.

Ditempat yang sama Ketua Pemuda Katolik Komda Lampung Marcus Budi Santoso, menyampaikan bahwa Penerbitan Perpu No.02 tahun 2017 tentang keormasan ini telah membawa pro dan kontra, dan perbedan pandangan, ini tentu manjadi gejolak, kekawatiran serta membawa kehidupan masyarakat yang tidak sehat. Maka kami menggajak seluruh komponen bangsa untuk sama sama menahan diri, bersikap arief, tidak menebar kebencian dan perpecahan. Mari kita sama saling melepaskan ego dan kepentingan masing2 kelompok, suka Ras dan Agama. Kita ciptakan iklim yang kondusif, sehat, ramah, penuh dengan persaudaraan sejati demi kepentingan yang lebih besar yaitu keutuhan bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai.

“Mari kita sama sama memahami, bahwa semangat Perpu di terbitkan tidak lain tidak bukan adalah semangat untuk menjaga keutuhan tegaknya NKRI, dari ancaman ancaman paham2 yang jauh dari nilai2 dan semangat Pancasila” tandasnya. Kami meyakini Perpu ini merupakan payung hukum yang kuat bagi kita untuk menegakkan dan keutuhan seluruh komponen Bangsa. Marcus juga minta Pemeritah bijak, dengan tetap mengedepankan kebebasan berserikat dan berkumpul bagi warganya. Kebebasan dimaksud adalah kebebasan yang bertanggung jawab dibawah dan semangat Pancasila, UUD 45 dan Bhineka Tunggal Ika” tegasnya.

Hadir dalam konferensi pers tersebut PW. GP Ansor Lampung, Pemuda Katolik lampung, PMKRI, GMKI, Hikma Budis, Gema Budhi, Peradah, PMII, Repdem dan FAPP Lampung. (mbs)

Sticky
0
July 15, 2017

Ngopi Senja Ala Pemuda Katolik

Pengurus Pusat Pemuda Katolik bersama Para Ketua Komda

Jakarta – Tawa renyah dan gelak tawa tidak mengurangi keseriusan para aktifis beberapa Komda dan Pengurus Pusat dalam membahas masalah Kaderisasi.

Berawal dari niatan bincang-bincang Kaderisasi dari Ketua Komda Kalsel (Rudi Djong) yang kebetulan sedang kunjungan  keluarga di Jakarta, kemudian dipadu Ketua Komda Babel (Mehoa) yang sedang Dinas Luar Kota, lantas bergulir lebih banyak lagi dengan hadirnya Sekretaris Komda Riau (Laurensius Purba) yang sedang ada ‘urusan’ di Jakarta. Lantas juga bergabung juga Ketua Komda DKI Jakarta (Tarsisius) dan CT Ketua Komda NTT (Gomez); Sementara Pengurus Pusat dihadiri Ketua Bidang Kaderisasi sekaligus CT Sekretaris Komda Jawa Barat (Frans Sinaga), Ketua Bidang Organisasi (Gusma), Ketua Bidang Antar Lembaga (Michelle Wondal) dan Ketua Lembaga Pendampingan Kader (Kikin Tarigan).

Dialog santai, ngopi-ngopi senja berlangsung sampai larut malam. Tak terasa bergelas-gelas kopi dan ice-tea terus mengalir ke ruang rapat Bakoel Koffie di bilangan Cikini, Jakarta Pusat.

Setidaknya tercurah gagasan dan masukan guna berkembangnya organisasi Pemuda Katolik. Disadari bersama bahwa sukses di Tahun Pertama Kepengurusan di Bidang Konsolidasi Organasasi perlu dilanjutkan di Tahun Kedua Kepengurusan yakni Pelaksanaan Kaderisasi. Hal ini sesuai dengan amanat Rakernas Lamandau 2016, ada 4 (empat) hal yang menjadi fokus kepengurusan yakni konsolidasi organisasi, kaderisasi, pengembangan kewirausahaan dan partisipasi politik. Semoga fokus ke-3 dan 4 dapat terealisasi di Tahun Ketiga Kepengurusan.

