Login
or
Register

Komda Nusa Tenggara Timur

August 18, 2017

Hut RI ke 72, Pemuda Katolik Lembata Kibarkan Bendera di Pulau Siput

Pemuda Katolik Komcab Lembata

Lembata, NTT – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Rebuplik Indonesia yang ke 72,Pemuda Katolik Komisariat cabang kabupaten Lembata mengibarkan bendera merah putih di pulau Siput, kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, NTT, Kamis (17/08/2017).

Sebelum mengibarkan Bendera Merah Putih, Pengurus komcab Pemuda Katolik dengan mengenakan pakaian kebanggaan berwarna kuning ini menggunakan kapal motor laut jenis ketinting melakukan perjalanan sekitar 20 menit ke pulau Siput.

Sesampai di pulau Siput, para pengurus pemuda Katolik ini langsung mempersiapkan diri untuk melakukan upacara bendera sekaligus mengibarkan bendera merah putih di pulau yang memiliki pasir putih  tersebut.Selanjutnya mereka menancapkan bendera merah putih di pulau Siput  dan pengurus Pemuda Katolik Lembata memberikan hormat sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Pada kesempatan ini, Ketua Pemuda Katolik komisariat cabang kabupaten Lembata, Heri Wijaya mengajak semua anggota Pemuda Katolik untuk mengheningkan cipta sebagai bentuk penghargaan kepada setiap orang yang telah mempertaruhkan jiwa dan raganya untuk merebut maupun mempertahankan kemerdekaan  Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selain itu,Kata Heri bahwa Pemuda Katolik komisariat cabang Lembata pada kesempatan itu juga memanjatkan doa bersama agar Tuhan Yesus selalu menyertai perjalanan bangsa ini, sehingga dengan semangat cinta kasih bangsa  Indonesia ini dapat terhindar dari segala pertikaian yang dapat mengakibatkan perpecahan antar sesama.

Ketua Pemuda Katolik Lembata ini mengatakan, Pulau siput terletak di kawasan laut kabupaten lembata.Pulau ini akan muncul ketika air laut surut dan akan tenggelam ketika air laut pasang.Sekalipun pasang surut air laut memunculkan dan menenggelamkan pulau tersebut tetapi pulau ini tetap ada dari jaman dahulu sampai dengan saat ini.hal ini mengajarkan kepada kita bahwa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara pasti kita akan menghadapi berbagai macam permasalahan.Namun seberat apapun persoalan yang dihadapi bangsa harus kita hadapi demi menjaga keutuhan NKRI.

“Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72.Dengan Semangat HUT Ke– 72 Proklamasi Kemerdekaan, Kita Dukung Gerakan Nasional Indonesia Kerja  Bersama Dalam Mewujudkan Cita-Cita Proklamasi “Pesannya. (moat)

Sticky
0
August 11, 2017

Kesbangpol Akan Gandeng Pemuda Katolik Komcab Sikka Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

Komcab Sikka bersama perwakilan Kesbangpol (dok.PK)

SIKKA,NTT – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sikka akan menggandeng Pemuda Katolik Komisaritat Cabang Kabupaten Sikka, untuk melakukan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. Hal ini disampaikan Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Sikka, Feri Henriquez saat Pemuda Katolik bertandang ke Kantor Kesbangpol (11/8) untuk melalukan registrasi organisasi.

“Kami berterima kasih kepada organisasi Pemuda Katolik karena telah melakukan registrasi organisasi. Dengan teregisnya organisasi ini, kami berharap Pemuda Katolik bisa bekerjasama dengan Pemerintah untuk melakukan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan” tandas mantan Kasat Pol PP Sikka ini.

Ia menambahkan, kalau sudah jalan dari Desa/Kelurahan dan sekolah untuk  sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan hanya saja, belum semua terjawab. oleh karenanya, kami berharap Pemuda Katolik Sikka dapat bekerjasama dengan kami untuk melakukan kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Sikka, Gaudensius Andy Pio, memberikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Badan Kesbangpol Kabupaten Sikka kepada organisasi yang dia pimpin. Sebagai organisasi yang taat hukum,tentunya tidak bisa tidak,, kami menerimanya dengan penuh rasa tanggungjawab, jelas Andy.

” Kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan adalah bagian dari Program Kerja Pemuda Katolik, jadi, dengan ajakan tersebut, tentunya menjadi spirit bersama untuk berkarya bagi Gereja dan Tanah Air”, tambah Andy Pio.

Turut hadir, dalam kegiatan tersebut, sekretaris Pemuda Katolik Sikka, Jhon Joka, Bendahara, Hendrik Iwo, Bendahara I, Renil Raga dan wakil sekretaris Pemuda Katolik, Bram Kopong. (moat)

Sticky
0
July 30, 2017

Bupati Sikka Tantang Pemuda Katolik untuk Berwirausaha

Bupati Sikka dan anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan,Andreas Hugo Parera Foto bersama dengan peserta rakercab Pemuda Katolik Sikka (dok. PK)

SIKKA,NTT – Dalam kegiatan rapat kerja cabang Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Sikka, yang berlangsung di Sabtu (29/07) di Hotel Wailiti, Kelurahan Wolomarang,Kecamatan Alok Barat,Kabupaten Sikka.Dalam acara pembukaan ini,Bupati Sikka  Drs Yoseph Ansar Rera dalam sambutannya menantang organisasi Pemuda Katolik terutama pada kader-kadernya untuk berwirausaha.Baginya, Pemerintah Daerah siap memfasilitasi organisai Pemuda Katolik untuk membuat usaha kecil menengah karena sejalan dengan program organisasi tersebut.

