Login
or
Register

Author Archives Asta Ivo Bonny

About Asta Ivo Bonny

Pengurus Pusat Pemuda Katolik Departemen Komunikasi dan Informatika.
astaivo91@gmail.com

August 13, 2017

Usai Dilantik Komcab Padang Audiensi ke Uskup

Pengurus Komcab Padang dan Wakil Ketua Komda Sumbar Gokma Toni bersama Mgr. Martinus Dogma Situmorang (Uskup Padang)

Padang – Tak perlu menunggu lama, pengurus Pemuda Katolik Komcab Padang langsung mengadakan audiensi dengan Uskup Padang, Mgr. Martinus Dogma Situmorang, selasa (12/07). Didampingi oleh wakil ketua komda Sumbar, Gokma T. Situmorang menyambangi Kantor Keuskupan Padang untuk bertemu dengan oppung situmorang sapaan sehari-hari bapa uskup.

Pertemuan yang diakan diruang tamu keuskupan ini pun berjalan hangat dan lancar. dalam kapasitasnya sebagai uskup oppung situmorang pun sangat menyambut baik kehadiran Pemuda Katolik di Padang dan berharap dapat terbentuk diseluruh Kab/kota dalam wilayah Keuskupan Padang.

Selain itu uskup juga berpesan agar hendaknya Pemuda Katolik di Padang ini dapat membuat Program yang nyata, tidak hanya berkutat di internal saja melainkan mampu memberikan warna di Wilayah Sumatera Barat.

Dalam Pemaparannya Ketua Komcab Padang San C. Siregar menyampaikan hasil kegiatan yang telah dilaksanakan pada 08-09 juli lalu, diantanya telah dikukuhkan 17 anggota Pemuda Katolik Sumbar yang berasal dari 3 Kab/Kota yaitu : mentawai, padang, dan bukittinggi serta Pelaksanaan Mapenta dan Rakercab di Padang pada akhir bulan Juli, dan memohon kesediaan uskup memberikan pastor moderator untuk Komcab Padang.

Selain itu Gokma T. Situmorang, Wakil ketua Komda Sumbar juga menambahkan kedepan pengurus komda yang masih berstatus caretaker ini akan melaksanakan Mapenta dan Muskomcab untuk Kab. Pasaman Barat dan Kota Bukittinggi pada 5-6 Agustus 2017, Mapenta dan Muskomcab Kab. Kep Mentawai pada 19-20 Agustus 2017, serta KKM dan Muskomda Pemuda Katolik Komda Sumbar pada bulan September. “semoga disalah satu kegiatan yang kami rencanakan ini oppung dapat hadir” ungkap gokma yang disambut dengan anggukan dari bapa uskup.

dalam keterangan resminya San C. Siregar mengatakan bahwa sesuai dengan semangat Pro Ecclesia et Patria yang dimiliki oleh Pemuda Katolik maka dari itu kami memulai audiensi dari hirarki gereja lalu kedepan kami juga akan audiensi dengan beberapa stakeholder yang ada di padang, baik itu pemerintah, OKP, maupun KNPI.

“Kita akan hampiri setiap stakeholder di padang ini agar keberadaan kita semakin diketahui”, ucap San C. yang juga mantan Ketua Presidium PMKRI Cabang Padang Periode 2014-2015 (ast)

 

Sticky
0
August 11, 2017

Kesbangpol Akan Gandeng Pemuda Katolik Komcab Sikka Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

Komcab Sikka bersama perwakilan Kesbangpol (dok.PK)

SIKKA,NTT – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sikka akan menggandeng Pemuda Katolik Komisaritat Cabang Kabupaten Sikka, untuk melakukan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. Hal ini disampaikan Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Sikka, Feri Henriquez saat Pemuda Katolik bertandang ke Kantor Kesbangpol (11/8) untuk melalukan registrasi organisasi.

“Kami berterima kasih kepada organisasi Pemuda Katolik karena telah melakukan registrasi organisasi. Dengan teregisnya organisasi ini, kami berharap Pemuda Katolik bisa bekerjasama dengan Pemerintah untuk melakukan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan” tandas mantan Kasat Pol PP Sikka ini.

Ia menambahkan, kalau sudah jalan dari Desa/Kelurahan dan sekolah untuk  sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan hanya saja, belum semua terjawab. oleh karenanya, kami berharap Pemuda Katolik Sikka dapat bekerjasama dengan kami untuk melakukan kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Sikka, Gaudensius Andy Pio, memberikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Badan Kesbangpol Kabupaten Sikka kepada organisasi yang dia pimpin. Sebagai organisasi yang taat hukum,tentunya tidak bisa tidak,, kami menerimanya dengan penuh rasa tanggungjawab, jelas Andy.

” Kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan adalah bagian dari Program Kerja Pemuda Katolik, jadi, dengan ajakan tersebut, tentunya menjadi spirit bersama untuk berkarya bagi Gereja dan Tanah Air”, tambah Andy Pio.