Sukses bersama dalam mengaktifkan Komda dan Komcab lewat jalur Mapenta dan Muskomda/Muskomcab mau tidak harus dilanjutkan dengan memberikan pendidikan/kaderisasi yang memadai bagi para anggota lewat KKD dan KKM hingga KKL yang akan diselenggarakan berbarengan dengan Rapimnas 2017 di Denpasar-Bali. Tentu saja lebih jauh lagi follow dari proses kaderisasi guna memenuhi amanat Rakernas tadi.

Sharing yang didapat dari para fungsionaris Komda setidaknya  tercatat agenda-agenda organisasi berupa Mapenta dan Muskomcab, juga KKD dan KKM yang akan dilaksanakan sendiri di Komcab/Komda mauapun bekerja sama antar Komcab dan Komda.

“Kita yakin geliat organisasi semakin kencang, karena kita berada pada jalur yang sudah tepat” terungkap bersama dalam pertemuan ini. (KiTa)

Sticky
0
July 14, 2017

Michelle Wondal : Menjaga NKRI Tanggung Jawab Bersama

Kabid. Hubungan Antar Lembaga/OKP Michelle Wondal bersama PWKI (dok.beritasatu.com)

Jakarta – Semua elemen masyarakat apapun agama, suku, maupun rasnya harus memberikan penguatan ikatan kebangsaan NKRI, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika karena menjaga NKRI merupakan tanggung jawab kita bersama. demikian disampaikan Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga/OKP Pengurus Pusat Pemuda Katolik Michelle Wondal seusai mengikuti Misa jumat bersama Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) di Kapel Biara FMM Regina Pacis, Palmerah Utara, Jakarta, Jumat siang (14/7).

Michelle juga menambahkan sinergitas antar ormas ataupun lembaga yang membawa nama katolik perlu terus ditingkatkan agar semangat kekatolikan yang diusung bersama dapat semakin memperkuat dan mempererat satu sama lain. “itu sebabnya setiap kali kita dari Pemuda Katolik mendapat undangan sedapat mungkin akan kita hadiri”. ungkapnya.

Misa jumat PWKI kali ini dipimpin oleh Ketua Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Jakarta (Komsos KAJ) Romo Harry Sulistio Pr. Romo Harry dalam kesempatan itu mendorong wartawan Katolik untuk menjaga dan tentu saja mengamalkan Pancasila di tengah menjalankan tugas sebagai penyampai kabar kebenaran dan keadilan. Keuskupan Agung Jakarta sendiri, kata Romo Harry, memiliki arah dasar lima tahun untuk tahun 2016 hingga 2020 tentang mengamalkan Pancasila.
“Nah, bagaimana semangat mengamalkan Pancasila itu saya harapkan juga ada dalam diri wartawan Katolik,” ucapnya. (ast)

Sticky
0
July 11, 2017

Ronald Da Gomez Lantik Pemuda Katolik Komcab Lembata

Ketua Komda NTT, Ronald menyerahkan SK Kepengurusan kepada Ketua Komcab Terpilih.

Ketua Komasariat Daerah(KOMDA) Pemuda Katolik NTT , Ronald Da Gomez melantik secara resmi Herriyanto Wijaya sebagai ketua Komisariat Cabang Pemuda Katolik Kabupaten Lembata. Acara pelantikan ini berlangsung Selasa(11/07/2017) di Kuma Resort Kabupaten Lembata,NTT.

Dalam sambutannya Ronald Da Gomez meminta untuk segera membentuk kepengurusan Pemuda Katolik Kabupaten Lembata sampai tingkat paling bawah seperti membentuk komisariat anak cabang di seluruh kecamatan yang ada.

“Hari ini ,Saudara kita beserta Jajaran pengurus pemuda Katolik yang baru dilantik,Saya minta agar segera bentuk stuktur kepengurusan Pemuda Katolik dari tingkat Kecamatan sampai dengan tingkat Kelurahan atau Desa sehingga organisasi ini betul-betul memberikan manfaat bagi masyarakat kita”Tegas ,Ketua KOMDA NTT Pemuda Katolik.

