Login
or
Register

Komda

January 12, 2019

STRUKTUR DAN PERSONALIA PENGURUS PUSAT PEMUDA KATOLIK PERIODE 2018-2021

Dewan Pembina

Pastor Moderator : Rm. Johanes Hariyanto, SJ

Penasehat Awam :

1. Franky Sibarani
2. Ignasius Jonan
3. Komjen Pol (Purn) Gregorius Mere
4. DR. Cosmas Batubara
5. DR. J. Kristiadi
6. Drs. Cornelis, MH
7. Drs. Frans Lebu Raya
8. Drs. Josef Nae Soi, MM
9. Ir. Anang Prihantoro
10. Dr. Ir. Marukan, MAP
11. Rupinus, SH, M.Si
12. Hargo Mandirahardjo, SH, MH
13. Veronika Wiwik Sulistyo
14. Ir. Suryo Susilo
15. Drs. Nicolaus Uskono, M.Si
16. Natalis Situmorang, S.Hut, M.Si
17. Agustinus Tamo Mbapa, S.Sos, M.Si

Dewan Pakar :

1. Leonardo J Renyut, SE
2. Ir. Kikin P Tarigan, MM
3. Herkulanus Heriadi, SE
4. Ir. Deddy Yevri H Sitorus, MA
5. Ir. Susanto, MM
6. Ir. Hanjaya Setiawan
7. Ir. Heri S. Soba, MM
8. Albert Pieter Lasut, SIP
9. Stefanus Asat Gusma
10. Petrus M Sitohang, SE
11. Ruslan Tarigan, S.Pd
12. Kosmas Kajan, SS

Ketua Umum : Karolin Margret Natasa

Ketua Bidang

1. Ketua Bidang Pembinaan Organisasi : Arnoldus Yansen da Gomez
2. Ketua Bidang Kaderisasi : Aloysius F Edomeko
3. Ketua Bidang Kepemudaan & Olah Raga : Atanasius Harpen, SH
4. Ketua Bidang Politik & Keamanan : Tarsisius Tukijan, S.Pd
5. Ketua Bidang Otda Pembangunan Desa & Perbatasan : Maskendari, SP, M.Si :
6. Ketua Bidang Hubungan & Kerjasama Luar Negeri : Lexi Theodorus Mantiri, SS
7. Ketua Bidang Pendidikan dan Iptek : Krispinus Palobo, S.Pd, M.Pd
8. Ketua Bidang Hubungan & Kerukunan Antar Agama : Walter Fransiskus Sinaga, S.Sos
9. Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan : Magdalena M. Maturbongs, S.ST
10. Ketua Bidang Kesehatan, Tanggap Darurat & Bencana : dr. H.S. Wahyu Purnomo, SpB:
11. Ketua Bidang Lingkungan Hidup : Hotdiman Manik, SP, M.Si
12. Ketua Bidang Budaya & Pariwisata : Apriadi Sinaga, SE, MM
13. Ketua Bidang Komunikasi & Informatika : Friederich Batari
14. Ketua Bidang Ekonomi Kreatif, UKM & Koperasi : Agatha EP Retnosari, ST
15. Ketua Bidang Hub. Masyarakat & Antar Lembaga/OKP : Marcus Budi Santoso
16. Ketua Bidang Hukum dan HAM : Gokma Toni P Situmorang, SH, MH :

Sekretaris Jenderal : Christopher Nugroho, ST, M.Si
1. Wakil Sekjen Bid Organisasi : Asta Ivo B Sembiring, ST :
Wakil Sekjen Bid Organisasi : FX Rudy Djong, SE
Wakil Sekjen Bid Organisasi : Eduardus Wirawan

2. Wakil Sekjen Bid Kaderisasi : Ignasius Ganjar Tri Hantoro
Wakil Sekjen Bid Kaderisasi : Niko Hary Gunawan
Wakil Sekjen Bid Kaderisasi : Bondan Wicaksono, SE, MKP

3. Wakil Sekjen Bid Kepemudaan & Olahraga : Sumitro Petrus Kelyombar
4. Wakil Sekjen Bid Politik & Keamanan : Yuvensius Tukung, S.Pd
5. Wakil Sekjen Bid Otda, Pembangunan Desa & Perbatasan: Gregorius Sahdan, SIP, MA
6. Wakil Sekjen Bid Hubungan & Kerjasama Luar Negeri : Agustinus Salut
7. Wakil Sekjen Bid Pendidikan dan Iptek : Theodora Ewalda Taek, S.Pd
8. Wakil Sekjen Bid Hubungan & Kerukunan Antar Agama : L.Y. Decrolly Anasara, SE
9. Wakil Sekjen Bid Pemberdayaan Perempuan : Yosepha M Faan, S.Pt
10. Wakil Sekjen Bid Kesehatan, Tanggap Darurat & Bencana : Stefanus Heldi Ardiansyah :
11. Wakil Sekjen Bid Lingkungan Hidup : Pandapotan Sitanggang
12. Wakil Sekjen Bid Budaya & Pariwisata : Herman Umbu Billy, ST
13. Wakil Sekjen Bid Ekonomi Kreatif, UKM & Koperasi : Johanes SM Sitohang, ST :
14. Wakil Sekjen Bid Komunikasi & Informatika : Yustinus P Paat
15. Wakil Sekjen Bid Hub. Masyarakat & Antar Lembaga/OKP : Stefanus Boncu
16. Wakil Sekjen Bid Hukum & HAM : Lafinus Songbes

