Login
or
Register

Kegiatan & Berita

  • 13 Dec 2018
    HIDUPKATOLIK.com – Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pemuda Katolik periode 2015-2018, dr Karolin Margret Natasa, secara mufakat telah terpilih kembali sebagai Ketua Umum dalam Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik 2018 yang berlangsung di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada 7-9 Desember 2018 lalu. Dalam kesempatan usai Misa Pembukaan Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik bersama Uskup Agung Kupang, Mgr Petrus […]
  • 10 Dec 2018
    dr. Karolin Margret Natasa menjadi ketua umum terpilih secara aklamasi karena mendapat dukungan penuh 20 Komda Pemuda Katolik POS-KUPANG.COM | KUPANG – Riuh tepuk tangan dan pekikan ‘Pro Ecclesia Et Patria’ tak hentinya diteriakan saat pimpinan sidang dalam Kongres XVII Pemuda Katolik membacakan ketetapan dr. Karolin Margret Natasa sebagai Ketua Umum Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) […]
  • 10 Dec 2018
     KUPANG – Bupati Landak Karolin Margret Natasa terpilih kembali menjadi Ketua Umum Pemuda Katolik periode 2018-2021 di acara Kongres XVII Pemuda Katolik, yang digelar Swiss-Belin Kristal Hotel, Kupang, Minggu (9/12) pagi. Karolin direkomendasikan dan didukung oleh 20 Komisariat Daerah definitif dari seluruh Indonesia dan terpilih secara aklamasi. “Kongres Pemuda Katolik menetapkan Saudari dr. Karolin Margret Natasa […]
  • 09 Dec 2018
     HIDUPKATOLIK.com – Kongres Nasional Pemuda Katolik XVII tengah berlangsung di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 7-9 Desember 2018. Tetapi pada Jumat, rombongan dari Komda Bangka Belitung (Babel) tampak baru tiba pada pukul sembilan malam. Meski demikian hal itu tidak menyurutkan semangatnya, sebagaimana disampaikan oleh Ketua Komda Babel, Me Hoa. Ia percaya, melalui Organisasi Kepemudaan Pemuda Katolik […]
  • 08 Dec 2018
    HIDUPKATOLIK.com – Beberapa pengurus Pemuda Katolik diantaranya dari Komisariat Daerah (Komda) Jawa Barat dan DKI Jakarta dengan peserta dari Komisariat Cabang (Komcab), Jumat pukul dua dini hari, 7/12, tampak berkumpul di terminal 2E Bandara Soekarno Hatta. Mereka bersiap untuk berangkat ke Kupang, menghadiri Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik. “Masih ada kloter lainnya yang juga akan berangkat. Tetapi […]
  • 28 Oct 2017
    Bogor, Jawa Barat – Bertempat di  Hotel Padjajaran Suites Rapat Pimpinan Nasional II Pemuda Katolik resmi digelar (27/10), Rapimnas II Pemuda Katolik Sendiri di buka dengan resmi oleh Uskup Keuskupan Bogor Mgr Paskalis Bruno Syukur. Dalam sambutannya ketika membuka Rapimnas, Mgr. Paskalis mendorong pemuda pada umumnya dan Pemuda Katolik pada khususnya untuk terlibat dalam membangun bangsa […]
December 13, 2018

INI PESAN KETUA UMUM PEMUDA KATOLIK SEBELUM TERPILIH

Ketua Umum PP Pemuda Katolik, dr Karolin Margret Natasa memberikan kata sambutan usai Misa Pembukaan Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik di Millenium Ballroom, Kupang, Nusa Tenggara Timur. [HIDUP/A.Bilandoro]

HIDUPKATOLIK.com – Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pemuda Katolik periode 2015-2018, dr Karolin Margret Natasa, secara mufakat telah terpilih kembali sebagai Ketua Umum dalam Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik 2018 yang berlangsung di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada 7-9 Desember 2018 lalu.

Dalam kesempatan usai Misa Pembukaan Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik bersama Uskup Agung Kupang, Mgr Petrus Turang di Millenium Ballroom, Karolin menyampaikan kata sambutan sebagai berikut:

Hari ini kita kembali bergerak dari seluruh penjuru Indonesia, untuk memikirkan masa depan organisasi untuk bangsa dan negara, tiga tahun kedepan. Sesuai dengan amanat Kongres Batam, maka tuan rumah pelaksanaan Kongres adalah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Saya mencoba menghubungkan dengan situasi kebatinan hari-hari belakangan ini. Kongres Pemuda Katolik kali ini dilaksanakan di NTT adalah bagian dari rencana Allah, bukan suatu kebetulan.

