Login
or
Register

Mapenta Komcab Melawi : 100% Katolik dan 100% Indonesia.

March 19, 2017

Mapenta Komcab Melawi : 100% Katolik dan 100% Indonesia.

Sticky
0
Pemateri

Ketua LPK PP Pemuda Katolik Kikin Tarigan saat menjadi pemateri di Mapenta Komcab Melawi (dok. pribadi)

100% Katolik dan 100% Indonesia

Tema kontekstual ini kembali di angkat oleh Panitia Mapenta dan Pelantikan Komcab Pemuda Katolik Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat.

“Sebuah tema yang tidak ada habisnya” urai Kikin Tarigan, selaku Pembicara awal dalam kegiatan tersebut.

“Dari thema ini kita bisa merunut jelas keberpihakan warga Katolik Indonesia, dari sebelum kemerdekaan hingga mengisi kemerdekaan hingga ke depan dalam mewujudkan masyarakat Adil dan Makmur, sesuai Visi dan Misi Pemuda Katolik.”

Dalam pemaparannya Kikin mendudukkan secara runtut penataan keterlibatan aktif masyarakat Katolik melalui tangan dingin Pelopor dan Pendidik Rm Van Lith. Kalau selama ini masyarakat lebih mengenal Rm Van Lith karena membapatis ratusan awal jemaat di Muntilan, sebenarnya lebih dalam dr itu Rm Van Lith telah mampu merumuskan gagasan Pro Ecclesia Et Patria yg kelak membuatnya mendapat penghargaan Satya Lencana dr Pemerintah Republik Indoenesia.

Murid2 langsung maupun tidak langsung dr Rm Van Lith, kelak adalah aktivis-aktivis yg mendirikan organisasi kekatolikan, mulai dr Partai Katolik (IJ. Kasimo), Wanita Katolik RI (perempuan-perempuan Sekolah Mendoet), Pemuda Katolik (Sartono Kartodirjo), PMKRI (Munadjat Danuseputra), Ikatan Sarjana Katolik (Lo Ginting) dan Universitas Katolik Atmajaya Jakarta (Frans Seda).

Terbukti Rm Van Lith tidak hanya membentuk lembaga pendidikan dan sekedar mendidik para muridnya. Lebih jauh lagi melembagakan gagasan kerajaan Allah (kesejahteraan sosial) lewat kelembagaan yg dibentuk murid-muridnya.

Bupati Melawi, Panji S.Sos. dalam pemaparannya juga memperdalam peran Kaum Muda dalam pembangunan. “Kaum muda adalah kelompok yg tidak pernah puas dan selalu berupaya lebih untuk mencapai harapan dan impian” tegasnya.

“Kaum muda selalu mau memproses diri untk mencapai kematangan dan kesempurnaan hidup, seraya meyakininya ini sebagai sebuah misteri kehidupan” ungkapnya.

Sebagai anak zamannya, kamu muda (khususnya Pemuda Katolik) harus mampu menunjukkan daya pikatnya, sehingga selalu dibutuh oleh setiap pihak yg berkepentingan.

Jemaat katolik dari Keuskupan Sintang ini sebelum menjabat Bupati Melawi, adalah Wakil Bupati pada periode sebelumnya, tegasnya lagi Pemuda Katolik tidak boleh lengah dengan situasi saat ini karenanya sikap kritis harus selalu ditunjukkan namun sekaligus mampu memberikan terjemahan proses-proses pembangunan kepada masyarakat Melawi agar ekselerasi pembangunan dapat diwujudkan.

Dengan berpedoman pada Kitab Suci, hendaknya umat Katolik dapat mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Melawi. Karenya bukan tidak mungkin kalau Bulan Kitab suci dapat dijadikan sebagai tahunan.

Bersama-sama dengan umat beragama lain di Melawi, hendaknya kebaikan-kebaikan individual dan komunal dapat menjadi landasan membangun Kabupaten Melawi untuk maju bersama-sama.(ast)

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*