Bendahara Umum : Ardy Susanto, SH
1. Wakil Bendahara Umum : Michelle B Wondal, SE, MM
2. Wakil Bendahara Umum : Fransiscus Richard
3. Wakil Bendahara Umum : Benny Seman Wahi

Departemen

1. Departemen Pembinaan Organisasi
• Buha Darwin Mardongan Sitanggang
• Barita Sinaga
• Robertus Aditya
• Runi Runtu

2. Departemen Kaderisasi
• Stanislaus Sene
• Adi Loviantoro
• Antonius Mustaim, S.Si
• Yakubus Mudiyanto

3. Departemen Kepemudaan & Olahraga
• Selestinus Boi Jupjo, S.Sos
• Filipus Septian Dwi Irwanto
• Tarsisius Daud
• Boby Antonius Kaparang

4. Departemen Politik dan Keamanan
• Vandarones Purba, ST, MH
• Benediktus Dallupe
• Alexander Tommy Wicaksono
• Yunanto Adi Bowo Leksono
• Ventje Jackobus Roman Abanit, SE, Akt. CPA

5. Departemen Otda, Pembangunan Desa & Perbatasan
• Albertus Adii, ST, M.Sist
• Thomas Aquinas Windu
• San C Siregar
• Marselinus V Siga
• Martinus Ambar Widiatmoko

6. Departemen Hubungan & Kerjasaman Luar Negeri
• Nafalia Wowor
• Alicia Maria Solangia Djilin
• Jesse Thomasmore Windah
• Genaveva Kristiana Diah
• Yohanes Sumaryoto, SE

7. Departemen Pendidikan & Iptek
• Silvester Kopong Diaz Viera, SE
• Silvester Tena
• Eka Puspita Sari
• Angelia Diaeka Jenneri Ria

8. Departemen Hubungan & Kerukunan Antar Agama
• Atanasius Dula, SAP
• Novel Elminero
• Merry Dian
• Polycarpus Dwi Pramuja S

9. Departemen Pemberdayaan Perempuan
• Elisabeth Date Pati
• Maya Maria Andes
• Magdalena
• Patricia Paramita Hanna Ahayu S

10. Departemen Kesehatan, Tanggap Darurat & Bencana
• Setiawan Budi Coaca
• Grandy Tirukan
• Jefry Lorensia De F

11. Departemen Lingkungan Hidup
• Henrikus Adam
• Yusuf Hubby, S.Hut
• Herman Seran
• Ari Betaubun

12. Departemen Budaya & Pariwisata
• Roy Chardo Sitanggang
• Roy Jon Hutasoit
• Felicity Yossy Kartini
• Mirabelle Wondal

13. Departemen Ekonomi Kreatif, UKM & Koperasi
• Fransisco Wardianus
• Adrianus Mboong
• Robertus Gatot
• Reinhart Gunadharma

14. Departemen Komunikasi & Informatika
• Elligius Mahuze, S.Sos
• Agustinus Koestandinata
• Cosmas Eko Suharyanto, SKom
• Vladimir Langgeng Widodo
• Marianus Dagur
• Fransiskus Talokon

15. Departemen Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga/OKP
• M. Felisita Lestari
• Kristo Efi (Kupang
• Bihelman Siringo Ringo, S.Kom

16. Departemen Hukum dan HAM
• Lyster Renny Sitorus, SH
• Falentinus Andy, SH, MH
• Ivan Randang, SH

Lembaga Pendampingan Kaderisasi

Ketua Aloysius F Edomeko
Wakil Ketua Emanuael Bahagia
Wakil Ketua Alfonsa Jukon Wayap
Wakil Ketua Martinus Mardianus, SE
Wakil Ketua Marjianus Paulus Kiota Tawer
Sekretaris Ignasius Ganjar Tri H
Wakil Sekretaris Antonius Benny Wijayanto
Wakil Sekretaris Rikson Wesley Sihotang, ST
Wakil Sekretaris Laurentius Budiharta
Wakil Sekretaris Novita Simbala

Lembaga Bantuan Hukum Pemuda Katolik

Ketua Ardy Susanto, SH
Wakil Ketua Gokma Toni P Situmorang, SH
Wakill Ketua Glorio Sanen, SH
Sekretaris Eduardus Nansung, SH
Wakil Sekretaris Laurensius Arliman Simbolon, SH
Wakil Sekretaris Maxi Wutung, SH, MH
Wakil Sekretaris Falentinus Andy, SH, MH

Lembaga Pengkajian Kebijakan Publik

Ketua Frederikus Lusti Tulis, SIP, MH
Wakil Ketua Maskendari, SP, M.Si
Wakil Ketua Agatha EP Retnosari
Wakil Ketua Tanto Yakobus, S.Sos, M.Si
Wakil Ketua Krisantus Heru
Wakil Ketua Me Hoa
Wakil Ketua Theodora Ewalda Taek, S.Pd
Wakil Ketua Yuvensius Tukung, S.Pd
Sekretaris Yuristinus Oloan
Wakil Sekretaris Alex Philip Sitinjak
Wakil Sekretaris Aris Retnanto
Wakil Sekretaris Kornelis Soge, SE