Ia menambahkan, selain proses pelantikan ini juga ada kegiatan masa penerimaan anggota Pemuda Katolik sebagai langkah konsolidasi,reorgnisasi dan Penguatan Struktur Organisasi Pemuda Khatolik secara keseluruhan di NTT karena setelah sekian lama organisasi Pemuda Katolik mengalami kevakuman, padahal NTT dikenal sebagai daerah mayoritas Katolik.

Ronald Da Gomez ini mengajak agar semua kader yang tergabung dalam organisasi Pemuda Katolik untuk bisa menjalankan Visi dan Misi Pemuda Katolik dimana Visi kita adalah menjadi organisasi kader yang handal bagi kaum muda Katolik dalam berkiprah untuk Gereja dan Tanah Air dan Misi kita adalah mewujudkan kader-kader muda Katolik yang berjiwa Kristiani dan memiliki semangat Kebangsaan.

Selain itu juga,Ronald sapaan sehari -hari ini mengatakan, Pemuda Katolik di NTT untuk mensolidkan barisan dalam rangka lebih membumikan dan menggaungkan prinsip-prinsip Kebhinekaan, toleransi dan persatuan yang dibingkai dalam semangat ideologi Bangsa yaitu Pancasila. “Saya tegaskan Pemuda Katolik NTT mengutuk dan menolak keras gerakan anti toleran dan gerakan radikalisme hadir di bumi Nusa Tenggara Timur ini”Ucap Ronald.

Sementara itu, Ketua Komisariat Cabang Pemuda Katolik Kabupaten Sikka yang baru dilantik ,Herriyanto Wijaya mengatakan,bahwa panji pemuda Katolik telah diserahkan kepada kita,mari kita jaga dan kita sebarkan ke seluruh wilayah kabupaten Lembata dengan energi yang positif.Pemuda katolik harus memerangi hal-hal yang dapat menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa,yakni terorisme dan narkoba “Pemuda katolik kabupaten lembata harus selalu menjadi ormas yg mengedepankan toleransi karena kita adalah Lembata, kita adalah NKRI”tegas Heri.

Berdasakan Pantauan, Sehabis acara pelantikan langsung di adakan Masa Penerimaan anggota (MAPENTA) yang di ikuti sebanyak 153 anggota dan diisi oleh pemateri pengurus pusat Pemuda Katolik, Kikin Tarigan.

Sticky
0
July 10, 2017

San C. Siregar Resmi nahkodai Komcab Padang

Pelantikan Pengurus Komcab Padang, San C. Siregar (berpeci) (dok.PK)

Padang – Bertempat di Aula Puri Darma Katedral Keuskupan Padang, minggu (09/07) Ketua Komisariat Daerah Sumatera Barat Asta Ivo Bonny Sembiring resmi melantik San C. Siregar sang nahkoda baru Pemuda Katolik Komcab Padang berserta jajarannya untuk periode 2017-2020. Pelantikan ini merupakan agenda terakhir dari serangkaian agenda yang dilaksanakan Komda Sumbar dari sabtu pagi hingga minggu sore.

Ditemui usai pelantikan, San C. Siregar menyampaikan keinginannya menjadikan Pemuda Katolik semakin dikenal di kota Padang. “Proses yang saya dan teman-teman lalui hari merupakan suatu sejarah baru bagi kami mengingat menghadirkan Pemuda Katolik di Sumatera Barat merupakan cita-cita yang sudah kami perjuangkan sejak tahun lalu. Puji Tuhan hari ini terlaksana juga” ungkapnya dengan penuh kebanggaan.

sejalan dengan itu Laurensius A. Simbolon selaku ketua panitia pelaksana juga ikut merasa bangga dapat bergabung secara resmi menjadi Pemuda Katolik. “intinya senang  dan bangga deh, apalagi kemari ketika proses pengukuhan menjadi Pemuda Katolik sangat membekas dihati” ungkap lauren yang juga merupakan kandidat Doktor Ilmu Hukum di Universitas Andalas.

