Login
or
Register

Author Archives admin

April 30, 2017

Pemuda Katolik Semakin Diminati Banyak Pihak

Ketiga Calon Ketua Komda Menyampaikan Visi – Misi nya.

Kehadiran dan geliat Pemuda Katolik semakin diminati banyak pihak. Terbukti dalam gelaran Muskomda Pemuda Katolik Provinsi Bangka Belitung pada 29-30 April 2017 sebanyak  3 (tiga) orang kandidat ketua bersaing memperebutkannya.

Ferdinan Widyantoro dari Komcab Pangkalpinang, secara terbuka telah diusulkan Komcabnya untuk menjadi Bakal Calon Ketua. Pengusaha muda ini sudah didaulat menjadi bakal calon sebelum proses penjaringan calon.

Selanjutnya Me Hoa dari Komcab Bangka Tengah selain mendapat dukungan dari Komcabnya juga mendapat dukungan terbuka dari Komcab Bangka Barat. Anggota DPRD Kab Bangka Tengah ini dalam kesempatan yang sama adalah Ketua Panitia Muskomda Bangka Belitung.

Lantas, Gunawan Tjen, Ketua Komcab Pangkalpinang secara tiba-tiba didaulat untuk menjadi bakal calon ketua oleh Komcab Belitung. Ketua salah satu sayap partai ini, yang juga merencanakan maju dalam perhelatan Pilwali Kota Pangkalpinang 2018 mendatang juga menerima dukungan tersebut.

Namun, setelah menyampaikan visi dan misi dari masing-masing calon, menjelang pemungutan suara Pimpinan Sidang memberikan kesempatan kepada ketiga calon untuk memasuki tahap lobbying sebelum melampaui pemilihan Ketua.

Dalam lobbying kurang lebih 30 menit ketiga calon akhirnya memutuskan Me Hoa sebagai Calon Ketua Komda Bangka Belitung. Ketiga calon bersepakat dalam masa awal pendirian Komda Bangka Belitung diperlukan sinergi semua pihak. Sidang pleno Muskomda secara aklimasi akhirnya menerima keputusan lobbying dari ketiga calon tersebut.

Selamat Me Hoa, wanita ketiga di Pemuda Katolik yang menjabat sebagai Ketua Komisariat Daerah.

Kontributor : KP Tarigan
editor            : Asta

Sticky
3
April 03, 2017

MAPENTA dan MUSKOMCAB Kota Pontianak : Hadirkan 100-an Kader-Kader Baru

Pemberian Sertifikat Mapenta oleh Sek. Komda Glorio Sanen (dok.PK)

Pontianak – Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) Pemuda Katolik Komcab Pontianak, Sabtu (1/4) resmi digelar. Bertempat di Ballroom Hotel Kapuas Dharma, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, kegiatan tersebut diawali terlebih dahulu oleh Masa Penerimaan Anggota (MAPENTA) dimana Mapenta ini dihadiri oleh aktifis warga muda katolik di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Dalam sambutannya  D. Tezzy selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa ‘Kegiatan ini dimaksudkan untuk menampung aspirasi dan minat keterlibatan kaum muda yang semakin meningkat”.

sementara itu Komda Kalimantan Barat dalam hal ini diwakili oleh sekretaris Komda Sdr. Glorio Sanen menyampaikan,” harapan saya agar ketua yang akan terpilih beserta jajaran pengurus mampu melaksanakan mandat yang diamanatkan dalam Muskomcab. Pekerjaan pertama bagaimana melakukan komunikasi pada hierarki gereja dan pemerintah. Pemuda katolik dalam konstelasi politik juga harus mendorong proses demokrasi berjalan adil dan demokratis.”

“Itu bagian penting dari Pemuda Katolik mengawal proses demokrasi dan tidak memihak pada satu pasangan calon,” harapnya.

salam kegiatan Muskomcab terpilihlah secara musyawarah mufakat sdr.  Alexander sebagai Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Pontianak Periode 2017-2020. Ketua terpilih yaitu Alexander juga menyampaikan harapannya agar rekan-rekan dikepengurusannya bisa memanfaatkan segala potensi dan jaringan yang ada guna kemajuan organisasi.

Kegiatan Muskomcab ditutup dengan agenda pelantikan Pengurus Komcab Kota Pontianak Periode 2017-2020 dimana Sdr. Glorio Sanen bertindak atas nama Pengurus Pemuda Katolik Komda Kalimantan Barat untuk melantik kepengurusan yang telah terbentuk.

Di dalam sambutannya Glorio “Ini proses yang memang murni di dalam Muskomcab melalui musyawarah mufakat,” katanya.