Lembaga Hubungan Alumni

Ketua Alfonsus B Say, SE, MM
Wakil Ketua Frederikus Lusti Tulis, SIP, MH
Wakil Ketua Rikardus Faroka
Wakil Ketua Agus Budiarta
Wakil Ketua Syadikin
Wakil Ketua Yoseph Paulus Laiyan
Sekretaris Michelle B Wondal, SE, MM
Wakil Sekretaris Respi Leba
Wakil Sekretaris Firmus Raf Martin
Wakil Sekretaris Venny Nangka

Lembaga Pengembangan Kewirausahaan

Ketua Benny Seman Wahi
Wakil Ketua Tarsisius Tukijan, S.Pd
Wakil Ketua Fransiscus Richard
Wakil Ketua Gunawan Tjen, S.Kom
Sekretaris FX Rudy Djong, SE
Wakil Sekretaris Cattalia Anggraeni, SE
Wakil Sekretaris Roland Ngutra
Wakil Sekretaris Laurensius Jocky

Lembaga Pengembangan Riset dan Teknologi

Ketua Rachel Cicilia Tuerah, ST
Wakil Ketua Johanes SM Sitohang, ST
Wakil Ketua Simon Resi NH, ST
Wakil Ketua Albertus Adii, ST, M.Sist
Wakil Ketua Novie Marani
Sekretaris Eduardus Wirawan
Wakil Sekretaris Stenly M Siwi
Wakil Sekretaris Andrianto
Wakil Sekretaris Alex Ferry Wijaya, S.Kom

Koordinator Wilayah

Koordinator Wilayah Ketua Korwil Sekretaris Korwil

Korwil Sumatera Bagian Utara Hotdiman Manik, SP, M.Si Pandapotan Sitanggang
Korwil Sumatera Bagian Selatan Marcus Budi Santoso Apriadi Sinaga, SE, MM
Korwil Banten, Jakarta, Jawa Barat Ardy Susanto, SH Bondan Wicaksono, SE, MKP
Korwil Jawa Tengah, DIY dan Jatim Agatha Retnosari Stefanus Boncu
Korwil Bali, NTB & NTT Friederich Batari Herman Umbu Billy, ST
Korwil Kalbar & Kalteng Maskendari, SP, M.Si Martinus Mardianus, SE
Korwil Kalsel, Kaltim & Kaltara FX Rudy Djong, SE Syadikin
Korwil Sulawesi Lexi Theodorus Mantiri, SS Agustinus Salut
Korwil Papua & Papua Barat Krispinus Palobo, S.Pd, M.Pd Yosepha Faan
Korwil Maluku & Maluku Utara Sumitro Petrus Keliombar Roland Ngutra

Sticky
0
Misa Natal di Gereja Katolik Paroki ST Yusup Dijaga Personel Kepolisian Hingga Ormas Pemuda Katolik
December 25, 2018

Misa Natal di Gereja Katolik Paroki ST Yusup Dijaga Personel Kepolisian Hingga Ormas Pemuda Katolik

Misa Natal di Gereja Katolik Paroki ST Yusup Dijaga Personel Kepolisian Hingga Ormas Pemuda Katolik

Suasana misa Natal di Gereja Katolik Paroki ST Yusup Pringsewu, Selasa 25 Desember 2018. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU – Sekitar 500 jamaat sudah berkumpul di dalam gereja untuk melaksanakan misa natal di Gereja Katolik Paroki ST Yusup berlokasi di Jalan Kesehatan No 41 Pringsewu Timur, Kabupaten Pringsewu, Selasa (25/12/2018).

Berdasarkan pantauan, terlihat perarak-arakan anak-anak yang membawa lilin sebelum dimulainya kegiatan misa perayaan kudus natal.

Ketua Panitia Natal 2018 Gereja Katolik Paroki ST Yusup Pringsewu, Istono menuturkan kegiatan hari ini terdiri dari perarakan anak-anak dan misa perayaan kudus natal.

Perarakan melibatkan anak-anak yang membawa lilin masuk ke altar bersama romo kemudian mereka duduk. Sesudah itu dilaksanakan kegiatan misa natal.

“Tema natal tahun ini “Tuhan Yesus Hikmat Bagi Kita”. Kita diajar meneladani Yesus dalam kehidupan sehari-hari dengan adanya perbedaan, berbagai suku dan agama disatukan bersama hikmat Tuhan,” tuturnya saat dijumpai di sela-sela kegiatan.

Jumlah jamaat yang mengikuti kegiatan misa natal hari ini berjumlah sebanyak 500 jamaat yang berasal dari wilayah Pringsewu, Gadingrejo, Padang Bulan, dan Ambarawa.

“Harapan kita adanya kebersamaan di dalam natal dan perhatian juga dari semua pihak,” ungkap Iswanto.

“Dari keamanan sendiri jumlahnya sebanyak 10 anggota personel, ormas lima orang pemuda katolik, dan 10 orang panitia,” pungkasnya. (eka)

sumber : tribunnews.com

Sticky
0
April 03, 2017

Komcab Kab. Pringsewu : Budi Setiawan Resmi Pimpin Pemuda Katolik Komac Gadingrejo.

Ketua Komac terpilih Budi Setiawan bersama pimpinan sidang Muskomac (dok.Komac Gadingrejo)

PRINGSEWU – Exnatius Budi Setiawan terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Komisariat Anak Cabang (Muskomac) Pemuda Katolik Komac Gadingrejo, Minggu (2/4) di Pekon Kediri Kecamatan Gadingrejo.
Dalam Muskomac Pemuda Katolik Komac Gadingrejo itu juga diberi  wawasan terkait ormas Pemuda Katolik. Salah satu Penasehat Pemuda Katolik Komcab  Pringsewu, Rahwoyo SE, yang juga anggota DPRD Pringsewu mengatakan Pemuda Katolik itu  harus mampu menumbuhkan tingkat ekonomi anggotanya.