Turut hadir, dalam kegiatan tersebut, sekretaris Pemuda Katolik Sikka, Jhon Joka, Bendahara, Hendrik Iwo, Bendahara I, Renil Raga dan wakil sekretaris Pemuda Katolik, Bram Kopong. (moat)

Sticky
0
August 11, 2017

Audiensi ke Gubernur, Komda Lampung disambut baik

Audiensi Komda Lampung dengan Asisten 1 Gubernur (Dok. PK)

Lampung – Terimakasih Pemuda Katolik Terus aktif berkontribusi dalam mengawal Pembangunan Daerah Lampung” Demikian tanggapan Asisten 1 Gubernur Bpk. Hery Sulistiyono mewakili Pemerintah Propinsi Lampung didampingi Bpk. Rico Kabid Humas,  dalam audiensi dengan Pemuda Katolik Komda Lampung di Gurbernuran, Selasa 8 Agustus 2017.

Beliau mengapresiasi langkah dan kiprah Pemuda Katolik Lampung dalam rangka mengawal pembangunan. Pemuda Katolik Harus terus silahturami dengan Pemerintah, dalam hal ini bidang Kesbangpol.  Apapun terkait sosial kemasyarakatan koordinasi dengan Kesbangpol, juga dengan DISPORA jika menyangkut Kepemudaan,ungkapnya.

Pemuda Katolik harus aktif dan berperan dalam menyumbangkan pemikiran dalam forum Musrembang, seta terus  menjalin komunikasi dengan lembaga lembaga pemerintah lainya.Imbuhnya.

Beliau juga menyampaikan teriamakasih, atas usaha dan peran aktif Pemuda Katolik ikut andil dalam menjaga dan merawat kebinekaan.

Pada kesempatan yang sama Marcus Budi Santoso Ketua Pemuda Katolik Komda Lampung.  menyampaikan, pokok pokok pikiran, terkait keprihatinan serta beberapa  rekomendasi mensikapi persoalan sosial masyarakat dan orang muda.  Diantaranya, pertama masih maraknya Konflik dengan latar dan persoalan SARA. Kedua, Orang Muda bermental Hedonis, perlu perhatian khusus pemerintah untuk menyikapi ini, karena merekalah penerus bangsa, Ketiga perlunya pemahaman dan bijak dalam arus informasi melalui Medsos, hal ini terkait Literasi Media. Ungkap Marcus.

Dalam kesempatan ini ikut hadir dalam rombongan jajaran Pengurus Komda, Martinus Ambar Bendahara, Edmondus Rawi Ketua Bidang Pariwisata, dan Ketua Bidang Politik Lintong Simbolon.  Serta turut mendampingi Ketua Komcab Bandar Lampung Laurentius Wendy beserta jajaranya, dan Sekretaris Komcab Pesawaran Falentinus Andy.

Adapun terkait point point rekomendasi Pemuda  Katolik Lampung sebagai berikut :

  1. Pemuda Katolik berharap kepada Gurbernur, agar pembangunan masyarakat terus lebih ditingkatkan. Demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Pembangunan ini bukan saja bangunan fisik tetapi juga pembangunan manusianya. Maka perlunya perhatian terhadap Orang muda dalam menggali potensi dan talentanya dari segala bidang dan minat.
  2. Kami juga akan terus mengawal pembangunan, termasuk melakukan kritik dan masukan untuk perbaikan jika itu dipandang perlu. Kami juga bagian dari anak anak bangsa yang juga memiliki hak dan kewajiban yang sama. Kritik dan saran dimaksudkan bukan untuk menjatuhkan. Namun untuk perbaikan dan kemajuan bersama, yaitu Kemajuan Sang Bumi Ruwa Jurai Lampung. Kami mendukung proggram proggram pemerintah, apalagi jika Program dimaksud pro Rakyat untuk keperluan masyarakat luas.
  3. Pemuda Katolik selaku anak bangsa dan selaku generasi muda tetap berkomitmen tetap menjaga kebinekaan Indonesia dalam ideologi Pancasila. Kami siap dan patuh dalam menjaga harmonisasi hubungan antar umat beragama dalam bingkai NKRI. Pemuda Katolik meyerukan kepada Kader dan semua elemen Pemuda di Lampung, senantiasa tetap menjaga silahturahmi, menciptakan suasana damai, tidak menanamkan dan saling menebar kebencian, menebar perpecahan, dan bijak dalam memperlakukan MEDSOS, bagian Literasi Media.
  4. Terakhir Kami berharap Pemerintah Daerah melibatkan seluruh elemen Pemuda masyarakat termasuk Pemuda Katolik. Dalam upaya mengimplementasikan visi dan misi Pemerintah. Sehingga ada sinergi antara Pemerintah dengan Pemuda Katolik. Kami siap untuk bersinergi, siap untuk dilibatkan dalam proses pembangunan. Kami punya potensi, spirite, semangat orang muda, energi. Apa yang dapat Pemuda Katolik lakukan untuk membantu, mensuport program kerja Pemerintah. (mrcs)

 

Sticky
0
August 11, 2017

Pemuda Katolik bagian dari Gereja, satu tubuh, dan Tak terpisahkan

Foto Bersama Peserta dan Pemateri KKD Komda Lampung (dok. PK)

Lampung – Pemuda Katolik adalah bagian dari Gereja, Satu tubuh, tak terpisahkan. Ibarat jiwa dan Raga”. Demikian kata sambutan Ketua Pemuda Katolik Komda Lampung, Marcus Budi Santoso. Maka penting saya untuk mengigatkan kembali, perlunya kita terus bersinergi dengan Hirarki Gereja dan umat setempat. Karena Gereja  sebagai spirite dan pendamping iman perjuangan kita.

