Login
or
Register

Author Archives admin

May 28, 2017

Pemuda Katolik Komcab Sikka Mengapresiasi Kepimpinan ANSAR


SIKKA,NTT – Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Sikka, Andy Pio mengapresiasi kepemimpinan bupati Sikka Drs Yoseph Ansar Rera dan Wakil bupati Sikka, Drs Poulus Nong Susar  yang biasa disandi ANSAR karena dalam kepemimpiman mereka  telah banyak memberikan perubahan dalam segala bidang  di Kabupaten Sikka.Demikian disampaikannya, dalam memberikan sambutan pada acara pelantikan pengurus Pemuda Katolik komisariat cabang Sikka,Sabtu(27/05),Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.

Menurutnya dibawah kemimpinan ANSAR ini, tingkat kepuasan masyarakat mencapai 72 persen yang dikaji oleh tim akademis Universitas Nusa Nipa Maumere. Disamping itu dari 22 Kabupaten/kota di Provinsi NTT ada empat kabupaten yang keluar dari lingkaran daerah miskin menjadi daerah maju yaitu kabupaten Sikka.

Selain itu, ungkap Andy Pio bahwa wajah kota Maumere kelihatan hidup dan ini menunjukan tata kota Maumere sudah mengalami kemajuan yang signifikan dan jumlah kunjungan wisatawan yang terus meningkat dan masih banyak lagi yang telah mengalami kemajuan.Tentu dalam perjalanan pemerintah terus berbenah dan ini menjadi tanggung jawab kita semua baik dari pemerintah, DPRD, swasta serta orang muda harus bersama-sama karena menjadi tanggung jawab kita semua.

“Kita harus kata jujur dibawah kepemimpinan ANSAR ini ada perubahan  diKabupaten Sikka dan ada perlu dilanjutkan dan dibenahi”tegas ketua Komcab Sikka ini.

Ia juga menambahkan kita sebagai orang muda generasi penerus bangsa tidak mengenal kita berasal dari mana kita harus bersatu melawan gerakan terorisme, radikalisme dan intoleransi yang ingin memecah belah bangsa ini. Spirit nasionalisme harus diinternalisasi kepada setiap pemuda agar bangsa ini semakin kuat tidak muda digoyahkan.

Menyikapi aksi teror yang terjadi di kampung Melayu, Ketua Pemuda Katolik Komcab Sikka,Pemuda Katolik mengencam dengan keras pelaku aksi teror tersebut dan kami meminta pihak TNI dan POLRI harus berani menangkap siapa dalang aksi teror ini.Pemuda Katolik hadir untuk membentuk otak, watak dan iman generasi emas Indonesia untuk kembali beriktiar dalam satu bangsa,satu tanah air dan satu bahasa dalam persatuan.

Diakhir sambutannya Andy Pio menyampaikan, penghormatan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh kader Pemuda Katolik Komisariat cabang kabupaten Sikka yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk menahkodai kapal Pemuda Katolik selama 3 tahun kedepan.kepercayaan yang diberikan adalah amanah yang harus diemban untuk melaksanakan kerja-kerja organisasi kedepan.Semua kader Pemuda Katolik Sikka, hendaklah kita menjadi akar yang dapat menembus tanah, mencari air bagi pohon,Dengan begitu Pemuda Katolik telah melaksanakan karya perutusan kerasulan Awan yang bermanfaat bagi orang lain. Menjadi akar memang membuat kita tidak terkenal, yang dikenal hanyalah pohon dan buahnya. Tetapi itulah tanggung jawab kita, untuk bermakna dan berdampak bagi banyak orang.

Kontributor : Angga Macan
Editor           : Asta Sembiring

Sticky
0
May 28, 2017

Pengurus Pemuda Katolik Cabang Sikka Resmi Dilantik

Kepengurusan Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Sikka (dok.PK)

Sikka,NTT – Bertempat di Aula FKUB, Kabupaten Sikka kepengurusan Pemuda Katolik Cabang Kabupaten Sikka resmi dilantik, Sabtu(27/05). Hadir di acara tersebut, Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera, Wakapolres Sikka Muhamad Saleh, Danramil Alok Surikan, Ketua KNPI Kab.Sikka Yanto Kliwon,Ketua HIPMI Kab.Sikka Yuston Karwayu, Ketua ISKA Kab. Sikka Chesar bhara bheri, Pembina Pemuda Katolik Kab. Sikka Stef Sumandi, serta Ketua Komda Pemuda Katolik NTT Ronald Da Gomez beserta jajarannya.

