Login
or
Register

Author Archives admin

December 08, 2018

32 KOMDA PEMUDA KATOLIK BERSIAP MENGIKUTI KONGRES NASIONAL KE-17

HIDUPKATOLIK.com – Beberapa pengurus Pemuda Katolik diantaranya dari Komisariat Daerah (Komda) Jawa Barat dan DKI Jakarta dengan peserta dari Komisariat Cabang (Komcab), Jumat pukul dua dini hari, 7/12, tampak berkumpul di terminal 2E Bandara Soekarno Hatta. Mereka bersiap untuk berangkat ke Kupang, menghadiri Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik.

“Masih ada kloter lainnya yang juga akan berangkat. Tetapi dipastikan di Kupang sudah ada Komda maupun Komcab dari berbagai Provinsi,” ujar pengurus Pemuda Katolik, A.Benny Wijayanto bersama beberapa rekan.

Benny juga menyampaikan bahwa hingga kini belum dapat dipastikan apakah Presiden RI Joko Widodo dapat membuka Kongres Nasional yang berlangsung pada Jumat hingga Minggu, 7-9 Desember 2018.

Sumbangan ke Panti Asuhan
Salah satu agenda dalam kegiatan ini ialah penyerahan bantuan berupa sembako dan donasi dana ke Panti Asuhan Bhakti Luhur Cabang Baumata, Kabupaten Kupang yang dikelola oleh para Suster ALMA.

Suster-suster ALMA yang berkarya di panti asuhan Bhakti Luhur , bersama beberapa anak asuh. [HIDUP/Antonius Bilandoro]

Usai pemberian sumbangan, dilanjutkan dengan kunjungan silaturahim ke rumah pribadi mantan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menjabat selama dua periode (2003-2008, 2008-2013), Frans Leburaya.Di lain tempat, peserta Kongres tampak hadir memenuhi hotel Swiss-belinn Kristal yang terletak di Jalan Timor Raya, Kupang. Mereka datang dari 32 provinsi di Indonesia, terdiri dari 32 Komda, mulai dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. “Minus Gorontalo (karena hanya ada satu paroki) dan Sulawesi Barat yang masih belum terjangkau oleh Pemuda Katolik,” ujar Asta Ivo Bonny Sembiring dari Pengurus Pusat (PP) Pemuda Katolik di bidang Publikasi dan Informasi.

Ditempat yang sama akan diadakan Seminar Nasional pada pukul 2 siang hingga 6 malam.

Secara khusus akan diadakan jamuan makan malam bersama antara Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Victor Bungtilu Laiskodat dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), bertempat di RM Bukit Intan.

sumber : hidupkatolik.com

 

Sticky
0
December 08, 2018

PEMUDA KATOLIK MINTA CAPRES-CAWAPRES GUNAKAN MASA KAMPANYE UNTUK PENDIDIKAN POLITIK

Jakarta – HIDUPKATOLIK.com –  Pengurus Pusat Pemuda Katolik meminta peserta Pemilu 2019 khususnya pasangan presiden dan wakil presiden menggunakan masa kampanye sebagaimana mestinya, yakni menjadi momentum pendidikan politik bagi masyarakat pemilih.

Harapan ini akan menjadi salah satu isu yang akan dibahas dalam kongres XVII Pemuda Katolik di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kampanye harus digunakan mensosialisasikan visi, misi, dan program membangun Indonesia yang lebih baik. Dengan begitu akan memberikan pendidikan politik yang mencerdaskan kepada masyarakat pemilih,” ujar Sekretaris Pengarah (Steering Committe) Kongres Pemuda Katolik XVII, Frederikus Lusti Tulis saat konferensi di Hotel Swiss-Belinn Kristal, Kupang, Kamis (6/12).

Ferdi, sapaan akrabnya, mengatakan Pemuda Katolik menilai kampanye paslon belum menyentuh makna substansial dari kampanye sebagai pendidikan politik. Masa kampanye, kata dia, masih diisi dengan saling cemooh, saling sindir, dan saling fitnah antara paslon dan tim suksesnya.

“Hal tersebut tentunya merugikan paslon dan masyarakat pemilih. Paslon akan kehilangan banyak waktu dan energi untuk menyampaikan visi-misi dan programnya. Sedangkan masyarakat akan terjebak dalam kebingungan untuk menentukan pilihannya,” tandas dia.