Sehingga, kader organisasi ini bisa lebih mandiri. Tidak hanya itu, dia meminta supaya Pemuda Katolik memiliki kerja nyata. “Berkerjalah dengan sebaik-baiknya, bergandeng tangan dengan ormas kepemudaan  lainnya,”saran Rahwoyo.

Lebih lanjut Perwakilan Pengurus Pemuda Katolik Komda Lampung, Antonius Mustaim mengatakan,  anggota Pemuda Katolik harus bisa menjadi kader yang handal bisa di segala bidang.
“Kader juga harus memupuk nilai-nilai kebangsaan dan meningkatkan toleransi antar umat beragama serta menjadi pioner dalam menjaga kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Komcab Pringsewu, R. Didik Budiawan C mengungkapkan, Muskomac Pemuda Katolik Komac Gadingrejo merupakan salah satu agenda kerja dalam memenuhi struktur kepengurusan Pemuda Katolik di tingkat kecamatan.

“Muskomac Gadingrejo merupakan kegiatan muskomac yang pertama dilaksanakan di tingkat Lampung. Sehingga,  Komac Gadingrejo harapannya dapat menjadi percontohan komac ditingkat Lampung,” kata dia.
Ditambahkan Didik, Pemuda Katolik sudah ada sejak kemerdekaan RI. Sementara di Kabupaten Pringsewu kepengurusannya muncul kembali di awal bulan Oktober 2016. Dia menekankan  Pemuda Katolik bukan sebagai organisasi politik atau bahkan sebagai underbow parpol.

Organisasi ini merupakan organisasi kader yang tujuannya untuk mendidik atau melatih anggota supaya menjadi kader yang handal di segala bidang. Sehingga bisa menjadi kader yang dapat memberi sumbangsih pembangunan masyarakat khususnya Kabupaten Pringsewu.

Pemuda Katolik Komcab Pringsewu juga telah terdaftar sebagaimana organisasi lainnya di Pemerintah Kabupaten Pringsewu. Sebagaimana Surat Keterangan Terdaftar Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pringsewu Nomor : 00-II.03-LL.03/0003/II/2017.

Exnatius Budi mengatakan atas terpilihnya sebagai Komac Gadingrejo Kabupaten Pringsewu akan segera menyusun struktur kepengurusan. Serta agenda kerja yang sesuai dengan visi-misi Pemuda Katolik.
Budi dalam memimpin Pemuda Katolik Komac Gadingrejo didampingi oleh Melisa Stiyani sebagai Sekretaris dan Sirilius Febri Kuncoro sebagai bendahara. (ast)

Sticky
0
March 19, 2017

Mapenta Komcab Melawi : 100% Katolik dan 100% Indonesia.

Pemateri

Ketua LPK PP Pemuda Katolik Kikin Tarigan saat menjadi pemateri di Mapenta Komcab Melawi (dok. pribadi)

100% Katolik dan 100% Indonesia

Tema kontekstual ini kembali di angkat oleh Panitia Mapenta dan Pelantikan Komcab Pemuda Katolik Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat.

“Sebuah tema yang tidak ada habisnya” urai Kikin Tarigan, selaku Pembicara awal dalam kegiatan tersebut.

“Dari thema ini kita bisa merunut jelas keberpihakan warga Katolik Indonesia, dari sebelum kemerdekaan hingga mengisi kemerdekaan hingga ke depan dalam mewujudkan masyarakat Adil dan Makmur, sesuai Visi dan Misi Pemuda Katolik.”

Dalam pemaparannya Kikin mendudukkan secara runtut penataan keterlibatan aktif masyarakat Katolik melalui tangan dingin Pelopor dan Pendidik Rm Van Lith. Kalau selama ini masyarakat lebih mengenal Rm Van Lith karena membapatis ratusan awal jemaat di Muntilan, sebenarnya lebih dalam dr itu Rm Van Lith telah mampu merumuskan gagasan Pro Ecclesia Et Patria yg kelak membuatnya mendapat penghargaan Satya Lencana dr Pemerintah Republik Indoenesia.

Murid2 langsung maupun tidak langsung dr Rm Van Lith, kelak adalah aktivis-aktivis yg mendirikan organisasi kekatolikan, mulai dr Partai Katolik (IJ. Kasimo), Wanita Katolik RI (perempuan-perempuan Sekolah Mendoet), Pemuda Katolik (Sartono Kartodirjo), PMKRI (Munadjat Danuseputra), Ikatan Sarjana Katolik (Lo Ginting) dan Universitas Katolik Atmajaya Jakarta (Frans Seda).

Terbukti Rm Van Lith tidak hanya membentuk lembaga pendidikan dan sekedar mendidik para muridnya. Lebih jauh lagi melembagakan gagasan kerajaan Allah (kesejahteraan sosial) lewat kelembagaan yg dibentuk murid-muridnya.

Bupati Melawi, Panji S.Sos. dalam pemaparannya juga memperdalam peran Kaum Muda dalam pembangunan. “Kaum muda adalah kelompok yg tidak pernah puas dan selalu berupaya lebih untuk mencapai harapan dan impian” tegasnya.

“Kaum muda selalu mau memproses diri untk mencapai kematangan dan kesempurnaan hidup, seraya meyakininya ini sebagai sebuah misteri kehidupan” ungkapnya.

