Login
or
Register

Komcab Pringsewu

January 12, 2019

STRUKTUR DAN PERSONALIA PENGURUS PUSAT PEMUDA KATOLIK PERIODE 2018-2021

Dewan Pembina

Pastor Moderator : Rm. Johanes Hariyanto, SJ

Penasehat Awam :

1. Franky Sibarani
2. Ignasius Jonan
3. Komjen Pol (Purn) Gregorius Mere
4. DR. Cosmas Batubara
5. DR. J. Kristiadi
6. Drs. Cornelis, MH
7. Drs. Frans Lebu Raya
8. Drs. Josef Nae Soi, MM
9. Ir. Anang Prihantoro
10. Dr. Ir. Marukan, MAP
11. Rupinus, SH, M.Si
12. Hargo Mandirahardjo, SH, MH
13. Veronika Wiwik Sulistyo
14. Ir. Suryo Susilo
15. Drs. Nicolaus Uskono, M.Si
16. Natalis Situmorang, S.Hut, M.Si
17. Agustinus Tamo Mbapa, S.Sos, M.Si

Dewan Pakar :

1. Leonardo J Renyut, SE
2. Ir. Kikin P Tarigan, MM
3. Herkulanus Heriadi, SE
4. Ir. Deddy Yevri H Sitorus, MA
5. Ir. Susanto, MM
6. Ir. Hanjaya Setiawan
7. Ir. Heri S. Soba, MM
8. Albert Pieter Lasut, SIP
9. Stefanus Asat Gusma
10. Petrus M Sitohang, SE
11. Ruslan Tarigan, S.Pd
12. Kosmas Kajan, SS

Ketua Umum : Karolin Margret Natasa

Ketua Bidang

1. Ketua Bidang Pembinaan Organisasi : Arnoldus Yansen da Gomez
2. Ketua Bidang Kaderisasi : Aloysius F Edomeko
3. Ketua Bidang Kepemudaan & Olah Raga : Atanasius Harpen, SH
4. Ketua Bidang Politik & Keamanan : Tarsisius Tukijan, S.Pd
5. Ketua Bidang Otda Pembangunan Desa & Perbatasan : Maskendari, SP, M.Si :
6. Ketua Bidang Hubungan & Kerjasama Luar Negeri : Lexi Theodorus Mantiri, SS
7. Ketua Bidang Pendidikan dan Iptek : Krispinus Palobo, S.Pd, M.Pd
8. Ketua Bidang Hubungan & Kerukunan Antar Agama : Walter Fransiskus Sinaga, S.Sos
9. Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan : Magdalena M. Maturbongs, S.ST
10. Ketua Bidang Kesehatan, Tanggap Darurat & Bencana : dr. H.S. Wahyu Purnomo, SpB:
11. Ketua Bidang Lingkungan Hidup : Hotdiman Manik, SP, M.Si
12. Ketua Bidang Budaya & Pariwisata : Apriadi Sinaga, SE, MM
13. Ketua Bidang Komunikasi & Informatika : Friederich Batari
14. Ketua Bidang Ekonomi Kreatif, UKM & Koperasi : Agatha EP Retnosari, ST
15. Ketua Bidang Hub. Masyarakat & Antar Lembaga/OKP : Marcus Budi Santoso
16. Ketua Bidang Hukum dan HAM : Gokma Toni P Situmorang, SH, MH :

Sekretaris Jenderal : Christopher Nugroho, ST, M.Si
1. Wakil Sekjen Bid Organisasi : Asta Ivo B Sembiring, ST :
Wakil Sekjen Bid Organisasi : FX Rudy Djong, SE
Wakil Sekjen Bid Organisasi : Eduardus Wirawan

2. Wakil Sekjen Bid Kaderisasi : Ignasius Ganjar Tri Hantoro
Wakil Sekjen Bid Kaderisasi : Niko Hary Gunawan
Wakil Sekjen Bid Kaderisasi : Bondan Wicaksono, SE, MKP

