Login
or
Register

Author Archives Asta Ivo Bonny

About Asta Ivo Bonny

Pengurus Pusat Pemuda Katolik Departemen Komunikasi dan Informatika.
astaivo91@gmail.com

July 11, 2017

Ronald Da Gomez Lantik Pemuda Katolik Komcab Lembata

Ketua Komda NTT, Ronald menyerahkan SK Kepengurusan kepada Ketua Komcab Terpilih.

Ketua Komasariat Daerah(KOMDA) Pemuda Katolik NTT , Ronald Da Gomez melantik secara resmi Herriyanto Wijaya sebagai ketua Komisariat Cabang Pemuda Katolik Kabupaten Lembata. Acara pelantikan ini berlangsung Selasa(11/07/2017) di Kuma Resort Kabupaten Lembata,NTT.

Dalam sambutannya Ronald Da Gomez meminta untuk segera membentuk kepengurusan Pemuda Katolik Kabupaten Lembata sampai tingkat paling bawah seperti membentuk komisariat anak cabang di seluruh kecamatan yang ada.

“Hari ini ,Saudara kita beserta Jajaran pengurus pemuda Katolik yang baru dilantik,Saya minta agar segera bentuk stuktur kepengurusan Pemuda Katolik dari tingkat Kecamatan sampai dengan tingkat Kelurahan atau Desa sehingga organisasi ini betul-betul memberikan manfaat bagi masyarakat kita”Tegas ,Ketua KOMDA NTT Pemuda Katolik.

Ia menambahkan, selain proses pelantikan ini juga ada kegiatan masa penerimaan anggota Pemuda Katolik sebagai langkah konsolidasi,reorgnisasi dan Penguatan Struktur Organisasi Pemuda Khatolik secara keseluruhan di NTT karena setelah sekian lama organisasi Pemuda Katolik mengalami kevakuman, padahal NTT dikenal sebagai daerah mayoritas Katolik.

Ronald Da Gomez ini mengajak agar semua kader yang tergabung dalam organisasi Pemuda Katolik untuk bisa menjalankan Visi dan Misi Pemuda Katolik dimana Visi kita adalah menjadi organisasi kader yang handal bagi kaum muda Katolik dalam berkiprah untuk Gereja dan Tanah Air dan Misi kita adalah mewujudkan kader-kader muda Katolik yang berjiwa Kristiani dan memiliki semangat Kebangsaan.

Selain itu juga,Ronald sapaan sehari -hari ini mengatakan, Pemuda Katolik di NTT untuk mensolidkan barisan dalam rangka lebih membumikan dan menggaungkan prinsip-prinsip Kebhinekaan, toleransi dan persatuan yang dibingkai dalam semangat ideologi Bangsa yaitu Pancasila. “Saya tegaskan Pemuda Katolik NTT mengutuk dan menolak keras gerakan anti toleran dan gerakan radikalisme hadir di bumi Nusa Tenggara Timur ini”Ucap Ronald.

Sementara itu, Ketua Komisariat Cabang Pemuda Katolik Kabupaten Sikka yang baru dilantik ,Herriyanto Wijaya mengatakan,bahwa panji pemuda Katolik telah diserahkan kepada kita,mari kita jaga dan kita sebarkan ke seluruh wilayah kabupaten Lembata dengan energi yang positif.Pemuda katolik harus memerangi hal-hal yang dapat menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa,yakni terorisme dan narkoba “Pemuda katolik kabupaten lembata harus selalu menjadi ormas yg mengedepankan toleransi karena kita adalah Lembata, kita adalah NKRI”tegas Heri.

Berdasakan Pantauan, Sehabis acara pelantikan langsung di adakan Masa Penerimaan anggota (MAPENTA) yang di ikuti sebanyak 153 anggota dan diisi oleh pemateri pengurus pusat Pemuda Katolik, Kikin Tarigan.

Sticky
0
July 10, 2017

San C. Siregar Resmi nahkodai Komcab Padang

Pelantikan Pengurus Komcab Padang, San C. Siregar (berpeci) (dok.PK)

Padang – Bertempat di Aula Puri Darma Katedral Keuskupan Padang, minggu (09/07) Ketua Komisariat Daerah Sumatera Barat Asta Ivo Bonny Sembiring resmi melantik San C. Siregar sang nahkoda baru Pemuda Katolik Komcab Padang berserta jajarannya untuk periode 2017-2020. Pelantikan ini merupakan agenda terakhir dari serangkaian agenda yang dilaksanakan Komda Sumbar dari sabtu pagi hingga minggu sore.

