Login
or
Register

Kegiatan & Berita

  • 13 Dec 2018
    HIDUPKATOLIK.com – Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pemuda Katolik periode 2015-2018, dr Karolin Margret Natasa, secara mufakat telah terpilih kembali sebagai Ketua Umum dalam Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik 2018 yang berlangsung di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada 7-9 Desember 2018 lalu. Dalam kesempatan usai Misa Pembukaan Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik bersama Uskup Agung Kupang, Mgr Petrus […]
  • 10 Dec 2018
    dr. Karolin Margret Natasa menjadi ketua umum terpilih secara aklamasi karena mendapat dukungan penuh 20 Komda Pemuda Katolik POS-KUPANG.COM | KUPANG – Riuh tepuk tangan dan pekikan ‘Pro Ecclesia Et Patria’ tak hentinya diteriakan saat pimpinan sidang dalam Kongres XVII Pemuda Katolik membacakan ketetapan dr. Karolin Margret Natasa sebagai Ketua Umum Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) […]
  • 10 Dec 2018
     KUPANG – Bupati Landak Karolin Margret Natasa terpilih kembali menjadi Ketua Umum Pemuda Katolik periode 2018-2021 di acara Kongres XVII Pemuda Katolik, yang digelar Swiss-Belin Kristal Hotel, Kupang, Minggu (9/12) pagi. Karolin direkomendasikan dan didukung oleh 20 Komisariat Daerah definitif dari seluruh Indonesia dan terpilih secara aklamasi. “Kongres Pemuda Katolik menetapkan Saudari dr. Karolin Margret Natasa […]
  • 09 Dec 2018
     HIDUPKATOLIK.com – Kongres Nasional Pemuda Katolik XVII tengah berlangsung di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 7-9 Desember 2018. Tetapi pada Jumat, rombongan dari Komda Bangka Belitung (Babel) tampak baru tiba pada pukul sembilan malam. Meski demikian hal itu tidak menyurutkan semangatnya, sebagaimana disampaikan oleh Ketua Komda Babel, Me Hoa. Ia percaya, melalui Organisasi Kepemudaan Pemuda Katolik […]
  • 08 Dec 2018
    HIDUPKATOLIK.com – Beberapa pengurus Pemuda Katolik diantaranya dari Komisariat Daerah (Komda) Jawa Barat dan DKI Jakarta dengan peserta dari Komisariat Cabang (Komcab), Jumat pukul dua dini hari, 7/12, tampak berkumpul di terminal 2E Bandara Soekarno Hatta. Mereka bersiap untuk berangkat ke Kupang, menghadiri Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik. “Masih ada kloter lainnya yang juga akan berangkat. Tetapi […]
  • 28 Oct 2017
    Bogor, Jawa Barat – Bertempat di  Hotel Padjajaran Suites Rapat Pimpinan Nasional II Pemuda Katolik resmi digelar (27/10), Rapimnas II Pemuda Katolik Sendiri di buka dengan resmi oleh Uskup Keuskupan Bogor Mgr Paskalis Bruno Syukur. Dalam sambutannya ketika membuka Rapimnas, Mgr. Paskalis mendorong pemuda pada umumnya dan Pemuda Katolik pada khususnya untuk terlibat dalam membangun bangsa […]
Wakil Ketua MPR: Pemuda Katolik Harus 100% Katolik 100% Indonesia
May 15, 2015

Wakil Ketua MPR: Pemuda Katolik Harus 100% Katolik 100% Indonesia

wakil mpr

Jakarta – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Oesman Sapta Odang mengharapkan Pemuda Katolik (PK) harus menjadi 100 persen Katolik dan 100 persen Indonesia.

Hal ini disampaikannya dalam acara seminar yang bertemakan “Pemuda Katolik Sebagai Oikos Habitus Kader Bangsa dan Gereja,” yang diselenggarakan Pengurus Pusat Pemuda Katolik di Gedung Juang, Jakarta Pusat pada Jumat (21/11).