3. Wakil Sekjen Bid Kepemudaan & Olahraga : Sumitro Petrus Kelyombar
4. Wakil Sekjen Bid Politik & Keamanan : Yuvensius Tukung, S.Pd
5. Wakil Sekjen Bid Otda, Pembangunan Desa & Perbatasan: Gregorius Sahdan, SIP, MA
6. Wakil Sekjen Bid Hubungan & Kerjasama Luar Negeri : Agustinus Salut
7. Wakil Sekjen Bid Pendidikan dan Iptek : Theodora Ewalda Taek, S.Pd
8. Wakil Sekjen Bid Hubungan & Kerukunan Antar Agama : L.Y. Decrolly Anasara, SE
9. Wakil Sekjen Bid Pemberdayaan Perempuan : Yosepha M Faan, S.Pt
10. Wakil Sekjen Bid Kesehatan, Tanggap Darurat & Bencana : Stefanus Heldi Ardiansyah :
11. Wakil Sekjen Bid Lingkungan Hidup : Pandapotan Sitanggang
12. Wakil Sekjen Bid Budaya & Pariwisata : Herman Umbu Billy, ST
13. Wakil Sekjen Bid Ekonomi Kreatif, UKM & Koperasi : Johanes SM Sitohang, ST :
14. Wakil Sekjen Bid Komunikasi & Informatika : Yustinus P Paat
15. Wakil Sekjen Bid Hub. Masyarakat & Antar Lembaga/OKP : Stefanus Boncu
16. Wakil Sekjen Bid Hukum & HAM : Lafinus Songbes

Bendahara Umum : Ardy Susanto, SH
1. Wakil Bendahara Umum : Michelle B Wondal, SE, MM
2. Wakil Bendahara Umum : Fransiscus Richard
3. Wakil Bendahara Umum : Benny Seman Wahi

Departemen

1. Departemen Pembinaan Organisasi
• Buha Darwin Mardongan Sitanggang
• Barita Sinaga
• Robertus Aditya
• Runi Runtu

2. Departemen Kaderisasi
• Stanislaus Sene
• Adi Loviantoro
• Antonius Mustaim, S.Si
• Yakubus Mudiyanto

3. Departemen Kepemudaan & Olahraga
• Selestinus Boi Jupjo, S.Sos
• Filipus Septian Dwi Irwanto
• Tarsisius Daud
• Boby Antonius Kaparang

4. Departemen Politik dan Keamanan
• Vandarones Purba, ST, MH
• Benediktus Dallupe
• Alexander Tommy Wicaksono
• Yunanto Adi Bowo Leksono
• Ventje Jackobus Roman Abanit, SE, Akt. CPA

5. Departemen Otda, Pembangunan Desa & Perbatasan
• Albertus Adii, ST, M.Sist
• Thomas Aquinas Windu
• San C Siregar
• Marselinus V Siga
• Martinus Ambar Widiatmoko

6. Departemen Hubungan & Kerjasaman Luar Negeri
• Nafalia Wowor
• Alicia Maria Solangia Djilin
• Jesse Thomasmore Windah
• Genaveva Kristiana Diah
• Yohanes Sumaryoto, SE

7. Departemen Pendidikan & Iptek
• Silvester Kopong Diaz Viera, SE
• Silvester Tena
• Eka Puspita Sari
• Angelia Diaeka Jenneri Ria

8. Departemen Hubungan & Kerukunan Antar Agama
• Atanasius Dula, SAP
• Novel Elminero
• Merry Dian
• Polycarpus Dwi Pramuja S

9. Departemen Pemberdayaan Perempuan
• Elisabeth Date Pati
• Maya Maria Andes
• Magdalena
• Patricia Paramita Hanna Ahayu S