“Saya sangat menarik dengan program organisasi Pemuda Katolik ini adalah salah satunya menghidupkan usaha kecil menengah.Itu berati mengajak para pemuda untuk berwirausaha.Kalau ini dimulai dari organisasi Pemuda Katolik ini, kita siap fasilitasi karena program ini sejalan dengan program pemerintah sekarang”Tandas Ansar

Dikatakannya, Kabupaten Sikka sekarang telah memiliki Sikka Inovasi Center (SIC) yang bisa dimanfaatkan oleh organisasi tersebut karena kader-kader Pemuda Katolik bisa mengikuti pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah ini, sehingga mereka akan mengembangkan di organisasi ini.Kita akan memberikan pelatihan kepada mereka sampai mereka memiliki ketrampilan sehingga bisa berwirausaha dan kita akan memberikan modal yang berasal dari pemerintah.

“Kalau berwirausaha ini mulai dari organisai Pemuda Katolik ini merupakan hal yang sangat luar biasa dan bersenergi dengan organisasi-organisasi Katolik lainnya seperti OMK,WKRI,ISKA dan PMKRI .Organisasi Katolik ini harus sinergi agar bisa berjalan dengan berbarengan .Inilah Kader Katolik yang bisa membantu gereja untuk mengembangkan dan meningkatkan iman umat serta memenuhi kebutuhan umat”Ucapnya

Bupati Sikka juga meminta organisai Pemuda Katolik untuk terus bersinergi dengan organisasi Pemuda lainnya dalam rangka mengembangkan kabupaten Sikka ini karena Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam membangun kabupaten Sikka ini.

Selain itu juga,Bupati Sikka meminta dalam rapat kerja cabang ini agar organisasi ini bisa menyusun program secara baik .Kalau sudah dirumuskan dengan baik programnya ,semua pengurus harus melaksanakan program tersebut.

Ditambahkan Ansar, Dirinya mengapreasi organisasi Pemuda Katolik ini sejak dilantik memiliki semangat yang tinggi untuk membesarkan organisasi ini.Pemuda Katolik harus bisa tampi beda dengan organisasi pemuda lainnya.Pemuda Katolik sebagai kader bangsa memiliki tugas berat ,bagaimana kita memperjuangkan empat konsesus kebangsaan kita.Organisasi ini juga harus memperjuangkan misi dan iman katolik  dalam setiap kegiatan.

Sementara itu,Anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P, Andreas Hugo Parera (AHP) meminta agar kader-kader organisasi dari Pemuda Katolik Komisariat Kabupaten Sikka untuk bisa mengambil bagian disetiap panggung-panggung yang ada seperti panggung politik,ekonomi ,sosial dan lain-lainnya.

Menurutnya, Banyak sekali keterlibatan organisasi Pemuda Katolik pada zaman itu karena  sangat erat dengan kehadiran Partai Katolik.Organisasi Pemuda Katolik adalah bagian dari alat perjuangan dari kelompok minoritas Katolik dan memiliki ekstensi di Rebuplik Indonesia.Organisasi ini menjadi salah satu kekuatan dan pilar untuk menjaga kemerdekaan RI.Itulah yang membuat organisai Pemuda Katolik dan Partai Katolik sangat eksis di zaman itu.Banyak sekali tokoh-tokoh Katolik yang lahir  dari organisasi ini dan menjadi tokoh-tokoh di tingkat nasional tersebut.

Lanjutnya,Sudah cukup sangat lama kader-kader Pemuda Katolik ini tidak terlibat secara intensi dalam setiap panggung yang ada seperti panggung politik,ekonomi ,sosial ,dan budaya  yang ada di Indonesia .Inilah adalah sebuah tantangan .Organisasi ini sangat diperlukan sekali di Indonesia, dimana kader-kader yang lahir dari organisasi dapat mengisi panggung-panggung yang ada di setiap tingkatnya masing-masing.

“ Kader-kadernya  Pemuda Katolik bukan saja mengambil bagian dari panggung politik tetapi panggung ekonomi,sosial,budaya  dan lain-lain di Rebublik Indonesia sesuai dengan tingkatannya masing-masing .Setiap panggung yang ada harus diisi oleh kader-kader Pemuda Katolik sesuai dengan kemampuan masing-masing .”Tegas Politisi PDI Perjuangan ini.

Anggota DPR RI dari daerah Pemilihan NTT I meminta agar kader-kader Pemuda Katolik untuk bisa mengisi panggung-panggung yang ada sesuai dengan kampablitas yang kita miliki sehingga kita menjadi profesional sesuai dengan bidang kita masing-masing.Jangan semua kader Pemuda Katolik untuk masuk dalam politik  karena politik terlalu sempit ruangannya dimana pembicaraanya besar tetapi ruangan sangat sempit sekali.Masih ada ruang-ruang yang lainnya dalam kehidupan kita yang diisi oleh kader-kader Pemuda Katolik karena itu juga bermanfaat bagi kehidupan masyarakat kita .