Sebagai anak zamannya, kamu muda (khususnya Pemuda Katolik) harus mampu menunjukkan daya pikatnya, sehingga selalu dibutuh oleh setiap pihak yg berkepentingan.

Jemaat katolik dari Keuskupan Sintang ini sebelum menjabat Bupati Melawi, adalah Wakil Bupati pada periode sebelumnya, tegasnya lagi Pemuda Katolik tidak boleh lengah dengan situasi saat ini karenanya sikap kritis harus selalu ditunjukkan namun sekaligus mampu memberikan terjemahan proses-proses pembangunan kepada masyarakat Melawi agar ekselerasi pembangunan dapat diwujudkan.

Dengan berpedoman pada Kitab Suci, hendaknya umat Katolik dapat mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Melawi. Karenya bukan tidak mungkin kalau Bulan Kitab suci dapat dijadikan sebagai tahunan.

Bersama-sama dengan umat beragama lain di Melawi, hendaknya kebaikan-kebaikan individual dan komunal dapat menjadi landasan membangun Kabupaten Melawi untuk maju bersama-sama.(ast)

Sticky
0
March 19, 2017

MAPENTA (Masa Penerimaan Anggota) Pemuda Katolik Komcab Melawi himpun 80an aktifis baru

Komcab Melawi

Peserta Mapenta Pemuda Katolik Komcab melawi (dok. PK)

Bertempat di Pendopo Bupati Melawi, Kalimantan Barat telah dilaksanakan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPENTA) yang dihadiri aktifis warga muda katolik di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk menampung aspirasi dan minat keterlibatan kaum muda yang semakin meningkat” jelas Agustinus Sabino selaku Ketua Panitia.

Kegiatan yg berlangsung 17-18 Maret ini dilanjutkan dengan pelantikan Pengurus Komisariat Cabang Melawi oleh Komda Kalimantan Barat, Eko Hardian Panurian.

Di dalam sambutannya Eko mengaharapkan agar Pemuda Katolik Komcab Melawi mampu menancapkan basis kekuatannya hingga ke Kecamatan-kecamatan, Desa-desa, & Paroki-paroki.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Komcab yang dilantik Rafael Rafin mengharapkan agar pengurus yg baru dilantik bisa memanfaatkan segala potensi dan jaringan yang ada guna kemajuan organisasi.

Hadir juga dalam acara pelantikan Bupati Melawi, Panji, S.Sos beserta jajaran SKPD Pemda Melawi, Wakil dr hirarki gereja RD Piet Apot Anggreini, Dewan Adat Dayak, KNPI Kab Melawi, Forum Pemuda Dayak, Pemuda Pancasila, GP Anshor, GAMKI, PMKRI dan Utusan Pemuda Katolik dari Komcab Sintang dan Sekadau.

Dalam sambutannya Bupati Panji mengharapkan agar Pemuda Katolik tetap menjalankan fungsi kritisnya kepada Pemerintah Daerah namun sekaligus juga mampu menjembatani informasi pembangunan kepada masyarakat. Keseimbangan fungsi ini penting agar proses perkembangan Kabupaten Melawi semakin dapat dipercepat.

“Pemuda Katolik harus mampu mewarnai situasi politik lokal dan   kebijakan melalui keunggulan kolektif organisasi dan masing2 pribadi”pungkasnya. (ast)

Sticky
0
February 25, 2017

Komcab Pringsewu : Bersama Merajut Bhineka Tunggal Ika

IMG-20170225-WA0014

Komcab Pringsewu bersama narasumber (dok. PK)

PRINGSEWU- Dalam rangka menanamkan pondasi Bhineka Tunggal Ika, Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Pringsewu bekerjasama dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia menyelenggarakan dialog.

Mengusung tema Perekat Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara, Memperkuat Wawasan Nusantara. Anggota DPD RI Anang Prihantoro dan Akademisi Fakultas Hukum Universitas Lampung FX Sumarja hadir sebagai nara sumbernya.

Ketua Pemuda Katolik Komcab Pringsewu R Didik Budiawan C mengatakan, pondasi Bhineka Tunggal Ika juga penting ditanamkan pada seluruh kader Pemuda Katolik. Meskipun berada dalam satu iman Katolik, berasal dari berbagai latar belakang berbeda.

Baik itu  suku, status sosial, dan ekonomi. Apalagi, dalam satu tatanan di internal sendiri mereka berasal dari wilayah stasi yang berbeda.Serta kelompok-kelompok kategorial lainnya yang memungkinkan muncul egosentrisme.

Disadari atau tidak hal ini terjadi sehingga muncul pengkotakan-pengkotakan diri. Oleh karena itu lah, kata Didik, Pemuda Katolik, khususnya Komcab Pringsewu memandang perlu penanaman dasar Bhineka Tunggal Ika.

“Kita selesaikan  kebhinekaan di dalam, sambil merajut kebhinekaan di luar bersama masyarakat umum dengan bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya

Dalam pemaparannya Senator asal Lampung Anang Prihantoro menekankan bahwa pemuda harus menjadi kader Bhineka Tunggal Ika. Sehingga ada orang  berbeda, apa pun latar belakangnya, apa pun agamanya, sukunya, status sosialnya, pendidikkannya, partai politiknya dan sebagainya itu dihargai.

“Apa bila perbedaan itu dihargai maka republik ini tidak akan gaduh,” katanya.