10. Departemen Kesehatan, Tanggap Darurat & Bencana
• Setiawan Budi Coaca
• Grandy Tirukan
• Jefry Lorensia De F

11. Departemen Lingkungan Hidup
• Henrikus Adam
• Yusuf Hubby, S.Hut
• Herman Seran
• Ari Betaubun

12. Departemen Budaya & Pariwisata
• Roy Chardo Sitanggang
• Roy Jon Hutasoit
• Felicity Yossy Kartini
• Mirabelle Wondal

13. Departemen Ekonomi Kreatif, UKM & Koperasi
• Fransisco Wardianus
• Adrianus Mboong
• Robertus Gatot
• Reinhart Gunadharma

14. Departemen Komunikasi & Informatika
• Elligius Mahuze, S.Sos
• Agustinus Koestandinata
• Cosmas Eko Suharyanto, SKom
• Vladimir Langgeng Widodo
• Marianus Dagur
• Fransiskus Talokon

15. Departemen Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga/OKP
• M. Felisita Lestari
• Kristo Efi (Kupang
• Bihelman Siringo Ringo, S.Kom

16. Departemen Hukum dan HAM
• Lyster Renny Sitorus, SH
• Falentinus Andy, SH, MH
• Ivan Randang, SH

Lembaga Pendampingan Kaderisasi

Ketua Aloysius F Edomeko
Wakil Ketua Emanuael Bahagia
Wakil Ketua Alfonsa Jukon Wayap
Wakil Ketua Martinus Mardianus, SE
Wakil Ketua Marjianus Paulus Kiota Tawer
Sekretaris Ignasius Ganjar Tri H
Wakil Sekretaris Antonius Benny Wijayanto
Wakil Sekretaris Rikson Wesley Sihotang, ST
Wakil Sekretaris Laurentius Budiharta
Wakil Sekretaris Novita Simbala

Lembaga Bantuan Hukum Pemuda Katolik

Ketua Ardy Susanto, SH
Wakil Ketua Gokma Toni P Situmorang, SH
Wakill Ketua Glorio Sanen, SH
Sekretaris Eduardus Nansung, SH
Wakil Sekretaris Laurensius Arliman Simbolon, SH
Wakil Sekretaris Maxi Wutung, SH, MH
Wakil Sekretaris Falentinus Andy, SH, MH

Lembaga Pengkajian Kebijakan Publik

Ketua Frederikus Lusti Tulis, SIP, MH
Wakil Ketua Maskendari, SP, M.Si
Wakil Ketua Agatha EP Retnosari
Wakil Ketua Tanto Yakobus, S.Sos, M.Si
Wakil Ketua Krisantus Heru
Wakil Ketua Me Hoa
Wakil Ketua Theodora Ewalda Taek, S.Pd
Wakil Ketua Yuvensius Tukung, S.Pd
Sekretaris Yuristinus Oloan
Wakil Sekretaris Alex Philip Sitinjak
Wakil Sekretaris Aris Retnanto
Wakil Sekretaris Kornelis Soge, SE

Lembaga Hubungan Alumni

Ketua Alfonsus B Say, SE, MM
Wakil Ketua Frederikus Lusti Tulis, SIP, MH
Wakil Ketua Rikardus Faroka
Wakil Ketua Agus Budiarta
Wakil Ketua Syadikin
Wakil Ketua Yoseph Paulus Laiyan
Sekretaris Michelle B Wondal, SE, MM
Wakil Sekretaris Respi Leba
Wakil Sekretaris Firmus Raf Martin
Wakil Sekretaris Venny Nangka

Lembaga Pengembangan Kewirausahaan

Ketua Benny Seman Wahi
Wakil Ketua Tarsisius Tukijan, S.Pd
Wakil Ketua Fransiscus Richard
Wakil Ketua Gunawan Tjen, S.Kom
Sekretaris FX Rudy Djong, SE
Wakil Sekretaris Cattalia Anggraeni, SE
Wakil Sekretaris Roland Ngutra
Wakil Sekretaris Laurensius Jocky

