Login
or
Register

Kegiatan & Berita

  • 28 Oct 2017
    Bogor, Jawa Barat – Bertempat di  Hotel Padjajaran Suites Rapat Pimpinan Nasional II Pemuda Katolik resmi digelar (27/10), Rapimnas II Pemuda Katolik Sendiri di buka dengan resmi oleh Uskup Keuskupan Bogor Mgr Paskalis Bruno Syukur. Dalam sambutannya ketika membuka Rapimnas, Mgr. Paskalis mendorong pemuda pada umumnya dan Pemuda Katolik pada khususnya untuk terlibat dalam membangun bangsa […]
  • 30 Apr 2017
    Kehadiran dan geliat Pemuda Katolik semakin diminati banyak pihak. Terbukti dalam gelaran Muskomda Pemuda Katolik Provinsi Bangka Belitung pada 29-30 April 2017 sebanyak  3 (tiga) orang kandidat ketua bersaing memperebutkannya. Ferdinan Widyantoro dari Komcab Pangkalpinang, secara terbuka telah diusulkan Komcabnya untuk menjadi Bakal Calon Ketua. Pengusaha muda ini sudah didaulat menjadi bakal calon sebelum proses […]
Gubernur Sulut Terima Ketua Umum Pemuda Katolik
May 15, 2015

Gubernur Sulut Terima Ketua Umum Pemuda Katolik

IMG_20140705_133646

Gubernur Sulut berfoto bersama Ketua Umum Pemuda Katolik Pusat Agustinus Tamo Mbapa M.Si dan Ketua Pemuda Katolik Sulut Ferlansius Pangalila SH MH

Sulut, (ASPIRASInews.com) 6 Juli 2014

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) DR. Sinyo Harry Sarundajang didampingi Asisten Sekretaris Daerah Prov Sulut Bidang Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen SE MS, menerima kunjungan Ketua Umum Pemuda Katolik Pusat Agustinus Tamo Mbapa Msi dan Ketua Pemuda Katolik Sulut Ferlansius Pangalila SH MH, pada Sabtu (5/7), di Kediaman Rumah Dinas Gubernur Bumi Beringin Manado.

Dalam pertemuan tersebut Ketua Umum Pemuda Katolik Pusat melaporkan tentang pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Pemuda Katolik yang sedang berlangsung di Wisma Montini, tanggal 4 – 6 Juli 2014.

“Iven ini sangat strategis karena membahas tentang visi pemuda katolik kedepan dan juga sebagai ajang promosi bagi Sulawesi Utara itu sendiri terutama sektor pariwisatanya,” kata Mbapa.

Dalam kesempatan tersebut, Sarundajang mengapresiasi peran pemuda Katolik selama ini yang telah memberi warna terhadap perjalan hidup bangsa.

“Kami harap Pemuda Katolik lebih mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan, serta mengajak para pemuda katolik mampu berpikir dan melahirkan karya-karya hebat yang inovatif dan mampu merobah bangsa ini dari keterpurukan,” kata Sarundajang.

Sarundajang juga berpesan agar Pemuda Katolik mampu berkontribusi terhadap demokrasi di Indonesia dengan berpartisipasi aktif terhadap pemilihan Presdien dan Wakil Presiden tanggal 9 Juli 2014 mendatang. (vdy)

Sticky
0
Ferlansius Pangalila Terpilih Ketua Pemuda Katolik Sulut
May 15, 2015

Ferlansius Pangalila Terpilih Ketua Pemuda Katolik Sulut

FERLAN_PANGALILA_ok_23061441MANADO  19 november 2013– Musyawarah Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Sulut yang digelar 15-17 November 2013 di Hotel Sahid, berlangusung sukses. Ferlansius Pangalila SH., MH berhasil terpilih sebagai ketua. Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tomohon ini mengalahkan kandidat lainnya Jefifany Mawey, S.Sos., MSi.