Kita, dengan situasi yang berkembang akhir-akhir ini, ada kekhawatiran, bahkan ketakutan, atas nama Pemilu Pilkada dengan berbagai isu. Hari ini kita bisa berkumpul dari seluruh masyarakat NTT, kami sudah merasakan sambutan yang luar biasa.

NTT dengan populasi masyarakat umat Katolik yang besar, turut hadir pula perwakilan dari Jawa Timur, Aceh, dan Sumatra Barat, yang mengalami situasi yang berbeda. Dengan berada di NTT, mereka menghadapi situasi yang berbeda. Ini akan menjadi sumber energi bagi PK dalam berkarya .

Sampai sekarang, saya sering ditanya, apakah PK sama seperti PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia), beda! OMK (Orang Muda Katolik)? Bukan.

Kita sudah ada sejak Indonesia sedang berjuang untuk merdeka. PK bertugas untuk mencetak orang, itulah yang tersulit, di semua lini. Orang Katolik harus mampu terlibat untuk kesejahteraan bersama.

Kami dari PP melakukan berbagai upaya kaderisasi, memaksimalkan, menghadirkan PK di seluruh penjuru tanah air. Oleh karena itu kami hadir di NTT, bukan sekadar memilih Ketua untuk tiga tahun kedepan. Kita sama-sama duduk dan bicara, mau kemana organisasi ini.

Tantangan ideologi kebangsaan mulai dipertanyakan. Dimanakah PK, bersama elemen lain, teman-teman dari GP Ansor, Muhammadiyah, bahwa PK dibentuk bukan hanya untuk kepentingan sesaat, tetapi kepentingan negara Indonesia.

Tinggalkan semua konflik-konflik yang tidak produktif, mari kita bicara untuk kepentingan umum. Berbuat untuk bangsa tidak hanya sewaktu kita menjadi wakil rakyat atau gubernur, tetapi apa yang kita buat bagi kaum kita, yang lemah. Politik adalah keberpihakan sebagai umat Katolik, dan iman Katolik adalah kepada mereka yang lemah. Kita perlu menerjemahkan iman kita dalam wujud yang nyata.

Terimakasih kepada Mgr Turang sejak tiga tahun yang lalu. Apakah PK? PK tidak alergi dan tidak anti pada politik. Ketika kita ingin mewujudkan cita-cita kita, maka kekuasaan dan keberpihakan adalah salah satu langkah yang perlu kita ambil, dengan segala resikonya.

Pemerintah Provinsi membantu kita 250 juta, dan dari Keuskupan 100 juta rupiah. Ini transparan dan akuntabel, disebut saja. Perlu kami beritahukan, panitia masih defisit, Pak Wagub. Inflasi tertinggi disebabkan oleh tiket, dan ini yang menyebabkan defisit.

Ketua Umum PK juga turut berterimakasih kepada teman-teman di pengurus pusat, para Komda (Komisariat Daerah), lintas agama. “Saya yakin tidak bisa melaksanakan ini tanpa dukungan anda,” kata Karolin.

“Karolin, kenapa mau jadi Ketua PK?”, tanya seorang umat. Ketika tiga tahun saya pontang-panting, apa sih yang saya kerjakan? Karena kita ingin generasi kita lebih baik dari kita hari ini. Generasi di masa yang akan datang mampu berbuat lebih baik melalui kehidupan berbagsa dan bernegara.

Teman-teman pengurus, jangan sia-siakan harapan yang dititipkan kepada kita.
“Berlayar ke kota kupang, kapal berlayar di bukit tinggi,
Siang malam selalu dikenang, Pemuda Katolik untuk NKRI
Tujuh buah bukit ku ukir, hanya satu lemari kaca
Pemuda Katolik itu pemikir, tidak takut berkarya nyata. 