Pada acara seremonial tersebut Ketua Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Sikka sdr.Andy Pio menyampaikan, penghormatan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh kader Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Sikka yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk menahkodai Pemuda Katolik sampai 3 (tiga) tahun kedepan. kepercayaan yang diberikan adalah amanah yang harus diemban untuk melaksanakan kerja-kerja organisasi kedepan.

“saya yakin, bahwa kepengurusan yang baru dilantik, tidak sekedar mempunyai kualitas dan kuantintas yang memadai tetapi juga mempunyai kerasulan awam, oleh karena itu saya mengajak kepada seluruh kader Pemuda Katolik Sikka, hendaklah kita mendayung ketempat yang lebih dalam, menjalin lilin dan obor bersumbu panjang dalam menerangi kegelapan dan berani mengambil jalan yang belum dibuka, sehingga kita dapat meninggalkan jejak yang baik disana “Tegas Ketua Kmcab Kab.Sikka ini.

Dalam kepengurusannya ini Andy Pio menegaskan bahwa akan membentuk Komisariat Anak Cabang dan Komisariat Ranting sebagai basis dan ujung tombak organisasi di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan, serta memfasilitasi beasiswa bagi pelajar maupun mahasiswa yang berprestasi dan siswa kurang mampu dari tingkat SD, SMP, dan SMK. dan juga pengembangan kewirausahan,koperasi, dan mendirikan lembaga pengkajian kebijakan publik bagi kader-kader pemuda katolik.

Diakhir sambutannya Andi Pio menyampaikan kepada semua kader Komcab Kab. Sikka, hendaklah kita menjadi akar yang dapat menembus tanah dan mencari air bagi pohon. Dengan begitu Pemuda Katolik telah melaksanakan karya perutusan kerasulan awan yang bermanfaat bagi orang lain. Menjadi akar memang membuat kita tidak terkenal, yang dikenal hanyalah pohon dan buahnya, tetapi itulah tanggung jawab kita untuk bermakna dan berdampak bagi banyak orang.

Sementara itu, Ketua Komda NTT, Ronald da Gomez mengharapkan Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Sikka yang baru saja dilantik ini ke depannya harus segera melakukan kaderisasi dan melaksanakan masa penerimaan anggota (Mapenta) agar dapat melahirkan kader-kader yang baru untuk melanjutkan roda organisasi ini ke depan.

Sementara itu, Bupati Sikka Drs Yosep Ansar Rera mengatakan ada banyak peluang yang bisa diambil oleh Pemuda Katolik untuk mengabdi kepada bangsa dan gereja dengan memberdayakan masyarakat dengan cara pencerahan, pendampingan dan pembinaan masyarakat secara langsung dan selamat buat pengurus Pemuda Katolik yang baru dilantik, selamat menjalankan tugas yang sudah diemban. Kami sebagai pemerintah mendukung penuh kegiatan Pemuda Katolikdi Kabupaten Sikka.
“di tempat ini, saya meminta Pemuda Katolik untuk bersama-sama dengan pemerintah untuk menjalin kerjasama, selamat buat kepengurusan Pemuda Katolik, selamat bekerja” Tandas Bupati Sikka. (ast)

Sticky
0
May 23, 2017

Pemuda Katolik Silahturahmi ke Kesbangpol Pangkalpinang

SILAHTURAHMI–Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Pangkalpinang, Senin (22/5) bersilahturahmi ke Kantor Kesbangpol Pangkalpinang.

BANGKA – Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Pangkalpinang menggelar silahturahmi ke kantor Kesbangpol Pangkalpinang, Senin (22/5). Rombongan pemuda katolik diterima langsung Kepala Kesbangpol, Ibu Suhartini. “Berdasarkan hasil Musyawarah komisariat daerah dan komisariat cabang pada akhir April lalu telah terpilih dan dilantik pengurus Pemuda Katolik Komcab Pangkalpinang. Karena itu kami datang untuk melapor diri sekaligus silahturahmi dan meminta arahan dari Kepala Kesbangpol,” ungkap Ketua Pemuda Katolik Komcab Pangkalpinang, Gunawan Tjen.