Andreas Hugo Parera menambahkan,Selamat mengikuti kegiatan rapat kerja cabang Pemuda Katolik Kabupaten Sikka bagi semua pengurus Pemuda Katolik.Tentunya dalam program kerja yang sudah disusun sesuai dengan tingkat lokal sehingga kita bisa melaksanakan program tersebut dengan secara baik .

Ia  berharap,rakercab Pemuda Katolik bisa sukses.kami dengan senang hati dan akan memberikan suport apa yang bisa kami lakukan kepada organisasi ini , untuk kepentingan gereja ,masyarakat ,bangsa dan negara .

“Selamat melaksanakan rakercab ini .Buatlah program-program  yang bisa kita kerjakan sehingga bisa ada makna dan berguna langsung bagi masyarakat.Ini penting sekali karena sebuah jawaban kepada masyarakat kita bahwa Pemuda Katolik mempunyai arti untuk masyarakat dan bangsa ”Imbuh Andre putra asli kabupaten Sikka ini. (moat)

Sticky
0
July 30, 2017

Pemuda Katolik Komcab Sikka Gelar Rakercab

Foto Bersama Seluruh Pengurus Komcab Sikka (Dok. PK)

 

SIKKA, NTT – Organisasi Pemuda Katolik yang memiliki Visi menjadi organisasi kader yang handal bagi kaum muda Katolik dalam berkiprah untuk gereja dan tanah air .Sedangkan Misi organisasi ini mewujudkan kader-kader muda Katolik yang berjiwa Kristiani dan memiliki semangat kebangsaan.

Organisasi Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Sikka yang mengalami kevakuman baik pada aktivitas organisasi maupun struktur kepengurusannya yang disebabkan minimnya jumlah anggota yang ada.Atas dasar inilah Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Katolik merekomendasikan dan memberikan mandat kepada Careteker Komisariat Cabang Pemuda Katolik Kabupaten Sikka untuk melaksanakan Mapenta (Masa Penerimaan Anggota) DAN MUSKOMCAB (Musyawarah Komisariat Cabang) sebagai jawaban atas hasil kongres dan kepemimpinan Pemuda Katolik Masa bhakti 2015-2018.

Pada bulan Maret 2017 ,Pemuda Katolik Cabang Sikka melaksanakan MAPENTA dan MUSKOMCAB. Dalam MAPENTA ini sebanyak 82 orang muda bergabung dalam organisasi Pemuda Katolik sedangkan dalam MUSKOMCAB tersebut terpilihlah Gaudensius Andi Pio sebagai ketua Pemuda Katolik  Cabang Kabupaten Sikka. Perjalanan organisasi Pemuda Katolik terus mengalami kemajuan dimana pada bulan Juni tahun 2017, Pengurus Pemuda Katolik Cabang Sikka dilantik oleh Ketua Komisariat Daerah Pemuda Katolik NTT ,Ronal da Gomez.

Organisasi ini tidak berhenti saja, Bertempat di Hotel Wailiti, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Sabtu (29/07), Pemuda Katolik Cabang Kabupaten Sikka mengadakan Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB) untuk menyusun program kegiatannya dengan masa periode 2017-2020. Dalam acara pembukaan rakercab ini, Ketua Pemuda Katolik komisariat cabang Kabupaten Sikka, Gaudensius Andi Pio melalui sekretarisnya Yohanis S.T Joka mengatakan memiliki komitmen untuk pembentukan komisariat anak cabang di setiap kecamatan yang ada di kabupaten Sikka. Sehingga pada tahun 2018, Pemuda Katolik ditingkat kecamatan yang ada di kabupaten Sikka kepengurusannya sudah terbentuk.Pada tahun 2020, semua pembentukan komisariat  Kecamatan sampai di tingkat desa dan kelurahan Pemuda Katolik sudah terbentuk semua.

Ia mengatakan dalam kepengurusan ini ada 4 program yang menjadi prioritas yakni: pertama, pembentukan lembaga pengajian kebijakan publik, kedua pemberian bantuan beasiswa bagi pelajar, ketiga pembentukan UKM dan terakhir Pembentukan kepengurusan Pemuda Katolik mulai tingkat Kecamatan dan Kelurahan atau Desa.

Yohanis S.T Joka menjelaskan Pemuda bukan hanya sebagai sasaran obyek dari sebuah pembangunan tetapi lebih dari itu pemuda sebagai pelaku dari setiap proses pembangunan mulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi. Pemuda harus diberi ruang untuk berpartipasi dalam proses pembangunan mulai dari tingkat desa sampai dengan tingkat kabupaten.Proses pembagunan di kabupaten Sikka ini dapat berjalan dengan baik apabila seluruh elemen masyarakat dilibatkan termasuk Pemuda Katolik. Pendistribusian kader muda dalam setiap tugas dan karya termasuk birokrasi pemerintah perlu dilakukan dan  hal ini telah dilakukan oleh pemerintahan saat ini dan Pemuda Katolik Cabang Kabupaten Sikka siap mendukung dan menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas.