Hadir juga dalam acara Pelantikan yaitu Bendahara Komda sdr. Wiro Pranata beserta jajaran kepengurusan Komda Kalimantan Barat, Kabid Dispora Par Kota Pontianak, Kewaka Universitas Tanjungpura, Utusan-utusan dari beberapa kampus yang ada di Kota Pontianak, serta Utusan Pemuda Katolik dari Komcab Kubu Raya.

kontributor : Harianto
editor           : Asta

Sticky
0
April 03, 2017

Komcab Kab. Pringsewu : Budi Setiawan Resmi Pimpin Pemuda Katolik Komac Gadingrejo.

Ketua Komac terpilih Budi Setiawan bersama pimpinan sidang Muskomac (dok.Komac Gadingrejo)

PRINGSEWU – Exnatius Budi Setiawan terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Komisariat Anak Cabang (Muskomac) Pemuda Katolik Komac Gadingrejo, Minggu (2/4) di Pekon Kediri Kecamatan Gadingrejo.
Dalam Muskomac Pemuda Katolik Komac Gadingrejo itu juga diberi  wawasan terkait ormas Pemuda Katolik. Salah satu Penasehat Pemuda Katolik Komcab  Pringsewu, Rahwoyo SE, yang juga anggota DPRD Pringsewu mengatakan Pemuda Katolik itu  harus mampu menumbuhkan tingkat ekonomi anggotanya.

Sehingga, kader organisasi ini bisa lebih mandiri. Tidak hanya itu, dia meminta supaya Pemuda Katolik memiliki kerja nyata. “Berkerjalah dengan sebaik-baiknya, bergandeng tangan dengan ormas kepemudaan  lainnya,”saran Rahwoyo.

Lebih lanjut Perwakilan Pengurus Pemuda Katolik Komda Lampung, Antonius Mustaim mengatakan,  anggota Pemuda Katolik harus bisa menjadi kader yang handal bisa di segala bidang.
“Kader juga harus memupuk nilai-nilai kebangsaan dan meningkatkan toleransi antar umat beragama serta menjadi pioner dalam menjaga kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Komcab Pringsewu, R. Didik Budiawan C mengungkapkan, Muskomac Pemuda Katolik Komac Gadingrejo merupakan salah satu agenda kerja dalam memenuhi struktur kepengurusan Pemuda Katolik di tingkat kecamatan.

“Muskomac Gadingrejo merupakan kegiatan muskomac yang pertama dilaksanakan di tingkat Lampung. Sehingga,  Komac Gadingrejo harapannya dapat menjadi percontohan komac ditingkat Lampung,” kata dia.
Ditambahkan Didik, Pemuda Katolik sudah ada sejak kemerdekaan RI. Sementara di Kabupaten Pringsewu kepengurusannya muncul kembali di awal bulan Oktober 2016. Dia menekankan  Pemuda Katolik bukan sebagai organisasi politik atau bahkan sebagai underbow parpol.

Organisasi ini merupakan organisasi kader yang tujuannya untuk mendidik atau melatih anggota supaya menjadi kader yang handal di segala bidang. Sehingga bisa menjadi kader yang dapat memberi sumbangsih pembangunan masyarakat khususnya Kabupaten Pringsewu.

Pemuda Katolik Komcab Pringsewu juga telah terdaftar sebagaimana organisasi lainnya di Pemerintah Kabupaten Pringsewu. Sebagaimana Surat Keterangan Terdaftar Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pringsewu Nomor : 00-II.03-LL.03/0003/II/2017.

Exnatius Budi mengatakan atas terpilihnya sebagai Komac Gadingrejo Kabupaten Pringsewu akan segera menyusun struktur kepengurusan. Serta agenda kerja yang sesuai dengan visi-misi Pemuda Katolik.
Budi dalam memimpin Pemuda Katolik Komac Gadingrejo didampingi oleh Melisa Stiyani sebagai Sekretaris dan Sirilius Febri Kuncoro sebagai bendahara. (ast)

Sticky
0
March 27, 2017

KAROLIN AJAK PEMUDA KATOLIK LAWAN HUMAN TRAFFICKING DI NTT

Ketua Umum PP Pemuda Katolik (dok.Pk)

NTT – Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik dr. Karolin Margret Natasa mengajak seluruh Pemuda Katolik di  Nusa Tenggara Timur untuk bersama-sama melawan Human Trafficking yang makin marak akhir-akhri ini. Pasalnya, Human Trafficking adalah kejahatan terhadap kemanusian dan biasanya pelakunya merupakan orang-orang dekat disekitar kita karena yang sering membujuk mereka untuk berangkat mencari kerja adalah orang tua mereka itu sendiri.