Gunawan menambahkan bahwa Pemuda Katolik siap bersinergi dan berpartisipasi membangun Kota Pangkalpinang. “Ini komitmen kami 100 persen Katolik dan 100 persen Indonesia. Karena itu kami sangat mengharapkan arahan dan bimbingan dari dinas terkait,” ungkap Gunawan.

Kepala Kesbangpol Kota Pangkalpinang, Suhartini memberi apresiasi atas langkah Pemuda Katolik bersilahturahmi ke Kesbangpol. “Ini langkah tertib administrasi bahwa semua organisasi harus terdaftar. Dan pemuda katolik harus mampu untuk bersinergi dengan pemerintah menjaga kamtibmas, kerukunan dan persatuan di Kota Pangkalpinang,” harap Suhartini.

Lebih lanjut Suhartini berharap agar Pemuda Katolik tetap aktif dan berkibar, menjalankan program dan rencana yang mendukung pembangunan di Pangkalpinang.
“Mari kita bersinergi dan berjalan bersama dengan semua organisasi untuk membangun Pangkalpinang,” harap Suhartini. Rangkaian silahturahmi akan dilanjutkan ke dinas pariwisata dan budaya, WaliKota Pangkalpinang, Kapolres, pimpinan gereja katolik, organisasi keagamaan dan OKP di Kota Pangkalpinang.

sumber : tribunnews.com

Sticky
0
May 13, 2017

PEMUDA KATOLIK KOMCAB SIKKA GELAR DIALOG KEBANGSAAN

Peserta Dialog Kebangsaan Komcab Sikka (dok.PK)

Sikka,NTT – Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Sikka menggelar dialog kebangsaan dengan tema “Silent Majority Melawan Gerakan Intoleransi dan Disintegrasi Bangsa” pada jumat (12/05) pukul 18.00 Wita di Pusat Jajanan dan Cinderamata Maumere, Kabupaten Sikka – NTT. Kegiatan dialog yang bernama KPK (Kulababong Pemuda Katolik)  ini di pandu langsung oleh Moderator Yos Bajo.

Dalam dialog kebangsaan ini Dr.Geri Gobang yang mewakili akademisi mengatakan bahwa bangsa Indonesia sekarang sedang dihadapkan dengan ideologi transnasional. Ideologi ini sedang menyusup dan sekarang telah menjadi terang benderang karena kendaraan yang digunakan sekelompok orang adalah agama.cIdeologi transnasional ini disusupkan lewat jalur-jalur formal dan negara seolah-olah dalam tanda kutip menonton atau diam dengan ideologi transnasional tersebut.

Ideologi transnasional ini sudah mulai masuk dikampus dan melakukan kegiatannya. Mereka menyusup masuk lewat kelompok-kelompok muda ini.Yang mereka susupkan adalah ideologi-ideolagi radikalisme yang berbasis agama pada kelompok muda ini. “Proses politik di DKI Jakarta itu merupakan puncak gunung es yang sangat kelihatan sekali.” Tandasnya

Dosen Unipa ini menuturkan bahwa hari ini seluruh masyarakat Silent Majority tidak mau berdiam lagi karena sudah lama mereka berdiam sehingga ada gerakan-gerakan yang mulai muncul. Kita lihat sekarang kota-kota di Indonesia melakukan suatu simbolisasi dengan menyalankan lilin sebagai bentuk kesadaran agar dapat menggugah hati banyak orang untuk agar kembali ke konsesus nasional kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam keberagaman .

Ia menambahkan Ideologi transnasional ini merupakan paham-paham radikalisme dimana mereka ingin membangun negara Indonesia menjadi negara Islam sehingga negara tidak boleh diam dengan ideolagi transnasional ini .

“Negara tidak boleh membiarkan ormas-ormas radikalisme yang ingi memecah belah bangsa ini ,Negara harus segera memberantas ormas radikalisme tersebut” tegasnya.