Sekretaris Pemuda Katolik ini,mengatakan, Pemuda Katolik adalah sebuah organisasi kader yang dijiwai oleh nilai kekatolikan dan semangat oleh nilai-nilai kebangsaan. Oleh karena itu, dalam segala bentuk pembinaan dan perjuangan harus dilandasi oleh nilai-nilai cinta kasih sehingga benar apa yang dikatakan IJ.Kasimo 100% katolik ,100% Indonesia. Pemuda Katolik harus menjadi garam dan terang dalam mendukung kerja-kerja nyata gereja dan bangsa.

“Moment rakercab ini merupakan salah satu kegiatan Pemeuda Katolik guna membentuk kader yang militan dan bermartabat serta peka terhadap persoalan-persoalan kemasyarakatan. Rakercab merupakan forum untuk menyusun program-program kerja keorganisasian yang mampu memberikan energy dan kontribusi positif demi mempercepat akselarasi pembagunan kepemudaan dan kesejahteraan masyarakat pada umummnya dalam terang ilahi” Harapnya

Sementara itu ketua Panitia Rakercab, Mauritius Efrem da Rato mengatakan Rapat kerja cabang merupakan bagi kader pemuda katolik untuk menyatukan semua pemikiran-pemikiran strategis dan konstruktif guna memantapkan dan memajukan organisasi pemuda katolik di masa depan khususnya di tiga tahun mendatang. Kesadaran kegiatan hari ini merupakan sumber semangat dan inspirasi bagi kader pemuda Katolik untuk turut memiliki semangat rela berkorban bagi gereja dan menyatukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun kelompok karena esensi dari kegiatan rapat kerja cabang hari ini kader pemuda katolik harus menjadi garam dan terang dunia.

Lanjut Guru SMA Negeri Bola ini tujuan rakercab dalam rangka mewujudkan wadah pemuda katolik ini menjadi tempat untuk membentuk otak watak dan iman setiap kader seraya mengikuti perubahan jaman dengan selalu mewarisi energi kesetiakawan dan cahaya kebangkitan bagi sesama kita yang menghuni alam ini agar dapat menjadi solusi atas berbagi persoalana yang dihadapi gereja, masyarakat, bangsa dan negara Indonesia.

Ia juga meyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dengan caranya masing-masing sehingga terlaksananya kegiatan rapat kerja cabang pemuda katolik komisariat kabupaten Sikka periode 2017-2020 Semoga kekuatan iman dapat membuka mata hati kita untuk menyongsong pemuda katolik yang makin suskses dalam medan pengabdian. (moat)

Sticky
0
July 25, 2017

KETUA PEMUDA KATOLIK ENDE: MARI KEMBALIKAN ARAH SEJARAH

Foto Berrsama Ketua Pemuda Katolik Komcab Ende (dok.Pk)

Ende – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende bekerja sama dengan Pemuda Desa dan Kementrian Dalam Negri, menggelar seminar dengan tema “ Mengawal Kebhinekaan Dari Ancaman Radikalisme”. Kegiatan yang berlangsung di SMA Mutmainah-Ende ini menghadirkan pembicara Dandim Ende, Ketua NU Ende, dan Ketua Pemuda Katolik Komcab Ende.

Ketua Pemuda Katolik Ende, Rae Agustinus dalam kesempatan itu mengatakan, sudah saatnya masyarakat khususnya kaum muda mengembalikan arah sejarah. “saudara/i, sudah semestinya dan segera mungkin kita kembalikan arah sejarah. Sejarah bangsa tentang nasionalisme dan kebhinekaan yang dalam sepuluh tahun terakhir berusaha dibelokan oleh kaum radikalis melalui gerakan-gerakan intoleran, kekerasan, kebencian, mesti kita kembali luruskan seperti sedia kala, seperti yang dicontohkan leluhur kita”.

Lanjutnya, hal tersebut tidak boleh didiamkan karena praktek ilfiltrasi gerakan tersebut telah berhasil masuk ke dunia pendidikan dan bahkan di dalam pemerintahan. Kasus intoleransi juga terus meningkat. Peningkatan kasus salah satunya dibuktikan dengan laporan Komnas Ham yang menunjukan peningkatan kasus intoleransi dari tahun ke tahun.

Praktek ini dalam rentang kira-kira sepuluh tahun terakhir secara perlahan mengubah wajah bangsa dari toleran ke intoleran, dari yang dulunya rukun mengarah ke saling curiga bahkan saling membenci.

Beliau mengungkapkan pentingnya bergerak bersama. “Sekarang ini pemerintah sudah mulai tegas memberantas radikalisme melalui program deradikalisasi, bela negara, pemblokiran situs radikal, bahkan menerbitkan Perppu. Tetapi perlu dingat, upaya-upaya itu hanya akan berhasil bila ada kesadaran di dalam masyarakat untuk bergerak bersama dengan berbagai cara”.

Mari, kita kembalikan arah sejarah, tegas Rae Agustinus dalam seminar tersebut.