Dalam acara tersebut, selain Oesman Sapta, hadir juga sebagai pembicara politisi partai Gerindra Martin Hutabarat, politisi partai PKB Lukman Eddy, politisi partai PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira, dan Koordinator Formappi Sebastian Salang.

“Saya harapkan Pemuda Katolik, sebagaimana yang dikatakan Uskup Pertama Indonesia Soegijapranata harus menjadi 100 persen Katolik dan 100 persen Indonesia,” kata Oesman ketika memberikan sambutan.

Oesman menuturkan bahwa prinsip yang sama bisa diterapkan bagi agama atau suku lain. Selain menjadi 100 persen suku atau agama tertentu, setiap warga Indonesia harus menjadi 100 persen Indonesia.

“Bisa saja kita menjadi 100 persen Islam sekaligus 100 persen Indonesia,”tandasnya.

Oesman juga menuturkan bahwa bangsa Indonesia sedang menghadapi berbagai persoalan terkait isu SARA. Selain itu, menurutnya, isu korupsi juga menjadi persoalan utama.

“Pemuda Katolik dapat terlibat untuk mengatasi persoalan bangsa terutama terkait konflik SARA. Salah satu caranya dengan sosialisasi empat pilar, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,”tegasnya.

Sementara Ketua Umum Pemuda Katolik Agustinus Tamo Mbapa mengungkapkan tiga persoalan utama yang dihadapi bangsa Indonesia, yakni korupsi, politik transaksional, dan kenaikan harga BBM.

“Masalah yang paling krusial adalah masalah korupsi karena menyengsarakan rakyat,” ujar Agustinus dalam pidato pembukaannya.

Dia mengharapkan agar politik transaksional di parlemen dan kabinet segera diakhiri. Selain itu, lanjutnya, pemerintah harus memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait kenaikan harga BBM.

“Pemuda Katolik siap menjadi organisasi yang akan mengkawal pemerintah sehinggga kebijakan-kebijakannya pro-rakyat,” tegasnya.

Yustinus Paat/AF

Suara Pembaruan

Sticky
0
Pemuda Katolik Indonesia Kecewa Jokowi-JK Menaikkan Harga BBM
May 15, 2015

Pemuda Katolik Indonesia Kecewa Jokowi-JK Menaikkan Harga BBM

jkw

Jakarta – Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Indonesia Agustinus Tamo Mbapa mengaku kecewa dengan keputusan pemerintah Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) yang telah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

“Pemuda Katolik tolak kenaikan BBM karena pemerintahan Jokowi tidak etis dan irasional menaikan harga BBM di saat harga minyak dunia turun drastis,” ujarnya seperti dilansir dalam laman beritasatu.com, Selasa (18/11).

Selain itu, menurut Agustinus, pemerintahan Jokowi dinilai telah gagal memberikan penjelasan yang utama atas kenaikan harga BBM.

“Pemerintahan Jokowi hanya produksi kemiskinan baru tanpa kebijkan solutif seperti yang dijanjikan pada saat kampanye politik,” ujarnya.

Pemuda Katolik, lanjut Agustinus, semakin khawatir atas visi misi pemerintahan Jokowi yang pro pasar dan mengorbankan kepentingan rakyat. [beritasatu/SN]

Sticky
0
MPR: Pemuda Katolik agar Kawal 4 Konsensus Kebangsaan
May 15, 2015

MPR: Pemuda Katolik agar Kawal 4 Konsensus Kebangsaan

mpr

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA 11 november 2014 – Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta Odang meminta Pemuda Katolik untuk tetap mengawal dan memperkuat pelaksanaan empat konsensus dasar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Pemuda Katolik sebagai bagian integral dari Gereja Katolik sedunia menjadi satu kekuatan besar yang diharapkan bisa berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Pemuda Katolik harus mampu menjadi contoh dalam menjalin kerja sama yang positif dalam masyarakat Indonesia yang majemuk,” ujar Oesman Sapta Odang saat menerima audiensi dengan jajaran Pengurus Pusat Pemuda Katolik di Ruang Kerjanya di Gedung MPR RI, Jakarta, Senin (10/11/2014).