Lembaga Pengembangan Riset dan Teknologi

Ketua Rachel Cicilia Tuerah, ST
Wakil Ketua Johanes SM Sitohang, ST
Wakil Ketua Simon Resi NH, ST
Wakil Ketua Albertus Adii, ST, M.Sist
Wakil Ketua Novie Marani
Sekretaris Eduardus Wirawan
Wakil Sekretaris Stenly M Siwi
Wakil Sekretaris Andrianto
Wakil Sekretaris Alex Ferry Wijaya, S.Kom

Koordinator Wilayah

Koordinator Wilayah Ketua Korwil Sekretaris Korwil

Korwil Sumatera Bagian Utara Hotdiman Manik, SP, M.Si Pandapotan Sitanggang
Korwil Sumatera Bagian Selatan Marcus Budi Santoso Apriadi Sinaga, SE, MM
Korwil Banten, Jakarta, Jawa Barat Ardy Susanto, SH Bondan Wicaksono, SE, MKP
Korwil Jawa Tengah, DIY dan Jatim Agatha Retnosari Stefanus Boncu
Korwil Bali, NTB & NTT Friederich Batari Herman Umbu Billy, ST
Korwil Kalbar & Kalteng Maskendari, SP, M.Si Martinus Mardianus, SE
Korwil Kalsel, Kaltim & Kaltara FX Rudy Djong, SE Syadikin
Korwil Sulawesi Lexi Theodorus Mantiri, SS Agustinus Salut
Korwil Papua & Papua Barat Krispinus Palobo, S.Pd, M.Pd Yosepha Faan
Korwil Maluku & Maluku Utara Sumitro Petrus Keliombar Roland Ngutra

Sticky
0
Misa Natal di Gereja Katolik Paroki ST Yusup Dijaga Personel Kepolisian Hingga Ormas Pemuda Katolik
December 25, 2018

Misa Natal di Gereja Katolik Paroki ST Yusup Dijaga Personel Kepolisian Hingga Ormas Pemuda Katolik

Misa Natal di Gereja Katolik Paroki ST Yusup Dijaga Personel Kepolisian Hingga Ormas Pemuda Katolik

Suasana misa Natal di Gereja Katolik Paroki ST Yusup Pringsewu, Selasa 25 Desember 2018. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU – Sekitar 500 jamaat sudah berkumpul di dalam gereja untuk melaksanakan misa natal di Gereja Katolik Paroki ST Yusup berlokasi di Jalan Kesehatan No 41 Pringsewu Timur, Kabupaten Pringsewu, Selasa (25/12/2018).

Berdasarkan pantauan, terlihat perarak-arakan anak-anak yang membawa lilin sebelum dimulainya kegiatan misa perayaan kudus natal.

Ketua Panitia Natal 2018 Gereja Katolik Paroki ST Yusup Pringsewu, Istono menuturkan kegiatan hari ini terdiri dari perarakan anak-anak dan misa perayaan kudus natal.

Perarakan melibatkan anak-anak yang membawa lilin masuk ke altar bersama romo kemudian mereka duduk. Sesudah itu dilaksanakan kegiatan misa natal.

“Tema natal tahun ini “Tuhan Yesus Hikmat Bagi Kita”. Kita diajar meneladani Yesus dalam kehidupan sehari-hari dengan adanya perbedaan, berbagai suku dan agama disatukan bersama hikmat Tuhan,” tuturnya saat dijumpai di sela-sela kegiatan.

Jumlah jamaat yang mengikuti kegiatan misa natal hari ini berjumlah sebanyak 500 jamaat yang berasal dari wilayah Pringsewu, Gadingrejo, Padang Bulan, dan Ambarawa.

“Harapan kita adanya kebersamaan di dalam natal dan perhatian juga dari semua pihak,” ungkap Iswanto.

“Dari keamanan sendiri jumlahnya sebanyak 10 anggota personel, ormas lima orang pemuda katolik, dan 10 orang panitia,” pungkasnya. (eka)

sumber : tribunnews.com

Sticky
0
April 03, 2017

Komcab Kab. Pringsewu : Budi Setiawan Resmi Pimpin Pemuda Katolik Komac Gadingrejo.