Padahal, kata dia, masyarakat pemilih dituntut untuk memilih pemimpin secara rasional, yakni memilih dengan pertimbangan visi-misi, program kerja, serta rekam jejak calon pemimpin.

Namun, ketika masyarakat tidak disuguhkan dengan informasi visi-misi, program kerja serta rekam jejak, maka pilihannya bisa hanya berdasarkan pertimbangan psikologis atau emosional dan sosiologis.

“Karena itu, Pemuda Katolik mempunyai panggilan moral untuk mengingatkan paslon agar memanfaatkan masa kampanye dengan memberikan pendidikan politik yang mencerdaskan pemilih,” imbuh Ferdi.

Pemuda Katolik Netral
Lebih lanjut, Ferdi menegaskan bahwa secara organisasi Pemuda Katolik netral dalam pemilu legislatif dan pemilihan presiden 2019.

Karena itu, kata dia, para kader Pemuda Katolik dilarang keras menggunakan atau mengatasnamakan Pemuda Katolik untuk mendukung partai atau pasangan capres-cawapres tertentu.

“Posisi kita secara organisasi jelas netral dalam Pemilu 2019,” tegas dia.

Pemuda Katolik, kata Ferdi, hanya meminta para kadernya menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab. Yang terpenting, kata dia menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya sebagai bentuk pertanggungjawaban moral menghasilkan pemimpin yang berkualitas dan berintegritas.

“Silakan gunakan hak pilih, tidak boleh golput tetapi jadilah pemilih yang cerdas, yang memilih berdasarkan pertimbangan visi-misi, program, dan rekam jejak para peserta pemilu,” ungkap dia.

Selain mendorong para kader menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab, Ferdi juga mengatakan Pemuda Katolik akan terlibat aktif mengkawal proses tahapan pemilu.

Di beberapa daerah, kata dia, para kader pemuda katolik terlibat dalam pengawasan partisipatif untuk memastikan tahapan pemilu berjalan sesuai aturan yang berlaku. “Kita pastikan tahapan pemilu berlangsung tanpa hoax, tanpa politik SARA, dan tanpa politik uang yang bisa memecah belah bangsa,” pungkas dia.

sumber : hidupkatolik.com

Sticky
0
December 07, 2018

PEMUDA KATOLIK HARAPKAN PRESIDEN JOKOWI MEMBUKA KONGRES XVII

Kupang – HIDUPKATOLIK.com – Sekretaris Jenderal Pemuda Katolik Chrisptopher Nugroho mengharapkan Presiden RI Joko Widodo membuka Kongres XVII Pemuda Katolik yang digelar Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat sampai Minggu, 7-9 Desember 2018.

Christ, sapaan akrabnya, mengatakan pihaknya sudah mengirimkan surat undangan resmi ke Istana dan sampai saat ini masih melakukan komunikasi dengan pihak istana.

“Kita terus melakukan komunikasi terkait kehadiran Presiden Jokowi untuk membuka Kongres XVII Pemuda Katolik. Kita berharap Pak Jokowi bisa hadir,” ujar Chris saat konferensi pers di Hotel Swiss-Belinn Kristal, Kupang, Kamis (6/12).

Kehadiran Presiden Jokowi, kata Christ sangat penting dan bermakna untuk menyapa para kader Pemuda Katolik dari seluruh Indonesia yang menghadiri Kongres XVII. Kehadiran tersebut juga dinantikan oleh masyarakat NTT yang menjadi tuan rumah kongres.

“Kita tentu ingin mendengarkan langsung Pak Jokowi menyampaikan pesan-pesan kebangsaan dan bersamaan itu, kita juga akan menyampaikan secara langsung apa dan bagaimana Pemuda Katolik berkontribusi untuk bangsa dan negara. Kita berdoa bersama agar Pak Jokowi bisa hadir di Kongres Pemuda Katolik,” ungkap dia.

Lebih lanjut, dia mengatakan jika Presiden Jokowi tidak bisa hadir secara fisik, mungkin bisa hadir dalam bentuk lain, seperti digantikan oleh salah satu menterinya. Sementara itu komunikasi dengan pihak istana masih intensif dilakukan.

Sementara Ketua Pengarah (SC) Ardy Susanto mengatakan Kongres XVII akan dihadiri oleh 300 lebih para kader Pemuda Katolik dari seluruh provinsi dan kabupaten se-Indonesia.

