Login
or
Register

Karolin Lantik Pengurus Pemuda Katolik Komda Bali

February 29, 2016

Karolin Lantik Pengurus Pemuda Katolik Komda Bali

Sticky
0

DENPASAR – Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, dr. Karolin Margret Natasa melantik Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Bali Periode 2016-2019 di Hotel Sens Gianyar Bali, Sabtu (27/2).

Kepengurusan PK Komda Bali yang dipimpin Herman Umbu Billy merupakan hasil dari Muskomda yang digelar, 26-27 Februari 2016. Meski baru regenerasi Pengurus PK Komda Bali namun melaunching Satuan Tugas Tanggap Darurat (STTD) yang nantinya akan menangani bencana di Provinsi Bali.

komda bali 2

Menurut Umbu, ini sesuai dengan semangat awal Kongres Nasional Pemuda Katolik di Batam, Kepulauan Riau, Agustus 2015, dimana Karolin mengajak para kader untuk tidak banyak bicara tetapi harus kerja nyata.

Karolin selaku Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, menyambut baik STTD PK Komda Bali. “Ini bisa menjadi inspirasi bagi yang lain,” ujar Karolin.

pelantikan komda bali

Setelah resmi menjabat sebagai Ketua PK Komda Provinsi  Bali, Herman Umbu Billy melantik dua Ketua PK Komisariat Cabang (Komcab) Denpasar dan Gianyar serta melantik tujuh caretaker yang akan mengurus 7 cabang lain di Provinsi Bali.

Usai Pelantikan, panitia membekali kader dengan menggelar Seminar bertema “Menjadi Pemimpin 100% Katolik 100% Indonesia. Seminar ini menampilkan pembicara yakni Romo Rofinus Neto Wuli, Brigjen Andreas Y Purwoko Bhakti dari Keuskupan Ordinariat Militer Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Romo Rofinus maupun Brigjen Purwoko mengajak kader-kader PK Komda Bali untuk berani berpikir dan berkarya untuk gereja dan negara. “Meski minoritas, kita harus menunjukan kontribusi kita dalam perjalanan bangsa dan negara ini,” ujar Brigjen Purwoko.

Kader PK harus menunjukkan kualitas lebih. Karena itu, perlu tekad, latihan untuk mengembangkan diri sebagai kader PK.

Karolin mengimbau kader PK di cabang-cabang Komda Bali untuk bertindak dan berkarya bagi masyarakat. “Karya seperti STTD harus terus dilakukan, PK tidak boleh sekadar berkonsep,” kata Karolin mengingatkan.

 

sumber : jpnn.com

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*