Ditemui usai pelantikan, San C. Siregar menyampaikan keinginannya menjadikan Pemuda Katolik semakin dikenal di kota Padang. “Proses yang saya dan teman-teman lalui hari merupakan suatu sejarah baru bagi kami mengingat menghadirkan Pemuda Katolik di Sumatera Barat merupakan cita-cita yang sudah kami perjuangkan sejak tahun lalu. Puji Tuhan hari ini terlaksana juga” ungkapnya dengan penuh kebanggaan.

sejalan dengan itu Laurensius A. Simbolon selaku ketua panitia pelaksana juga ikut merasa bangga dapat bergabung secara resmi menjadi Pemuda Katolik. “intinya senang  dan bangga deh, apalagi kemari ketika proses pengukuhan menjadi Pemuda Katolik sangat membekas dihati” ungkap lauren yang juga merupakan kandidat Doktor Ilmu Hukum di Universitas Andalas.

pengukuhan Pemuda Katolik dalam Wilayah Komda Sumbar (dok.PK)

seperti diketahui sehari sebelumnya komda Sumbar telah mengukuhkan 17 anggota Pemuda Katolik yang berasal dari beberapa wilayah, seperti kota Padang, kabupaten Kepulauan Mentawai, dan Bukittinggi. Pada acara pembukaan Mapenta sabtu (08/07) Pada seremonial pembukaan itu sendiri dihadiri oleh Pastor Kerawam Keuskupan Padang, Emilius Sakoikoi, Pr; Pembimas Katolik kanwil kemenag Prov. Sumbar, Henrikus Jomi, S.Ag; Anggota DPRD Prov. Sumbar, Albert H. Lukman, Anggota DPRD Kota Padang, Wismar Panjaitan; Perwakilan WKRI, Perwakilan OMK Paroki Katedral, Perwakilan Flobamora.

Dalam keterangan resminya Asta Ivo Bonny Sembiring selaku menyampaikan Harapannya agar beberapa bulan ke depan komisariat cabang yang lain pun, seperti kabupaten kepulauan Mentawai, Bukit Tinggi, dan pasaman akan terbentuk sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku di Pemuda Katolik. selain itu, kita juga berharap sebelum Rapimnas II di Bali untuk Komda Sumbar sudah terpilih kepengurusan definitif serta telah melaksanakan Kursus Kepemimpinan Menengah (KKM). dimana KKM ini menjadi syarat mengikuti Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) yang akan dilaksanakan pada bulan oktober di Bali.

“dengan semangat yang dimiliki rekan-rekan saat ini dan komitmen Pengurus Pusat untuk membantu, kami yakin semua agenda yg kami rencakan dapat terlaksana” tandasnya.

Rangkaian acara Pemuda Katolik kali ini pun diakhiri dengan ikut perayaan ekaristi bersama umat di gereja katedral padang. (mespin)

Sticky
0
June 22, 2017

Komda Kalimantan Selatan Siap jadi Tuan Rumah KKM Regional Kalimantan

Komda Kalimantan Selatan bersama Mgr. Petrus Boddeng Timang (dok.PK)

Kalimantan Selatan – Sesuai dengan surat edaran internal yang dikeluarkan oleh Pengurus Pusat Pemuda Katolik untuk melaksanakan jenjang kaderisasi formal yang berlaku, hal ini langsung ditanggapi oleh setiap Komda dan Komcab begitu juga dengan Komda-Komda di Kalimantan, dari hasil diskusi internal para ketua komda maka menyepakati diadakannya Kursus Kepemimpinan Menengah (KKM) regional Kalimantan dimana Komda Kalsel dipilih menjadi tuan rumah dan peserta kegiatan tersebut merupakan kader-kader dari setiap komda di Kalimantan yang telah mengikuti dan lulus Kusus Kepemimpinan Dasar (KKD) di masing-masing Komda ataupun Komcab.

sejalan dengan itu, rabu (21/06) bertempat di sekretariat Keuskupan Banjarmasin Pengurus Daerah Pemuda Katolik Komda Kalsel mengadakan audiensi dengan Bapa Uskup Banjarmasin adapun hal-hal yang disampaikan pada pertemuan kali ini yaitu Penyerahan tembusan SK Kepengurusan Komda Kalsel dan juga melaporkan kegiatan Komda Selanjutnya serta sekaligus melaporkan kesiapan untuk menjadi tuan rumah dalam kegiataan KKM regional Kalimantan.