Biasanya, kata dia, yang bersedia menerima kekurangan orang lain hanya terjadi pada pasangan suami istri. Apa lagi, pasangan orang yang hendak menikah.

Akademisi Fakultas Hukum Universitas Lampung FX Sumarja menyampaikan bahwa memaknai Bhineka Tunggal Ika itu dengan memahami kelompok lain. Sehingga, lanjut dia, jangan hanya menggunakan pandangan sendiri. Harus memperhatikan juga  prinsip dari kelompok lain.

“Kalau melihat kelompok lain itu  harus memahami mereka seperti apa. Jangan menggunakan prinsip kita saja. Kalau (memaksakan) pakai prinsip kita, nggak akan ketemu sikap rukun dan damai,” tuturnya.

Sehingga, kata dia,  sebagaimana yang sitanamkan dalam  Bhineka Tunggal Ika itu  mempunyai sikap toleransi.

Diketahui sebanyak 78 orang hadir dalam acara sarasehan tersebut. Kegiatan yang diselenggarakan di Sekretariat Pemuda Katolik Komcab Pringsewu ini juga diisi dengan sosoialisasi tentang Pemuda Katolik.(ast)

Sticky
0
February 06, 2017

Mapenta Komcab Bandar Lampung : Komitmen Bersama Menjaga Kerukunan Umat Beragama

Jpeg

Peserta Mapenta Komcab Bandar Lampung beserta narasumber

Bandar Lampung, Pemuda Katolik Komcab Bandar Lampung menggelar Masa Penerimaan Anggota (MAPENTA) yang berlangsung di Aula Asilo Hermelink, Jl ZA Pagar Alam No. 18 Bandar Lampung, Minggu 05 Februari 2017. Acara yang merupakan agenda wajib bagi setiap cabang ini pun dihadiri oleh 25-an peserta. kegiatan ini juga digabung dengan orientasi pengurus Pemuda Katolik Komcab Bandar Lampung dengan mengambil tema ” Menjadi kader yang proaktif dan kreatif yang dilandasi kekatolikan dan wawasan kebangsaan”.

Pada salah satu sesi pada agenda Mapenta  terdapat dialog dengan berbagai OKP yang dihadiri oleh  Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Persatuan Pemuda Hindu (Peradah) dan Pemuda Buddhayana. Dalam dialog tersebut Pemuda Katolik Komcab Bandar Lampung bersama sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), bersepakat sama-sama menjaga kerukunan dan mempersatukan antar umat beragama di Lampung.

Ketua Pemuda Katolik Komcab Bandar Lampung Laurentius Wendi menyatakan berkomitmen organisasi yang dipimpinnya untuk menjaga persatuan bangsa sesuai dengan dasar Pancasila.

“Pemuda Katolik Komcab Bandar Lampung ingin menunjukan bahwa kita hadir sekarang untuk mewujudkan kebhinekaan dengan menjalin kerukunan antar umat beragama,” katanya.

Sekretaris Pengurus Cabang GP Ansor Kota Bandar Lampung Asep Setiawan mengatakan komitmen kebangsaan yang sudah menjadi kesepakatan para pendahulu kita, harus terus dijaga, agar keutuhan NKRI tetap terjaga.

“GP Pemuda Ansor Kota Bandar Lampung mengajak seluruh elemen kemasyarakatan baik Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Katolik atau pun Pemuda Hindu dan lain sebagainya untuk tetap menjaga kerukunan antar umat beragama, kebhinekaan harus tetap terjaga,” kata Asep Setiawan.

Chandra Iswandi anggota Hukum dan HAM Pemuda Muhammadiyah Provinsi Lampung pada kesempatan itu menyerukan untuk terus bersama-sama menjaga kebhinekaan.

“Kebhinekaan harus tetap kita jaga. Yang namanya bhineka kan jelas berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Apa pun yang terjadi, apa pun perbedaan itu kita tetap mementingkan kepentingan bangsa kita,” jelasnya singkat.

Ketua Pemuda Katolik Komda Lampung Marcus Budi Santoso memastikan para kadernya untuk terus membangun komunikasi dengan semua pihak dalam rangka menjaga kebhinekaan Indonesia.

“kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk meneguhkan kembali Bhineka Tunggal Ika dan kesetiaan kepada NKRI, mari bersama menghargai kemajemukan bangsa ini. Kami menghimbau agar apa yang sedang terjadi dalam proses pilkada di DKI Jakarta tidak berpengaruh serta menganggu tatanan dan ketentraman di Lampung”, pungkasnya.

 Dia juga menambahkan “Silahturahmi dan moment sperti ini akan terus lakukan sebagai upaya mengikis perbedaan dan wujud rasa cinta & bangga kami terhadap negeri ini”. (ast)

Sticky
0
January 24, 2017

FX Rudy Pimpin Pemuda Katolik Komda Kalimantan Selatan

IMG-20170123-WA0024

Pemuda Katolik Komda Kalimantan Selatan (dok.PK)

Banjarmasin, Musyawarah Komisariat Daerah Pemuda Katolik Komda Kalimantan Selatan minggu 22 Januari 2017 resmi digelar, bertempat di Aula lt.3 Paroki Hati Yesus Yang Maha Kudus. Muskomda yang merupakan agenda 3(tiga) tahunan Komda Kasel tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kepengurusan yang telah berakhir serta memilih Ketua Komda yang baru. Ketua Carateker Pemuda Katolik Komda Kalsel Vinsensius Sugiharto mengungkapkan dalam sambutannya hendaknya forum Muskomda ini dapat menjadi titik balik kemajuan organisasi ini di provinsi Kalimantan Selatan. beliau juga menambahkan bahwa sebelum Muskomda ini digelar juga telah dilaksanakan Masa Penerimaan Anggota (Mapenta) pada sabtu,21 januari 2017 di lokasi yang sama. “Harapan Kita dengan digelarnya Mapenta tersebut dapat memperkuat Pemuda Katolik di Komda Kalsel serta fungsi organisasi sebagai wadah kaderisasi dan pembinaan dapat berjalan” tandasnya.