Oesman berharap generasi muda khususnya Pemuda Katolik menjadi pelopor dalam memajukan kehidupan bangsa dan negara. Karena itu dia menekankan pentingnya mengubah cara berpikir sehingga kontribusi Pemuda Katolik bisa membawa manfaat yang lebih besar dalam ikut serta memajukan bangsa dan negara.

Wakil Ketua MPR asal Kalimantan Barat ini menyambut baik undangan dari Pemuda Katolik untuk menjadi pembicara dalam kegiatan Pemuda Katolik, antara lain Kursus Kepemimpinan Lanjutan (KKL) di Jakarta pada 21-22 Nopember 2014, dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Pemuda Katolik di Ambon ibukota Propinsi Maluku pada 28-30 Nopember 2014.

Oesman berharap kepada Pemuda Katolik untuk menjalin kerja sama dengan komponen pemuda lainnya dalam rangka memperkuat pelaksanaan konsensus dasar kebangsaan. “Kami di MPR RI mendukung kegiatan Pemuda Katolik termasuk menjalin kerja sama untuk memajukan bangsa,” tutur Oesman.

Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Agustinus Tamo Mbapa mengundang Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang untuk menjadi salah satu pembicara dalam dua kegiatan Pemuda Katolik pada Nopember ini. Rapimnas Pemuda Katolik kali ini mengangkat tema “Menuju Indonesia Menjadi Poros Maritim Dunia”.

Dalam kesempatan itu, Agustinus Tamo Mbapa yang akrab disapa Gustaf ini, didampingi jajaran Pengurus Pusat Pemuda Katolik yakni Frederikus Lusti Tulis, Roby Rening, Niko Hari Gunawan, Marcia S.S. Welliken, Hendrik Jauhari Oratmangun, Alfred Edomeko, dan Friederich Batari.

Sticky
0
Pilih Menteri, Jokowi Diminta Transparan
May 15, 2015

Pilih Menteri, Jokowi Diminta Transparan

acehKetua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Agustinus Tamo Mbapa meminta Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi) agar transparan dalam proses seleksi calon anggota kabinet. Hal itu supaya ada partisipasi dan masukan masyarakat dalam menentukan menteri.

“Pak Jokowi harus terbuka dalam proses seleksi calon kabinet agar publik menilai rekam jejak figur yang akan duduk di jajaran kabinet,” kata Agustinus dalam diskusi bertema “Dinamika Politik dan Implementasinya” yang diselenggarakan Pengurus Pusat Pemuda Katolik di Kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Jakarta, Jumat (17/10).

Ia mengharapkan Jokowi konsisten mendorong proses seleksi yang transparan dan akuntabel. Pasalnya, sejak awal Jokowi meminta rakyat atau publik untuk mengusulkan nama calon menteri. Namun, hingga saat ini, publik tidak mengetahui bagaimana proses seleksi calon kabinet.

“Berapa calon yang diseleksi dan bagaimana hasil seleksinya, publik tidak mengetahui. Jadi proses ini agaknya tertutup,” ujarnya.

Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang yang juga menjadi pembicara dalam diskusi itu mendukung sikap Pemuda Katolik dalam mengkritisi proses seleksi kabinet Jokowi.

Menurutnya, zaman Presiden SBY terbuka dalam proses seleksi sehingga publik bisa ikut menilai rekam calon. Jokowi diharapkan bisa mendorong proses seleksi kabinet secara transparan. [Berita Satu]

Sticky
0
DPP Pemuda Katolik Komitmen Kawal Isu Pengembangan Maritim
May 15, 2015

DPP Pemuda Katolik Komitmen Kawal Isu Pengembangan Maritim

pers

Jakarta, Sayangi.com 25 September 2014 – Sebagai sebuah negara yang memiliki kawasan laut mayoritas, Indonesia semestinya mampu mengubah cara pandang pembangunan; dari pembangunan berbasis daratan (land based development) menjadi pembangunan yang berorientasi kelautan (Ocean base development).