Dalam pemaparannya kepada uskup Ketua Komda Kalsel FX. Rudy menyampaikan beberapa program yang akan dilaksanakan Komda Kalsel diantaranya Mapenta di beberapa Komcab, dan KKD se – Kalimantan Selatan yang pelaksanaannya di –handle langsung oleh Komda Kalsel mengingat beberapa komcab di bawah Komda Kalsel yang baru terbentuk sehingga lebih efektif dan efisien untuk beberapa kegiatan dilaksanakan bersamaan selama kegiatan tersebut tidak bertentangan dengan ketentuan yang berlaku di Pemuda Katolik.

menanggapi pemaparan yang disampaikan oleh Komda Kalsel Mgr. Petrus menyampaikan bahwa Audiensi ini sangat bagus dan saya sangat senang. “Menurut saya, apapun kegiatan Pemuda Katolik Komda Kalsel yang sifatnya mendidik kaum muda dan melibatkan banyak orang dan demi kepentingan masyarakat saya sangat mendukung” ucapnya.

“yang jelas kita sebagai tuan rumah akan memastikan bahwa KKM ini akan berjalan sesuai dengan aturan dan ketentuan. itu sebabnya kita di Komda Kalsel mengadakan MAPENTA dan KKD dulu, selain sebagi syarat KKM juga agar kader – kader kita merasakan kenikmatan berproses di Pemuda Katolik, jadi bukan karbitan” tegas Ketua Komda Kalsel yang juga bendahara Komisi HAK dan Kerawam Keuskupan Banjarmasin. (ast)

Sticky
0
June 18, 2017

Komcab Pangkalpinang “Bukber Bareng” Pemuda Lintas Agama di Panti Asuhan

Komcab Pangkalpinang dan Pemuda Lintas Agama di Panti Asuhan Al Ikhlas Pangkalpinang, Sabtu (17/6). (dok.tribunews)

Pangkalpinang – Bertempat di Panti Asuhan Al Ikhlas Pangkalpinang, sabtu (17/6) Pemuda Katolik Komcab Pangkalpinang beserta Pemuda Lintas Agama yang terdiri dari GP Ansor, Muhammadiyah, Makin, Gemabudhi, Kristen, dan para siswa seminari Mario John Boen menggelar acara Buka Puasa Bersama yang diinisiasi oleh Komcab Pangkalpinang.

Dalam acara tersebut hadir juga Romo Hans selaku Ketua Komisi Kerawan Keuskupan Pangkalpinang dan Ustaz Fatoni yang hadir serta memberikan  tausiyah. acara berjalan dengan lancar dan penuh keakraban antar pemuda -pemuda lintas agama serta diselingi canda tawa yang menambah kehangatan suasana.

Ketua Pemuda Katolik Komcab Pangkalpinang, Gunawan Tjen menegaskan bahwa kehadiran pemuda lintas agama dalam kegiatan buka puasa bersama di Panti Asuhan Al Ihklas merupakan bukti komitmen bersama untuk merawat kebhinekaan di Kota Pangkalpinang khususnya dan Bumi Serumpun Sebalai umumnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan penghuni panti asuhan, atas kesediaan memberikan tempat dan waktu dilaksanakan buka puasa bersama. Terima kasih atas kesediaan tulus dari teman-teman pemuda lintas agama yang datang dan hadir bersama dalam acara buka puasa bersama. Ini bukti motivasi dan komitmen bersama untuk merajut kebhinekaan, meningkatkan silahturahmi dan kualitas toleransi umat beragama di Bangka Belitung,” kata Gunawan Tjen.

Pastor Hans mengisahkan bahwa kebiasaan puasa juga ada dalam tradisi gereja Katolik.