Ketua Komac terpilih Budi Setiawan bersama pimpinan sidang Muskomac (dok.Komac Gadingrejo)

PRINGSEWU – Exnatius Budi Setiawan terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Komisariat Anak Cabang (Muskomac) Pemuda Katolik Komac Gadingrejo, Minggu (2/4) di Pekon Kediri Kecamatan Gadingrejo.
Dalam Muskomac Pemuda Katolik Komac Gadingrejo itu juga diberi  wawasan terkait ormas Pemuda Katolik. Salah satu Penasehat Pemuda Katolik Komcab  Pringsewu, Rahwoyo SE, yang juga anggota DPRD Pringsewu mengatakan Pemuda Katolik itu  harus mampu menumbuhkan tingkat ekonomi anggotanya.

Sehingga, kader organisasi ini bisa lebih mandiri. Tidak hanya itu, dia meminta supaya Pemuda Katolik memiliki kerja nyata. “Berkerjalah dengan sebaik-baiknya, bergandeng tangan dengan ormas kepemudaan  lainnya,”saran Rahwoyo.

Lebih lanjut Perwakilan Pengurus Pemuda Katolik Komda Lampung, Antonius Mustaim mengatakan,  anggota Pemuda Katolik harus bisa menjadi kader yang handal bisa di segala bidang.
“Kader juga harus memupuk nilai-nilai kebangsaan dan meningkatkan toleransi antar umat beragama serta menjadi pioner dalam menjaga kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Komcab Pringsewu, R. Didik Budiawan C mengungkapkan, Muskomac Pemuda Katolik Komac Gadingrejo merupakan salah satu agenda kerja dalam memenuhi struktur kepengurusan Pemuda Katolik di tingkat kecamatan.

“Muskomac Gadingrejo merupakan kegiatan muskomac yang pertama dilaksanakan di tingkat Lampung. Sehingga,  Komac Gadingrejo harapannya dapat menjadi percontohan komac ditingkat Lampung,” kata dia.
Ditambahkan Didik, Pemuda Katolik sudah ada sejak kemerdekaan RI. Sementara di Kabupaten Pringsewu kepengurusannya muncul kembali di awal bulan Oktober 2016. Dia menekankan  Pemuda Katolik bukan sebagai organisasi politik atau bahkan sebagai underbow parpol.

Organisasi ini merupakan organisasi kader yang tujuannya untuk mendidik atau melatih anggota supaya menjadi kader yang handal di segala bidang. Sehingga bisa menjadi kader yang dapat memberi sumbangsih pembangunan masyarakat khususnya Kabupaten Pringsewu.

Pemuda Katolik Komcab Pringsewu juga telah terdaftar sebagaimana organisasi lainnya di Pemerintah Kabupaten Pringsewu. Sebagaimana Surat Keterangan Terdaftar Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pringsewu Nomor : 00-II.03-LL.03/0003/II/2017.

Exnatius Budi mengatakan atas terpilihnya sebagai Komac Gadingrejo Kabupaten Pringsewu akan segera menyusun struktur kepengurusan. Serta agenda kerja yang sesuai dengan visi-misi Pemuda Katolik.
Budi dalam memimpin Pemuda Katolik Komac Gadingrejo didampingi oleh Melisa Stiyani sebagai Sekretaris dan Sirilius Febri Kuncoro sebagai bendahara. (ast)

Sticky
0
February 25, 2017

Komcab Pringsewu : Bersama Merajut Bhineka Tunggal Ika

IMG-20170225-WA0014

Komcab Pringsewu bersama narasumber (dok. PK)

PRINGSEWU- Dalam rangka menanamkan pondasi Bhineka Tunggal Ika, Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Pringsewu bekerjasama dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia menyelenggarakan dialog.