Demikian disampaikan Agustinus Tamo Mbapa ketua umum pengurus pusat pemuda katolik dalam acara diskusi publik bertajuk “pemberdayaan potensi maritim bagi kesejahterahaan masyarakat daerah”, yang diselenggarakan di gedung Jakararta Media Center, Kebon Siri, Kamis,( 25/9).

Pria yang akrab disapa Gustaf ini menjelaskan bahwa, potensi dan sumber daya kelautan kita jika dimaksimalkan akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan bangsa.

“Terlalu banyak potensi yang belum dimaksimalkan negara seperti perikananan, pariwisata bahari, energi, mineral, minyak dan gas bumi dan masih banyak lagi lainnya yang belum kita maksimalkan pemberdayaannya”, ucap Gustaf.

Senada dengan Gustaf, anggota DPD terpilih Nono Sumpono mengatakan bahwa Indonesia perlu membangun regulasi yang meletakan Indonesia sebagai negara poros bahari dunia yang stategis.

“Yang menarik dari negara kita adalah luas lautan kita sangat besar dan ini seharusnya ini menjadi kekuatan ekonomi negara yang strategis,”ujar Nono.

Diskusi yang dimoderatori oleh Elias Dabur ini, Selain menghadirkan Nono Sumpomo Instiawati Ayu, Ibrahim Meda, Engelina Patisina dan Aleks Retra Ubun sebagai narasumber.

Diskusi ini sendiri adalah bagian dari rangkain kegiatan yang akan dilaksanakan oleh DPP Pemuda Katolik dalam rangka pelaksanaan rapat kerja pengurus Pusat Pemuda Katolik yang akan dalam waktu dekat.

Kepada Wartawan Sayangi.com ketua Panitia pelaksana Yohanes Yerikoh Fernando menjelaskan bahwa isu maritim adalah salah satu materi yang akan dibahas secara intens dalam rapat kerja nantinya.

“Isu maritim ini adalah isu yang startegis dan Pemuda Katolik tentu akan mengagendakan beberapa program mengawal isu tersebut, ” tutup Yerikoh.

Sticky
0
Visi Pemuda Katolik Kedepan Dibahas dalam Rapimnas di Sulut
May 15, 2015

Visi Pemuda Katolik Kedepan Dibahas dalam Rapimnas di Sulut

IMG_20140705_133646Manado (MSN) – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) DR. Sinyo Harry Sarundajang didampingi Asisten Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Bidang Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen, SE, MS, menerima kunjungan Ketua Umum Pemuda Katolik Pusat Agustinus Tamo Mbapa, Msi dan Ketua Pemuda Katolik Sulut Ferlansius Pangalila SH, MH pada Sabtu 5 Juli 2014 di Kediaman Rumah Dinas Gubernur, Bumi Beringin, Manado.

Dalam pertemuan tersebut Ketua Umum Pemuda Katolik Pusat melaporkan tentang pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Pemuda Katolik yang sedang berlangsung di Wisma Montini, tanggal 4-6 Juli 2014. Menurut Mbapa even ini sangat strategis karena membahas tentang visi Pemuda Katolik kedepan dan juga sebagai ajang promosi bagi Sulawesi Utara itu sendiri terutama sektor pariwisatanya.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Sulawesi Utara mengapresiasi peran Pemuda Katolik selama ini yang telah memberi warna terhadap perjalan hidup bangsa dan berharap Pemuda Katolik lebih mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan dan mengajak para Pemuda Katolik mampu berpikir dan melahirkan karya-karya hebat yang inovatif dan mampu merobah bangsa ini dari keterpurukan.