Ketua Umum berserta seluruh Komda yang mendapatkan penghargaan dari PP Pemuda Katolik (dok.hidup)

Salve!

sumber : hidupkatolik.com

Sticky
0
December 10, 2018

dr. Karolin Margret Natasa Kembali Pimpin PP Pemuda Katolik

Dr. Karolin Margret Natasa Kembali Pimpin PP Pemuda Katolik

Ketua Umum PP Pemuda Katolik, dr. Karolin Margret Natasa saat berfoto bersama seusai Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik di Swiss-Be linn hotel Kota Kupang, NTT, Minggu (9/12/2018).

dr. Karolin Margret Natasa menjadi ketua umum terpilih secara aklamasi karena mendapat dukungan penuh 20 Komda Pemuda Katolik

POS-KUPANG.COM | KUPANG – Riuh tepuk tangan dan pekikan ‘Pro Ecclesia Et Patria’ tak hentinya diteriakan saat pimpinan sidang dalam Kongres XVII Pemuda Katolik membacakan ketetapan dr. Karolin Margret Natasa sebagai Ketua Umum Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Katolik periode 2018-2021.

Dinamika terjadi saat pembahasan dan pengesahan tata tertib (tatib) persidangan hingga penutupan Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik oleh Ketua Umum terpilih, dr. Karolin Margret Natasa.

Karolin menjadi ketua umum terpilih secara aklamasi karena mendapat dukungan penuh 20 Komisariat Daerah (Komda) dari 21 Komda Pemuda Katolik yang mengikuti Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik.

Dukungan sebagian besar dukungan disampaikan secara langsung saat sidang pandangan umum Komda-Komda terhadap pandangan umum terhadap Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) PP Pemuda Katolik periode 2015-2018.

Sebagian Komda lainnya memberikan dukungan saat pengajuan bakal calon dalam sidang Pemilihan ketua umum PP Pemuda Katolik periode 2018-2021.

Sumber : tribunnews

Sticky
0
December 10, 2018

Karolin Margret Natasa Ketum Pemuda Katolik 2018-2021

Penyerahan Palu Sidang dari Pimpinan Sidang Kongres XVII kepada Ketum Pemuda Katolik Terpilih Karolin Margret Natasa di Swiss-Belin Kristal Hotel, Kupang, Minggu (9/12) Foto: SP/Yustinus Patris Paat

 KUPANG – Bupati Landak Karolin Margret Natasa terpilih kembali menjadi Ketua Umum Pemuda Katolik periode 2018-2021 di acara Kongres XVII Pemuda Katolik, yang digelar Swiss-Belin Kristal Hotel, Kupang, Minggu (9/12) pagi. Karolin direkomendasikan dan didukung oleh 20 Komisariat Daerah definitif dari seluruh Indonesia dan terpilih secara aklamasi.

“Kongres Pemuda Katolik menetapkan Saudari dr. Karolin Margret Natasa sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Perioden 2018-2021. Ketetapan ini berjaku sejak ditetapkan, ditetapkan di Kupang, tanggal 9 Desember 2018,” ujar Ketua Sidang Kongres Stefanus Asat Gusma saat membacakan ketetapan Kongres tentang Ketum Terpilih.

Gusma mengatakan Karolin terpilih melalui forum kongres yang diselenggarakan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi. Karolin, kata dia juga telah memenuhi syarat-syarat menjadi calon ketum sebagaimana diatur dalam Tata Terbit Kongres.

“Kriteria dan syarat tersebut adalah menjunjungi tinggi dasar negara Pancasila, beragama Katolik dan berkepribadian Kristiani, pernah atau sedang secara aktif dalam pengurus Pemuda Katolik minimal satu periode, tidak menjabat Ketum OKP lain, mendapat dukungan 20 Komda,” jelas dia.

Setelah ketetapan tentang Ketum Pemuda Katolik Terpilih dibacakan, pimpinan sidang diserahkan kepada Karolin untuk membentuk formatur yang diberi mandat penuh untuk menyusun dan menetapkan komposisi personalia Pengurus Pemuda Katolik Periode 2018-2021.

Berdasarkan kesepakatan forum Kongres, susunan formatur terpilih adalah Ketum Terpilih Karolin Margret Natasa, Pengurus Pusat Demisioner Christoper Nugroho, Dewan Pembina Franky Sibarani, perwakilan Komisariat Daerah atau Komda (pengurus setingkat provinsi) Jawa Barat dan Sulawesi Utara serta perwakilan Komisariat Cabang atau Komcab (pengurus setingkat kabupaten/kota) Kota Kupang dan Lampung.

Karolin mengaku bersedia kembali menjadi Ketum Pemuda Katolik karena dorongan dari pengurus Komda dan Komcab se-Indonesia. Selain itu, dia juga mau meneruskan apa yang telah dibangunnya selama periode 2015-2018.