“Doa, puasa dan amal dalam tradisi gereja Katolik merupakan satu kesatuan. Puasa bukan hanya soal menahan rasa haus dan lapar tetapi puasa terhadap segala bentuk tindakan kekerasan, ketidakadilan, intoleransi. Ini harus menjadi komitmen bersama untuk membangun bangsa dan negara,” harap Pastor Hans.

Ustaz Fatoni mengharapkan agar semua pemuda lintas agama semakin meningkatkan kualitas toleransi umat beragama di Bangka Belitung karena Bumi Serumpun Sebalai sudah terkenal dengan toleransinya.

“Mari kita perkuat ikatan persaudaraan dan toleransi,” kata Ustaz Fatoni.

Pada acara ini juga diberikan santunan untuk anak-anak di  Panti Asuhan Al Ikhlas, Pangkalpinang. (ast)

Sticky
0
June 17, 2017

Komcab Barito Kuala : Kita Hadir Untuk Membantu.

 

Komcab Barito Kuala (dok.PK)

Kalimantan Selatan –  Pengurus Cabang Pemuda Katolik Komcab Barito Kuala mengadakan aksi peduli sosial dengan menggelar pasar murah, kegiatan tersebut pun dilaksanakan dari tanggal 16 Juni 2017 sampai dengan 23 Juni 2017 yang bertempat di 2 (dua) lokasi yaitu Gedung Sekretariat Pemuda Katolik Komda Kalimantan Selatan dan di Handil Bakti tepatnya disalah satu rumah pengurus komcab Barito Kuala.

adapun sembako yang dijual yaitu gula pasir dengan harga Rp.12.000,-/Kg dan minyak goreng. Ketua Komcab Barito Kuala Agustinus koestandinata dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian komcab Barito Kuala kepada masyarakat, mengingat menjelang hari raya lebaran hampir semua sembako harganya melambung.

“meski kita komcab baru bukan berarti kita diam saja. Kita hadir untuk membantu masyarakat, minimal sedikit dari kita dapat meringankan beban mereka” tegas Agustinus yang juga merupakan sekretaris Pemuda Katolik Komda Kalimantan Selatan. (ast)

 

Sticky
0
June 15, 2017

Pemuda Katolik Ajak Pemuda Lintas Agama Buka Puasa Bersama

Pemuda Katolik Komcab Pangkal Pinang beserta Pengurus Komda (Dok.Pk)

BANGKA – Ormas Pemuda Katolik Komisariat Cabang Pangkalpinang mengajak pemuda lintas agama wilayah Kota Pangkalpinang untuk berbuka puasa bersama.
Kegiatan buka puasa pemuda lintas agama sedianya dilakukan pada Sabtu (17/6) di Panti Asuhan AL Ikhlas Kacang Pedang Pangkalpinang.
Ketua Pemuda Katolik Pangkalpinang, Gunawan Tjen menjelaskan buka puasa bersama pemuda lintas agama dengan tema Bersatu Merajut Kebhinekaan akan berlangsung di panti asuhan.
“Kita mengajak pemuda Ansor, Muhammadiyah, Kristen,.Gemabudhi, Makin bersama keluarga besar panti asuhan untuk berbuka puasa bersama. Kita bersatu untuk merajut kebhinekaan,” jelas Gunawan kepada Bangka Pos.com, Kamis (15/6).
Gunawan menambahkan buka puasa bersama pemuda lintas agama merupakan bagian dari komitmen pemuda katolik untuk merawat kebhinekaan, menjalin silahturahmi sekaligus ikut berpartisipasi dalam ibadah bulan suci ramadan umat muslim.
“Rangkaian kegiatan akan diisi dengan siraman rohani dan tausiyah dari ustadz, pemberian santunan kepada anak yatim serta diskusi bersama pemuda lintas agama,” jelas Gunawan.
Lebih lanjut Gunawan mengucapkan terima kasih atas komitmen dan kesediaan perwakilan pemuda lintas agama yang sudah menyatakan ikut hadir.
“Terima kasih untuk teman teman pemuda lintas agama yang sudah menyatakan siap hadir. Ini bukti para pemuda lintas agama di kota Pangkalpinang punya komitmen yang sama untuk bersatu merajut kebhinekaan,” ungkap Gunawan.(*)