Sejalan dengan itu, Igt. Kikin P.Tarigan S yang merupakan Ketua Lembaga Pendampingan Kader PP Pemuda Katolik mengatakan bahwa kehadiran Pemuda Katolik di Kalimantan Selatan ini dapat menjadi perekat dan pemersatu ditengah kemajemukan penduduk Kalimantan Selatan.

Forum Muskomda sendiri telah memilih secara musyawarah mufakat Sdr. FX.Rudy sebagai Ketua Komda Kalimantan Selatan untuk Periode 2017-2020. Dalam keterangan resminya FX.Rudy mengungkapkan bahwa akan mengembangkan Pemuda Katolik Komda Kalsel menjadi organisasi kemasyarakatan pemuda yang dapat menjadi inspirasi kaum-kaum muda serta dapat memberikan sumbangsih bagi kemajuan Kalimantan Selatan. (ast)

Sticky
0
January 24, 2017

Waspadai Pelaku Human Traffiking Komcab Pringsewu Adakan Seminar

IMG-20170124-WA0003Waspadai  Pelaku Human Trafficking  di Sekitarmu….

PRINGSEWU, Faktor ekonomi menjadi salah satu peluang pelaku human trafficking (perdagangan manusia) mendapatkan korban.  Alih-alih membantu menyalurkan pekerjaan yang layak sebagai cara pelaku masuk ke kehidupan calon korban.
Namun kenyataan pekerjaan yang didapat tidak sesuai harapan. Demikian hal yang perlu diwaspadai masyarakat dalam kehidupan sehari-hari supaya tidak menjadi korban human trafficking. Khususnya pemuda dan pemudi yang potensial menjadi korban.
Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Pringsewu R Didik Budiawan C mengatakan, bila wawasan terkait human trafficking penting diketahui oleh pemuda. Sehingga sosialisasi atas perkara tersebut perlu diberikan.
Sebab, pembekalan berkaitan human trafficking setidaknya dapat mengantisipasi sejak dini  agar kejadian serupa tidak menimpa pemuda.  Apa lagi, pemuda dalam usia yang belia biasanya tidak berpikir panjang dalam mengambil keputusan.
Labilnya tingkat emosi pemuda membuat keputusan yang diambil secara singkat. Ditambah dengan minimnya pengetahuan yang memperparah kondisi tersebut.  Sehingga Pemuda Katolik Komcab Pringsewu bekerjasama dengan JPIC FSGM menyelenggarakan seminar human trafficking  .
Koordinator JPIC (Justice, Peace, Integrity of Creation) FSGM, Sr Katarina mengatakan, tindak pidana perdagangan orang itu melalui proses pengrekrutan, pengangkutan, pemindahan, penampungan atau penerimaan manusia.
Sedangkan cara yang dilakukan dengan penipuan dan pemalsuan. Lebih ekstrim lagi dengan melalui ancaman atau penggunaan kekerasan, atau bentuk lain pemaksaan seperti penculikkan.
Sementara tujuannya semata-mata untuk eksploitasi, meliputi eksploitasi prostitusi terhadap orang lain atau bentuk lain eksploitasi seksual lainnya. Juga eksploitasi kerja atau layanan paksa, perbudakan, dan pengambilan organ tubuh.
Katarina menuturkan, korban perdagangan orang bukan hanya perempuan. Melainkan juga laki-laki. Namun, lebih banyak korban adalah perempuan dan anak. Menurut dia, itu karena kondisi sosial politik dan budaya patriarki, serta diskriminasi gender.
Pemahaman bahwa perempuan dan anak tidak boleh menolak, sehingga mudah dipaksa untuk bekerja apa saja. Tubuh perempuan dan anak kerap kali dijadikan obyek  sehingga menjadi sasaran eksploitasi.
Katarina mengungkapkan berbagai hal yang dapat mendorong terjadinya human trafficking. Sempitnya lapangan kerja di daerah asal menjadi salah satu faktor mendorong terjadinya human trafficking. Ditambah lagi dengan sektor kerja formal yang sempit terutama bagi perempuan.
Kurangnya akses informasi mengenai kesempatan kerja dan prosedur kerja yang resmi, terutama ke luar negeri juga mendukung terjadinya perdagangan orang. Juga, akses pendidikkan yang tidak setara bagi anak perempuan dan laki-laki.
Faktor pendorong tersebut diperparah dengan lemahnya penegakkan hukum oleh aparat hukum. Serta, kebijakan dan kapasitas pemerintah yang kurang kuat untuk melindungi mereka,  pekerja migrant.
Sedangkan pertumbuhan ekonomi di wilayah tujuan menjadi faktor penariknya human traficking. Penarik lainnya, seperti tingginya tingkat permintaan tenaga kerja dari luar daerah/wilayah dan tawaran gaji yang tinggi di daerah penerima.
Dalam seminar yang diselenggarakan Minggu (22/1) di Aula TK Fransiskus Pringsewu juga ditunjukkan contoh human trafficking. Baik itu yang ada di dalam negeri, maupun luar negeri dengan korbannya TKI.
Artinya dengan adanya contoh kasus tersebut, human trafficking memang benar-benar terjadi.  Oleh karena itu lah, kita harus benar-benar waspada dan lebih hati-hati supaya tidak menjadi korban, pesan Ketua Pemuda Katolik Komcab Pringsewu R Didik Budiawan C.
Setidaknya, tambah dia, pengetahuan terkait human trafficking tidak bermanfaat hanya untuk diri peserta seminar. Melainkan juga untuk lingkungan sekitar peserta. Yaitu dengan cara membagikan pemahaman tersebut supaya bisa meminimalisirnya.
Paling tidak, bisa melapor atau memberi informasi kepada lembaga yang konsen menangani kasus human trafficking, bila mengetahui di sekitarnya ada korban. Sebab, kebiasaan korban berada di lokasi yang terbatas sehingga sulit untuk mencari pertolongan. (*)