Mengusung tema Perekat Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara, Memperkuat Wawasan Nusantara. Anggota DPD RI Anang Prihantoro dan Akademisi Fakultas Hukum Universitas Lampung FX Sumarja hadir sebagai nara sumbernya.

Ketua Pemuda Katolik Komcab Pringsewu R Didik Budiawan C mengatakan, pondasi Bhineka Tunggal Ika juga penting ditanamkan pada seluruh kader Pemuda Katolik. Meskipun berada dalam satu iman Katolik, berasal dari berbagai latar belakang berbeda.

Baik itu  suku, status sosial, dan ekonomi. Apalagi, dalam satu tatanan di internal sendiri mereka berasal dari wilayah stasi yang berbeda.Serta kelompok-kelompok kategorial lainnya yang memungkinkan muncul egosentrisme.

Disadari atau tidak hal ini terjadi sehingga muncul pengkotakan-pengkotakan diri. Oleh karena itu lah, kata Didik, Pemuda Katolik, khususnya Komcab Pringsewu memandang perlu penanaman dasar Bhineka Tunggal Ika.

“Kita selesaikan  kebhinekaan di dalam, sambil merajut kebhinekaan di luar bersama masyarakat umum dengan bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya

Dalam pemaparannya Senator asal Lampung Anang Prihantoro menekankan bahwa pemuda harus menjadi kader Bhineka Tunggal Ika. Sehingga ada orang  berbeda, apa pun latar belakangnya, apa pun agamanya, sukunya, status sosialnya, pendidikkannya, partai politiknya dan sebagainya itu dihargai.

“Apa bila perbedaan itu dihargai maka republik ini tidak akan gaduh,” katanya.

Biasanya, kata dia, yang bersedia menerima kekurangan orang lain hanya terjadi pada pasangan suami istri. Apa lagi, pasangan orang yang hendak menikah.

Akademisi Fakultas Hukum Universitas Lampung FX Sumarja menyampaikan bahwa memaknai Bhineka Tunggal Ika itu dengan memahami kelompok lain. Sehingga, lanjut dia, jangan hanya menggunakan pandangan sendiri. Harus memperhatikan juga  prinsip dari kelompok lain.

“Kalau melihat kelompok lain itu  harus memahami mereka seperti apa. Jangan menggunakan prinsip kita saja. Kalau (memaksakan) pakai prinsip kita, nggak akan ketemu sikap rukun dan damai,” tuturnya.

Sehingga, kata dia,  sebagaimana yang sitanamkan dalam  Bhineka Tunggal Ika itu  mempunyai sikap toleransi.

Diketahui sebanyak 78 orang hadir dalam acara sarasehan tersebut. Kegiatan yang diselenggarakan di Sekretariat Pemuda Katolik Komcab Pringsewu ini juga diisi dengan sosoialisasi tentang Pemuda Katolik.(ast)

Sticky
0
January 24, 2017

Waspadai Pelaku Human Traffiking Komcab Pringsewu Adakan Seminar

IMG-20170124-WA0003Waspadai  Pelaku Human Trafficking  di Sekitarmu….