Kegiatan nasional ini, kata Ardy mengusung tema “Mewujudkan Peran dan Kepemimpinan Pemuda dalam Memajukan Kesejahteraan Umum”.

“Dengan tema ini, kita nanti akan mengevaluasi kegiatan-kegiatan atau program kita selama ini dalam mewujudkan kesejahteraan umum dan merumuskan langkah-langkah konkret apa ke depannya,” tutur dia.

Ardy menjelaskan, kongres merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi Pemuda Katolik yang diselenggarakan tiga tahun sekali. Melalui Kongres, Pemuda Katolik akan mengevaluasi dan merumuskan program dan kebijakan organisasi baik internal dan eksternal.

“Selain itu, melalui forum kongres akan dilakukan juga pemilihan ketua umum baru,” kata dia.

Rangkaian kegiatan kongres akan dimulai Jumat (7/12) pagi dengan acara penyerahan bantuan Pemuda Katolik ke Panti Asuhan Susteran Alma di Baumata, Kabupaten Kupang. Kemudian dilanjutkan dengan pertemuan dengan Mantan Gubernur NTT Frans Lebu Raya di kediamannya.

Pada hari yang sama, juga akan dilakukan seminar nasional dengan menghadirkan pembicara tokoh-tokoh nasional seperti Menteri ESDM Ignatius Jonan, Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen dan Keamanan Komjen Pol Gories Mere, Komisaris Utama PT Taspen Franky Sibarani dan Bupati Jayapura Matius Awoitouw.

“Malam kita dinner dengan Gubenur NTT Pak Viktor Laiskodat dan Forkopimda Provinsi NTT di RM Bukit Intan, Kupang,” ungkap Ardy.

Pada Sabtu, 8 Desember 2018, Kongres akan diawali dengan misa pembukaan oleh Uskup Agung Kupang Mgr Petrus Turang di Ballroom Millenium, Kota Kupang. Kemudian dilanjutkan dengan pembukaan kongres oleh Presiden Jokowi atau yang mewakili.

“Setelah pembukaan akan dilanjukan dengan Sidang-sidang internal Pemuda Katolik sampai dengan pemilihan Ketua Umum (Ketum) baru. Kongres akan ditutup pada Minggu, 9 Desember 2019. Kita doakan semoga semuanya berjalan lancar dan aman,” pungkas Ardy.

Saat ini, Pemuda Katolik dipimpin oleh Karolin Margret Natasa sebagai Ketum dan Christoper Nugroho sebagai Sekjen. Karolin terpilih menjadi Ketum Pemuda Katolik pada Kongres XVI di Batam pada tahun 2015. Dikabarkan Bupati Landak, Kalimantan Barat tersebut bakal maju lagi menjadi Ketum Pemuda Katolik untuk periode kedua.

Sumber : hidupkatolik.com

 

Sticky
0
November 20, 2018

Gubernur NTT Terima Pengurus Pusat Pemuda Katolik

KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Victor Bungtilu Laiskodat menerima audiensi Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Karolin Margret Natasa, Sekjen PP Pemuda Katolik Christhoper Nugroho di Rumah Jabatan Gubernur NTT, Kupang, Selasa (20/11/2018).

Audiensi ini dalam rangka persiapan Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik di Kupang pada tanggal 7-9 Desember 2018.

Sticky
0
November 20, 2018

Gubernur NTT Terima Pengurus Pusat Pemuda Katolik

KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Victor Bungtilu Laiskodat menerima audiensi Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Karolin Margret Natasa dan Sekjen PP Pemuda Katolik Christhoper Nugroho di Rumah Jabatan Gubernur NTT, Kupang, Selasa (20/11/2018).

Audiensi ini dalam rangka persiapan Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik di Kupang pada tanggal 7-9 Desember 2018.

Sticky
0
Menteri Jonan: Pemuda Katolik Harus Militan Membangun Bangsa
November 16, 2018

Menteri Jonan: Pemuda Katolik Harus Militan Membangun Bangsa

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengimbau Pemuda Katolik tetap mempunyai semangat militansi untuk membangun bangsa. Pemuda Katolik tidak hanya berjuang untuk dirinya sendiri, kelompok atau golongannya tapi untuk kepentingan bangsa.

“Saya sangat mengimbau kepada Pemuda Katolik untuk tetap mempunyai semangat militansi untuk membangun bangsa,” kata Ignasius Jonan usai menerima audiensi Pengurus Pusat Pemuda Katolik di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (14/11).