“Kami telah meletakkan dasar melakukan proses kaderisasi secara berjenjang sehingga komisariat daerah dan komisariat cabang bisa ada dan hidup kembali di seluruh Indonesia agar bisa mencetak kader-kader pemuda Katolik yang berkualitas dan berintegritas,” kata Karolin saat sambutannya.

Sejak terpilih menjadi Ketum di Kongres Batam tahun 2015 lalu, Karolin langsung fokus pada program konsolidasi organisasi. Dia menyadari betul bahwa organisasi Pemuda Katolik adalah organisasi kader di mana ujung tombak pergerakan organisasi adalah para kader yang andal, berkualitas dan berintegritas.

“Karena itu, memang kita dorong konsolidasi yang utuh baik proses maupun strukturnya. Komcab harus punya anggota dan komda didukung oleh komcab-komcab yang definitif. Dalam menjalankan kegiatan organisasi, seperti Mapenta, Muskomcab dan Muskomda, kita juga mendorong para kader untuk melibatkan dan berkomunikasi denhan gereja dan pemerintah setempat,” ungkap dia.

Alhasil, sampai saat ini sudah terbentuk 32 komda dengan rinciang 21 komda definitif dan 11 komda menuju definitif yang prosesnya melalui carataker serta komcab yang sudah terbentuk di ratusan kabupaten/kota dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai Pulau Rote.

Meskipun demikian, Karolin menyadari tidak mudah menggerakan dan menghidup organisasi nasional seperti Pemuda Katolik. Sejumlah tantangan yang dihadapinya selama memimpin Pemuda Katolik, antara lain keterbatasan dana, pemberdayaan SDM yang belum maksimal, persoalan kesamaan visi dan misi serta luas jangkauan wilayah Indonesia.

“Tidak mudah sebenarnya membangun Pemuda Katolik ini. Setiap daerah punyai persoalan dan tingkat kesulitannya masing-masing. Karena itu, perlu kerja sama dari teman-teman pengurus daerah untuk membangun dan menghidup Pemuda Katolik di daerah masing-masing dengan mengatasi berbagai persoalan dan tantangan yang ada. Saya bisa berdiri kuat sebagai Ketum karena topangan dari teman-teman pengurus pusat dan daerah. Ke depan, mari terus wujudkan Pemuda Katolik sebagai garda terdepan menjada Gereja dan NKRI,” pungkas dia.

Karolin terpilih menjadi Ketua Umum Katolik saat kongres di Batam pada tahun 2015. Sebelumnya, dia menjadi Sekretaris Jenderal periode 2012 sampai 2105, mendampingi Agustus Tamo Mbapa. Karena kinerja dinilai baik oleh Komda dari seluruh Indonesia, Karolin pun didorong kembali menjadi Ketum periode 2018-2021.

Selain aktif di organisasi Pemuda Katolik, anak dari Mantan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis ini, juga mempunyai pengalaman menjadi anggota legislatif dan eksekutif. Saat ini, Karolin sedang menjabat sebagai Bupati Landak, Kalbar (2017-2022). Kemudian, Karolin juga sempat ikut dalam pertarungan Pemilihan Gubernur Kalbar 2018. Namun, sayangnya, Karolin yang berpasangan dengan Suryadman Gidot kalah dari pasangan Sutardmiji dan Rai Norsan.

Perempuan yang lahir di Mempawah, 12 Maret 1982 (usia 36 tahun) ini juga pernah menduduki kursi DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Barat periode 2009-2014 dan 2014-2019.

sumber : beritasatu

Sticky
0
December 09, 2018

SUKSESKAN KONGRES PEMUDA KATOLIK XVII DI KUPANG

Komisariat Daerah (KomDa) Bangka Belitung (Babel) hadir 9 orang bersama Pastor Moderator Hans K Jeharut, tiba di Swiss-Belinn Kristal, Jumat, 7/12. [HIDUP/A.Bilandoro]

 HIDUPKATOLIK.com – Kongres Nasional Pemuda Katolik XVII tengah berlangsung di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 7-9 Desember 2018. Tetapi pada Jumat, rombongan dari Komda Bangka Belitung (Babel) tampak baru tiba pada pukul sembilan malam.