Gubernur Sulut juga berpesan agar Pemuda Katolik mampu berkontribusi terhadap demikrasi di Indonesia dengan berpartisipasi aktif terhadap pemilihan Presdien dan Wakil Presiden tanggal 9 Juli 2014 mendatang. (Humas Pemprov Sulut/HP).

Sticky
0
SHS: Generasi Muda Harus Lahirkan Karya Hebat
May 15, 2015

SHS: Generasi Muda Harus Lahirkan Karya Hebat

IMG_20140705_133646

MANADO—Peran generasi muda tak dapat dipisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia. Semenjak persiapan sampai pada deklarasi kemerdekaan, campur tangan para pemuda lintas sektor nyata dirasakan. Bahkan dari organisasi kepemudaan lahirlah Sumpah Pemuda. Membahas berbagai hal termasuk bagaimana memajukan bangsa ini, Pemuda Katolik menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Wisma Montini. Dari Rapimnas tersebut lahirlah berbagai macam gagasan untuk membangun bangsa tercinta.

“Rapimnas ini sangat strategis karena membahas tentang visi Pemuda Katolik dalam memberi sumbangsih bagaimana membangun bangsa Indonesia,” jelas Ketua Umum Pemuda Katolik Pusat Agustinus Tamo Mbapa MSi sambil menambahkan, akan mempromosikan potensi wisata di Sulut.

Menurut Jubir Pemprov Dr Jemmy Kumendong, Sabtu (5/7) lalu, Tamo bersama Ketua Pemuda Katolik Sulut Ferlansius Pangalila SH MH melaporkan kegiatan tersebut kepada Gubernur Sulut Dr SH Sarundajang di Gubernuran Bumi Beringin Manado. SHS kemudian mengapresiasi peran Pemuda Katolik yang telah memberi warna terhadap perjalanan hidup bangsa dan berharap Pemuda Katolik mampu memberikan kontribusi nyata pada pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan. “Pemuda Katolik harus mampu berpikir dan melahirkan karya-karya hebat yang inivatif serta mampu mengangkat bangsa ini dari keterpurukan,” jelas gubernur dua periode ini sembari mengimbau pemuda Katolik untuk menyukseskan pesta demokrasi rakyat Indonesia dengan berpartisipasi aktif dalam pemilihan presiden dan wakil presiden 9 Juli mendatang.(ctr-23/gyp)

Sticky
0
Gubernur Harap Pemuda Katolik Berpartisipasi Aktif Dalam Pilpres
May 15, 2015

Gubernur Harap Pemuda Katolik Berpartisipasi Aktif Dalam Pilpres

sarundajangManado-Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang (SHS) saat menerima kunjungan Ketua Umum Pemuda Katolik Pusat Agustinus Tamo Mbapa, Msi, menyatakan apresiasinya karena peran pemuda Katolik selama ini yang telah memberi warna terhadap perjalanan hidup bangsa Indonesia.

Untuk itu, SHS saat didampingi Asisten Sekretaris Daerah Prov Sulut Bidang Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen, SE, MS,berharap Pemuda Katolik lebih mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan dan mengajak para pemuda Katolik mampu berpikir dan melahirkan karya-karya hebat yang inovatif dan mampu merobah bangsa ini dari keterpurukan.

Gubernur juga berpesan pada Mbapa yang saat itu didampingi Ketua Pemuda Katolik Sulut Ferlansius Pangalila SH, MH pada Sabtu 5 Juli 2014 di kediaman rumah dinas gubernur di Bumi Beringin Maando, mampu berkontribusi terhadap demokrasi di Indonesia dengan berpartisipasi aktif terhadap pemilihan Presdien dan Wakil Presiden tanggal 9 Juli 2014 mendatang.

Diketahui, kedatangan Mbapa ke Sulut terkait pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Pemuda Katolik yang berlangsung di Wisma Montini, tanggal 4 sampai 6 Juli 2014.