Jonan juga berpesan kepada seluruh kader Pemuda Katolik untuk selalu mengikuti perkembangan zaman. “Kader Pemuda Katolik tidak boleh tidak mengikuti perkembangan zaman. Itu harus,” tegas Jonan.

Dalam audiensi tersebut, Menteri Jonan menerima Pengurus Pusat Pemuda Katolik yakni Karolin Margret Natasa (Ketua Umum), Christopher Nugroho (Sekjen), Frederikus Lusti Tulis (Ketua Bidang Polhukam), Adry Susanto (Bendahara Umum). Hadir pula jajaran pengurus PP Pemuda Katolik yakni Alfonsus B Say, Yurist Oloan, Michelle Wondal, Friederich Batari, Rachel Cicilia Tuerah; Niko Harrry Gunawan, Yustinus Paat, dan Simon Petrus serta Theodora Ewalde Taek (Ketua Panitia Kongres Nasional Pemuda Katolik 2018 di Kupang).

Kepada Menteri Jonan, Ketua Umum PP Pemuda Katolik Karolin Margret Natasa menyampaikan rencana pelaksanaan Kongres Nasional Pemuda Katolik di Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tanggal 7-9 Desember 2018.

Dalam kesempatan itu, Karolin juga menyampaikan undangan kepada Menteri Jonan untuk hadir sebagai pembicara dalam kegiatan Kongres tersebut.

Untuk diketahui, penyelenggaraan Kongres Nasional Pemuda Katolik di Kupang merupakan Keputusan Kongres Nasional Pemuda Katolik tahun 2015 di Batam, Kepulauan Riau.

Dalam Kongres tersebut membahas beberapa agenda di antaranya evaluasi pelaksanaan program kerja dan ketetapan Kongres 2015; menyusun program kerja untuk periode 2018-2021; dan pemilihan ketua umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Periode 2018-2021.(***)

 

Sumber: JPNN.com

https://www.jpnn.com/news/menteri-jonan-pemuda-katolik-harus-militan-membangun-bangsa

Sticky
0
October 30, 2018

Pemuda Katolik, KNPI dan OKP Se Way Kanan Gelar Perayaan Hari Sumpah Pemuda

 

Foto bersawa Wakil Bupati Way Kanan (dok. PK)

Kegiatan Dialog Interaktif ini dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 90. Kegiatan ini digelar di halaman Sektetariat DPD KNPI Kabupaten Way Kanan, Senin (29/10/2018).

Hari Sumpah Pemuda ke-90 kali ini mengambil tema ‘Bangun Pemuda Satukan Indonesia’

Dalam sambutannya Wakil Bupati Way Kanan, Edwar Antoni menyampaikan “Kita semua berhutang budi kepada para tokoh pemuda tahun 1928 yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda sehingga menjadi pelopor pemuda untuk membangun kesadaran kebangsaan Indonesia sekaligus komitmen menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini,” kata Wabup. Beliau menambahkan “bijak dan dewasalah bermedsos. Filterlah berita dengan cermat”. Tambah nya.

Andreas Sugiman Ketua Pemuda Katolik Komcab Way Kanan menyampaikan dukungan dan apresiasi seluruh steakholder di Way Kanan. “Semangat Orang muda ini harus kita dorong ke hal yang positip. Atas nama Pemuda Katolik Way Kanan,  saya ucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda, Semoga Pemuda di Way Kanan bisa lebih baik lagi”

Hadir peserta Dialog dari berbagai utusan pemerintah, Polres, BNN, Panwas, Pelajar, OKP,  DPD dan DPC KNPI Se Way Kanan.

Kontributor : Komcab Way Kanan
Sticky
0
October 29, 2018

Hotdiman Manik : Laksanakan Tugas Utama Organisasi

Foto bersama seluruh peserta Mapenta Komcab Deli Serdang (dok.PK)

Namorambe – “Tugas utama organisasi yaitu melaksanakan rekrutmen dan pembinaan anggota agar dapat menciptakan kader yang militan dan tangguh, dan kita harus laksanakan itu” ungkap hotdiman manik yang dihubungi via whatsapp sesaat setelah melaksanakan Mapenta Komcab Deliserdang minggu (28/10).