MenurutNya, KKD adalah jawaban Pemuda Katolik terkait minimya kader kader muda katolik. Kaderisasi tidak melulu berbicara ranah politik, tetapi semua aspek bidang, liturgi, pendamping anak2,bidang ekonomi, budaya dsb. Dimana dalam Perpasgelar Keuskupan Tanjung Karang yang lalu, Bahwa Kaderisasi berjenjang menjadi perhatian serius bagi Gereja.

Dalam situasi hiruk pikuk sosial politik yang menjurus disintegrasi bangsa, Beliau  mengajak seluruh Kader untuk ciptakan iklim yang kondusif, bertindak arif dan bijak, penuh dengan persaudaraan sejati demi keutuhan bangsa Indonesia dibawah naungan Pancasila.ungkap mantan Ketua Presedium PMKRI Lampung ini.

Gubernur Lampung Ridho Ficardo dalam sambutan yang dibacakan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (KOMINFOTIK) Propinsi Lampung Bpk. Ir. Ahmad Chrisna Putra, sekaligus membuka Kursus Kepemimpinan Dasar ( KKD. Beliau, Menyampaikan selamat atas terselenggaranya KKD. Sebagai wadah kader untuk menempa kader bagi kepentingan Tanah Air dan Gereja. Maka semua kader Pemuda Katolik dituntut, untuk memahami dan mengetahui spirite serta memiliki profil kader yang sesunguhnya dengan tetap meletakkan Yesus sebagai inspirasi dan teladan hidup.

Kedepan, Kader kader Pemuda Katolik adalah pemimpin dan pengerak di setiap elemen masyarakat dan bangsa. MenurutNya, perjuangan  dan pergerakan Pemuda Katolik akan bernilai positif dan berkualitas, manakala kadernya memiliki semangat belajar yang tinggi dan terus merasakan haus akan informasi serta pengetahuan, baik internal maupun eksternal, Ungkap Gubernur termuda ini.

Pilipus Suroyo Komisi Kerawam mewakili Keuskupan Tanjung Karang dalam sambutanya mengatakan, Pemuda Katolik harus menjadi Duta Gereja dalam kiprahnya sosial kemasyarakatan. Ini penting, spirit yang diabangun adalah menjadi duta Kristus, dan menjawab persoalan persoalan rial masyarakat.

Sementara itu Ketua Pelaksana Vincentius Adji, dalam laporanya mengatakan, KKD adalah pendidikan formal satu tigkat setelah MAPENTA ( Masa Penerimaan Anggota). KKD kali ini diikuti 53 Peserta dari berbagai daerah. Komcab BDL, Pesawaran, Lampung Tengah, Pringsewu dan Calon Komcab Lampung Selatan.  KKD dilaksanakn selama 2 hari . Pemateri diantaranya Markus Kamto, Anang Prihantoro, Fx. Suratno, RD. P. Suroyo dan sebagai fasilitator dari Pengurus Pusat Sdr. W.Frans Sinaga (Bung Coky), dan Bung Kikin P Tarigan.

Frans sinaga selaku  Ketua Bidang Kaderisasi PP Pemuda Katolik sangat mengapresiasi komda lampung yg terus bergerak bukan hanya membentuk struktur tetapi jeli menggali potensinya.

“ini langkah cerdas Komda Lampung. KKD ini juga bagian pilot projek Pengurus Pusat”, pungkasnya yang juga merupakan Sekretaris Komda Jawa Barat.

Hadir dalam Pembukaan KKD sahabat GP ANSOR, PMKRI, WKRI, UKMK dan Alumni Bp. T. Purnomo, Bp. P. Palgunadi. Fx. Budi Nuryanto, Frans wahyudi, Ketua stasi Katedral Bp. Y. Warsino, dll.

Sebagai rencana tindak lanjut diantaranya adalah Rencana Kursus Kepemimpinan Menengah di Pringsewu. Muskomac dan Mapenta di Pesawaran, BDL dan Kalirejo Lampung Tengah. Serta Rencana Mapenta dan Muskomcab di kabupaten Lampung Selatan.

Sticky
0
August 01, 2017

Pemuda Katolik Sikka Bantu Seragam Sekolah Bagi Siswa Tidak Mampu

Ketua Komcab Sikka Andi Pio memberikan bantuan perlengkapan sekolah (dok.PK)

Sikka, NTT – Kehadiran organisasi Pemuda Katolik Komisariat Kabupaten Sikka memilik rasa tanggung jawab yang besar bagi warga yang tidak mampu disekitarnya.Rasa kepedulian dan kepekaan ini tertanam dalam diri kepengurusan Pemuda Katolik ini. Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Sikka  memberikan bantuan seragam kepada 6 orang anak yang menempuh pendidikan di sekolah dasar.Bantuan yang diberikan kepada mereka karena 6 generasi penerus ini belum ada seragam sekolah karena orang tua tidak mampu membelinya.