Jhon Balla dari LSM dalam dialog ini mengatakan dimana perbedaan itu sesuatu yang ada oleh karena itu, atas perbedaan itu kita diwajibkan untuk bertoleransi. Kalau kita tidak bertoleransi maka kemudian akan muncul intoleransi yang dapat memperngaruhi yang lain sehingga melahirkan paham radikalisme.Kita semua yang ada memiliki tanggung jawab untuk bersama-sama kita melawan gerakan-gerakan radikalisme

“Negara harus tegas dan netral dalam hal ini TNI dan POLRI harus memberantas gerakan radikalisme yang menolak Pancasila, Kalau negara tidak tegas maka kita terpecah belah dan tidak intoleren” Pangkasnya.

Sementara itu, Ketua KNPI Kabupaten Sikka Yanto Kliwon mengatakan fenomena yang terjadi akhir-akhir ini belum final karena kita berbicara tentang Indonesia, Nasionalisme, Imajinasi kebangsaaan tetapi kita warga Indonesia masih terkotak-kotak dan memandang orang lain masih berbeda-beda. Fakta yang terjadi adalah kondisi hari ini banyak masyarakat yang tidak Intoleren.

“Ketika kita orang tua ini tidak bisa menerima perbedaan ,tidak bisa toleran kita sebagai orang tua untuk tidak mengwariskan ke anak cucu kita.Kita harus ada keberanian moril untuk memutuskan mata rantai keterbelahan etnis, agama, dan suku “Tegasnya

Camat Kangae ini juga meminta Kita harus terus menciptakan ruang-ruang perjumpaan ini maka negara harus hadir untuk menciptakan ruangan ini dengan melakukan diskusi-diskusi ini agar tidak terjadi seperti sekarang ini.

Dalam dialog Kebangsaan ini juga dihadiri oleh Kepala Kesbangpol Kabupaten Sikka Thomas Ola Peka, Wakapolres Sikka Muhamad Saleh, Danramil Alok Kapten INF Surikan, Ketua Fraksi NasDem Silferius Angi, Camat Alok Fitrinita, Ketua Pemuda Pancasila Yosep Nong Soni, Ketua PMKRI Cabang Maumere Ama Laga, GP Ansor Edi Kurniawan dan Mantan Bupati Sikka Alexander Longginus serta Ketua Pemuda Katolik Kabupaten Sikka Andi Pio.

Kontributor : Angga Macan
Editor           : Asta Sembiring
Sticky
0
May 10, 2017

Pernyataan Sikap Pemuda Katolik Beserta Ormas Katolik terkait Maraknya Intoleransi

Ketua Umum Pemuda Katolik

JAKARTA-Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan Katolik yakniPimpinan Pusat Pemuda Katolik (PP Pemuda Katolik), Presidium Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Indonesia (PP PMKRI), Presidium Pusat Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (PP ISKA), Dewan Pimpinan Pusat Wanita Katolik Republik Indonesia (DPP WKRI) dan Sekretariat Nasonal Forum Masyarakat Katolik Indonesia (Seknas FMKI) menyampaikan seruan dan dukungan menjaga Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa.

Surat pernyaan sikap ini ditandatangani  Ketua Presidium PP PMKRI Angelo Wake Kako dan Bernadus Tri Utomo (Sekretaris Jenderal) , Ketua Umum PP Pemuda Katolik, Karolin M. Natasa dan Christoper Nugroho (Sekretaris Jenderal), Ketua Presidium PP ISKA, Hargo Mandiraharjo dan Benny Sabdo (Sekretaris Jenderal), Ketua Presidium DPP WKRI, Justina Rostiawati dan E. Sri Hari Lestari (Sekretaris Jenderal) serta Sekretaris Nasional FMKI, Veronica Wiwiek S.

Dalam salah satu point pernyataan sikapnya, Ormas Katolik ini mendukung penuh pemerintah untuk mengambil tindakan tepat dan cepat pada semua ormas maupun kelompok apapun latar belakangnya (Suku, agama dan ras) di seluruh Indonesia yang secara nyata merongrong tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dari Sabang hingga Merauke.

Dijelaskan, para pahlawan dan pendiri bangsa ini telah mengorbankan jiwa dan raganya membangun pondasi kebangsaan hidup bersama dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mereka yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan agama telah berjuang dan meletakkan dasar yang kuat dengan didasari toleransi dan kebesaran hati untuk mengakui eksistensi semua anak bangsa tanpa terkecuali.

Perjalanan bersama sebagai NKRI telah kita lalui dengan suka dan duka, serta melalui perjalanan sejarah yang gemilang namun juga tidak dipungkiri ada masa kelam juga yang dilalui bangsa ini. Hendaknya kita belajar secara arif bijaksana dari sejarah perjalanan bangsa ini.