Seminar ini dijadwalkan akan diselenggarakan lagi di SMA Muhammadyah Ende, pada tanggal 25 Juli 2017. Pihak penyelenggara akan mengadirkan berbagai pihak yang berkompeten guna memberikan pencerahan kepada kaum muda tentang pentingnya mengawal kebhinekaan dan menjaga persatuan bangsa. (agt)

Sticky
0
July 11, 2017

Ronald Da Gomez Lantik Pemuda Katolik Komcab Lembata

Ketua Komda NTT, Ronald menyerahkan SK Kepengurusan kepada Ketua Komcab Terpilih.

Ketua Komasariat Daerah(KOMDA) Pemuda Katolik NTT , Ronald Da Gomez melantik secara resmi Herriyanto Wijaya sebagai ketua Komisariat Cabang Pemuda Katolik Kabupaten Lembata. Acara pelantikan ini berlangsung Selasa(11/07/2017) di Kuma Resort Kabupaten Lembata,NTT.

Dalam sambutannya Ronald Da Gomez meminta untuk segera membentuk kepengurusan Pemuda Katolik Kabupaten Lembata sampai tingkat paling bawah seperti membentuk komisariat anak cabang di seluruh kecamatan yang ada.

“Hari ini ,Saudara kita beserta Jajaran pengurus pemuda Katolik yang baru dilantik,Saya minta agar segera bentuk stuktur kepengurusan Pemuda Katolik dari tingkat Kecamatan sampai dengan tingkat Kelurahan atau Desa sehingga organisasi ini betul-betul memberikan manfaat bagi masyarakat kita”Tegas ,Ketua KOMDA NTT Pemuda Katolik.

Ia menambahkan, selain proses pelantikan ini juga ada kegiatan masa penerimaan anggota Pemuda Katolik sebagai langkah konsolidasi,reorgnisasi dan Penguatan Struktur Organisasi Pemuda Khatolik secara keseluruhan di NTT karena setelah sekian lama organisasi Pemuda Katolik mengalami kevakuman, padahal NTT dikenal sebagai daerah mayoritas Katolik.

Ronald Da Gomez ini mengajak agar semua kader yang tergabung dalam organisasi Pemuda Katolik untuk bisa menjalankan Visi dan Misi Pemuda Katolik dimana Visi kita adalah menjadi organisasi kader yang handal bagi kaum muda Katolik dalam berkiprah untuk Gereja dan Tanah Air dan Misi kita adalah mewujudkan kader-kader muda Katolik yang berjiwa Kristiani dan memiliki semangat Kebangsaan.

Selain itu juga,Ronald sapaan sehari -hari ini mengatakan, Pemuda Katolik di NTT untuk mensolidkan barisan dalam rangka lebih membumikan dan menggaungkan prinsip-prinsip Kebhinekaan, toleransi dan persatuan yang dibingkai dalam semangat ideologi Bangsa yaitu Pancasila. “Saya tegaskan Pemuda Katolik NTT mengutuk dan menolak keras gerakan anti toleran dan gerakan radikalisme hadir di bumi Nusa Tenggara Timur ini”Ucap Ronald.

Sementara itu, Ketua Komisariat Cabang Pemuda Katolik Kabupaten Sikka yang baru dilantik ,Herriyanto Wijaya mengatakan,bahwa panji pemuda Katolik telah diserahkan kepada kita,mari kita jaga dan kita sebarkan ke seluruh wilayah kabupaten Lembata dengan energi yang positif.Pemuda katolik harus memerangi hal-hal yang dapat menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa,yakni terorisme dan narkoba “Pemuda katolik kabupaten lembata harus selalu menjadi ormas yg mengedepankan toleransi karena kita adalah Lembata, kita adalah NKRI”tegas Heri.

Berdasakan Pantauan, Sehabis acara pelantikan langsung di adakan Masa Penerimaan anggota (MAPENTA) yang di ikuti sebanyak 153 anggota dan diisi oleh pemateri pengurus pusat Pemuda Katolik, Kikin Tarigan.

Sticky
0
May 31, 2017

Bupati Ende buka Mapenta dan Muskomcab Pemuda Katolik

Foto Bersama Komcab Ende, Komda NTT, PP Pemuda Katolik, dan Bupati Ende (dok.Pk)

Ende,NTT – Organisasi Pemuda Katolik terus melakukan konsolidasi pembentukan Komisariat Cabang tingkat kabupaten yang ada di Nusa Tenggara Timur. Setelah beberapa kabupaten yang sudah dibentuk  kepengurusannya, Kini Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Ende menggelar Masa Penerimaan Anggota(MAPENTA) dan Musyawarah Komisariat Cabang(MUSKOMCAB). Kegiatan  ini juga diikuti dua kabupaten seperti Pemuda Katolik Komisariat Kabupaten Nagekeo dan Pemuda Katolik kabupaten Ngada.

Acara yang berlasung pada selasa (30/05) langsung dibuka oleh Bupati Ende, Marsel Petu di Aula Loka Latihan Kerja, Kecamatan Ende Tengah Kabupaten Ende dan disaksikan oleh Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Kikin Tarigan, Ketua Komda NTT Ronal Da Gomez, Sekretaris Komda NTT Rahel Cicilia, Romo Dominikus Nong, Ketua Panita Agustinus Rahe, serta seluruh kader Pemuda Katolik di Kabupaten Ende.