Kedatangan Pengurus ini yang terdiri dari, Ketua Pemuda Katolik Sikka, Gaudensius Andi Pio yang di dampingi oleh Wakil sekretaris I Bram Kopong dan pengurus lainya seperti wakil ketua bidang kesehatan dan narkoba Elisabet Sangu, wakil Ketua bidang Pemuda dan Olahraga Boy Pitang, wakil ketua bidang Hukum dan Ham Yoseph Nong Soni, serta wakil ketua bidang Hubungan antar lembaga Jedison Yoseph ini langsung disambut oleh sejumlah anak-anak yang sudah menunggu kedatangan mereka.

Sebelum memberikan bantuan, Jedison Yoseph wakil ketua bidang hubungan antar lembaga Pemuda Katolik ini meminta mereka memperkenalkan diri dan memberikan permainan  kepada mereka sehingga mereka bisa terhibur dari penderitan yang di alami.

Ketua Pemuda Katolik Sikka Gaudensius Andi Pio saat ditemui ,Minggu(30/07) di Desa Wair Koja, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka pada saat memberikan bantuan tersebut mengatakan bantuan yang kami berikan berupa pakaian seragam sekolah dasar kepada 6 orang anak tersebut. Selain memberikan pakaian seragam sekolah ini kita juga memberikan sepatu sekolah, kaos kaki, buku tulis dan bolpoin kepada mereka. Mereka 6 orang anak terdiri dari Maria Donata Dua, Yuliana oktovia, Fransiskus Moa, Benediktus Noventus, Desi Natalian,  dan Rian Andrian .

“Kedatangan kita kesini untuk memberikan bantuan kepada mereka,karena kita mendapatkan informasi dari salah satu pengurus bahwa orang tua mereka tidak mampu membeli seragam sehingga kita datang memberikan bantuan kepada mereka.bantuan yang kita berikan tidak seberapa ,yang penting awal ini mereka bisa memakai seragam sekolah.Sedikit dari kami untuk mereka yang sangat membutuhkan dan semoga bermanfaat bagi mereka”Tandasnya.

Ia mengatakan kedepan nantinya organisasi Pemuda Katolik ini akan memdampingi mereka sehingga mereka berenam ini tidak putus sekolah. Kita akan berusaha cari dana agar  bisa membantu membiayai sekolah mereka ini.

Hal yang sama juga ditambahkan, Jedison Yoseph wakil ketua bidang hubungan antar lembaga Pemuda Katolik mengatakan,Bantuan yang kita berikan jangan dilihat dari nilai atau harga kecil besar ,sedikit atau banyak tetapi dari ketulusan hati kami. Kiranya bantuan ini dapat bermanfaat bagi anak-anak sehingga mereka bisa bergabung belajar bersama teman-teman lainnya di sekolah.

“Bantuan kami tidak sampai disini saja tetapi kami akan terus dan terus mendampingi anak-anak ini juga anak-anak lainnya yang butuh dampingan.Ini juga adalah salah satu program kerja organisasi Pemuda Katolik Sikka yang akan menjadi agenda tetap kami”ucap Edison pegawai di Kantor Bupati Sikka ini.

Edison mengatakan selain berbagi kasih,kami juga akan berbagi pengalaman atau sering bersama anak-anak ini dengan memberikan pengetahuan seperti bermain dan bernyanyi. (moat)

Sticky
0
July 30, 2017

Tarsisius Lemba : Mari Bergabung dengan Ketulusan

Foto Bersama seusai acara Mapenta Komda DKI (Dok.PK)

Jakarta – setelah lama hadir tanpa berita, sabtu (29/07) bertempat di Graha IKUD, Jakarta Selatan Pemuda Katolik Komda DKI menggelar Masa Penerimaan Anggota (Mapenta). Mapenta sendiri dihadiri oleh kurang lebih 50-an calon anggota. Ketua Komda DKI Jakarta Tarsis Lemba dalam keterangannya menyampaikan bahwa ini kali ke 3 (tiga) Mapenta dilaksanakan di DKI Jakarta dan pertama kali dalam kepengurusan yang dia pimpin.

Tarsis panggilan akrabnya dalam sambutannya mengajak seluruh kaum muda yang ada di DKI Jakarta untuk bergabung bersama dalam wadah Pemuda Katolik. “Bergabung dengan Ketulusan, pasti dapat berkembang. Pemuda Katolik sebagai tempat menempa diri dan mengembangkan kemampuan” ungkapnya dengan semangat.