Menyikapi kondisi saat ini dengan maraknya intoleransi yang membahayakan Kebhinekaan NKRI yang berasaskan Pancasila.

Maka kami para pimpinan Ormas Katolik dengan ini menyatakan :

  1. NKRI yang berasaskan Pancasila, bersemangatkan Bhinneka Tunggal Ika dan Undang Undang Dasar 1945 adalah konsensus final para pendiri bangsa. Segala upaya yang dilakukan untuk merubah konsensus tersebut sama juga dimaknai secara nyata sebagai upaya membubarkan NKRI.
  2. Kami para penerus perjuangan pendiri bangsa Indonesia yang didalamnya juga terdapat peran serta para pendiri ormas ormas Katolik berkomitmen mempertahankan tetap tegaknya NKRI. Kami tidak akan membiarkan segala bentuk upaya yang akan merongrong kedaulatan apalagi membubarkan NKRI.
  3. Mendukung penuh pemerintah untuk mengambil tindakan tepat dan cepat pada semua ormas maupun kelompok apapun latar belakangnya (Suku, agama dan ras) di seluruh Indonesia yang secara nyata merongrong tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dari Sabang hingga Merauke.

sumber : Beritamoneter.com

Sticky
0
May 02, 2017

Me Hoa Ketua Pemuda Katolik Babel, Ini Program Kerjanya

dari Ki-Ka Stefanus Asat Gusma (Kabid. Org PP), Michelle (sek. Komda Babel Demisioner), Me Hoa (Ketua Komda Terpilih), Kikin Tarigan (Ketua Komda Babel Demisioner) (dok.Pk)

BELITUNG – Me Hoa, kader pemuda Katolik asal Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) terpilih sebagai Ketua Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Ketua Komisi I DPRD Bateng asal PDIP ini terpilih secara musyawarah dan mufakat pada Musyawarah Komisariat Daerah (Muskomda) Pemuda Katolik Komda Provinsi Kepulauan Babel di Hotel Aksi, Jalan Mentok, Pangkalpinang yang digelar selama dua hari, Sabtu dan Minggu (29-30/4).

Pada muskomda ini juga terpilih pengurus Komisariat Cabang (Komcab) Pemuda Katolik lima kabupaten/kota se Provinsi Kepulauan Babel yakni Simon Servianus sebagai Ketua Komcab Pemuda Katolik Kabupaten Belitung, Gunawan Tjen, Ketua Komcab Kota Pangkalpinang, Yohanes Tamaela, Ketua Komcab Bateng, Martinus Adi Prianto, Ketua Komcab Bangka Barat (Babar) serta Bertnadus Reco, Ketua Komcab Bangka.

Pelantikan Ketua Umum Komda Pemuda Katolik Babel dipimpin Stefanus Asat Gusma, Kepala Bidang Organisasi Pemuda Katolik pusat. Sementara itu Ketua Komcab lima kota/kabupaten se Babel dilakukan oleh Me Hoa sebagai Ketua Komda Pemuda Katolik Babel yang baru dilantik.

Hadir dalam pelantikan ini Budiman Ginting, Asisten II Pemprov Babel mewakili Gubernur Babel, Vikjen Keuskupan Pangkalpinang Romo Nugroho Tri Susanto, Anggota DPR RI, Rudianto Tjen, Ketua Lembaga Kaderisasi Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Kikin P Tarigan, Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga/OKP Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Michelle Wonda L, tokoh masyarakat, tokoh agama, pengurus ormas kepemudaan serta undangan lainnya.

Me Hoa dalam sambutannya mengatakan, sebagai Ketum Komda Pemuda Katolik Babel ia berpegang teguh pada Tri Satya Pemuda Katolik dimana perjuangan ormas ini untuk gereja dan negara.

Ia akan membuka komunikasi dan menjalin hubungan yang baik dengan organisasi kepemudaan lainnya untuk berjuang bersama demi NKRI yang ber-Bhinneka Tunggal Ika, mengawal Pancasila dan UUD 45.

“Kita akan bergandegan tangan dan menjalin silaturahmi dengan ormas kepemudaan lainnya untuk menciptakan pluralitas yang baik di Babel,” kata Me Hoa.