Mapenta tersebut dihadiri oleh 46 peserta dengan pemateri diantaranya RP. Anastasius Maria Thomas Tamal, OFMConv yang membawakan materi tentang Ajaran sosial Gereja, Hotdiman Manik, SP, M.Si (Ketua Komda Sumut) tentang sejarah, visi misi dan Atribut Organisasi serta Drs. Maniur Rumapea, M.Si membawakan materi panggilan dan keterlibatan orang muda dalam organisasi formal.

Lebih lanjut Ketua Komda Sumut yang juga merupakan caleg dari partai Nasdem ini menjelaskan bahwa proses mapenta diharapkan dapat menjadi jembatan awal bagi seluruh peserta yang hadir untuk kedepannya lebih aktif berorganisasi guna mengembangkan diri dan tidak lupa pula untuk berkontribusi aktif demi kemajuan kabupaten Deli Serdang.

Mapenta sendiri ditutup dengan misa yang dibawakan oleh romo Anas. (ast)

Sticky
0
April 24, 2018

RD.Alfonsus Sombolinggi : Pemuda Katolik Harus Merangkul

Pengurus Komcab Depok dan Bogor (dok.PK)

Cibinong – Audiensi Pengurus Pemuda Katolik Komcab Kota Depok dan Komcab Kota Bogor (23/04) dengan Romo RD. Alfonsus Sombolinggi (Romo Alfons), sebagai Pastor di Paroki Keluarga Kudus Cibinong dan juga sebagai Pastor Moderator Pemuda Katolik Keuskupan Bogor.

Pengurus Caretaker Kota Depok, Aroli Ignatius Zai dan Pengurus Caretaker Pemuda Katolik Kota Bogor, Robertus Gatot Arianto menyampaikan sejumlah rencana kerja Komcab Kota Depok dan Kota Bogor dan, yaitu: Mapenta, Muskomcab dan pembentukan Pengurus hingga tingkat Kecamatan & Kelurahan dan kegiatan lainnya yang sudah diadakan termasuk Kartini Day di Kota Depok.
Romo Alfons menyatakan bahwa beliau sangat mendukung organisasi Pemuda Katolik karena bisa hadir di Kota Depok dan Kota Bogor serta secara menyeluruh di Keuskupan Bogor. Pemuda Katolik diharapkan dapat merangkul para pemuda, untuk berpartisipasi aktif dalam sosial politik kemasyarakatan.
Pemuda Katolik di wilayah Keuskupan Bogor yang membentang dari Jawa Barat sampai Banten diharapkan dapat memberikan sumbangsih pada Gereja dan Negara,  dan secara khusus Romo Alfons menitipkan harapan akan Dekanat Barat di Provinsi Banten. (Zai)
Sticky
0
March 20, 2018

Komcab Gianyar Genjot Semangat Baru Lewat KKD

Foto Bersama Peserta KKD Komcab Giayar (dok.PK)

GIANYAR – Pemuda Katolik Komisariat Cabang Gianyar bibit Komisariat Daerah Bali kembali melaksanakan kegiatan Kursus Kepemimpinan Dasar (KKD) (17/03) lalu di Rumah Retret St. Arnoldus Yansen, Ampenan, Mataram.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari ini mengambil tema Membangun Jiwa Kepemimpinan yang Berintegritas ini diikuti sebanyak 22 peserta Komcab Gianyar, turut hadir Herman Umbu Billy, Ketua Komda Bali yang juga sebagai pembicara memberikan apresiasi terhadap kaderisasi ini dan berharap melalui kegiatan kaderisasi ini mampu mengembangkan kualitas kader Pemuda Katolik yang lebih aktif bersosialisasi dan berperan didalam masyarakat.

Sebagai tombak Pemuda Katolik, Komda dan Komcab terus melaksanakan perekrutan anggota baru secara rutin dan terencana, dan juga memperhatikan minat, bakat, latar belakang pendidikan serta profesi calon anggota.

Agustinus Anagoga, Ketua Komcab Gianyar juga menyampaikan antusiasnya dengan penambahan jumlah anggota Pemuda Katolik Komcab Gianyar yang saat ini mencapai 50 orang anggota bisa semakin baik dalam mengaplikasikan visi dan misi Pemuda Katolik di lingkungan.

“Kegiatan kaderisasi ini diikuti calon anggota baru dan juga anggota lama yang belum mengikuti KKD, dan besar harapan Pemuda Katolik Komcab Gianyar semakin semangat aktif dalam aksi Pemuda Katolik Komda dan Komcab,” ujarnya. (ika)

Sticky
0