PRINGSEWU, Faktor ekonomi menjadi salah satu peluang pelaku human trafficking (perdagangan manusia) mendapatkan korban.  Alih-alih membantu menyalurkan pekerjaan yang layak sebagai cara pelaku masuk ke kehidupan calon korban.
Namun kenyataan pekerjaan yang didapat tidak sesuai harapan. Demikian hal yang perlu diwaspadai masyarakat dalam kehidupan sehari-hari supaya tidak menjadi korban human trafficking. Khususnya pemuda dan pemudi yang potensial menjadi korban.
Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Pringsewu R Didik Budiawan C mengatakan, bila wawasan terkait human trafficking penting diketahui oleh pemuda. Sehingga sosialisasi atas perkara tersebut perlu diberikan.
Sebab, pembekalan berkaitan human trafficking setidaknya dapat mengantisipasi sejak dini  agar kejadian serupa tidak menimpa pemuda.  Apa lagi, pemuda dalam usia yang belia biasanya tidak berpikir panjang dalam mengambil keputusan.
Labilnya tingkat emosi pemuda membuat keputusan yang diambil secara singkat. Ditambah dengan minimnya pengetahuan yang memperparah kondisi tersebut.  Sehingga Pemuda Katolik Komcab Pringsewu bekerjasama dengan JPIC FSGM menyelenggarakan seminar human trafficking  .
Koordinator JPIC (Justice, Peace, Integrity of Creation) FSGM, Sr Katarina mengatakan, tindak pidana perdagangan orang itu melalui proses pengrekrutan, pengangkutan, pemindahan, penampungan atau penerimaan manusia.
Sedangkan cara yang dilakukan dengan penipuan dan pemalsuan. Lebih ekstrim lagi dengan melalui ancaman atau penggunaan kekerasan, atau bentuk lain pemaksaan seperti penculikkan.
Sementara tujuannya semata-mata untuk eksploitasi, meliputi eksploitasi prostitusi terhadap orang lain atau bentuk lain eksploitasi seksual lainnya. Juga eksploitasi kerja atau layanan paksa, perbudakan, dan pengambilan organ tubuh.
Katarina menuturkan, korban perdagangan orang bukan hanya perempuan. Melainkan juga laki-laki. Namun, lebih banyak korban adalah perempuan dan anak. Menurut dia, itu karena kondisi sosial politik dan budaya patriarki, serta diskriminasi gender.
Pemahaman bahwa perempuan dan anak tidak boleh menolak, sehingga mudah dipaksa untuk bekerja apa saja. Tubuh perempuan dan anak kerap kali dijadikan obyek  sehingga menjadi sasaran eksploitasi.
Katarina mengungkapkan berbagai hal yang dapat mendorong terjadinya human trafficking. Sempitnya lapangan kerja di daerah asal menjadi salah satu faktor mendorong terjadinya human trafficking. Ditambah lagi dengan sektor kerja formal yang sempit terutama bagi perempuan.
Kurangnya akses informasi mengenai kesempatan kerja dan prosedur kerja yang resmi, terutama ke luar negeri juga mendukung terjadinya perdagangan orang. Juga, akses pendidikkan yang tidak setara bagi anak perempuan dan laki-laki.
Faktor pendorong tersebut diperparah dengan lemahnya penegakkan hukum oleh aparat hukum. Serta, kebijakan dan kapasitas pemerintah yang kurang kuat untuk melindungi mereka,  pekerja migrant.
Sedangkan pertumbuhan ekonomi di wilayah tujuan menjadi faktor penariknya human traficking. Penarik lainnya, seperti tingginya tingkat permintaan tenaga kerja dari luar daerah/wilayah dan tawaran gaji yang tinggi di daerah penerima.
Dalam seminar yang diselenggarakan Minggu (22/1) di Aula TK Fransiskus Pringsewu juga ditunjukkan contoh human trafficking. Baik itu yang ada di dalam negeri, maupun luar negeri dengan korbannya TKI.
Artinya dengan adanya contoh kasus tersebut, human trafficking memang benar-benar terjadi.  Oleh karena itu lah, kita harus benar-benar waspada dan lebih hati-hati supaya tidak menjadi korban, pesan Ketua Pemuda Katolik Komcab Pringsewu R Didik Budiawan C.
Setidaknya, tambah dia, pengetahuan terkait human trafficking tidak bermanfaat hanya untuk diri peserta seminar. Melainkan juga untuk lingkungan sekitar peserta. Yaitu dengan cara membagikan pemahaman tersebut supaya bisa meminimalisirnya.
Paling tidak, bisa melapor atau memberi informasi kepada lembaga yang konsen menangani kasus human trafficking, bila mengetahui di sekitarnya ada korban. Sebab, kebiasaan korban berada di lokasi yang terbatas sehingga sulit untuk mencari pertolongan. (*)

Sticky
0