Login
or
Register

Gerakan #angkat1saudara Bagikan Paket Buka Puasa

pemuda-katolik-bagikan-makanan-buka-puasa-di-kota-bogor
April 28, 2020

Gerakan #angkat1saudara Bagikan Paket Buka Puasa

Sticky
0

BOGOR – Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kota Bogor dan Komisariat Daerah (Komda) Jawa Barat membagikan paket makanan untuk berbuka puasa di Kota Bogor.

Bakti sosial itu merupakan rangkaian yang tak terpisah dari Gerakan Nasional #angkat1saudara yang di gagas Pemuda Katolik.

Ketua Pemuda Katolik Komcab Kota Bogor Robertus Gatot menuturkan, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan di tengah pandemi virus corona.

”Puji syukur kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Semoga situasi ini tidak mengurangi hikmat berpuasa dan dapat meringankan warga yang menjalankan ibadah puasa,” ucap Gatot.

Bantuan makanan untuk berbuka puasa tersebut, lanjut Gatot, diserahkan satuan tugas yang dibentuk Pemuda Katolik Komda Jawa Barat dan diserahkan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk para sopir angku­tan dan pengendara ojol.

Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Komda Jawa Barat Edi Silaban memaparkan, satgas untuk penanganan Covid-19 sejak 25 Maret 2020 sudah mendistribusikan donasi berupa natura sebanyak 448 paket sembako, dengan perincian Komda Jabar 75 paket, Komcab Kabupaten Bogor 25 paket, Komcab Kota Bekasi 40 paket, Komcab Sukabumi lima paket, Komcab Kota Bogor 104 paket dan Komcab Kota Bandung 200 paket.

Beragam jenis bantuan lain berupa hand sanitizer sejumlah 180 botol (60 ml) yang disalurkan ke panti-panti di Kota Depok dan Kota Sukabumi, seratus batang handmade soap di Kabupaten Bogor, sepuluh boks sarung tangan medis ke RS di Kota Bandung serta mendistribusikan seratus liter hand sanitizer untuk RS di Kabupaten Kuningan.

”Paket bantuan merupakan wujud gotong-roy­ong kemanusiaan membantu pemerintah dan masyarakat yang terdampak akibat situasi pan­demi Covid-19 serta meringankan beban khususnya para keluarga pra sejahtera, kelompok lanjut usia, buruh harian dan mereka yang kehi­langan akses ekonominya,” kata Edi Silaban.

Edi menambahkan, gerakan kemanusiaan ini hidup karena adanya kolaborasi yang erat dan gotong-royong dari berba­gai pihak yang memiliki semangat menolong dan kepedulian bagi sesama.

”Kolaborasi penyaluran bantuan ini dilaksanakan antara lain dengan para donatur, kader Pemuda Katolik, rumah sakit, dewan penasihat, lembaga, yayasan serta organisasi sosial dan keagamaan terkait,” tutupnya.

Sumber: metropolitan.id

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*