Dalam sambutan, Bupati Ende Marsel Petu mengatakan jadilah Pemuda Katolik yang menjaga kadar religius dalam bingkai nasionalisme. Organisasi Pemuda Katolik harus terus menjaga budaya dan menjadi tradisi kita karena di era globalisasi  banyak budaya kita ditanam oleh leluhur kini mulai pudar seperti saling menghargai, saling menghormati, dan tolong menolong sesama akibat dari dampak globalisasi.

Selanjutnya, Bupati Ende yang juga merupakan kader Pemuda Katolik tahun 1996 waktu itu mengatakan bahwa sebagai kader Pemuda Katolik dirinya mengucapkan banyak terimakasih kepada organisasi Pemuda Katolik karena telah mendidik dan membina selama bergabung dalam organisasi tersebut dan sekarang dirinya bisa menjadi pemimpin orang nomor satu di Kabupaten Ende ini.Semuanya bisa terpenuhi kalau kita sebagai kader Pemuda Katolik harus  sungguh mengikuti proses yang sudah ada dalam organisasi Pemuda Katolik itu.

“Saya ucapakan banyak terimakasih kepada organisasi Pemuda Katolik yang telah memberikan modal dan spirit selama saya dibina dalam wadah ini,sehingga sekarang saya bisa nikmat menjadi pemimpin seperti menjadi anggota DPRD ende dan sekarang menjabat sebagai Bupati Ende ” tandasnya.

Diakhir sambutannya Bupati yang juga Ketua DPD II partai Golkar Kabupaten Ende ini berpesan agar semua peserta harus sungguh-sungguh mengikuti proses masa pendidikan anggota dan musyawarah cabang Pemuda Katolik sehingga kedepan kalian akan menjadi emas yang bisa ditempat dimana saja karena sudah terlatih dalam organisasi ini.

Sementara itu, Pengurus Pusat Pemuda Katolik Kikin Tarigan meminta untuk kepengurusan nantinya agar segera membentuk kepengurusan Pemuda Katolik sampai tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa agar organisasi ini bisa mengakar sampai tingkat bawah. Selain itu juga, ia meminta kepada pemda Kabupaten Ende untuk bisa membantu organisasi Pemuda Katolik dalam segala hal. Tentunya dalam perjalanan organisasi ini ada sikap kritis terhadap pemerintah ,tapi itu sebuah dinamika dan perjuangan dalam sebuah organisasi.

Sementara Ketua Komda NTT Pemuda Katolik, Ronal da Gomez mengatakan stuktur kepengurusan organisasi Pemuda Katolik sudah terbentuk 12 Komisariat cabang tingkat kabupaten dan sisa akan terus kita lakukan konsolidasi pembentukan organisasi Pemuda Katolik yang ada di Kabupaten ini sehingga dalam waktu dekat ini semua kepengurusan Pemuda Katolik Komisariat cabang kabupaten sudah terbentuk semua di NTT.

Selain itu, Ronal da Gomez Mengajak organisasi Pemuda Katolik dan semua komponen masyarakat untuk bersatu melakukan pencegahan dan melawan radikalisme dan terorisme. Jangan ada toleransi terhadap setiap gerakan yang anti-Pancasila dan ingin memecahkan Negara Kesatuan Rebublik Indonesia (NKRI)

Saya minta kepada semua organisasi kepemudaan di tanah air  terutama yang ada di kabupaten Ende untuk senantiasa tanggap dan bekerja sama dalam menyikapi situasi keamanan negara yang terancam. Ayo kita semua organisasi kepemudaan untuk satukan kekuatan dan soliditas generasi muda akan terus berkontribusi pada kemajuan, keamanan dan masa depan bangsa Indonesia ini”Teganya Mantan Ketua PMKRI Jakarta Selatan ini.

Diakhir sambutannya, Ketua Komda NTT  ini berpesan kepada semua kader Pemuda Katolik selamat mengikuti proses MAPENTA dan MUSKOMCAB Pemuda Katolik bagi kabupaten Ende, Nagekeo dan Ngada. Jadilah kader Pemuda Katolik yang menjadi garda terdepan membela bangsa dan gereja karena kita Pemuda Katolik adalah 100 persen Katolik dan 100 persen Katolik.

Kontributor : Angga Macan
Editor           : Asta Sembiring
Sticky
0
May 28, 2017

Pemuda Katolik Komcab Sikka Mengapresiasi Kepimpinan ANSAR


SIKKA,NTT – Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Sikka, Andy Pio mengapresiasi kepemimpinan bupati Sikka Drs Yoseph Ansar Rera dan Wakil bupati Sikka, Drs Poulus Nong Susar  yang biasa disandi ANSAR karena dalam kepemimpiman mereka  telah banyak memberikan perubahan dalam segala bidang  di Kabupaten Sikka.Demikian disampaikannya, dalam memberikan sambutan pada acara pelantikan pengurus Pemuda Katolik komisariat cabang Sikka,Sabtu(27/05),Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.