Persaingan untuk memperebutkan kursi orang nomor satu di Pemuda Katolik Sulut ini berlangsung ketat. Di putaran final, Ferlansius meraih 8 suara dan Jefifany memperoleh 7 suara. Suasana pemungutan suara berlangsung tegang. Kedua kandidat saling kejar-kejaran suara. Skor sempat berimbang 7-7. Satu suara terakhir memenangkan Ferlan-sapaan akrabnya.

Suasana hening langsung berubah gemuruh. Pendukung anggota KPU Tomohon ini langsung meluapkan kegembiraannya. Sejurus kemudian, pimpinan sidang langsung menetapkan hasil muskomda dengan agenda ketua terpilih Ferlansius Pangalila.

“Saya berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh teman-teman”, ungkap Ferlan, lulusan magister hukum dari Universitas Indonesia ini. Lebih membanggakan lagi, kemenangan tersebut diakui Ferlan, diperoleh lewat proses yang berintegritas. “Karena komitmen yang saya bangun dengan pemegang-pemegang hak suara yaitu tekad saya untuk membesarkan Pemuda Katolik di Sulut”, ujar pengganti Julius Tumilantouw SE., ME.

Menurutnya, Pemuda Katolik sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, adalah organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan yang bernuansa keagamaan yang independen dan berasaskan Pancasila dan UUD 1945 serta tunduk pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Pemuda Katolik adalah organisasi yang tidak berafiliasi dengan partai politik manapun. Itu tegas tercantum dalam AD/ART. Ini adalah organisasi pengkaderan dan laboratorium calon-calon pemimpin”, tegas Ferlan.

Ketua Umum PP Pemuda Katolik Agustinus Tamo Mbapa SSos., Msi usai muskomda langsung memberikan selamat kepada ketua terpilih. “Selamat atas terpilihnya ketua yang baru. Proses pemilihan telah berjalan demokratis dan mengacu pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga”, paparnya. Menurutnya, muskomda kali ini selain berlangsung sukses juga dihadiri oleh banyak perwakilan pengurus pusat. Selain ketua umum, pengurus pusat yang hadir yakni Ketua PP Emmanuel Tular, Ketua PP Fredi Tulis, Ketua PP Venny P, Wasekjen Venny P, Nova P, Ketua Korwil Suluttenggo Lexi Mantiri dan Sekretaris Stephanus Mangoting. Termasuk juga Sekretaris Dewan Pembina  PP Frans Tular.

Di tempat yang sama Ketua Dewan Pembina Drs. Harold Pratasik mengaku pemilihan ketua periode 2013-2016 telah berjalan sesuai tata tertib yang disepakati peserta muskomda dan AD/ART. “Dalam setiap pemilihan, pasti ada pihak yang menang dan ada yang kalah. Bagi yang menang janganlah membusungkan dada dan kalah jangan tundukkan kepala. Ini adalah kemenangan semua Pemuda Katolik”, jelasnya. Saat ini menurut Harold yang juga mantan Ketua Pemuda Katolik Sulut ini, ketua terpilih dan kabinet yang akan disusun harus fokus untuk mengibarkan panji-panji Pemuda Katolik di Sulut.

Menariknya, perebutan posisi ketua harus ditentukan oleh suara terakhir. Sebelumnya pada putaran pertama pengusulan calon, Ferlansius Pangalila meraih 5 suara, Fanny Mawey memperoleh 3 suara, Petrus Rampengan 3 suara, abstain 4 suara. Kandidat lainnya Lexi Mantiri memilih tidak mencalonkan diri dan mendukung Ferlan. Di putaran final, giliran Petrus Rampengan yang mundur dari pencalonan dan mendukung Fanny. Di putaran final, Ferlan tetap unggul dengan 8 suara dan Fanny 7 suara.

