Login
or
Register

Kegiatan & Berita

  • 28 Oct 2017
    Bogor, Jawa Barat – Bertempat di  Hotel Padjajaran Suites Rapat Pimpinan Nasional II Pemuda Katolik resmi digelar (27/10), Rapimnas II Pemuda Katolik Sendiri di buka dengan resmi oleh Uskup Keuskupan Bogor Mgr Paskalis Bruno Syukur. Dalam sambutannya ketika membuka Rapimnas, Mgr. Paskalis mendorong pemuda pada umumnya dan Pemuda Katolik pada khususnya untuk terlibat dalam membangun bangsa […]
  • 30 Apr 2017
    Kehadiran dan geliat Pemuda Katolik semakin diminati banyak pihak. Terbukti dalam gelaran Muskomda Pemuda Katolik Provinsi Bangka Belitung pada 29-30 April 2017 sebanyak  3 (tiga) orang kandidat ketua bersaing memperebutkannya. Ferdinan Widyantoro dari Komcab Pangkalpinang, secara terbuka telah diusulkan Komcabnya untuk menjadi Bakal Calon Ketua. Pengusaha muda ini sudah didaulat menjadi bakal calon sebelum proses […]
Pemuda Katolik Siap Mengkritisi Kebijakan Pemerintah Yang Tidak Pro Rakyat
May 15, 2015

Pemuda Katolik Siap Mengkritisi Kebijakan Pemerintah Yang Tidak Pro Rakyat

si

Jakarta – Suaraindependent.com: 24/11/2014 Dewan Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Menyelenggarakan kegiatan Kursus Kepemimpinan Lanjutan (KKL) dan Seminar Nasional dengan mengusung Tema “Pemuda Katolik Sebagai Oikos Habitus Kader Bangsa dan Gereja; tinjauan historis, konteks reformasi, peluang dan tantangan” di Gedung Juang jln. Menteng raya no 31, Jakarta Pusat, Jumat (21/11/2014).

Ketua Panitia, Fransiskus Alosius Edo meko dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan KKL DPP Pemuda Katolik, dilaksanakan tanggal 21-23 November 2014, dimaksudkan untuk melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang dapat menyelesaikan persoalan bangsa.

Sementara itu, Ketua Umum Pemuda Katolik Agustinus Tamo Mbapa (Gustaf) dalam pidatonya, mengungkapkan ada tiga persoalan utama yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini, diataranya adalah korupsi, politik transaksional, dan kenaikan harga BBM.

“Persoalan yang paling mengemuka, adalah korupsi karena ini merupakan kejahatan yang menyengsarakan rakyat dan politik transaksional di parlemen dan kabinet segera diakhiri.  Serta penjelasan oleh pemerintah kepada masyarakat terkait kenaikan harga BBM, dan Pemuda Katolik siap menjadi organisasi yang akan mengawal dan mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak pro-rakyat,” ungkap Gustaf.

Kegiatan KKL ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Oesman Sapta Odang.

Dalam sambutannya, Oesman sapta odang mengharapkan Pemuda Katolik (PK) harus menjadi 100 persen Katolik dan 100 persen Indonesia, sebagaimana diungkapkan oleh seorang uskup katolik Soegija Pranata.

“Prinsip tersebut syarat moral, bisa saja prinsip tersebut dimaknai sebagai 100 persen suku atau agama tertentu, setiap warga Indonesia harus menjadi 100 persen Indonesia,” ujarnya.

Dirinya menambahkan kedepannya, peranan pemuda katolik dibutuhkan dalam mengatasi persoalan bangsa terutama terkait konflik SARA. Salah satu cara dengan mensosialisasikan empat konsensus, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,

Dalam acara tersebut, selain Oesman Sapta, hadir juga sebagai pembicara politisi partai Gerindra Martin Hutabarat, politisi partai PKB Lukman Eddy, politisi partai PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira, dan Koordinator Formappi Sebastian Salang.

Antonius Mahemba

Sticky
0
Wakil Ketua MPR: Pemuda Katolik Harus 100% Katolik 100% Indonesia
May 15, 2015

Wakil Ketua MPR: Pemuda Katolik Harus 100% Katolik 100% Indonesia

wakil mpr

Jakarta – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Oesman Sapta Odang mengharapkan Pemuda Katolik (PK) harus menjadi 100 persen Katolik dan 100 persen Indonesia.

Hal ini disampaikannya dalam acara seminar yang bertemakan “Pemuda Katolik Sebagai Oikos Habitus Kader Bangsa dan Gereja,” yang diselenggarakan Pengurus Pusat Pemuda Katolik di Gedung Juang, Jakarta Pusat pada Jumat (21/11).