Menurutnya dibawah kemimpinan ANSAR ini, tingkat kepuasan masyarakat mencapai 72 persen yang dikaji oleh tim akademis Universitas Nusa Nipa Maumere. Disamping itu dari 22 Kabupaten/kota di Provinsi NTT ada empat kabupaten yang keluar dari lingkaran daerah miskin menjadi daerah maju yaitu kabupaten Sikka.

Selain itu, ungkap Andy Pio bahwa wajah kota Maumere kelihatan hidup dan ini menunjukan tata kota Maumere sudah mengalami kemajuan yang signifikan dan jumlah kunjungan wisatawan yang terus meningkat dan masih banyak lagi yang telah mengalami kemajuan.Tentu dalam perjalanan pemerintah terus berbenah dan ini menjadi tanggung jawab kita semua baik dari pemerintah, DPRD, swasta serta orang muda harus bersama-sama karena menjadi tanggung jawab kita semua.

“Kita harus kata jujur dibawah kepemimpinan ANSAR ini ada perubahan  diKabupaten Sikka dan ada perlu dilanjutkan dan dibenahi”tegas ketua Komcab Sikka ini.

Ia juga menambahkan kita sebagai orang muda generasi penerus bangsa tidak mengenal kita berasal dari mana kita harus bersatu melawan gerakan terorisme, radikalisme dan intoleransi yang ingin memecah belah bangsa ini. Spirit nasionalisme harus diinternalisasi kepada setiap pemuda agar bangsa ini semakin kuat tidak muda digoyahkan.

Menyikapi aksi teror yang terjadi di kampung Melayu, Ketua Pemuda Katolik Komcab Sikka,Pemuda Katolik mengencam dengan keras pelaku aksi teror tersebut dan kami meminta pihak TNI dan POLRI harus berani menangkap siapa dalang aksi teror ini.Pemuda Katolik hadir untuk membentuk otak, watak dan iman generasi emas Indonesia untuk kembali beriktiar dalam satu bangsa,satu tanah air dan satu bahasa dalam persatuan.

Diakhir sambutannya Andy Pio menyampaikan, penghormatan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh kader Pemuda Katolik Komisariat cabang kabupaten Sikka yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk menahkodai kapal Pemuda Katolik selama 3 tahun kedepan.kepercayaan yang diberikan adalah amanah yang harus diemban untuk melaksanakan kerja-kerja organisasi kedepan.Semua kader Pemuda Katolik Sikka, hendaklah kita menjadi akar yang dapat menembus tanah, mencari air bagi pohon,Dengan begitu Pemuda Katolik telah melaksanakan karya perutusan kerasulan Awan yang bermanfaat bagi orang lain. Menjadi akar memang membuat kita tidak terkenal, yang dikenal hanyalah pohon dan buahnya. Tetapi itulah tanggung jawab kita, untuk bermakna dan berdampak bagi banyak orang.

Kontributor : Angga Macan
Editor           : Asta Sembiring

Sticky
0
May 13, 2017

PEMUDA KATOLIK KOMCAB SIKKA GELAR DIALOG KEBANGSAAN

Peserta Dialog Kebangsaan Komcab Sikka (dok.PK)

Sikka,NTT – Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Sikka menggelar dialog kebangsaan dengan tema “Silent Majority Melawan Gerakan Intoleransi dan Disintegrasi Bangsa” pada jumat (12/05) pukul 18.00 Wita di Pusat Jajanan dan Cinderamata Maumere, Kabupaten Sikka – NTT. Kegiatan dialog yang bernama KPK (Kulababong Pemuda Katolik)  ini di pandu langsung oleh Moderator Yos Bajo.

Dalam dialog kebangsaan ini Dr.Geri Gobang yang mewakili akademisi mengatakan bahwa bangsa Indonesia sekarang sedang dihadapkan dengan ideologi transnasional. Ideologi ini sedang menyusup dan sekarang telah menjadi terang benderang karena kendaraan yang digunakan sekelompok orang adalah agama.cIdeologi transnasional ini disusupkan lewat jalur-jalur formal dan negara seolah-olah dalam tanda kutip menonton atau diam dengan ideologi transnasional tersebut.

Ideologi transnasional ini sudah mulai masuk dikampus dan melakukan kegiatannya. Mereka menyusup masuk lewat kelompok-kelompok muda ini.Yang mereka susupkan adalah ideologi-ideolagi radikalisme yang berbasis agama pada kelompok muda ini. “Proses politik di DKI Jakarta itu merupakan puncak gunung es yang sangat kelihatan sekali.” Tandasnya

Dosen Unipa ini menuturkan bahwa hari ini seluruh masyarakat Silent Majority tidak mau berdiam lagi karena sudah lama mereka berdiam sehingga ada gerakan-gerakan yang mulai muncul. Kita lihat sekarang kota-kota di Indonesia melakukan suatu simbolisasi dengan menyalankan lilin sebagai bentuk kesadaran agar dapat menggugah hati banyak orang untuk agar kembali ke konsesus nasional kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam keberagaman .

Ia menambahkan Ideologi transnasional ini merupakan paham-paham radikalisme dimana mereka ingin membangun negara Indonesia menjadi negara Islam sehingga negara tidak boleh diam dengan ideolagi transnasional ini .