pengukuhan Pemuda Katolik dalam Wilayah Komda Sumbar (dok.PK)

seperti diketahui sehari sebelumnya komda Sumbar telah mengukuhkan 17 anggota Pemuda Katolik yang berasal dari beberapa wilayah, seperti kota Padang, kabupaten Kepulauan Mentawai, dan Bukittinggi. Pada acara pembukaan Mapenta sabtu (08/07) Pada seremonial pembukaan itu sendiri dihadiri oleh Pastor Kerawam Keuskupan Padang, Emilius Sakoikoi, Pr; Pembimas Katolik kanwil kemenag Prov. Sumbar, Henrikus Jomi, S.Ag; Anggota DPRD Prov. Sumbar, Albert H. Lukman, Anggota DPRD Kota Padang, Wismar Panjaitan; Perwakilan WKRI, Perwakilan OMK Paroki Katedral, Perwakilan Flobamora.

Dalam keterangan resminya Asta Ivo Bonny Sembiring selaku menyampaikan Harapannya agar beberapa bulan ke depan komisariat cabang yang lain pun, seperti kabupaten kepulauan Mentawai, Bukit Tinggi, dan pasaman akan terbentuk sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku di Pemuda Katolik. selain itu, kita juga berharap sebelum Rapimnas II di Bali untuk Komda Sumbar sudah terpilih kepengurusan definitif serta telah melaksanakan Kursus Kepemimpinan Menengah (KKM). dimana KKM ini menjadi syarat mengikuti Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) yang akan dilaksanakan pada bulan oktober di Bali.

“dengan semangat yang dimiliki rekan-rekan saat ini dan komitmen Pengurus Pusat untuk membantu, kami yakin semua agenda yg kami rencakan dapat terlaksana” tandasnya.

Rangkaian acara Pemuda Katolik kali ini pun diakhiri dengan ikut perayaan ekaristi bersama umat di gereja katedral padang. (mespin)

Sticky
0
June 22, 2017

Komda Kalimantan Selatan Siap jadi Tuan Rumah KKM Regional Kalimantan

Komda Kalimantan Selatan bersama Mgr. Petrus Boddeng Timang (dok.PK)

Kalimantan Selatan – Sesuai dengan surat edaran internal yang dikeluarkan oleh Pengurus Pusat Pemuda Katolik untuk melaksanakan jenjang kaderisasi formal yang berlaku, hal ini langsung ditanggapi oleh setiap Komda dan Komcab begitu juga dengan Komda-Komda di Kalimantan, dari hasil diskusi internal para ketua komda maka menyepakati diadakannya Kursus Kepemimpinan Menengah (KKM) regional Kalimantan dimana Komda Kalsel dipilih menjadi tuan rumah dan peserta kegiatan tersebut merupakan kader-kader dari setiap komda di Kalimantan yang telah mengikuti dan lulus Kusus Kepemimpinan Dasar (KKD) di masing-masing Komda ataupun Komcab.

sejalan dengan itu, rabu (21/06) bertempat di sekretariat Keuskupan Banjarmasin Pengurus Daerah Pemuda Katolik Komda Kalsel mengadakan audiensi dengan Bapa Uskup Banjarmasin adapun hal-hal yang disampaikan pada pertemuan kali ini yaitu Penyerahan tembusan SK Kepengurusan Komda Kalsel dan juga melaporkan kegiatan Komda Selanjutnya serta sekaligus melaporkan kesiapan untuk menjadi tuan rumah dalam kegiataan KKM regional Kalimantan.