Saat penetapan tata tertib, diputuskan pengurus pusat 2 suara, dewan pembina 1 suara, ketua demisioner 1 suara. Dan suara dari cabang-cabang yakni Manado, Minahasa, Tomohon, Mitra, Minut, Bitung, Talaud, Bolmong, Boltim, Bolsel dan Kotamobagu. Total suara 15. “Pengurus pusat 2 suara, selain merupakan keputusan peserta sidang juga sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga sesuai dengan kongres di Pontianak, Kalbar tahun 2012”, jelas Ketua PP Fredi Tulis yang juga pimpinan sidang.

“Minggu ini sudah akan ada struktur pengurus pengurus yang baru dan secepatnya akan dilantik oleh pengurus pusat”, tambah Ferlan yang juga ketua tim formatur. Formatur lainnya yakni ketua komda demisioner, ketua dewan pembina demisioner, pengurus pusat, Komcab Manado, Komcab Minut dan Komcab Bitung. “Direncanakan pelantikan akan dilaksanakan Desember mendatang”, tukasnya. (lex)

Sticky
0
Rakernas Pemuda Katolik menolak pelaksanaan Ujian Nasional dalam Sistem Pendidikan Nasional
May 15, 2015

Rakernas Pemuda Katolik menolak pelaksanaan Ujian Nasional dalam Sistem Pendidikan Nasional

Rakernas Pemuda Katolik menolak pelaksanaan Ujian Nasional dalam Sistem Pendidikan Nasional

Bogor(Care) 22 Mei 2013 -Pembukaan Rakernas Pemuda Katolik diawali dengan Misa Konselebran yang dipimpin Uskup Keuskupan Bogor, Mgr Michael Angkur, OFM didampingi Romo Kristo dan Romo Max Un Bria di Gereja Katedral Jakarta. Selesai Misa Konselebran, Rakernas dilanjutkan dengan Seminar Nasional yang membahas empat topik yaitu Kepemimpinan Nasional dan Masa Depan Indonesia, Pemilu 2014 yang Berkualitas, Otonomi Daerah dan Kesejahteraan Rakyat, dan Perekonomian Indonesia di tahun Politik.

Sejumlah tokoh hadir menjadi pembicara pada Seminar tersebut antara lain, Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan, Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang, Komisioner KPU Pusat dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta anggota DPR RI dan pemimpin organisasi kepemudaan.

Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Agustinus Tamo Mbapa, mengatakan, tujuan Rakernas adalah menetapkan program kerja Pemuda Katolik periode 2013-2016 serta silabus pendidikan dan kaderisasi. Pada hari terakhir pelaksanaan Rakernas akan disampaikan rekomendasi politik terkait situasi politik terkini.

PEMUDA Katolik menegaskan komitmennya mengawal dan mensukseskan pelaksanaan Pemilu Umum (Pemilu) 2014 baik Pemilu Legislatif maupun Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres). Oleh karena itu, Pemuda Katolik mengawal seluruh proses tahapan Pemilu yang sedang berlangsung saat ini.

Demikian rekomendasi politik yang dihasilkan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pemuda Katolik di Jakarta, 21 Mei 2013. Rekomendasi politik Pemuda Katolik itu ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Agustinus Tamo Mbapa dan Karolin Margret Natasya.

Pemuda Katolik menegaskan dukungan terhadap semua calon presiden dan calon wakil presiden periode 2014-2019 dengan persyaratan capres-cawapres memenuhi kriteria antara lain memiliki integritas moral, mampu menjaga keutuhan NKRI, komitmen mensejahterakan rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke serta memberikan jaminan keamanan kepada setiap warga negara Republik Indonesia.

“Pemuda Katolik mengusulkan presiden dan wakil presiden terpilih tahun 2014 agar mengakomodir kader Pemuda Katolik menjadi Menteri Kawasan Indonesia Tertinggal,” kata Agustinus Tamo Mbapa dan DR.Karolin Margret Natasa.