Sticky
0
November 12, 2016

Bupati Mustofa Buka Muskomcab Pemuda Katolik Lampung Tengah

Peserta Muskomcab bersama dengan Bupati Lamteng dan Senator Asal Lampung Anang Prihantoro

Peserta Muskomcab bersama dengan Bupati Lamteng dan Senator Asal Lampung Anang Prihantoro

LAMTENG- Kunci persoalan bangsa yang besar adalah iman. Menurut Bupati Lampung Tengah Mustofa, rusaknya pemerintahan dan usaha itu dipicu karena telah meninggalkan iman. Mereka yang telah meninggalkan iman tidak memberi kasih.
Sebaliknya, justru malah mencari kelemahan sesama. Oleh karena itu lah dia menilai, iman itu sebenarnya kunci persoalan bangsa yang besar.
“Untuk menjawab persoalan bangsa, untuk membagun daerah dan bangsa tidak (boleh) meninggalkan iman,” ujar Mustofa dalam sambutannya di Musyawarah Komisariat Cabang Pemuda Katolik Lampung Tengah, Sabtu (12/11) di Balai Stasi Santa Lidwina Bandar Jaya.
Acara yang diselenggarakan untuk memilih ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Lampung Tengah ini dihadiri peserta orang muda katolik dari berbagai wilayah Lampung Tengah seperti Kalirejo, Kota Gajah, dan Rumbia, Bangun Rejo,Bandar jaya,Watu Agung.
Mustofa mengaku haru dan bangga dengan semangat Pemuda Katolik yang ingin menggelorakan semangat nasionalisme dengan paham mencintai gereja dan cinta tanah air. Menurutnya, tema ini lah yang sangat diperlukan dalam membangun bangsa.
Dia berharap Pemuda Katolik kedepan menjadi teladan yang baik, dan memberi contoh baik. Tentunya membawa nilai keagamaan dan nasionalisme. Karena hidup dalam NKRI, kata Mustofa, tentunya harus sama-sama menghargai.
“Kita harus hadir sebagai atmosfir penyejuk, bukan sebagai provokator dan bukan sebagai pemecah belah,” ujarnya.
Ketua Pemuda Katolik Komda Lampung Marcus Budi Santoso menuturkan, dalam mengikis perbedaan menjadi pekerjaan rumah bersama. Oleh karena itu lah dia mengajak seluruh steak holder yang hadir dalam Muskomcab Lamteng maju bersama untuk membingkai kebinekaan.
Terutama di saat situasi bangsa yang nampaknya rawan berkaitan suku, agama dan ras seperti saat ini. Selanjutnya Romo Agustinus Sunarto berpesan supaya Pemuda Katolik berperan serta dalam pembangunan masyarakat.
Pemuda Katolik sebagai organisasi masyarakat (ormas) supaya membangun kerjasama dengan ormas yang lain. Terutama dalam menjaga ketentraman Lamteng pada khususnya dan negara pada umumnya.
“Peran kita sebagai masyarakat membangun kebersamaan, sungguh-sungguh memurnikan kita menjaga ketentraman Kabupaten Lampung Tengah dan negara supaya persaudaraan sejati dapat terwujud,” tuturnya.
Tokoh Katolik dari Bandar Jaya Broto Cahyono menyarankan bahwa Katolik tidak boleh eksklusif dan tidak boleh menutup diri. Oleh karena itu, dia berpesan supaya Pemuda Katolik utk Kemudian mengimplementasikan nasionalisme dan Pancasila. Muskomcab Lamteng juga dihadiri oleh anggota DPD RI asal Lampung Anang Prihantoro, Komcab Pringsewu,Komcab Bandar Lampung, Peradah, Pemuda Muhamadiyah dan organisasi kepemudaan lainnya Bupati Lamteng Mustofa membuka langsung kegiatan yang diisi dengan Masa Penerimaan Anggota (Mapenta) Pemuda Katolik ini. Pada muskomcab ini terpilih sdr. Widi Prasetiyo sebagai Ketua Pemuda Katolik Komcab Lamteng Periode 2016-2019, dalam sambutannya ketua terpilih mengajak seluruh stakeholder bersama-sama membangun organisasi Pemuda Katolik sehingga dampaknya nyata bagi pembangunan daerah khususnya di kabupaten Lampung Tengah. (*)

Sticky
0