Login
or
Register

Komda Lampung

December 07, 2017

Marcus Budi : Tiga Mandat Penting bagi Kader Pemuda Katolik

Selurus Peserta KKM, Pengurus Komda Lampung, PP Pemuda Katolik, beserta tamu undangan (dok.PK)

Lampung – Turunan dari kebijakan Pengurus Pusat, Kebijakan Komda Lampung tahun 2016 serta dipadukan dengan Arah Dasar Pastoral (ARDAS) Keuskupan Tanjung Karang 2017 yaitu “Gereja Katolik Tanjung Karang, dengan menjadi terang dan garam dunia bersama Kristus sang jalan kebenaran dan Kehidupan, adalah sakramen Keselamatan bagi semua orang”, seru Marcus, tiga mandat penting itu adalah :

  1. Pemuda Katolik harus menjadi Garam dan terang di tengah-tengah masyarakat, Pemuda Katolik harus membawa kesejukan, di tengah tengah masyarakat dengan semangat toleransi, persaudaraan sejati. Kader wajib dan bertanggungjawab menjaga keutuhan NKRI dibawah Pancasila.
  2. Dalam kerangka konsolidasi organisasi, di setiap level wajib menata organisasi dari Kabupaten, Kecamatan dan Desa. Hal ini penting, agar warna kita menyentuh, terasa kehadiranya sampai level bawah dan mampu menjawab persoalan masyarakat hingga akar.
  3. Dalam rangka dan mendukung konsolidasi tadi, Kita wajib melaksanakan proses rekrutmen dan meningkatkan kualitas kader, melalui pendidikan formal berjenjang hingga pendidikan non fomal yang sesuai kebutuhan dan minat bakat.

“Ingat bahwa sistem dan pola pendidikan yang baik akan menghasilakan output/ hasil yang baik, demikian sebaliknya sistem yang buruk akan menghasilkan output yang buruk pula”, Ungkap Marcus pada Pembukaan KKM Pemuda Katolik Komda Lampung.

Senada dengan itu, Romo Edi selaku sekretaris Keuskupan Tanjung Karang mewakili Uskup Tanjung Karang, menyampaikan bahwa kepedulan kita kepada Gereja berarti kepedulian kita juga pada Bangsa Indonesia.

“Ibarat pasang Surut air, Pasang surut bangsa sebenarnya hanya di level atas, sejatinya yang ada di level bawah, saya yakin begitu banyak orang yang begitu mencintai bangsa kita, mereka tidak pernah surut, terus mengalir dan bergerak. Dinamika lapisan atas lah yang selalu pasang dan surut. Disinilah peran Pemuda Katolik dalam mengelola pasang surut bangsa” Ungkapnya.

Sementara Frans Sinaga selaku ketua bidang Pendidikan, mewakili PP Pemuda Katolik. Menyampikan salut dan berbangga bagi pergerakan Komda Lampung yang begitu cepat.

Gubernur Rico Ficardo, menginginkan kita memberikan kontribusi yang positif dalam pembangunan. Khusunya Lampung. Pemuda adalah garda terdepan Bangsa, maka terus gali potensi diri. Ujar Gulasbernur yang dismpaikan oleh Bp. Ir. Fahrizal selaku Kepala Badan Pengembagan Sumber Daya Manusia. Ditambahkan juga, beliau mengapresiaisi kegiatan ini, Pemuda Katolik agar benar benar menjadi kader yang 100% Katolik dan 100% NKRI. Terkhusus Beliau juga bangga, bahwa Pemuda Katolik memilk konsern juga terhadap pengembangan interprenuer/kewirausahan dalam pendidikan non formalnya. Pemprop Lampung mendukdung upaya upaya dalam menggalakan UKM bagi generasi muda, karena ini bagian pilar kuat dalam ekonomi.