Dalam acara tersebut, selain Oesman Sapta, hadir juga sebagai pembicara politisi partai Gerindra Martin Hutabarat, politisi partai PKB Lukman Eddy, politisi partai PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira, dan Koordinator Formappi Sebastian Salang.

“Saya harapkan Pemuda Katolik, sebagaimana yang dikatakan Uskup Pertama Indonesia Soegijapranata harus menjadi 100 persen Katolik dan 100 persen Indonesia,” kata Oesman ketika memberikan sambutan.

Oesman menuturkan bahwa prinsip yang sama bisa diterapkan bagi agama atau suku lain. Selain menjadi 100 persen suku atau agama tertentu, setiap warga Indonesia harus menjadi 100 persen Indonesia.

“Bisa saja kita menjadi 100 persen Islam sekaligus 100 persen Indonesia,”tandasnya.

Oesman juga menuturkan bahwa bangsa Indonesia sedang menghadapi berbagai persoalan terkait isu SARA. Selain itu, menurutnya, isu korupsi juga menjadi persoalan utama.

“Pemuda Katolik dapat terlibat untuk mengatasi persoalan bangsa terutama terkait konflik SARA. Salah satu caranya dengan sosialisasi empat pilar, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,”tegasnya.

Sementara Ketua Umum Pemuda Katolik Agustinus Tamo Mbapa mengungkapkan tiga persoalan utama yang dihadapi bangsa Indonesia, yakni korupsi, politik transaksional, dan kenaikan harga BBM.

“Masalah yang paling krusial adalah masalah korupsi karena menyengsarakan rakyat,” ujar Agustinus dalam pidato pembukaannya.

Dia mengharapkan agar politik transaksional di parlemen dan kabinet segera diakhiri. Selain itu, lanjutnya, pemerintah harus memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait kenaikan harga BBM.

“Pemuda Katolik siap menjadi organisasi yang akan mengkawal pemerintah sehinggga kebijakan-kebijakannya pro-rakyat,” tegasnya.

Yustinus Paat/AF

Suara Pembaruan

Sticky
0
Pemuda Katolik Indonesia Kecewa Jokowi-JK Menaikkan Harga BBM
May 15, 2015

Pemuda Katolik Indonesia Kecewa Jokowi-JK Menaikkan Harga BBM

jkw

Jakarta – Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Indonesia Agustinus Tamo Mbapa mengaku kecewa dengan keputusan pemerintah Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) yang telah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

“Pemuda Katolik tolak kenaikan BBM karena pemerintahan Jokowi tidak etis dan irasional menaikan harga BBM di saat harga minyak dunia turun drastis,” ujarnya seperti dilansir dalam laman beritasatu.com, Selasa (18/11).

Selain itu, menurut Agustinus, pemerintahan Jokowi dinilai telah gagal memberikan penjelasan yang utama atas kenaikan harga BBM.

“Pemerintahan Jokowi hanya produksi kemiskinan baru tanpa kebijkan solutif seperti yang dijanjikan pada saat kampanye politik,” ujarnya.

Pemuda Katolik, lanjut Agustinus, semakin khawatir atas visi misi pemerintahan Jokowi yang pro pasar dan mengorbankan kepentingan rakyat. [beritasatu/SN]

Sticky
0
MPR: Pemuda Katolik agar Kawal 4 Konsensus Kebangsaan
May 15, 2015

MPR: Pemuda Katolik agar Kawal 4 Konsensus Kebangsaan

mpr

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA 11 november 2014 – Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta Odang meminta Pemuda Katolik untuk tetap mengawal dan memperkuat pelaksanaan empat konsensus dasar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Pemuda Katolik sebagai bagian integral dari Gereja Katolik sedunia menjadi satu kekuatan besar yang diharapkan bisa berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Pemuda Katolik harus mampu menjadi contoh dalam menjalin kerja sama yang positif dalam masyarakat Indonesia yang majemuk,” ujar Oesman Sapta Odang saat menerima audiensi dengan jajaran Pengurus Pusat Pemuda Katolik di Ruang Kerjanya di Gedung MPR RI, Jakarta, Senin (10/11/2014).

Oesman berharap generasi muda khususnya Pemuda Katolik menjadi pelopor dalam memajukan kehidupan bangsa dan negara. Karena itu dia menekankan pentingnya mengubah cara berpikir sehingga kontribusi Pemuda Katolik bisa membawa manfaat yang lebih besar dalam ikut serta memajukan bangsa dan negara.