Sumber : tribunnews.com

Sticky
0
June 12, 2017

Pastor Pramodo Jadi Timsel Bawaslu

Pastor Pramodo bersama PP Pemuda Katolik (dok.PK)

PANGKALPINANG –Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia telah menetapkan lima orang anggota tim seleksi (Timsel) untuk rekrutmen anggota Bawaslu Babel masa jabatan 2017-2022.  Lima nama yang ditetapkan menjadi timsel ialah Prof Dr Hatamar (akademisi), Dr Soleha, MA (akademisi), Agustinus Dwi Pramodo (tokoh masyarakat), Arkaa Ahmad Agin, M.Si  (akademisi), dan Hasan Rumata (tokoh masyarakat).

Kelima orang ini ditunjuk langsung oleh Bawaslu RI berdasarkan rekomendasi dari berbagai organisasi masyarakat, perguruan tinggi, dan rekomendasi dari Timsel yang lalu.

Pastor Pramodo yang sekarang menjabat sebagai ketua komisi Hubungan Antar Kepercayaan Keuskupan Pangkalpinang dan Sekretaris FKUB Provinsi Babel mengakui bahwa sudah mendapatkan pemberitahuan tentang keanggotaannya sebagai timsel.

“Kita sudah mendapat pemberitahuan. Bebeberapa tahapan kita penuhi dan lewati. Pemberitahuan resmi akan disampaikan pada saat pembekalan,” jelas Pastor Pramodo yang sekaran menjabat sebagai anggota dewan konsultares uskup Pangkalpinang.

Pastor Pramodo, Alumni TAPLAI LEMHANAS RI Tahun 2017 menegaskan bahwa dirinya siap menjalankan amanah sebagai timsel secara profesional.

“Saya siap menjalankan amanah secara profesional,” tegas Pastor Pramodo.

Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja menjelaskan pemilihan timsel berdasarkan  beberapa tahapan dan rekomendasi berbagai pihak.

“Kami mendapatkan rekomendasi dari timsel yang kemarnain lima tahun lalu, background pendidikan, visi misi bawaslu RI 2017-2022, jaringan ormas seperi NU dan Muhamadiyah,” kata Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja, Senin (5/6).

Ia mengatakan penunjukkan timsel tidak dilakukan secara terbuka. Namun, hal ini tentunya dilakukan dengan objektif dan indepedent.

Dikatakannya, penentuan timsel ini memang tidak dilakukan uji, namun pertimbangan lain ialah background pendidikan, pihaknya memang mengutamakan yang memiliki kemampuan dalam bidang hukum.

“Mereka ini sudah terseleksi dengan sendirinya, dan memang masternya, tidak terlibat parpol, waktu 1 bulan kita cari tau sebelum menentukan orangnya,” katanya.

Sumber : Bangkapos edisi 7 Juni 2017

Sticky
0
June 04, 2017

Tiga Hal Penting Yang Harus Dilakukan Pemuda Katolik

Rapat Pengurus Pusat Bidang Kaderisasi (dok.Pk)

Jakarta – bertempat di rumah dinas DPR RI Kalibata, Jakarta Timur. Sabtu (03/06) Pengurus Pusat Pemuda Katolik bersama dengan panitia SC Rapimnas II menggelar rapat terbatas. Adapaun agenda rapat ini untuk memantapkan rencana Rapimnas II Pemuda Katolik di Denpasar Bali yang akan digelar pertengahan oktober mendatang selain itu juga rapat ini bertujuan untuk menyusun agenda pelaksanaan Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL). Ketua Lembaga Pendampingan Kader sdr. Kikin Tarigan menyampaikan terdapat 3 (Tiga) hal penting yang dilakukan setiap level kepengurusan dalam situasi sekarang yaitu: pertama Kaderisasi, kedua kaderisasi, ketiga kaderisasi.

Ketiga hal di atas adalah mandat utama yang diberikan organisasi untuk menunjukkan tingkat keberhasilan suatu kepengurusan. Ketiga hal ditersebut adalah yg primer, sekunder dan tersier dari sebuah aktifitas organisasi. “Selebihnya akan mengikuti di depan kemudian.” Ucap mantan Ketua Komda Aceh tersebut.