Sementara sdr. Markus Triwahyudi dalam laporannya , menyampaikan KKM ini berlangsung selama 2 hari (2-3 desember 2017) dengan 5 materi Pokok yaitu, Spiritualitas Kader, Ajaran Sosial Gereja, Strategi Gerakan, Teknik Advokasi.
Peserta yang hadir dari berbagai utusan Komcab dan Komac sejumlah 68 orang dengan rincian Pringsewu 22 orang, Way Kanan 11 orang, Lampung Tengah 8 orang, Pesawaran 8 orang, Bdl 8 orang, Metro 4 orang dan Komda 7 orang. (Pubdok Kmd Lmpng)

Sticky
0
August 11, 2017

Audiensi ke Gubernur, Komda Lampung disambut baik

Audiensi Komda Lampung dengan Asisten 1 Gubernur (Dok. PK)

Lampung – Terimakasih Pemuda Katolik Terus aktif berkontribusi dalam mengawal Pembangunan Daerah Lampung” Demikian tanggapan Asisten 1 Gubernur Bpk. Hery Sulistiyono mewakili Pemerintah Propinsi Lampung didampingi Bpk. Rico Kabid Humas,  dalam audiensi dengan Pemuda Katolik Komda Lampung di Gurbernuran, Selasa 8 Agustus 2017.

Beliau mengapresiasi langkah dan kiprah Pemuda Katolik Lampung dalam rangka mengawal pembangunan. Pemuda Katolik Harus terus silahturami dengan Pemerintah, dalam hal ini bidang Kesbangpol.  Apapun terkait sosial kemasyarakatan koordinasi dengan Kesbangpol, juga dengan DISPORA jika menyangkut Kepemudaan,ungkapnya.

Pemuda Katolik harus aktif dan berperan dalam menyumbangkan pemikiran dalam forum Musrembang, seta terus  menjalin komunikasi dengan lembaga lembaga pemerintah lainya.Imbuhnya.

Beliau juga menyampaikan teriamakasih, atas usaha dan peran aktif Pemuda Katolik ikut andil dalam menjaga dan merawat kebinekaan.

Pada kesempatan yang sama Marcus Budi Santoso Ketua Pemuda Katolik Komda Lampung.  menyampaikan, pokok pokok pikiran, terkait keprihatinan serta beberapa  rekomendasi mensikapi persoalan sosial masyarakat dan orang muda.  Diantaranya, pertama masih maraknya Konflik dengan latar dan persoalan SARA. Kedua, Orang Muda bermental Hedonis, perlu perhatian khusus pemerintah untuk menyikapi ini, karena merekalah penerus bangsa, Ketiga perlunya pemahaman dan bijak dalam arus informasi melalui Medsos, hal ini terkait Literasi Media. Ungkap Marcus.

Dalam kesempatan ini ikut hadir dalam rombongan jajaran Pengurus Komda, Martinus Ambar Bendahara, Edmondus Rawi Ketua Bidang Pariwisata, dan Ketua Bidang Politik Lintong Simbolon.  Serta turut mendampingi Ketua Komcab Bandar Lampung Laurentius Wendy beserta jajaranya, dan Sekretaris Komcab Pesawaran Falentinus Andy.

Adapun terkait point point rekomendasi Pemuda  Katolik Lampung sebagai berikut :

  1. Pemuda Katolik berharap kepada Gurbernur, agar pembangunan masyarakat terus lebih ditingkatkan. Demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Pembangunan ini bukan saja bangunan fisik tetapi juga pembangunan manusianya. Maka perlunya perhatian terhadap Orang muda dalam menggali potensi dan talentanya dari segala bidang dan minat.
  2. Kami juga akan terus mengawal pembangunan, termasuk melakukan kritik dan masukan untuk perbaikan jika itu dipandang perlu. Kami juga bagian dari anak anak bangsa yang juga memiliki hak dan kewajiban yang sama. Kritik dan saran dimaksudkan bukan untuk menjatuhkan. Namun untuk perbaikan dan kemajuan bersama, yaitu Kemajuan Sang Bumi Ruwa Jurai Lampung. Kami mendukung proggram proggram pemerintah, apalagi jika Program dimaksud pro Rakyat untuk keperluan masyarakat luas.
  3. Pemuda Katolik selaku anak bangsa dan selaku generasi muda tetap berkomitmen tetap menjaga kebinekaan Indonesia dalam ideologi Pancasila. Kami siap dan patuh dalam menjaga harmonisasi hubungan antar umat beragama dalam bingkai NKRI. Pemuda Katolik meyerukan kepada Kader dan semua elemen Pemuda di Lampung, senantiasa tetap menjaga silahturahmi, menciptakan suasana damai, tidak menanamkan dan saling menebar kebencian, menebar perpecahan, dan bijak dalam memperlakukan MEDSOS, bagian Literasi Media.
  4. Terakhir Kami berharap Pemerintah Daerah melibatkan seluruh elemen Pemuda masyarakat termasuk Pemuda Katolik. Dalam upaya mengimplementasikan visi dan misi Pemerintah. Sehingga ada sinergi antara Pemerintah dengan Pemuda Katolik. Kami siap untuk bersinergi, siap untuk dilibatkan dalam proses pembangunan. Kami punya potensi, spirite, semangat orang muda, energi. Apa yang dapat Pemuda Katolik lakukan untuk membantu, mensuport program kerja Pemerintah. (mrcs)