Meski demikian hal itu tidak menyurutkan semangatnya, sebagaimana disampaikan oleh Ketua Komda Babel, Me Hoa. Ia percaya, melalui Organisasi Kepemudaan Pemuda Katolik dan kongres yang akan diikuti, akan berkontribusi pada Tanah Air lewat berbagai proses, teknis, dan buahnya. “Misalnya pemahaman dan mentalitas semua Pemimpin Komda dan Komcab yang mempunyai Hak Suara, juga tentang pentingnya menyukseskan Kongres ini, berkaitan dengan pemilihan Ketua Umum periode selanjutnya,” tutur wanita yang juga anggota DPRD Bangka Tengah (2009-2019)

Ada sembilan orang yang turut hadir dan siap memberikan hak suara, bersama Pastor Moderator Hans K Jeharut. Dalam usia 1,5 tahun, Pemuda Katolik Bangka Belitung berterimakasih kepada Ketua Umum Pemuda Katolik, Karolin Margret Natasa yang selama ini sudah memimpin dan memberikan contoh kepemimpinan yang optimis. “Terimakasih kepada seluruh Pengurus Pusat dan teman-teman Komda, KomCab se-Tanah Air,” tuturnya.

Sementara itu anggota delegasi Kongres Nasional Pemuda Katolik XVII yang berangkat dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta menuju Bandara El Tari, Kupang pada Jumat dini hari, 7/12 adalah rombongan dari Komisariat Daerah (Komda) Jawa Barat (terdiri dari Kabupaten Bekasi, Bogor, Sukabumi, Depok) dan DKI Jakarta.

Rombongan dari Komda DKI Jakarta dan Komda Jawa Barat yang akan berangkat ke Kupang pada Jumat, 7/12. [HIDUP/A.Bilandoro]

Dari Komisariat Cabang (Komcab) Kabupaten Bogor Vincent Santo Oktavianus bersama sekretaris (peninjau), Komcab dari kota Depok, dan Ketua Komcab Sukabumi, Felix Arberd, bersama Sekretaris dan Bendahara. Juga tampak Caretaker Komcab.Bekasi, Simon Paska Banu bersama anggota Arnoldus Simbolon. Dalam Kongres Nasional, “Kami akan melakukan evaluasi di dalam, baru kemudian dipaparkan dalam pelaksanaan Kongres selama sidang”, jelas Vincent.

Dalam kesempatan itu, Ketua Bidang Kepemudaan dan Olah Raga, Aloysius Fransiskus Edomeko menuturkan tentang masa jabatan kepengurusan yang akan berakhir pada tahun ini. Salah satu kegiatan yang telah digagas bersama dengan pemuda-pemuda lain yang melibatkan Muhamadiyah dan kelompok umat beragama Hindu, Budha, Kristen telah melakukan program pembersihan Masjid, Gereja, dan rumah Ibadah, untuk menjaga kerukunan antar umat beragama.

Ia berharap agar program yang telah dibuat oleh kepengurusan sebelumnya, semuanya telah berjalan baik hingga di tingkat Komcab, ada suatu perubahan dari tahun ke tahun dan berjalan beriringan. “Laporan Pertanggung-jawaban telah dibuat oleh Ketua dari semua divisi, yang akan disampaikan dalam Kongres,” ujar pria yang biasa disebut Alfon.

Ia menambahkan, untuk bagian Pemuda dan Olahraga beririsan dengan bidang lain. Yang belum dikerjakan adalah membentuk Satgas Kepemudaan (seperti Banser NU). Ia berharap pada kepengurusan selanjutnya dapat terwujudkan.

Rombongan Jakarta tiba di Bandara El Tari, Kupang pada pukul 07.20 WITA. Dalam perjalanan menuju Swiss-Belinn Kristal Kupang, tempat dimana Kongres berlangsung, sederetan bendera Pemuda Katolik terpasang di Jembatan Liliba, menuju bundaran PU. Mendekati hotel yang terletak di Jalan Timor Raya itu, nampak baliho dan spanduk ucapan selamat dari beberapa wakil rakyat dan pemerintahan.

Pada Sabtu, 8/12, pada pukul 09.00-10.30 akan berlangsung misa pembukaan yang akan dipimpin oleh Uskup Agung Kupang, Mgr Petrus Turang, bertempat di Millenium Ballroom. Dilanjutkan dengan Pembukaan Kongres Pemuda Katolik XVII, yang diharapkan akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo. “Selamat dan sukses untuk Kita semua. Selamat Kongres,” tutur Me Hoa.