Dalam Rakernas Pemuda Katolik juga bersepakat untuk mendukung pelaksanaan Pilkada di seluruh daerah di Indonesia. Pemuda Katolik juga menyatakan akan secara aktif menjadi pelopor dalam pendidikan politik masyarakat.

Selain itu, Pemuda Katolik akan menjajaki pembentukan resources center dalam rangka mendorong clean and good governance. Hal lain yang menjadi rekomendasi politik Pemuda Katolik adalah mendukung implementasi Empat Pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara; menolak kekerasan dalam bentuk apapun di bumi Indonesia; menolak pelaksanaan Ujian Nasional dalam Sistem Pendidikan Nasional; menolak Perda-Perda Syariat/Perda Agama di seluruh wilayah NKRI. Selain itu, menolak transmigrasi TNI di seluruh wilayah perbatasan NKRI serta mendukung pemekaran Propinsi Papua Selatan dengan Ibu Kota Merauke.(Doddy)

 

Sticky
0
Tamo Mbapa Pimpin PP Pemuda Katolik
May 15, 2015

Tamo Mbapa Pimpin PP Pemuda Katolik

aghtan-katolik-jatim

PONTIANAK, 2 Agustus 2012 — Agustinus Tamo Mbapa dari Komisariat Daerah Nusa Tenggara Timur terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik periode 2012-2015. Mbapa akan menggantikan Marningot Tua Natalis Situmorang.
Ketua Panitia Kongres Nasional Pemuda Katolik ke-15 Martinus Sudarno, Kamis (2/8/2012), mengatakan, Mbapa terpilih dalam pemungutan suara dua putaran.
Mbapa mengantongi 136 suara, sedangkan Rudolphus Paskalis mendapatkan 78 suara. Pemilihan berlangsung dalam Kongres Nasional Pemuda Katolik ke-15 di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, yang berakhir Rabu kemarin.
Natalis menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik periode 2006-2009 dan 2009-2012. Senin lalu, Kongres dibuka Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Taufik Kiemas.

Sticky
0
PP Pemuda Katolik Dilantik
May 15, 2015

PP Pemuda Katolik Dilantik

andiMenpora Andi Mallarangeng foto bersama PP Pemuda Katolik yang baru dilantik, di Aula Katedral Keuskupan Agung Jakarta, hari Jumat (12/10) malam. (foto: bagus/kemenpora.go.id)

 

Jakarta Jumat, 12 Oktober 2012: Menpora  Andi Mallarangeng hari Jumat (12/10) malam menghadiri dan menyaksikan pelantikan Pengurus Pusat Pemuda Katolik periode 2012-2015, di Aula Katedral Keuskupan Agung Jakarta. Pelantikan dilakukan oleh perwakilan Komisi Kerasulan Awam Konferensi Waligereja Indonesia Uskup Mg Agustinus Agus.

Ketua Umum PP Pemuda Katolik  hasil Kongres ke-15 di Pontianak bulan Agustus lalu Agustinus Tamo Mbapa, dengan Sekjen Karolin Margret Natasa, Ardy Susanto Wijoyo sebagai Bendahara Umum.

Menpora dalam sambutannya mengatakan, selama ini Pemuda Katolik memberi perannya dalam bangsa dan memberi kontribusi positif. Oleh karena itu dia berharap, selama menjalankan tugas sebagai pengurus baru, peran pemuda katolik dalam kebangsaan harus berlanjut. “Pro Ecclesia et patria-pro bono publico, bergereja untuk bangsa dan negera menjadi tekad jajaran Pemuda Katolik di seluruh Indonesia,” ujar Menpora yang disambut tepuk tangan.