 

Sticky
0
August 11, 2017

Pemuda Katolik bagian dari Gereja, satu tubuh, dan Tak terpisahkan

Foto Bersama Peserta dan Pemateri KKD Komda Lampung (dok. PK)

Lampung – Pemuda Katolik adalah bagian dari Gereja, Satu tubuh, tak terpisahkan. Ibarat jiwa dan Raga”. Demikian kata sambutan Ketua Pemuda Katolik Komda Lampung, Marcus Budi Santoso. Maka penting saya untuk mengigatkan kembali, perlunya kita terus bersinergi dengan Hirarki Gereja dan umat setempat. Karena Gereja  sebagai spirite dan pendamping iman perjuangan kita.

MenurutNya, KKD adalah jawaban Pemuda Katolik terkait minimya kader kader muda katolik. Kaderisasi tidak melulu berbicara ranah politik, tetapi semua aspek bidang, liturgi, pendamping anak2,bidang ekonomi, budaya dsb. Dimana dalam Perpasgelar Keuskupan Tanjung Karang yang lalu, Bahwa Kaderisasi berjenjang menjadi perhatian serius bagi Gereja.

Dalam situasi hiruk pikuk sosial politik yang menjurus disintegrasi bangsa, Beliau  mengajak seluruh Kader untuk ciptakan iklim yang kondusif, bertindak arif dan bijak, penuh dengan persaudaraan sejati demi keutuhan bangsa Indonesia dibawah naungan Pancasila.ungkap mantan Ketua Presedium PMKRI Lampung ini.

Gubernur Lampung Ridho Ficardo dalam sambutan yang dibacakan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (KOMINFOTIK) Propinsi Lampung Bpk. Ir. Ahmad Chrisna Putra, sekaligus membuka Kursus Kepemimpinan Dasar ( KKD. Beliau, Menyampaikan selamat atas terselenggaranya KKD. Sebagai wadah kader untuk menempa kader bagi kepentingan Tanah Air dan Gereja. Maka semua kader Pemuda Katolik dituntut, untuk memahami dan mengetahui spirite serta memiliki profil kader yang sesunguhnya dengan tetap meletakkan Yesus sebagai inspirasi dan teladan hidup.

Kedepan, Kader kader Pemuda Katolik adalah pemimpin dan pengerak di setiap elemen masyarakat dan bangsa. MenurutNya, perjuangan  dan pergerakan Pemuda Katolik akan bernilai positif dan berkualitas, manakala kadernya memiliki semangat belajar yang tinggi dan terus merasakan haus akan informasi serta pengetahuan, baik internal maupun eksternal, Ungkap Gubernur termuda ini.

Pilipus Suroyo Komisi Kerawam mewakili Keuskupan Tanjung Karang dalam sambutanya mengatakan, Pemuda Katolik harus menjadi Duta Gereja dalam kiprahnya sosial kemasyarakatan. Ini penting, spirit yang diabangun adalah menjadi duta Kristus, dan menjawab persoalan persoalan rial masyarakat.

Sementara itu Ketua Pelaksana Vincentius Adji, dalam laporanya mengatakan, KKD adalah pendidikan formal satu tigkat setelah MAPENTA ( Masa Penerimaan Anggota). KKD kali ini diikuti 53 Peserta dari berbagai daerah. Komcab BDL, Pesawaran, Lampung Tengah, Pringsewu dan Calon Komcab Lampung Selatan.  KKD dilaksanakn selama 2 hari . Pemateri diantaranya Markus Kamto, Anang Prihantoro, Fx. Suratno, RD. P. Suroyo dan sebagai fasilitator dari Pengurus Pusat Sdr. W.Frans Sinaga (Bung Coky), dan Bung Kikin P Tarigan.