Sementara itu Assisten II Pemprov Babel Budiman Ginting yang membacakan sambutan Gubernur Babel Rustam Efendi mengucapkan selamat kepada pengurus Komda Pemuda Katolik Babel maupun Komcab Pemuda Katolik kabupaten/kota se provinsi Babel yang terpilih dengan mekanisme yang benar.

“Selamat menjalankan tugas dan selamat menjadi bagian dari organisasi kepemudaan di Babel yang baik dan benar, penuh perhatian dan memeliliki tanggungjawab yang tinggi menjalankan progranm kerja ytang telah disepakati bersama,” kata Budiman.

Menurut Budiman, seiring dengan program pembangunan Provinsi Babel yang memprioritaskan sektor pariwisata, kelautan dan perikanan, perkebunan dan pertanian serta sektor industri dan perdagangan sebagai penggerak ekonomi daerah, membutuhkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan berjiwa kewirausahawan serta berdedikasi di kalangan generasi muda.

“Oleh karena itu Pemprov Babel mengajak ormas Pemuda Katolik untuk bersinergi dalam pembangunan bersama di provinsi ini. Hal ini saya sampaikan karena saya melihat Ketua Umum Pemuda Katolik Periode 2015-2018, Karolin Margaret Natasha yang mampu mengembangkan program pendidikan, kewirausahaan dan koperasi bagi para kader Pemuda katolik,” katanya.

Karolin ditetapkan sebagai ketua dalam puncak Kongres XVI Pemuda Katolik di Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (23/8/2015) lalu. Gubernur menurut Budiman sangat mengapresiasi program yang disusun Karolin.

Gubernur berharap dengan dilantiknya pekengurusan Komda dan Komcab Pemuda Katolik di Babel, memiliki komitmen untuk mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Babel dengan semangat pro exclesia et patria.

sumber : tribunnews.com

Sticky
0
May 01, 2017

Pemuda Katolik Resmi Hadir di Bumi Serumpun Sebalai, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Komda Babel Beserta PP Pemuda Katolik dan perwakilan Hirarki (dok.PK Babel)

Rangkaian proses pembentukan Pemuda Katolik Komisariat Bangka Belitung berjalan dengan sukses, setelah melalui berbagai tahapan.

Awalnya lewat dialog media sosial, gagasan pembentukan diajukan Ketua Komisi Kerasulan Awam Keuskupan Pangkalpinang Rm Hans Jeharut. Proses berjalan hingga pada 29-30 April bertempat di Hotel Aksi, Bangka Belitung secara resmi dilaksanakan Mapenta, Muskomcab, Muskomda dan Pelantikan Pengurus.

Mapenta diselenggarakan pada 29 April yang dihadiri 80 peserta dari 5 (lima) Kab/Kota di Provinsi Bangka Belitung. Hadir sebagai narasumber Wakil Bupati Bangka Barat Markus (selanjutnya menjadi Pembina Pemuda Katolik Komda Babel), Rm Hans Jeharut (Ketua Komisi Kerawam Keuskupan Pangkal Pinang serta perwakilan PP Pemuda Katolik yaitu Kikin Tarigan (Caretaker Ketua Komda Babel yang juga Ketua LPK), Michelle Wondal (Caretaker Sekretaris Komda Babel ) dan Stefanus Gusma(Kabid. Pembinaan Organisasi & Keanggotaan).

Setelah secara resmi dilantik sebagai anggota, setiap anggota dari masing-masing Kab/Kota melakukan Muskomcab hingga terpilih Pengurus di Kota Pangkalpinang, Kab Bangka Barat, Kab Bangka, Kab Bangka Tengah dan Kab Belitung.

Selanjutnya dilaksanakan Muskomda hingga menghasilkan Kepengurusan Definitif untuk periode 2017-2020 yang dinahkodai Me Hoa (Komcab Bangka Tengah) melalaui tahapan lobbying 3 kandidat dan secara aklamasi diterima oleh forum Muskomda.

Ibu 2 (dua) orang anak ini, selain aktif di berbagai organisasi sosial juga sebagai Anggota Fraksi PDI Perjuangan dari Kab Bangka Tengah.