Wakil Ketua MPR asal Kalimantan Barat ini menyambut baik undangan dari Pemuda Katolik untuk menjadi pembicara dalam kegiatan Pemuda Katolik, antara lain Kursus Kepemimpinan Lanjutan (KKL) di Jakarta pada 21-22 Nopember 2014, dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Pemuda Katolik di Ambon ibukota Propinsi Maluku pada 28-30 Nopember 2014.

Oesman berharap kepada Pemuda Katolik untuk menjalin kerja sama dengan komponen pemuda lainnya dalam rangka memperkuat pelaksanaan konsensus dasar kebangsaan. “Kami di MPR RI mendukung kegiatan Pemuda Katolik termasuk menjalin kerja sama untuk memajukan bangsa,” tutur Oesman.

Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Agustinus Tamo Mbapa mengundang Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang untuk menjadi salah satu pembicara dalam dua kegiatan Pemuda Katolik pada Nopember ini. Rapimnas Pemuda Katolik kali ini mengangkat tema “Menuju Indonesia Menjadi Poros Maritim Dunia”.

Dalam kesempatan itu, Agustinus Tamo Mbapa yang akrab disapa Gustaf ini, didampingi jajaran Pengurus Pusat Pemuda Katolik yakni Frederikus Lusti Tulis, Roby Rening, Niko Hari Gunawan, Marcia S.S. Welliken, Hendrik Jauhari Oratmangun, Alfred Edomeko, dan Friederich Batari.

Sticky
0
Pilih Menteri, Jokowi Diminta Transparan
May 15, 2015

Pilih Menteri, Jokowi Diminta Transparan

acehKetua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Agustinus Tamo Mbapa meminta Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi) agar transparan dalam proses seleksi calon anggota kabinet. Hal itu supaya ada partisipasi dan masukan masyarakat dalam menentukan menteri.

“Pak Jokowi harus terbuka dalam proses seleksi calon kabinet agar publik menilai rekam jejak figur yang akan duduk di jajaran kabinet,” kata Agustinus dalam diskusi bertema “Dinamika Politik dan Implementasinya” yang diselenggarakan Pengurus Pusat Pemuda Katolik di Kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Jakarta, Jumat (17/10).

Ia mengharapkan Jokowi konsisten mendorong proses seleksi yang transparan dan akuntabel. Pasalnya, sejak awal Jokowi meminta rakyat atau publik untuk mengusulkan nama calon menteri. Namun, hingga saat ini, publik tidak mengetahui bagaimana proses seleksi calon kabinet.

“Berapa calon yang diseleksi dan bagaimana hasil seleksinya, publik tidak mengetahui. Jadi proses ini agaknya tertutup,” ujarnya.

Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang yang juga menjadi pembicara dalam diskusi itu mendukung sikap Pemuda Katolik dalam mengkritisi proses seleksi kabinet Jokowi.

Menurutnya, zaman Presiden SBY terbuka dalam proses seleksi sehingga publik bisa ikut menilai rekam calon. Jokowi diharapkan bisa mendorong proses seleksi kabinet secara transparan. [Berita Satu]

Sticky
0
DPP Pemuda Katolik Komitmen Kawal Isu Pengembangan Maritim
May 15, 2015

DPP Pemuda Katolik Komitmen Kawal Isu Pengembangan Maritim

pers

Jakarta, Sayangi.com 25 September 2014 – Sebagai sebuah negara yang memiliki kawasan laut mayoritas, Indonesia semestinya mampu mengubah cara pandang pembangunan; dari pembangunan berbasis daratan (land based development) menjadi pembangunan yang berorientasi kelautan (Ocean base development).

Demikian disampaikan Agustinus Tamo Mbapa ketua umum pengurus pusat pemuda katolik dalam acara diskusi publik bertajuk “pemberdayaan potensi maritim bagi kesejahterahaan masyarakat daerah”, yang diselenggarakan di gedung Jakararta Media Center, Kebon Siri, Kamis,( 25/9).

Pria yang akrab disapa Gustaf ini menjelaskan bahwa, potensi dan sumber daya kelautan kita jika dimaksimalkan akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan bangsa.

“Terlalu banyak potensi yang belum dimaksimalkan negara seperti perikananan, pariwisata bahari, energi, mineral, minyak dan gas bumi dan masih banyak lagi lainnya yang belum kita maksimalkan pemberdayaannya”, ucap Gustaf.