Turut hadir dalam rapat bidang kaderisasi PP Pemuda Katolik tersebut, Sekjend PP Pemuda Katolik Christopher Nugroho, Ketua Bid. Organisasi Stefanus Asat Gusma, Ketua Bidang Kaderisasi Frans Sinaga, Ketua Bidang Polhukam Ferdi Tulis, Ketua Bidang Pembangunan Desa dan Perbatasan yang juga Ketua SC Rapimnas Yurist Oloan, dan Wasekjend Bidang Hubungan & Kerjasama Luar Negeri yang juga sekretaris SC Rapimnas Alfons B Say. (ast)

Sticky
0
June 03, 2017

Dandim Bangka Marahi Pengurus Ormas Pemuda Katolik

Komcab Pangkalpinang bersama Dandim (dok.tribun)

BANGKA–Pengurus Ormas Pemuda Katolik Komisariat Cabang Pangkalpinang bersilahturahmi ke Kantor Kodim 0413 Bangka, Jumat (2/6).

Kedatangan pengurus disambut langsung oleh Dandim Letkol Inf Daniel dan Danramil Kota, Ferdinand.

Para pengurus Pemuda Katolik langsung diceramahi dan diberikan arahan bahkan ditegur dan dimarahi terkait keterlibatan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Terima kasih atas inisiatif pengurus untuk silahturahmi. Saya akan marah kalau setelah dilantik pengurus tidak bisa berbuat sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat, harus segera berbuat untuk masyarakat umum,” tegas Letkol Daniel dengan nada serius.

Letkol Daniel menambahkan kehadiran Ormas Pemuda Katolik harus mendukung dan terlibat aktif membangun Kota Pangkalpinang.

“Semua program dan kebijakan pemerintah untuk masyarakat harus didukung. Pengurus harus pro aktif untuk menanyakan dan berkoordinasi kepada pemerintah dan intansi terkait untuk terlibat dalam kegiatan kota Pangkalpinang,” harap Letkol Daniel.

Lebih lanjut Daniel mengharapkan agar pengurus dan anggota Ormas Pemuda Katolik harus mewujudkan secara nyata semboyan 100 persen katolik 100 persen Indonesia.

“Semboyan Pro Ecclesia et Patria, untuk gereja dan negara harus nyata dalam program dan kegiatan konkret. Mari kita bekerja sama merawat kebhinekaan di Kota Pangkalpinang,” ungkap Letkol Daniel.

Ketua Pemuda Katolik Komcab Pangkalpinang, Gunawan Tjen mengucapkan terima kasih atas arahan dan kritikan dari Dandim dan Danramil Kota.

“Kritikan, arahan kami jadikan sebagai bahan evaluasi dan tantangan untuk berkiprah secara nyata di Kota Pangkalpinang,” ungkap Gunawan Tjen.

sumber :tribunnews.com

Sticky
0
May 31, 2017

Bupati Ende buka Mapenta dan Muskomcab Pemuda Katolik

Foto Bersama Komcab Ende, Komda NTT, PP Pemuda Katolik, dan Bupati Ende (dok.Pk)

Ende,NTT – Organisasi Pemuda Katolik terus melakukan konsolidasi pembentukan Komisariat Cabang tingkat kabupaten yang ada di Nusa Tenggara Timur. Setelah beberapa kabupaten yang sudah dibentuk  kepengurusannya, Kini Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Ende menggelar Masa Penerimaan Anggota(MAPENTA) dan Musyawarah Komisariat Cabang(MUSKOMCAB). Kegiatan  ini juga diikuti dua kabupaten seperti Pemuda Katolik Komisariat Kabupaten Nagekeo dan Pemuda Katolik kabupaten Ngada.

Acara yang berlasung pada selasa (30/05) langsung dibuka oleh Bupati Ende, Marsel Petu di Aula Loka Latihan Kerja, Kecamatan Ende Tengah Kabupaten Ende dan disaksikan oleh Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Kikin Tarigan, Ketua Komda NTT Ronal Da Gomez, Sekretaris Komda NTT Rahel Cicilia, Romo Dominikus Nong, Ketua Panita Agustinus Rahe, serta seluruh kader Pemuda Katolik di Kabupaten Ende.