Kontributor : KP Tarigan
Editor            : Asta

Sticky
0
April 30, 2017

Pemuda Katolik Semakin Diminati Banyak Pihak

Ketiga Calon Ketua Komda Menyampaikan Visi – Misi nya.

Kehadiran dan geliat Pemuda Katolik semakin diminati banyak pihak. Terbukti dalam gelaran Muskomda Pemuda Katolik Provinsi Bangka Belitung pada 29-30 April 2017 sebanyak  3 (tiga) orang kandidat ketua bersaing memperebutkannya.

Ferdinan Widyantoro dari Komcab Pangkalpinang, secara terbuka telah diusulkan Komcabnya untuk menjadi Bakal Calon Ketua. Pengusaha muda ini sudah didaulat menjadi bakal calon sebelum proses penjaringan calon.

Selanjutnya Me Hoa dari Komcab Bangka Tengah selain mendapat dukungan dari Komcabnya juga mendapat dukungan terbuka dari Komcab Bangka Barat. Anggota DPRD Kab Bangka Tengah ini dalam kesempatan yang sama adalah Ketua Panitia Muskomda Bangka Belitung.

Lantas, Gunawan Tjen, Ketua Komcab Pangkalpinang secara tiba-tiba didaulat untuk menjadi bakal calon ketua oleh Komcab Belitung. Ketua salah satu sayap partai ini, yang juga merencanakan maju dalam perhelatan Pilwali Kota Pangkalpinang 2018 mendatang juga menerima dukungan tersebut.

Namun, setelah menyampaikan visi dan misi dari masing-masing calon, menjelang pemungutan suara Pimpinan Sidang memberikan kesempatan kepada ketiga calon untuk memasuki tahap lobbying sebelum melampaui pemilihan Ketua.

Dalam lobbying kurang lebih 30 menit ketiga calon akhirnya memutuskan Me Hoa sebagai Calon Ketua Komda Bangka Belitung. Ketiga calon bersepakat dalam masa awal pendirian Komda Bangka Belitung diperlukan sinergi semua pihak. Sidang pleno Muskomda secara aklimasi akhirnya menerima keputusan lobbying dari ketiga calon tersebut.

Selamat Me Hoa, wanita ketiga di Pemuda Katolik yang menjabat sebagai Ketua Komisariat Daerah.

Kontributor : KP Tarigan
editor            : Asta

Sticky
3
April 03, 2017

MAPENTA dan MUSKOMCAB Kota Pontianak : Hadirkan 100-an Kader-Kader Baru

Pemberian Sertifikat Mapenta oleh Sek. Komda Glorio Sanen (dok.PK)

Pontianak – Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) Pemuda Katolik Komcab Pontianak, Sabtu (1/4) resmi digelar. Bertempat di Ballroom Hotel Kapuas Dharma, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, kegiatan tersebut diawali terlebih dahulu oleh Masa Penerimaan Anggota (MAPENTA) dimana Mapenta ini dihadiri oleh aktifis warga muda katolik di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Dalam sambutannya  D. Tezzy selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa ‘Kegiatan ini dimaksudkan untuk menampung aspirasi dan minat keterlibatan kaum muda yang semakin meningkat”.

sementara itu Komda Kalimantan Barat dalam hal ini diwakili oleh sekretaris Komda Sdr. Glorio Sanen menyampaikan,” harapan saya agar ketua yang akan terpilih beserta jajaran pengurus mampu melaksanakan mandat yang diamanatkan dalam Muskomcab. Pekerjaan pertama bagaimana melakukan komunikasi pada hierarki gereja dan pemerintah. Pemuda katolik dalam konstelasi politik juga harus mendorong proses demokrasi berjalan adil dan demokratis.”

“Itu bagian penting dari Pemuda Katolik mengawal proses demokrasi dan tidak memihak pada satu pasangan calon,” harapnya.

salam kegiatan Muskomcab terpilihlah secara musyawarah mufakat sdr.  Alexander sebagai Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Pontianak Periode 2017-2020. Ketua terpilih yaitu Alexander juga menyampaikan harapannya agar rekan-rekan dikepengurusannya bisa memanfaatkan segala potensi dan jaringan yang ada guna kemajuan organisasi.

Kegiatan Muskomcab ditutup dengan agenda pelantikan Pengurus Komcab Kota Pontianak Periode 2017-2020 dimana Sdr. Glorio Sanen bertindak atas nama Pengurus Pemuda Katolik Komda Kalimantan Barat untuk melantik kepengurusan yang telah terbentuk.