Menurut Mbapa, even ini sangat strategis karena membahas tentang visi pemuda katolik kedepan dan juga sebagai ajang promosi bagi Sulawesi Utara itu sendiri terutama sektor pariwisata.(buds).

Sticky
0
Gubernur Sulut Terima Ketua Umum Pemuda Katolik
May 15, 2015

Gubernur Sulut Terima Ketua Umum Pemuda Katolik

IMG_20140705_133646

Gubernur Sulut berfoto bersama Ketua Umum Pemuda Katolik Pusat Agustinus Tamo Mbapa M.Si dan Ketua Pemuda Katolik Sulut Ferlansius Pangalila SH MH

Sulut, (ASPIRASInews.com) 6 Juli 2014

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) DR. Sinyo Harry Sarundajang didampingi Asisten Sekretaris Daerah Prov Sulut Bidang Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen SE MS, menerima kunjungan Ketua Umum Pemuda Katolik Pusat Agustinus Tamo Mbapa Msi dan Ketua Pemuda Katolik Sulut Ferlansius Pangalila SH MH, pada Sabtu (5/7), di Kediaman Rumah Dinas Gubernur Bumi Beringin Manado.

Dalam pertemuan tersebut Ketua Umum Pemuda Katolik Pusat melaporkan tentang pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Pemuda Katolik yang sedang berlangsung di Wisma Montini, tanggal 4 – 6 Juli 2014.

“Iven ini sangat strategis karena membahas tentang visi pemuda katolik kedepan dan juga sebagai ajang promosi bagi Sulawesi Utara itu sendiri terutama sektor pariwisatanya,” kata Mbapa.

Dalam kesempatan tersebut, Sarundajang mengapresiasi peran pemuda Katolik selama ini yang telah memberi warna terhadap perjalan hidup bangsa.

“Kami harap Pemuda Katolik lebih mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan, serta mengajak para pemuda katolik mampu berpikir dan melahirkan karya-karya hebat yang inovatif dan mampu merobah bangsa ini dari keterpurukan,” kata Sarundajang.

Sarundajang juga berpesan agar Pemuda Katolik mampu berkontribusi terhadap demokrasi di Indonesia dengan berpartisipasi aktif terhadap pemilihan Presdien dan Wakil Presiden tanggal 9 Juli 2014 mendatang. (vdy)

Sticky
0
Ferlansius Pangalila Terpilih Ketua Pemuda Katolik Sulut
May 15, 2015

Ferlansius Pangalila Terpilih Ketua Pemuda Katolik Sulut

FERLAN_PANGALILA_ok_23061441MANADO  19 november 2013– Musyawarah Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Sulut yang digelar 15-17 November 2013 di Hotel Sahid, berlangusung sukses. Ferlansius Pangalila SH., MH berhasil terpilih sebagai ketua. Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tomohon ini mengalahkan kandidat lainnya Jefifany Mawey, S.Sos., MSi.

Persaingan untuk memperebutkan kursi orang nomor satu di Pemuda Katolik Sulut ini berlangsung ketat. Di putaran final, Ferlansius meraih 8 suara dan Jefifany memperoleh 7 suara. Suasana pemungutan suara berlangsung tegang. Kedua kandidat saling kejar-kejaran suara. Skor sempat berimbang 7-7. Satu suara terakhir memenangkan Ferlan-sapaan akrabnya.

Suasana hening langsung berubah gemuruh. Pendukung anggota KPU Tomohon ini langsung meluapkan kegembiraannya. Sejurus kemudian, pimpinan sidang langsung menetapkan hasil muskomda dengan agenda ketua terpilih Ferlansius Pangalila.

“Saya berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh teman-teman”, ungkap Ferlan, lulusan magister hukum dari Universitas Indonesia ini. Lebih membanggakan lagi, kemenangan tersebut diakui Ferlan, diperoleh lewat proses yang berintegritas. “Karena komitmen yang saya bangun dengan pemegang-pemegang hak suara yaitu tekad saya untuk membesarkan Pemuda Katolik di Sulut”, ujar pengganti Julius Tumilantouw SE., ME.