“Jangan berorientasi pada uang jika ingin bergabung diorganisasi ini, yang ada kita yang harus keluar uang untuk membesarkan organisasi ini, karena merupakan tanggung jawab kita sebagai masyarakat katolik” tegas putra asli NTT tersebut disambut tepuk tangan hadirin.

selain itu Tarsis, PP Pemuda Katolik juga hadir dan  memberikan sambutan yang diwakili oleh Ketua Bidang OKK, Stefanus Asat Gusma, dalam sambutannya gusma menyampaikan ada 2 (dua) syarat mutlak untuk menghadirkan Pemuda Katolik sampai ketingkat ranting yaitu : utuh Prosesnya dan utuh strukturnya, memang butuh “effort” lebih untuk membangun organisasi tapi dengan semangat kebersamaan yang kita miliki pasti semua bisa tercapai.

Kepada 50 – an calon anggota yang hadir pada acara pembukaan Mapenta tersebut, gusma berpesan agar  berproses secara bersungguh –  sungguh, jangan sampai Muntaber (Mundur Tanpa Berita), ungkap Gusma yang disambut tawa para calon anggota.

Acara Mapenta sendiri mengambil tema “Menjadi Kader Militan untuk Gereja dan Tanah Air”. Dibuka oleh Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI Eusabius Binsasi dan dihadiri DR. Iryanto Djou, Lucius Karus (Pengamat Politik dari FORMAPPI) dan Wilhem Yani Wea (anggota DPRD Prop. DKI Jakarta.) , PP Pemuda Katolik yaitu : Kikin Tarigan (Ketua LPK) dan Stefanus Asat Gusma (Kabid OKK) hadir pula Bpk. Hieronimoes Hilapok (Komisaris BUMN Adhi Karya) dan DR. Marningot Tua Natalis Situmorang (Ketua Umum Pemuda Katolik periode 2006 – 2012). (ast)

Sticky
0
July 30, 2017

Bupati Sikka Tantang Pemuda Katolik untuk Berwirausaha

Bupati Sikka dan anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan,Andreas Hugo Parera Foto bersama dengan peserta rakercab Pemuda Katolik Sikka (dok. PK)

SIKKA,NTT – Dalam kegiatan rapat kerja cabang Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Sikka, yang berlangsung di Sabtu (29/07) di Hotel Wailiti, Kelurahan Wolomarang,Kecamatan Alok Barat,Kabupaten Sikka.Dalam acara pembukaan ini,Bupati Sikka  Drs Yoseph Ansar Rera dalam sambutannya menantang organisasi Pemuda Katolik terutama pada kader-kadernya untuk berwirausaha.Baginya, Pemerintah Daerah siap memfasilitasi organisai Pemuda Katolik untuk membuat usaha kecil menengah karena sejalan dengan program organisasi tersebut.

“Saya sangat menarik dengan program organisasi Pemuda Katolik ini adalah salah satunya menghidupkan usaha kecil menengah.Itu berati mengajak para pemuda untuk berwirausaha.Kalau ini dimulai dari organisasi Pemuda Katolik ini, kita siap fasilitasi karena program ini sejalan dengan program pemerintah sekarang”Tandas Ansar

Dikatakannya, Kabupaten Sikka sekarang telah memiliki Sikka Inovasi Center (SIC) yang bisa dimanfaatkan oleh organisasi tersebut karena kader-kader Pemuda Katolik bisa mengikuti pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah ini, sehingga mereka akan mengembangkan di organisasi ini.Kita akan memberikan pelatihan kepada mereka sampai mereka memiliki ketrampilan sehingga bisa berwirausaha dan kita akan memberikan modal yang berasal dari pemerintah.

“Kalau berwirausaha ini mulai dari organisai Pemuda Katolik ini merupakan hal yang sangat luar biasa dan bersenergi dengan organisasi-organisasi Katolik lainnya seperti OMK,WKRI,ISKA dan PMKRI .Organisasi Katolik ini harus sinergi agar bisa berjalan dengan berbarengan .Inilah Kader Katolik yang bisa membantu gereja untuk mengembangkan dan meningkatkan iman umat serta memenuhi kebutuhan umat”Ucapnya

Bupati Sikka juga meminta organisai Pemuda Katolik untuk terus bersinergi dengan organisasi Pemuda lainnya dalam rangka mengembangkan kabupaten Sikka ini karena Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam membangun kabupaten Sikka ini.

Selain itu juga,Bupati Sikka meminta dalam rapat kerja cabang ini agar organisasi ini bisa menyusun program secara baik .Kalau sudah dirumuskan dengan baik programnya ,semua pengurus harus melaksanakan program tersebut.

Ditambahkan Ansar, Dirinya mengapreasi organisasi Pemuda Katolik ini sejak dilantik memiliki semangat yang tinggi untuk membesarkan organisasi ini.Pemuda Katolik harus bisa tampi beda dengan organisasi pemuda lainnya.Pemuda Katolik sebagai kader bangsa memiliki tugas berat ,bagaimana kita memperjuangkan empat konsesus kebangsaan kita.Organisasi ini juga harus memperjuangkan misi dan iman katolik  dalam setiap kegiatan.