Di dalam sambutannya Glorio “Ini proses yang memang murni di dalam Muskomcab melalui musyawarah mufakat,” katanya.

Hadir juga dalam acara Pelantikan yaitu Bendahara Komda sdr. Wiro Pranata beserta jajaran kepengurusan Komda Kalimantan Barat, Kabid Dispora Par Kota Pontianak, Kewaka Universitas Tanjungpura, Utusan-utusan dari beberapa kampus yang ada di Kota Pontianak, serta Utusan Pemuda Katolik dari Komcab Kubu Raya.

kontributor : Harianto
editor           : Asta

Sticky
0
April 03, 2017

Komcab Kab. Pringsewu : Budi Setiawan Resmi Pimpin Pemuda Katolik Komac Gadingrejo.

Ketua Komac terpilih Budi Setiawan bersama pimpinan sidang Muskomac (dok.Komac Gadingrejo)

PRINGSEWU – Exnatius Budi Setiawan terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Komisariat Anak Cabang (Muskomac) Pemuda Katolik Komac Gadingrejo, Minggu (2/4) di Pekon Kediri Kecamatan Gadingrejo.
Dalam Muskomac Pemuda Katolik Komac Gadingrejo itu juga diberi  wawasan terkait ormas Pemuda Katolik. Salah satu Penasehat Pemuda Katolik Komcab  Pringsewu, Rahwoyo SE, yang juga anggota DPRD Pringsewu mengatakan Pemuda Katolik itu  harus mampu menumbuhkan tingkat ekonomi anggotanya.

Sehingga, kader organisasi ini bisa lebih mandiri. Tidak hanya itu, dia meminta supaya Pemuda Katolik memiliki kerja nyata. “Berkerjalah dengan sebaik-baiknya, bergandeng tangan dengan ormas kepemudaan  lainnya,”saran Rahwoyo.

Lebih lanjut Perwakilan Pengurus Pemuda Katolik Komda Lampung, Antonius Mustaim mengatakan,  anggota Pemuda Katolik harus bisa menjadi kader yang handal bisa di segala bidang.
“Kader juga harus memupuk nilai-nilai kebangsaan dan meningkatkan toleransi antar umat beragama serta menjadi pioner dalam menjaga kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Komcab Pringsewu, R. Didik Budiawan C mengungkapkan, Muskomac Pemuda Katolik Komac Gadingrejo merupakan salah satu agenda kerja dalam memenuhi struktur kepengurusan Pemuda Katolik di tingkat kecamatan.

“Muskomac Gadingrejo merupakan kegiatan muskomac yang pertama dilaksanakan di tingkat Lampung. Sehingga,  Komac Gadingrejo harapannya dapat menjadi percontohan komac ditingkat Lampung,” kata dia.
Ditambahkan Didik, Pemuda Katolik sudah ada sejak kemerdekaan RI. Sementara di Kabupaten Pringsewu kepengurusannya muncul kembali di awal bulan Oktober 2016. Dia menekankan  Pemuda Katolik bukan sebagai organisasi politik atau bahkan sebagai underbow parpol.

Organisasi ini merupakan organisasi kader yang tujuannya untuk mendidik atau melatih anggota supaya menjadi kader yang handal di segala bidang. Sehingga bisa menjadi kader yang dapat memberi sumbangsih pembangunan masyarakat khususnya Kabupaten Pringsewu.

Pemuda Katolik Komcab Pringsewu juga telah terdaftar sebagaimana organisasi lainnya di Pemerintah Kabupaten Pringsewu. Sebagaimana Surat Keterangan Terdaftar Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pringsewu Nomor : 00-II.03-LL.03/0003/II/2017.

Exnatius Budi mengatakan atas terpilihnya sebagai Komac Gadingrejo Kabupaten Pringsewu akan segera menyusun struktur kepengurusan. Serta agenda kerja yang sesuai dengan visi-misi Pemuda Katolik.
Budi dalam memimpin Pemuda Katolik Komac Gadingrejo didampingi oleh Melisa Stiyani sebagai Sekretaris dan Sirilius Febri Kuncoro sebagai bendahara. (ast)

Sticky
0