Pro Ecclesia, Et Patria. Untuk Gereja dan Tanah Air.

Sumber : hidupkatolik.com

Sticky
0
December 08, 2018

32 KOMDA PEMUDA KATOLIK BERSIAP MENGIKUTI KONGRES NASIONAL KE-17

HIDUPKATOLIK.com – Beberapa pengurus Pemuda Katolik diantaranya dari Komisariat Daerah (Komda) Jawa Barat dan DKI Jakarta dengan peserta dari Komisariat Cabang (Komcab), Jumat pukul dua dini hari, 7/12, tampak berkumpul di terminal 2E Bandara Soekarno Hatta. Mereka bersiap untuk berangkat ke Kupang, menghadiri Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik.

“Masih ada kloter lainnya yang juga akan berangkat. Tetapi dipastikan di Kupang sudah ada Komda maupun Komcab dari berbagai Provinsi,” ujar pengurus Pemuda Katolik, A.Benny Wijayanto bersama beberapa rekan.

Benny juga menyampaikan bahwa hingga kini belum dapat dipastikan apakah Presiden RI Joko Widodo dapat membuka Kongres Nasional yang berlangsung pada Jumat hingga Minggu, 7-9 Desember 2018.

Sumbangan ke Panti Asuhan
Salah satu agenda dalam kegiatan ini ialah penyerahan bantuan berupa sembako dan donasi dana ke Panti Asuhan Bhakti Luhur Cabang Baumata, Kabupaten Kupang yang dikelola oleh para Suster ALMA.

Suster-suster ALMA yang berkarya di panti asuhan Bhakti Luhur , bersama beberapa anak asuh. [HIDUP/Antonius Bilandoro]

Usai pemberian sumbangan, dilanjutkan dengan kunjungan silaturahim ke rumah pribadi mantan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menjabat selama dua periode (2003-2008, 2008-2013), Frans Leburaya.Di lain tempat, peserta Kongres tampak hadir memenuhi hotel Swiss-belinn Kristal yang terletak di Jalan Timor Raya, Kupang. Mereka datang dari 32 provinsi di Indonesia, terdiri dari 32 Komda, mulai dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. “Minus Gorontalo (karena hanya ada satu paroki) dan Sulawesi Barat yang masih belum terjangkau oleh Pemuda Katolik,” ujar Asta Ivo Bonny Sembiring dari Pengurus Pusat (PP) Pemuda Katolik di bidang Publikasi dan Informasi.

Ditempat yang sama akan diadakan Seminar Nasional pada pukul 2 siang hingga 6 malam.

Secara khusus akan diadakan jamuan makan malam bersama antara Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Victor Bungtilu Laiskodat dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), bertempat di RM Bukit Intan.

sumber : hidupkatolik.com

 

Sticky
0
October 28, 2017

Ini Pesan Uskup Bogor Saat Membuka Rapimnas Pemuda Katolik

Ketua Umum Pemuda Katolik Bersama Uskup Keuskupan Bogor (27/10/2017) dok PK

Bogor, Jawa Barat – Bertempat di  Hotel Padjajaran Suites Rapat Pimpinan Nasional II Pemuda Katolik resmi digelar (27/10), Rapimnas II Pemuda Katolik Sendiri di buka dengan resmi oleh Uskup Keuskupan Bogor Mgr Paskalis Bruno Syukur. Dalam sambutannya ketika membuka Rapimnas, Mgr. Paskalis mendorong pemuda pada umumnya dan Pemuda Katolik pada khususnya untuk terlibat dalam membangun bangsa Indonesia. Pemuda Katolik, kata Paskalis, sudah hadir dan eksis dalam kancah perjuangan bangsa agar Indonesia tetap berlandasakan Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika. “Itu artinya Pemuda Katolik harus lebih berkecimpung dalam kehidupan sosial politik kemasyarakatan,” ujar Mantan Minister Provinsial Ordo Saudara-saudara Dina (OFM)

Menurut Mgr. Paskalis, alat ukur bermutunya organisasi Pemuda Katolik terlihat dari seberapa banyak anggota Pemuda Katolik terlibat dalam membangun bangsa. Tak hanya terlibat, kata dia, tetapi juga Pemuda Katolik harus ikut menentukan arah dan masa depan bangsa Indonesia.