Sementara itu,Anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P, Andreas Hugo Parera (AHP) meminta agar kader-kader organisasi dari Pemuda Katolik Komisariat Kabupaten Sikka untuk bisa mengambil bagian disetiap panggung-panggung yang ada seperti panggung politik,ekonomi ,sosial dan lain-lainnya.

Menurutnya, Banyak sekali keterlibatan organisasi Pemuda Katolik pada zaman itu karena  sangat erat dengan kehadiran Partai Katolik.Organisasi Pemuda Katolik adalah bagian dari alat perjuangan dari kelompok minoritas Katolik dan memiliki ekstensi di Rebuplik Indonesia.Organisasi ini menjadi salah satu kekuatan dan pilar untuk menjaga kemerdekaan RI.Itulah yang membuat organisai Pemuda Katolik dan Partai Katolik sangat eksis di zaman itu.Banyak sekali tokoh-tokoh Katolik yang lahir  dari organisasi ini dan menjadi tokoh-tokoh di tingkat nasional tersebut.

Lanjutnya,Sudah cukup sangat lama kader-kader Pemuda Katolik ini tidak terlibat secara intensi dalam setiap panggung yang ada seperti panggung politik,ekonomi ,sosial ,dan budaya  yang ada di Indonesia .Inilah adalah sebuah tantangan .Organisasi ini sangat diperlukan sekali di Indonesia, dimana kader-kader yang lahir dari organisasi dapat mengisi panggung-panggung yang ada di setiap tingkatnya masing-masing.

“ Kader-kadernya  Pemuda Katolik bukan saja mengambil bagian dari panggung politik tetapi panggung ekonomi,sosial,budaya  dan lain-lain di Rebublik Indonesia sesuai dengan tingkatannya masing-masing .Setiap panggung yang ada harus diisi oleh kader-kader Pemuda Katolik sesuai dengan kemampuan masing-masing .”Tegas Politisi PDI Perjuangan ini.

Anggota DPR RI dari daerah Pemilihan NTT I meminta agar kader-kader Pemuda Katolik untuk bisa mengisi panggung-panggung yang ada sesuai dengan kampablitas yang kita miliki sehingga kita menjadi profesional sesuai dengan bidang kita masing-masing.Jangan semua kader Pemuda Katolik untuk masuk dalam politik  karena politik terlalu sempit ruangannya dimana pembicaraanya besar tetapi ruangan sangat sempit sekali.Masih ada ruang-ruang yang lainnya dalam kehidupan kita yang diisi oleh kader-kader Pemuda Katolik karena itu juga bermanfaat bagi kehidupan masyarakat kita .

Andreas Hugo Parera menambahkan,Selamat mengikuti kegiatan rapat kerja cabang Pemuda Katolik Kabupaten Sikka bagi semua pengurus Pemuda Katolik.Tentunya dalam program kerja yang sudah disusun sesuai dengan tingkat lokal sehingga kita bisa melaksanakan program tersebut dengan secara baik .

Ia  berharap,rakercab Pemuda Katolik bisa sukses.kami dengan senang hati dan akan memberikan suport apa yang bisa kami lakukan kepada organisasi ini , untuk kepentingan gereja ,masyarakat ,bangsa dan negara .

“Selamat melaksanakan rakercab ini .Buatlah program-program  yang bisa kita kerjakan sehingga bisa ada makna dan berguna langsung bagi masyarakat.Ini penting sekali karena sebuah jawaban kepada masyarakat kita bahwa Pemuda Katolik mempunyai arti untuk masyarakat dan bangsa ”Imbuh Andre putra asli kabupaten Sikka ini. (moat)

Sticky
0
July 30, 2017

Pemuda Katolik Komcab Sikka Gelar Rakercab

Foto Bersama Seluruh Pengurus Komcab Sikka (Dok. PK)

 

SIKKA, NTT – Organisasi Pemuda Katolik yang memiliki Visi menjadi organisasi kader yang handal bagi kaum muda Katolik dalam berkiprah untuk gereja dan tanah air .Sedangkan Misi organisasi ini mewujudkan kader-kader muda Katolik yang berjiwa Kristiani dan memiliki semangat kebangsaan.

Organisasi Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Sikka yang mengalami kevakuman baik pada aktivitas organisasi maupun struktur kepengurusannya yang disebabkan minimnya jumlah anggota yang ada.Atas dasar inilah Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Katolik merekomendasikan dan memberikan mandat kepada Careteker Komisariat Cabang Pemuda Katolik Kabupaten Sikka untuk melaksanakan Mapenta (Masa Penerimaan Anggota) DAN MUSKOMCAB (Musyawarah Komisariat Cabang) sebagai jawaban atas hasil kongres dan kepemimpinan Pemuda Katolik Masa bhakti 2015-2018.