Frans sinaga selaku  Ketua Bidang Kaderisasi PP Pemuda Katolik sangat mengapresiasi komda lampung yg terus bergerak bukan hanya membentuk struktur tetapi jeli menggali potensinya.

“ini langkah cerdas Komda Lampung. KKD ini juga bagian pilot projek Pengurus Pusat”, pungkasnya yang juga merupakan Sekretaris Komda Jawa Barat.

Hadir dalam Pembukaan KKD sahabat GP ANSOR, PMKRI, WKRI, UKMK dan Alumni Bp. T. Purnomo, Bp. P. Palgunadi. Fx. Budi Nuryanto, Frans wahyudi, Ketua stasi Katedral Bp. Y. Warsino, dll.

Sebagai rencana tindak lanjut diantaranya adalah Rencana Kursus Kepemimpinan Menengah di Pringsewu. Muskomac dan Mapenta di Pesawaran, BDL dan Kalirejo Lampung Tengah. Serta Rencana Mapenta dan Muskomcab di kabupaten Lampung Selatan.

Sticky
0
July 25, 2017

Pemuda Katolik Ajak Seluruh Komponen Bangsa, pahami Semangat Perppu dengan penuh persaudaaran sejati.

Komda Lampung bersama 9 ormas listas agama lainnya (dok.Pk)

Lampung – Sebanyak 10 Ormas lintas Agama di Lampung menyatakan sikap bersama mendukung Perpu No. 2 tahun 2017 tentang Perubahan UU No. 17 tahun 2013 mengenai Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Senin 24 juli 201 bertepat di Sekretariat PW GP Ansor. Menurut Ketua GP. Ansor Lampung Hidir Ibrahim,”Perpu ini diterbitkan tidak ditujukan kepada organisasi berlabel SARA. Tetapi Perpu ini ditujukan kepada Ormas yang ingin mengubah Pancasila dengan Ideologi Asing. Padahal Pancasila sudah final sebagai Ideologi Indonesia”. Ditambahkan Hidir Ibrahim, Perppu diterbitkan pemerintah sudah mewakili kepentingan kebersama, kami minta juga Pemerintah membentuk lembaga yang bertugas melakukan verifikasi terhadap Ormas.

Ditempat yang sama Ketua Pemuda Katolik Komda Lampung Marcus Budi Santoso, menyampaikan bahwa Penerbitan Perpu No.02 tahun 2017 tentang keormasan ini telah membawa pro dan kontra, dan perbedan pandangan, ini tentu manjadi gejolak, kekawatiran serta membawa kehidupan masyarakat yang tidak sehat. Maka kami menggajak seluruh komponen bangsa untuk sama sama menahan diri, bersikap arief, tidak menebar kebencian dan perpecahan. Mari kita sama saling melepaskan ego dan kepentingan masing2 kelompok, suka Ras dan Agama. Kita ciptakan iklim yang kondusif, sehat, ramah, penuh dengan persaudaraan sejati demi kepentingan yang lebih besar yaitu keutuhan bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai.

“Mari kita sama sama memahami, bahwa semangat Perpu di terbitkan tidak lain tidak bukan adalah semangat untuk menjaga keutuhan tegaknya NKRI, dari ancaman ancaman paham2 yang jauh dari nilai2 dan semangat Pancasila” tandasnya. Kami meyakini Perpu ini merupakan payung hukum yang kuat bagi kita untuk menegakkan dan keutuhan seluruh komponen Bangsa. Marcus juga minta Pemeritah bijak, dengan tetap mengedepankan kebebasan berserikat dan berkumpul bagi warganya. Kebebasan dimaksud adalah kebebasan yang bertanggung jawab dibawah dan semangat Pancasila, UUD 45 dan Bhineka Tunggal Ika” tegasnya.

Hadir dalam konferensi pers tersebut PW. GP Ansor Lampung, Pemuda Katolik lampung, PMKRI, GMKI, Hikma Budis, Gema Budhi, Peradah, PMII, Repdem dan FAPP Lampung. (mbs)

Sticky
0