Menurutnya, Pemuda Katolik sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, adalah organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan yang bernuansa keagamaan yang independen dan berasaskan Pancasila dan UUD 1945 serta tunduk pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Pemuda Katolik adalah organisasi yang tidak berafiliasi dengan partai politik manapun. Itu tegas tercantum dalam AD/ART. Ini adalah organisasi pengkaderan dan laboratorium calon-calon pemimpin”, tegas Ferlan.

Ketua Umum PP Pemuda Katolik Agustinus Tamo Mbapa SSos., Msi usai muskomda langsung memberikan selamat kepada ketua terpilih. “Selamat atas terpilihnya ketua yang baru. Proses pemilihan telah berjalan demokratis dan mengacu pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga”, paparnya. Menurutnya, muskomda kali ini selain berlangsung sukses juga dihadiri oleh banyak perwakilan pengurus pusat. Selain ketua umum, pengurus pusat yang hadir yakni Ketua PP Emmanuel Tular, Ketua PP Fredi Tulis, Ketua PP Venny P, Wasekjen Venny P, Nova P, Ketua Korwil Suluttenggo Lexi Mantiri dan Sekretaris Stephanus Mangoting. Termasuk juga Sekretaris Dewan Pembina  PP Frans Tular.

Di tempat yang sama Ketua Dewan Pembina Drs. Harold Pratasik mengaku pemilihan ketua periode 2013-2016 telah berjalan sesuai tata tertib yang disepakati peserta muskomda dan AD/ART. “Dalam setiap pemilihan, pasti ada pihak yang menang dan ada yang kalah. Bagi yang menang janganlah membusungkan dada dan kalah jangan tundukkan kepala. Ini adalah kemenangan semua Pemuda Katolik”, jelasnya. Saat ini menurut Harold yang juga mantan Ketua Pemuda Katolik Sulut ini, ketua terpilih dan kabinet yang akan disusun harus fokus untuk mengibarkan panji-panji Pemuda Katolik di Sulut.

Menariknya, perebutan posisi ketua harus ditentukan oleh suara terakhir. Sebelumnya pada putaran pertama pengusulan calon, Ferlansius Pangalila meraih 5 suara, Fanny Mawey memperoleh 3 suara, Petrus Rampengan 3 suara, abstain 4 suara. Kandidat lainnya Lexi Mantiri memilih tidak mencalonkan diri dan mendukung Ferlan. Di putaran final, giliran Petrus Rampengan yang mundur dari pencalonan dan mendukung Fanny. Di putaran final, Ferlan tetap unggul dengan 8 suara dan Fanny 7 suara.

Saat penetapan tata tertib, diputuskan pengurus pusat 2 suara, dewan pembina 1 suara, ketua demisioner 1 suara. Dan suara dari cabang-cabang yakni Manado, Minahasa, Tomohon, Mitra, Minut, Bitung, Talaud, Bolmong, Boltim, Bolsel dan Kotamobagu. Total suara 15. “Pengurus pusat 2 suara, selain merupakan keputusan peserta sidang juga sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga sesuai dengan kongres di Pontianak, Kalbar tahun 2012”, jelas Ketua PP Fredi Tulis yang juga pimpinan sidang.

“Minggu ini sudah akan ada struktur pengurus pengurus yang baru dan secepatnya akan dilantik oleh pengurus pusat”, tambah Ferlan yang juga ketua tim formatur. Formatur lainnya yakni ketua komda demisioner, ketua dewan pembina demisioner, pengurus pusat, Komcab Manado, Komcab Minut dan Komcab Bitung. “Direncanakan pelantikan akan dilaksanakan Desember mendatang”, tukasnya. (lex)

Sticky
0