Pada bulan Maret 2017 ,Pemuda Katolik Cabang Sikka melaksanakan MAPENTA dan MUSKOMCAB. Dalam MAPENTA ini sebanyak 82 orang muda bergabung dalam organisasi Pemuda Katolik sedangkan dalam MUSKOMCAB tersebut terpilihlah Gaudensius Andi Pio sebagai ketua Pemuda Katolik  Cabang Kabupaten Sikka. Perjalanan organisasi Pemuda Katolik terus mengalami kemajuan dimana pada bulan Juni tahun 2017, Pengurus Pemuda Katolik Cabang Sikka dilantik oleh Ketua Komisariat Daerah Pemuda Katolik NTT ,Ronal da Gomez.

Organisasi ini tidak berhenti saja, Bertempat di Hotel Wailiti, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Sabtu (29/07), Pemuda Katolik Cabang Kabupaten Sikka mengadakan Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB) untuk menyusun program kegiatannya dengan masa periode 2017-2020. Dalam acara pembukaan rakercab ini, Ketua Pemuda Katolik komisariat cabang Kabupaten Sikka, Gaudensius Andi Pio melalui sekretarisnya Yohanis S.T Joka mengatakan memiliki komitmen untuk pembentukan komisariat anak cabang di setiap kecamatan yang ada di kabupaten Sikka. Sehingga pada tahun 2018, Pemuda Katolik ditingkat kecamatan yang ada di kabupaten Sikka kepengurusannya sudah terbentuk.Pada tahun 2020, semua pembentukan komisariat  Kecamatan sampai di tingkat desa dan kelurahan Pemuda Katolik sudah terbentuk semua.

Ia mengatakan dalam kepengurusan ini ada 4 program yang menjadi prioritas yakni: pertama, pembentukan lembaga pengajian kebijakan publik, kedua pemberian bantuan beasiswa bagi pelajar, ketiga pembentukan UKM dan terakhir Pembentukan kepengurusan Pemuda Katolik mulai tingkat Kecamatan dan Kelurahan atau Desa.

Yohanis S.T Joka menjelaskan Pemuda bukan hanya sebagai sasaran obyek dari sebuah pembangunan tetapi lebih dari itu pemuda sebagai pelaku dari setiap proses pembangunan mulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi. Pemuda harus diberi ruang untuk berpartipasi dalam proses pembangunan mulai dari tingkat desa sampai dengan tingkat kabupaten.Proses pembagunan di kabupaten Sikka ini dapat berjalan dengan baik apabila seluruh elemen masyarakat dilibatkan termasuk Pemuda Katolik. Pendistribusian kader muda dalam setiap tugas dan karya termasuk birokrasi pemerintah perlu dilakukan dan  hal ini telah dilakukan oleh pemerintahan saat ini dan Pemuda Katolik Cabang Kabupaten Sikka siap mendukung dan menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas.

Sekretaris Pemuda Katolik ini,mengatakan, Pemuda Katolik adalah sebuah organisasi kader yang dijiwai oleh nilai kekatolikan dan semangat oleh nilai-nilai kebangsaan. Oleh karena itu, dalam segala bentuk pembinaan dan perjuangan harus dilandasi oleh nilai-nilai cinta kasih sehingga benar apa yang dikatakan IJ.Kasimo 100% katolik ,100% Indonesia. Pemuda Katolik harus menjadi garam dan terang dalam mendukung kerja-kerja nyata gereja dan bangsa.

“Moment rakercab ini merupakan salah satu kegiatan Pemeuda Katolik guna membentuk kader yang militan dan bermartabat serta peka terhadap persoalan-persoalan kemasyarakatan. Rakercab merupakan forum untuk menyusun program-program kerja keorganisasian yang mampu memberikan energy dan kontribusi positif demi mempercepat akselarasi pembagunan kepemudaan dan kesejahteraan masyarakat pada umummnya dalam terang ilahi” Harapnya

Sementara itu ketua Panitia Rakercab, Mauritius Efrem da Rato mengatakan Rapat kerja cabang merupakan bagi kader pemuda katolik untuk menyatukan semua pemikiran-pemikiran strategis dan konstruktif guna memantapkan dan memajukan organisasi pemuda katolik di masa depan khususnya di tiga tahun mendatang. Kesadaran kegiatan hari ini merupakan sumber semangat dan inspirasi bagi kader pemuda Katolik untuk turut memiliki semangat rela berkorban bagi gereja dan menyatukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun kelompok karena esensi dari kegiatan rapat kerja cabang hari ini kader pemuda katolik harus menjadi garam dan terang dunia.

Lanjut Guru SMA Negeri Bola ini tujuan rakercab dalam rangka mewujudkan wadah pemuda katolik ini menjadi tempat untuk membentuk otak watak dan iman setiap kader seraya mengikuti perubahan jaman dengan selalu mewarisi energi kesetiakawan dan cahaya kebangkitan bagi sesama kita yang menghuni alam ini agar dapat menjadi solusi atas berbagi persoalana yang dihadapi gereja, masyarakat, bangsa dan negara Indonesia.