Dalam pemaparannya kepada uskup Ketua Komda Kalsel FX. Rudy menyampaikan beberapa program yang akan dilaksanakan Komda Kalsel diantaranya Mapenta di beberapa Komcab, dan KKD se – Kalimantan Selatan yang pelaksanaannya di –handle langsung oleh Komda Kalsel mengingat beberapa komcab di bawah Komda Kalsel yang baru terbentuk sehingga lebih efektif dan efisien untuk beberapa kegiatan dilaksanakan bersamaan selama kegiatan tersebut tidak bertentangan dengan ketentuan yang berlaku di Pemuda Katolik.

menanggapi pemaparan yang disampaikan oleh Komda Kalsel Mgr. Petrus menyampaikan bahwa Audiensi ini sangat bagus dan saya sangat senang. “Menurut saya, apapun kegiatan Pemuda Katolik Komda Kalsel yang sifatnya mendidik kaum muda dan melibatkan banyak orang dan demi kepentingan masyarakat saya sangat mendukung” ucapnya.

“yang jelas kita sebagai tuan rumah akan memastikan bahwa KKM ini akan berjalan sesuai dengan aturan dan ketentuan. itu sebabnya kita di Komda Kalsel mengadakan MAPENTA dan KKD dulu, selain sebagi syarat KKM juga agar kader – kader kita merasakan kenikmatan berproses di Pemuda Katolik, jadi bukan karbitan” tegas Ketua Komda Kalsel yang juga bendahara Komisi HAK dan Kerawam Keuskupan Banjarmasin. (ast)

Sticky
0
June 18, 2017

Komcab Pangkalpinang “Bukber Bareng” Pemuda Lintas Agama di Panti Asuhan

Komcab Pangkalpinang dan Pemuda Lintas Agama di Panti Asuhan Al Ikhlas Pangkalpinang, Sabtu (17/6). (dok.tribunews)

Pangkalpinang – Bertempat di Panti Asuhan Al Ikhlas Pangkalpinang, sabtu (17/6) Pemuda Katolik Komcab Pangkalpinang beserta Pemuda Lintas Agama yang terdiri dari GP Ansor, Muhammadiyah, Makin, Gemabudhi, Kristen, dan para siswa seminari Mario John Boen menggelar acara Buka Puasa Bersama yang diinisiasi oleh Komcab Pangkalpinang.

Dalam acara tersebut hadir juga Romo Hans selaku Ketua Komisi Kerawan Keuskupan Pangkalpinang dan Ustaz Fatoni yang hadir serta memberikan  tausiyah. acara berjalan dengan lancar dan penuh keakraban antar pemuda -pemuda lintas agama serta diselingi canda tawa yang menambah kehangatan suasana.

Ketua Pemuda Katolik Komcab Pangkalpinang, Gunawan Tjen menegaskan bahwa kehadiran pemuda lintas agama dalam kegiatan buka puasa bersama di Panti Asuhan Al Ihklas merupakan bukti komitmen bersama untuk merawat kebhinekaan di Kota Pangkalpinang khususnya dan Bumi Serumpun Sebalai umumnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan penghuni panti asuhan, atas kesediaan memberikan tempat dan waktu dilaksanakan buka puasa bersama. Terima kasih atas kesediaan tulus dari teman-teman pemuda lintas agama yang datang dan hadir bersama dalam acara buka puasa bersama. Ini bukti motivasi dan komitmen bersama untuk merajut kebhinekaan, meningkatkan silahturahmi dan kualitas toleransi umat beragama di Bangka Belitung,” kata Gunawan Tjen.

Pastor Hans mengisahkan bahwa kebiasaan puasa juga ada dalam tradisi gereja Katolik.

“Doa, puasa dan amal dalam tradisi gereja Katolik merupakan satu kesatuan. Puasa bukan hanya soal menahan rasa haus dan lapar tetapi puasa terhadap segala bentuk tindakan kekerasan, ketidakadilan, intoleransi. Ini harus menjadi komitmen bersama untuk membangun bangsa dan negara,” harap Pastor Hans.

Ustaz Fatoni mengharapkan agar semua pemuda lintas agama semakin meningkatkan kualitas toleransi umat beragama di Bangka Belitung karena Bumi Serumpun Sebalai sudah terkenal dengan toleransinya.

“Mari kita perkuat ikatan persaudaraan dan toleransi,” kata Ustaz Fatoni.

Pada acara ini juga diberikan santunan untuk anak-anak di  Panti Asuhan Al Ikhlas, Pangkalpinang. (ast)

Sticky
0