Senada dengan Gustaf, anggota DPD terpilih Nono Sumpono mengatakan bahwa Indonesia perlu membangun regulasi yang meletakan Indonesia sebagai negara poros bahari dunia yang stategis.

“Yang menarik dari negara kita adalah luas lautan kita sangat besar dan ini seharusnya ini menjadi kekuatan ekonomi negara yang strategis,”ujar Nono.

Diskusi yang dimoderatori oleh Elias Dabur ini, Selain menghadirkan Nono Sumpomo Instiawati Ayu, Ibrahim Meda, Engelina Patisina dan Aleks Retra Ubun sebagai narasumber.

Diskusi ini sendiri adalah bagian dari rangkain kegiatan yang akan dilaksanakan oleh DPP Pemuda Katolik dalam rangka pelaksanaan rapat kerja pengurus Pusat Pemuda Katolik yang akan dalam waktu dekat.

Kepada Wartawan Sayangi.com ketua Panitia pelaksana Yohanes Yerikoh Fernando menjelaskan bahwa isu maritim adalah salah satu materi yang akan dibahas secara intens dalam rapat kerja nantinya.

“Isu maritim ini adalah isu yang startegis dan Pemuda Katolik tentu akan mengagendakan beberapa program mengawal isu tersebut, ” tutup Yerikoh.

Sticky
0
Visi Pemuda Katolik Kedepan Dibahas dalam Rapimnas di Sulut
May 15, 2015

Visi Pemuda Katolik Kedepan Dibahas dalam Rapimnas di Sulut

IMG_20140705_133646Manado (MSN) – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) DR. Sinyo Harry Sarundajang didampingi Asisten Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Bidang Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen, SE, MS, menerima kunjungan Ketua Umum Pemuda Katolik Pusat Agustinus Tamo Mbapa, Msi dan Ketua Pemuda Katolik Sulut Ferlansius Pangalila SH, MH pada Sabtu 5 Juli 2014 di Kediaman Rumah Dinas Gubernur, Bumi Beringin, Manado.

Dalam pertemuan tersebut Ketua Umum Pemuda Katolik Pusat melaporkan tentang pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Pemuda Katolik yang sedang berlangsung di Wisma Montini, tanggal 4-6 Juli 2014. Menurut Mbapa even ini sangat strategis karena membahas tentang visi Pemuda Katolik kedepan dan juga sebagai ajang promosi bagi Sulawesi Utara itu sendiri terutama sektor pariwisatanya.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Sulawesi Utara mengapresiasi peran Pemuda Katolik selama ini yang telah memberi warna terhadap perjalan hidup bangsa dan berharap Pemuda Katolik lebih mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan dan mengajak para Pemuda Katolik mampu berpikir dan melahirkan karya-karya hebat yang inovatif dan mampu merobah bangsa ini dari keterpurukan.

Gubernur Sulut juga berpesan agar Pemuda Katolik mampu berkontribusi terhadap demikrasi di Indonesia dengan berpartisipasi aktif terhadap pemilihan Presdien dan Wakil Presiden tanggal 9 Juli 2014 mendatang. (Humas Pemprov Sulut/HP).

Sticky
0
SHS: Generasi Muda Harus Lahirkan Karya Hebat
May 15, 2015

SHS: Generasi Muda Harus Lahirkan Karya Hebat

IMG_20140705_133646

MANADO—Peran generasi muda tak dapat dipisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia. Semenjak persiapan sampai pada deklarasi kemerdekaan, campur tangan para pemuda lintas sektor nyata dirasakan. Bahkan dari organisasi kepemudaan lahirlah Sumpah Pemuda. Membahas berbagai hal termasuk bagaimana memajukan bangsa ini, Pemuda Katolik menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Wisma Montini. Dari Rapimnas tersebut lahirlah berbagai macam gagasan untuk membangun bangsa tercinta.

“Rapimnas ini sangat strategis karena membahas tentang visi Pemuda Katolik dalam memberi sumbangsih bagaimana membangun bangsa Indonesia,” jelas Ketua Umum Pemuda Katolik Pusat Agustinus Tamo Mbapa MSi sambil menambahkan, akan mempromosikan potensi wisata di Sulut.