Dalam sambutan, Bupati Ende Marsel Petu mengatakan jadilah Pemuda Katolik yang menjaga kadar religius dalam bingkai nasionalisme. Organisasi Pemuda Katolik harus terus menjaga budaya dan menjadi tradisi kita karena di era globalisasi  banyak budaya kita ditanam oleh leluhur kini mulai pudar seperti saling menghargai, saling menghormati, dan tolong menolong sesama akibat dari dampak globalisasi.

Selanjutnya, Bupati Ende yang juga merupakan kader Pemuda Katolik tahun 1996 waktu itu mengatakan bahwa sebagai kader Pemuda Katolik dirinya mengucapkan banyak terimakasih kepada organisasi Pemuda Katolik karena telah mendidik dan membina selama bergabung dalam organisasi tersebut dan sekarang dirinya bisa menjadi pemimpin orang nomor satu di Kabupaten Ende ini.Semuanya bisa terpenuhi kalau kita sebagai kader Pemuda Katolik harus  sungguh mengikuti proses yang sudah ada dalam organisasi Pemuda Katolik itu.

“Saya ucapakan banyak terimakasih kepada organisasi Pemuda Katolik yang telah memberikan modal dan spirit selama saya dibina dalam wadah ini,sehingga sekarang saya bisa nikmat menjadi pemimpin seperti menjadi anggota DPRD ende dan sekarang menjabat sebagai Bupati Ende ” tandasnya.

Diakhir sambutannya Bupati yang juga Ketua DPD II partai Golkar Kabupaten Ende ini berpesan agar semua peserta harus sungguh-sungguh mengikuti proses masa pendidikan anggota dan musyawarah cabang Pemuda Katolik sehingga kedepan kalian akan menjadi emas yang bisa ditempat dimana saja karena sudah terlatih dalam organisasi ini.

Sementara itu, Pengurus Pusat Pemuda Katolik Kikin Tarigan meminta untuk kepengurusan nantinya agar segera membentuk kepengurusan Pemuda Katolik sampai tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa agar organisasi ini bisa mengakar sampai tingkat bawah. Selain itu juga, ia meminta kepada pemda Kabupaten Ende untuk bisa membantu organisasi Pemuda Katolik dalam segala hal. Tentunya dalam perjalanan organisasi ini ada sikap kritis terhadap pemerintah ,tapi itu sebuah dinamika dan perjuangan dalam sebuah organisasi.

Sementara Ketua Komda NTT Pemuda Katolik, Ronal da Gomez mengatakan stuktur kepengurusan organisasi Pemuda Katolik sudah terbentuk 12 Komisariat cabang tingkat kabupaten dan sisa akan terus kita lakukan konsolidasi pembentukan organisasi Pemuda Katolik yang ada di Kabupaten ini sehingga dalam waktu dekat ini semua kepengurusan Pemuda Katolik Komisariat cabang kabupaten sudah terbentuk semua di NTT.

Selain itu, Ronal da Gomez Mengajak organisasi Pemuda Katolik dan semua komponen masyarakat untuk bersatu melakukan pencegahan dan melawan radikalisme dan terorisme. Jangan ada toleransi terhadap setiap gerakan yang anti-Pancasila dan ingin memecahkan Negara Kesatuan Rebublik Indonesia (NKRI)

Saya minta kepada semua organisasi kepemudaan di tanah air  terutama yang ada di kabupaten Ende untuk senantiasa tanggap dan bekerja sama dalam menyikapi situasi keamanan negara yang terancam. Ayo kita semua organisasi kepemudaan untuk satukan kekuatan dan soliditas generasi muda akan terus berkontribusi pada kemajuan, keamanan dan masa depan bangsa Indonesia ini”Teganya Mantan Ketua PMKRI Jakarta Selatan ini.

Diakhir sambutannya, Ketua Komda NTT  ini berpesan kepada semua kader Pemuda Katolik selamat mengikuti proses MAPENTA dan MUSKOMCAB Pemuda Katolik bagi kabupaten Ende, Nagekeo dan Ngada. Jadilah kader Pemuda Katolik yang menjadi garda terdepan membela bangsa dan gereja karena kita Pemuda Katolik adalah 100 persen Katolik dan 100 persen Katolik.

Kontributor : Angga Macan
Editor           : Asta Sembiring
Sticky
0