Ia juga meyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dengan caranya masing-masing sehingga terlaksananya kegiatan rapat kerja cabang pemuda katolik komisariat kabupaten Sikka periode 2017-2020 Semoga kekuatan iman dapat membuka mata hati kita untuk menyongsong pemuda katolik yang makin suskses dalam medan pengabdian. (moat)

Sticky
0
July 15, 2017

Ngopi Senja Ala Pemuda Katolik

Pengurus Pusat Pemuda Katolik bersama Para Ketua Komda

Jakarta – Tawa renyah dan gelak tawa tidak mengurangi keseriusan para aktifis beberapa Komda dan Pengurus Pusat dalam membahas masalah Kaderisasi.

Berawal dari niatan bincang-bincang Kaderisasi dari Ketua Komda Kalsel (Rudi Djong) yang kebetulan sedang kunjungan  keluarga di Jakarta, kemudian dipadu Ketua Komda Babel (Mehoa) yang sedang Dinas Luar Kota, lantas bergulir lebih banyak lagi dengan hadirnya Sekretaris Komda Riau (Laurensius Purba) yang sedang ada ‘urusan’ di Jakarta. Lantas juga bergabung juga Ketua Komda DKI Jakarta (Tarsisius) dan CT Ketua Komda NTT (Gomez); Sementara Pengurus Pusat dihadiri Ketua Bidang Kaderisasi sekaligus CT Sekretaris Komda Jawa Barat (Frans Sinaga), Ketua Bidang Organisasi (Gusma), Ketua Bidang Antar Lembaga (Michelle Wondal) dan Ketua Lembaga Pendampingan Kader (Kikin Tarigan).

Dialog santai, ngopi-ngopi senja berlangsung sampai larut malam. Tak terasa bergelas-gelas kopi dan ice-tea terus mengalir ke ruang rapat Bakoel Koffie di bilangan Cikini, Jakarta Pusat.

Setidaknya tercurah gagasan dan masukan guna berkembangnya organisasi Pemuda Katolik. Disadari bersama bahwa sukses di Tahun Pertama Kepengurusan di Bidang Konsolidasi Organasasi perlu dilanjutkan di Tahun Kedua Kepengurusan yakni Pelaksanaan Kaderisasi. Hal ini sesuai dengan amanat Rakernas Lamandau 2016, ada 4 (empat) hal yang menjadi fokus kepengurusan yakni konsolidasi organisasi, kaderisasi, pengembangan kewirausahaan dan partisipasi politik. Semoga fokus ke-3 dan 4 dapat terealisasi di Tahun Ketiga Kepengurusan.

Sukses bersama dalam mengaktifkan Komda dan Komcab lewat jalur Mapenta dan Muskomda/Muskomcab mau tidak harus dilanjutkan dengan memberikan pendidikan/kaderisasi yang memadai bagi para anggota lewat KKD dan KKM hingga KKL yang akan diselenggarakan berbarengan dengan Rapimnas 2017 di Denpasar-Bali. Tentu saja lebih jauh lagi follow dari proses kaderisasi guna memenuhi amanat Rakernas tadi.

Sharing yang didapat dari para fungsionaris Komda setidaknya  tercatat agenda-agenda organisasi berupa Mapenta dan Muskomcab, juga KKD dan KKM yang akan dilaksanakan sendiri di Komcab/Komda mauapun bekerja sama antar Komcab dan Komda.

“Kita yakin geliat organisasi semakin kencang, karena kita berada pada jalur yang sudah tepat” terungkap bersama dalam pertemuan ini. (KiTa)

Sticky
0
July 14, 2017

Michelle Wondal : Menjaga NKRI Tanggung Jawab Bersama

Kabid. Hubungan Antar Lembaga/OKP Michelle Wondal bersama PWKI (dok.beritasatu.com)

Jakarta – Semua elemen masyarakat apapun agama, suku, maupun rasnya harus memberikan penguatan ikatan kebangsaan NKRI, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika karena menjaga NKRI merupakan tanggung jawab kita bersama. demikian disampaikan Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga/OKP Pengurus Pusat Pemuda Katolik Michelle Wondal seusai mengikuti Misa jumat bersama Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) di Kapel Biara FMM Regina Pacis, Palmerah Utara, Jakarta, Jumat siang (14/7).

Michelle juga menambahkan sinergitas antar ormas ataupun lembaga yang membawa nama katolik perlu terus ditingkatkan agar semangat kekatolikan yang diusung bersama dapat semakin memperkuat dan mempererat satu sama lain. “itu sebabnya setiap kali kita dari Pemuda Katolik mendapat undangan sedapat mungkin akan kita hadiri”. ungkapnya.

Misa jumat PWKI kali ini dipimpin oleh Ketua Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Jakarta (Komsos KAJ) Romo Harry Sulistio Pr. Romo Harry dalam kesempatan itu mendorong wartawan Katolik untuk menjaga dan tentu saja mengamalkan Pancasila di tengah menjalankan tugas sebagai penyampai kabar kebenaran dan keadilan. Keuskupan Agung Jakarta sendiri, kata Romo Harry, memiliki arah dasar lima tahun untuk tahun 2016 hingga 2020 tentang mengamalkan Pancasila.
“Nah, bagaimana semangat mengamalkan Pancasila itu saya harapkan juga ada dalam diri wartawan Katolik,” ucapnya. (ast)

Sticky
0