Menurut Jubir Pemprov Dr Jemmy Kumendong, Sabtu (5/7) lalu, Tamo bersama Ketua Pemuda Katolik Sulut Ferlansius Pangalila SH MH melaporkan kegiatan tersebut kepada Gubernur Sulut Dr SH Sarundajang di Gubernuran Bumi Beringin Manado. SHS kemudian mengapresiasi peran Pemuda Katolik yang telah memberi warna terhadap perjalanan hidup bangsa dan berharap Pemuda Katolik mampu memberikan kontribusi nyata pada pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan. “Pemuda Katolik harus mampu berpikir dan melahirkan karya-karya hebat yang inivatif serta mampu mengangkat bangsa ini dari keterpurukan,” jelas gubernur dua periode ini sembari mengimbau pemuda Katolik untuk menyukseskan pesta demokrasi rakyat Indonesia dengan berpartisipasi aktif dalam pemilihan presiden dan wakil presiden 9 Juli mendatang.(ctr-23/gyp)

Sticky
0
Gubernur Harap Pemuda Katolik Berpartisipasi Aktif Dalam Pilpres
May 15, 2015

Gubernur Harap Pemuda Katolik Berpartisipasi Aktif Dalam Pilpres

sarundajangManado-Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang (SHS) saat menerima kunjungan Ketua Umum Pemuda Katolik Pusat Agustinus Tamo Mbapa, Msi, menyatakan apresiasinya karena peran pemuda Katolik selama ini yang telah memberi warna terhadap perjalanan hidup bangsa Indonesia.

Untuk itu, SHS saat didampingi Asisten Sekretaris Daerah Prov Sulut Bidang Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen, SE, MS,berharap Pemuda Katolik lebih mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan dan mengajak para pemuda Katolik mampu berpikir dan melahirkan karya-karya hebat yang inovatif dan mampu merobah bangsa ini dari keterpurukan.

Gubernur juga berpesan pada Mbapa yang saat itu didampingi Ketua Pemuda Katolik Sulut Ferlansius Pangalila SH, MH pada Sabtu 5 Juli 2014 di kediaman rumah dinas gubernur di Bumi Beringin Maando, mampu berkontribusi terhadap demokrasi di Indonesia dengan berpartisipasi aktif terhadap pemilihan Presdien dan Wakil Presiden tanggal 9 Juli 2014 mendatang.

Diketahui, kedatangan Mbapa ke Sulut terkait pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Pemuda Katolik yang berlangsung di Wisma Montini, tanggal 4 sampai 6 Juli 2014.

Menurut Mbapa, even ini sangat strategis karena membahas tentang visi pemuda katolik kedepan dan juga sebagai ajang promosi bagi Sulawesi Utara itu sendiri terutama sektor pariwisata.(buds).

Sticky
0
Gubernur Sulut Terima Ketua Umum Pemuda Katolik
May 15, 2015

Gubernur Sulut Terima Ketua Umum Pemuda Katolik

IMG_20140705_133646

Gubernur Sulut berfoto bersama Ketua Umum Pemuda Katolik Pusat Agustinus Tamo Mbapa M.Si dan Ketua Pemuda Katolik Sulut Ferlansius Pangalila SH MH

Sulut, (ASPIRASInews.com) 6 Juli 2014

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) DR. Sinyo Harry Sarundajang didampingi Asisten Sekretaris Daerah Prov Sulut Bidang Pemerintahan dan Kesra Edwin Silangen SE MS, menerima kunjungan Ketua Umum Pemuda Katolik Pusat Agustinus Tamo Mbapa Msi dan Ketua Pemuda Katolik Sulut Ferlansius Pangalila SH MH, pada Sabtu (5/7), di Kediaman Rumah Dinas Gubernur Bumi Beringin Manado.

Dalam pertemuan tersebut Ketua Umum Pemuda Katolik Pusat melaporkan tentang pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Pemuda Katolik yang sedang berlangsung di Wisma Montini, tanggal 4 – 6 Juli 2014.

“Iven ini sangat strategis karena membahas tentang visi pemuda katolik kedepan dan juga sebagai ajang promosi bagi Sulawesi Utara itu sendiri terutama sektor pariwisatanya,” kata Mbapa.

Dalam kesempatan tersebut, Sarundajang mengapresiasi peran pemuda Katolik selama ini yang telah memberi warna terhadap perjalan hidup bangsa.

“Kami harap Pemuda Katolik lebih mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan, serta mengajak para pemuda katolik mampu berpikir dan melahirkan karya-karya hebat yang inovatif dan mampu merobah bangsa ini dari keterpurukan,” kata Sarundajang.

Sarundajang juga berpesan agar Pemuda Katolik mampu berkontribusi terhadap demokrasi di Indonesia dengan berpartisipasi aktif terhadap pemilihan Presdien dan Wakil Presiden tanggal 9 Juli 2014 mendatang. (vdy)

Sticky
0