“Nah, ikut menentukan bagaimana? Ikut menentukan melalui jabatan-jabatan publik, seperti menteri, gubernur, bupati, camat, kepala desa, anggota DPR/DPRD, DPD dan pengurus partai politik. Rakyat sudah mengamanatkan jabatan ini kepada mereka,” tandas dia.

Dalam konteks ini, tutur Paskalis, Pemuda Katolik harus belajar lagi dari tokoh utama umat Kristiani, yakni Yesus Kristus. Paskalis mengutip jawaban Yesus ketika ditanya soal membayar pajak, “Berikanlah kepada kaisar apa yang menjadi milik kaisar dan kepada Allah apa yang menjadi milik Allah”.

“Pernyataan Yesus tersebut menunjukkan bahwa Yesus melaksanakan tugasnya sebagai warga negara. Dia berbakti kepada Allah dan negara. Pembaktian-Nya kepada Allah tidak menghalangi diri-Nya berbakti kepada negara. Jadi, dalam perspektif kristiani, komitmen kita kepada Allah, tidak menghalangi komitmen kita kepada negara,” terang dia.

Lebih lanjut, Paskalis berharap Pemuda Katolik, dalam berpolitik dan bermasyarakat, Pemuda Katolik mengembangkan nilai-nilai keadilan, kejujuran, perdamaian, kesatuan, penghargaan sesama tanpa sekat-sekat suku, bahasa dan agama.

“Dalam pelayanan, nilai-nilai tersebut, jangan dijadikan hanya sebagai jargon-jargon politis, tetapi diwujudkan melalui perbuatan-perbuatan konkret baik melalui sikap, perbuatan maupun program kerja nyata,” pungkas dia.

Turut hadir juga dalam Pembukaan Rapimnas II Pemuda Katolik yaitu Staf Ahli Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayan Puan Maharani, Ghafur Dharmaputra, Menteri ESDM Ignatius Jonan, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Pastor Moderator Pemuda Katolik Johanes Hariyanto, dan Ketua Umum Pemuda Katolik yang juga menjabat Bupati Landak Karolin Margret Natasa. (ast)

Sticky
0
Manggarai Raya
August 13, 2019

Pemuda Katolik di Manggarai Raya Gelar Muskomcab dan Mapenta

RUTENG – Pemuda Katolik Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat gelar Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) sekaligus Masa Penerimaan Anggota (Mapenta) yang diselenggarakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Dalo, Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai NTT (10/08/2019). Giat di hadiri oleh Pemuda katolik perwakilan Manggarai Barat sebanyak 8 orang, Manggarai 15 orang, Manggarai Timur 7 orang dan turut hadir […]

Sticky
0
Komda Papua
August 05, 2019

Pemuda Katolik di Daerah Diminta Laksanakan Mandat Organisasi

Jayapura – Caretaker Pemuda Katolik di beberapa daerah atau komisariat cabang (komcab) diminta agar dapat menghidupkan kembali organisasi yang sudah lama vakum. Hal itu dikatakan Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua, Alfonsa Jumkon Wayap, saat diwawancarai Jubi di Jayapura, Minggu (4/8/2019). Menurut Wayap hal ini sudah disepakati dalam rapat pleno di Abepura, Kota Jayapura, Sabtu […]

Sticky
0
Ilustrasi-Murid-SD-Inpres-Hawai-Sentani
July 27, 2019

Pemuda Katolik Tolak Penarikan Guru PNS di Mimika

Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua menolak kebijakan Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika menarik guru-guru PNS dari sekolah-sekolah swasta. Ketua Pemuda Katolik Komda Papua, Alfonsa J. Wayap, kepada Jubi di Jayapura, Kamis (25/7/2019), mengatakan orang Papua berhak mendapat pendidikan yang layak, bukan malah dibatasi. Papua memiliki kewenangan khusus, sebagaimana Otonomi Khusus (Otsus) yang merujuk pada  Undang-Undang […]

Sticky
0
Komda Papua
July 19, 2019

PEMUDA KATOLIK SIAP RE-ORGANISASI PADA 17 KABUPATEN DI PAPUA

Jayapura – Pemuda Katolik Komisariat Daerah Papua melakukan audiensi dengan Uskup Keuskupan Jayapura, Mgr. Leo Laba Lajadjar, OFM yang diwakili Pastor James Imanuel Kossay Pr, pada Senin, 15 Juli 2019, pukul 12.00- di ruang kerjanya, Kantor Keuskupan Jayapura, Dok II. Sebelum melakukan berbagai agenda Pemuda Katolik kedepannya, sebagai Pimpinan Gereja wajib mengetahui, melalui Ketua Komda […]