“Negara tidak boleh membiarkan ormas-ormas radikalisme yang ingi memecah belah bangsa ini ,Negara harus segera memberantas ormas radikalisme tersebut” tegasnya.

Jhon Balla dari LSM dalam dialog ini mengatakan dimana perbedaan itu sesuatu yang ada oleh karena itu, atas perbedaan itu kita diwajibkan untuk bertoleransi. Kalau kita tidak bertoleransi maka kemudian akan muncul intoleransi yang dapat memperngaruhi yang lain sehingga melahirkan paham radikalisme.Kita semua yang ada memiliki tanggung jawab untuk bersama-sama kita melawan gerakan-gerakan radikalisme

“Negara harus tegas dan netral dalam hal ini TNI dan POLRI harus memberantas gerakan radikalisme yang menolak Pancasila, Kalau negara tidak tegas maka kita terpecah belah dan tidak intoleren” Pangkasnya.

Sementara itu, Ketua KNPI Kabupaten Sikka Yanto Kliwon mengatakan fenomena yang terjadi akhir-akhir ini belum final karena kita berbicara tentang Indonesia, Nasionalisme, Imajinasi kebangsaaan tetapi kita warga Indonesia masih terkotak-kotak dan memandang orang lain masih berbeda-beda. Fakta yang terjadi adalah kondisi hari ini banyak masyarakat yang tidak Intoleren.

“Ketika kita orang tua ini tidak bisa menerima perbedaan ,tidak bisa toleran kita sebagai orang tua untuk tidak mengwariskan ke anak cucu kita.Kita harus ada keberanian moril untuk memutuskan mata rantai keterbelahan etnis, agama, dan suku “Tegasnya

Camat Kangae ini juga meminta Kita harus terus menciptakan ruang-ruang perjumpaan ini maka negara harus hadir untuk menciptakan ruangan ini dengan melakukan diskusi-diskusi ini agar tidak terjadi seperti sekarang ini.

Dalam dialog Kebangsaan ini juga dihadiri oleh Kepala Kesbangpol Kabupaten Sikka Thomas Ola Peka, Wakapolres Sikka Muhamad Saleh, Danramil Alok Kapten INF Surikan, Ketua Fraksi NasDem Silferius Angi, Camat Alok Fitrinita, Ketua Pemuda Pancasila Yosep Nong Soni, Ketua PMKRI Cabang Maumere Ama Laga, GP Ansor Edi Kurniawan dan Mantan Bupati Sikka Alexander Longginus serta Ketua Pemuda Katolik Kabupaten Sikka Andi Pio.

Kontributor : Angga Macan
Editor           : Asta Sembiring
Sticky
0
March 27, 2017

KAROLIN AJAK PEMUDA KATOLIK LAWAN HUMAN TRAFFICKING DI NTT

Ketua Umum PP Pemuda Katolik (dok.Pk)

NTT – Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik dr. Karolin Margret Natasa mengajak seluruh Pemuda Katolik di  Nusa Tenggara Timur untuk bersama-sama melawan Human Trafficking yang makin marak akhir-akhri ini. Pasalnya, Human Trafficking adalah kejahatan terhadap kemanusian dan biasanya pelakunya merupakan orang-orang dekat disekitar kita karena yang sering membujuk mereka untuk berangkat mencari kerja adalah orang tua mereka itu sendiri.

“Kita jangan dulu menyalahkan orang lain yang menjual ke luar negeri deh,tetapi yang menjual mereka di kampong itu siapa? bapaknya kah, pamannya kah, atau kelurarganya kah. Kadang-kadang sering kali yang membujuk untuk berangkat mencari kerja malah keluarga dekat mereka” Tegas Ketua Umum PP Pemuda Katolik Saat ditemui Media, Minggu (26/03) di Hotel Wailiti, Kabupaten Sikka

Lanjutnya, korban perdagang manusia ini berangkat karena tergiur dan diberikan mimpi dengan gaji yang besar tetapi kenyataan yang terjadi tidak seperti itu.Kita sebagai Pemuda Katolik harus melawan human trafiking ini dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat terutama umat katolik. Kita memilki banyak ordo-ordo katolik yang tersebar di NTT yang telah banyak membantu korban Human Trafficking sehingga Pemuda Katolik bersama mereka untuk memberantas perdagangan manusia yang terjadi ini.

“Kita sebagai Pemuda Katolik ini harus melakukan kegiatan dengan memberikan penyuluhan dan pembinaan tingkat umat.Pemuda Katolik memilki akses yang sangat luas sampai tingkat bawah untuk bersama-sama bekerja diladang Tuhan ini dengan memberikan materi-materi penyuluhan kepada mereka” tandas Politisi Perjuangan ini.

Ia juga meminta kepada seluruh masyarakat NTT untuk tidak mempercayai orang dengan janji-janji sekaligus Pemuda Katolik yang ada di NTT untuk bisa terlibat langsung dengan masyarakat dengan meberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak terjadi perdagangan manusia di NTT

Kontributor : Angga Macan
Editor           : Asta Sembiring
Sticky
0