Menpora berharap, pengurus yang baru melakukan sinergi program dengan Kemenpora.  Ada banyak program di Kemenpora dan banyak yang bisa dikerjasamakan antara keduanya. “Kami, Kemenpora adalah rumah bagi semua pemuda. Ada banyak program untuk membangun dan fasilitas yang bisa digunakan dan kerjasama dengan senang hati,” kata Menpora sekaligus memperkenalkan Deputi Pemberdayaan Pemuda Alfitra Salamm yang membawahi Organisasi Kepemudaan.

Sementara Agustinus Agus berpesan agar pengurus bekerja dengan menampilkan wajah gereja yang umum.  Ketua KNPI Taufan EN Rotorasiko dan Senior Pemuda Katolik Cosmas Batubara juga menyampaikan sambutan dan orasi politik yang menekankan pentingnya peran pemuda memajukan bangsa. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan MoU Pemuda Katolik dengan Badan Narkotika Negara (BNN) dan Telkomsel. (rma)

Sticky
0
Agustinus Tamo terpilih sebagai ketua PP Pemuda Katolik
May 15, 2015

Agustinus Tamo terpilih sebagai ketua PP Pemuda Katolik

kdZGOC28ww02/08/2012 – Agustinus Tamo Mbapa dari Komisariat Daerah Nusa Tenggara Timur terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik periode 2012-2015.

Mbapa akan menggantikan Marningot Tua Natalis Situmorang yang telah menjabat selama dua periode berturut-turut.Seperti yang dilansir kompas.com, Ketua Panitia Kongres Nasional Pemuda Katolik ke-15 Martinus Sudarno, Kamis (2/8/2012), mengatakan, Mbapa terpilih dalam pemungutan suara dua putaran.

Mbapa mengantongi 136 suara, sedangkan Rudolphus Paskalis mendapatkan 78 suara. Pemilihan berlangsung dalam Kongres Nasional Pemuda Katolik ke-15 di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, yang berakhir Rabu kemarin.Natalis menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik periode 2006-2009 dan 2009-2012.

Senin lalu, Kongres itu dibuka Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat  Republik Indonesia (MPR RI) Taufik Kiemas.Saat ini Pemuda Katolik telah berusia 67 tahun, yang didirikan tahun 1945, dengan jumlah anggota sekitar 680.000 orang, yang tersebar di seluruh 33 propinsi Indonesia.

Sticky
0
March 22, 2015

Audiensi Kasus Perdagangan Manusia

Foto KetumHIDUPKATOLIK.comKetua Umum Pemuda Katolik, Gustaf Tamo Mbapa bersama pengurus Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Bali melakukan audiensi dengan Uskup Denpasar Mgr Silvester Tung Kiem San di Keuskupan Denpasar, Bali, Minggu, 8/3. Dalam audiensi itu dibahas agenda penting salah satunya kasus perdagangan manusia.
Menurut Mgr San, perdagangan manusia adalah masalah kemanusiaan yang perlu mendapat perhatian serius dari seluruh elemen Gereja termasuk Pemuda Katolik. Saat ini, Indonesia merupakan salah satu negara dengan kasus perdagangan manusia terbanyak di dunia, menempati urutan kedua. Korbannya kebanyakan dari Nusa Tenggara Timur (NTT).
Untuk itu, Mgr San mengajak Pemuda Katolik menjadi garda terdepan dalam gerakan anti perdagangan manusia. Ajakan Bapa Uskup ini disambut oleh Gustaf Tamo Mbapa. Menurutnya, Pemuda Katolik khususnya di NTT juga sudah menaruh perhatian serius terhadap masalah ini.
Untuk mengantisipasi, Pemuda Katolik akan menggelar workshop dengan beberapa kepala daerah dan kepolisian di NTT. Lewat workshop itu, diharapkan lahir formula baru dan langkah konkret untuk membasmi kasus perdagangan manusia itu. “Sudah saatnya kita mengambil langkah konkret mencegah perdagangan manusia, khususnya bagi pemerintah dan aparat kepolisian di wilayah perbatasan,” kata Gustaf.
Robinson Gamar (Bali)
Sticky
0