Sticky
0
PK-Kupang
July 17, 2019

Pemuda Katolik Kota Kupang Live In di Semau Selatan

Kupang – Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kota Kupang periode 2017-2020 akan menggelar kegiatan Live In di Desa Uitiuh, Kecamatan Semau Selatan pada 20-21 Juli 2019. Saat dikonfrimasi radarntt.co, Minggu, (14/7/2019) di Kupang, Ketua Pemuda Katolik Komcab Kota Kupang, Yuvensius Tukung menyampaikan rencana kegiatan ini. Pemuda Katolik Komcab Kota Kupang terlibat aktif mencurahkan perhatian kepada […]

Sticky
0
Karolin Marget Natasa
July 08, 2019

Pemuda Katolik Babel Usul Karolin Masuk Kabinet Jokowi dari Kalangan Muda

Bangka – Presiden Jokowi sedang membidik generasi muda untuk masuk jajaran Kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin. Karena itu, Pemuda Katolik Babel mengusulkan nama Ketua Umum Pemuda Katolik, dr Karolin Margret Natasha untuk membantu kerja-kerja Presiden Jokowi dan dijadikan Menteri dalam kabinetnya mendatang. Karolin yang sekarang masih menjabat Bupati Landak sebagai generasi muda yang memilki kapasitas untuk membaktikan diri […]

Sticky
0
Rakerda Pemuda Katolik Jawa Tengah
July 08, 2019

Rakerda Pemuda Katolik Jawa Tengah Sebut Karolin Layak Jadi Menteri di Kabinet Jokowi

Semarang – Menindaklanjuti hasil Rakernas Pemuda Katolik di Jakarta beberapa waktu lalu, Komisariat Pemuda (Komda) Katolik Jawa Tengah melakukan Rakerda. Rakerda bertema “Kaderisasi Berkelanjutan di Era Revolusi Industri 4.0” yang dilaksanakan di Gedung Kantor Pelayanan Pastoral Keuskupan Agung Semarang, Minggu (7/7/2019). Empat agenda yang dibahas dalam Rakerda yang dihadiri pengurus Komcab/Kabupaten di Jawa Tengah yakni, […]

Sticky
0
June 29, 2019

Pemuda Katolik berharap Jokowi perhatikan pendidikan Papua

JAYAPURA – Pemuda yang tergabung dalam Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Papua berharap Presiden terpilih Joko Widodo dan Wakil Presiden terpilih KH Ma’ruf Amin terus memperhatikan pendidikan di wilayah Papua dengan tetap mempertahankan pemerataan pendidikan yang mengacu pada 3T yakni terdepan, terpencil, dan tertinggal. “Kami harap Presiden Jokowi bersama Wakil Preside Ma’ruf Amin lima tahun […]

Sticky
0
Pelantikan Komisariat Daerah DIY
June 25, 2019

PEMUDA KATOLIK: PERTAHANKAN HAM

HIDUPKATOLIK.com –Pemuda Katolik Komisariat Daerah (KOMDA) Daerah Istimewa Yogyakarta menyerukan pendapatnya atas surat edaran yang disebarluaskan pada Senin (24/6) oleh SDN Karangtengah III, Wonosari. Surat edaran yang ditandatangi oleh Kepala Sekolah pada Selasa (18/6), menyampaikan bahwa mulai tahun pelajaran 2019/2020 siswa wajib mengenakan seragam muslim. “Materinya memang sepele, redaksionalnya juga tidak memakai bahasa yang baku, […]

Sticky
0
June 22, 2019

Pemuda Katolik : Mari Kita Bersatu Kembali, Hargai Putusan MK

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Pemuda Katolik Karolin Margret Natasa mengimbau masyarakat Indonesia agar kembali bersatu pasca tahapan dan proses pemilu serentak 2019. Karolin menilai perbedaan pilihan politik dalam pemilu merupakan hal yang wajar dan setelah semua pihaknya harus bersatu. “Kita sudah menyelenggarakan satu kegiatan besar di Republik ini, yakni Pemilu untuk memilih para pemimpin bangsa. […]

Sticky
0