“Kita jangan dulu menyalahkan orang lain yang menjual ke luar negeri deh,tetapi yang menjual mereka di kampong itu siapa? bapaknya kah, pamannya kah, atau kelurarganya kah. Kadang-kadang sering kali yang membujuk untuk berangkat mencari kerja malah keluarga dekat mereka” Tegas Ketua Umum PP Pemuda Katolik Saat ditemui Media, Minggu (26/03) di Hotel Wailiti, Kabupaten Sikka

Lanjutnya, korban perdagang manusia ini berangkat karena tergiur dan diberikan mimpi dengan gaji yang besar tetapi kenyataan yang terjadi tidak seperti itu.Kita sebagai Pemuda Katolik harus melawan human trafiking ini dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat terutama umat katolik. Kita memilki banyak ordo-ordo katolik yang tersebar di NTT yang telah banyak membantu korban Human Trafficking sehingga Pemuda Katolik bersama mereka untuk memberantas perdagangan manusia yang terjadi ini.

“Kita sebagai Pemuda Katolik ini harus melakukan kegiatan dengan memberikan penyuluhan dan pembinaan tingkat umat.Pemuda Katolik memilki akses yang sangat luas sampai tingkat bawah untuk bersama-sama bekerja diladang Tuhan ini dengan memberikan materi-materi penyuluhan kepada mereka” tandas Politisi Perjuangan ini.

Ia juga meminta kepada seluruh masyarakat NTT untuk tidak mempercayai orang dengan janji-janji sekaligus Pemuda Katolik yang ada di NTT untuk bisa terlibat langsung dengan masyarakat dengan meberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak terjadi perdagangan manusia di NTT

Kontributor : Angga Macan
Editor           : Asta Sembiring
Sticky
0
March 27, 2017

Andi Pio Pimpin Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Sikka

Ketua Komcab terpilih Andi Pio (dok.Pk)

SIKKA,NTT – Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Sikka kini memiliki pemimpin baru yang akan menakhodai organisasi Pemuda Katolik yang selama mengalami kevakuman. Gaudensius Andy Nong Pio terpilih  sebagai ketua organisasi tersebut periode 2017-2020 secara musyawarah mufakat melalui Musyawarah Komisariat Cabang yang berlangsung pada minggu (26/03) bertempat di Hotel Wailiti, Kabupaten Sikka.

Proses Musyawarah yang salah satunya agenda didalamnya memilih pengurus baru  berjalan dengan penuh kekeluargaan. Andy Pio mengawali sambutannya setelah terpilih  mengatakan terima kasih kepada seluruh anggota forum yang telah mempercayai dirinya untuk memimpin organisai Pemuda Katolik di Kabupaten Sikka. Organisasi Pemuda Katolik ini sejak lama berada di Kabupaten Sikka tetapi mengalami kevakuman tetapi kita bersyukur sekali dimana pada tahun 2017 organisasi ini mulai bangkit untuk menunjukan eksitensinya dan bisa berkiprah didaerah-daerah lain terutama yang menjadi basis mayoritas katolik untuk  menjadi garda terdepan gereja dan bangsa Indonesia.

“Trimakasih kepada semua kita yang telah mempercayai saya untuk memimmpin organisasi ini.organisasi ini tidak bisa berjalan dengan baik bahkan akan mati kalau semua yang ada membiarkan saya untuk bekerja sendiri.Saya menyadari itu ,saya tidak bisa sendiri,oleh karena itu,menjadi tugas kita semua untuk bersama-sama membesarkan organisasi Pemuda Katolik di Kabupaten Sikka ini” Tegas Andy.

Ketua terpilih ini meminta kepada semua pengurus yang nantinya mengisi kepengurusan Pemuda Katolik nantinya untuk bersama-sama membesarkan organisasi ini agar bisa melahirkan kader-kader  yanga kan ikut berperan dalam pembangunan di daerah ini terutama dalam gereja itu sendiri.

Sementara itu Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik  dr.Karolin Margret Natasa yang berkesempatan hadir mengatakan menjadi ketua adalah sebuah pengorbanan dan pengabdian kita untuk membesarkan organisasi Pemuda Katolik dalam upaya untuk membina umat Katolik.Proses pemilihan ini adalah proses yang  sah dan di akui oleh pengurus Pusat.

“Saya menyambut baik proses pemilihan yang terjadi ,tentu tadi ada dinamika tetapi bisa menghasilkan seorang Ketua yang akan memimpin organisasi ini,Selamat buat Ketua yang terpilih hari ini”kata Bupati terpilih Kabupaten Landak periode 2017-2021

Ia juga meminta kepada Ketua yang terpilih bersama-sama untuk segera membentuk kepengurusan secepatnya sehingga kita akan melakukan pelantikan kepengurusan Pemuda Katolik di Kabupaten Sikka ini.

Mantan Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan ini menambahkan organisasi Pemuda Katolik ini adalah organisasi bersifat nasional yang dipantau oleh seluruh Komisariat Daerah dan Komisariat Cabang yang berada di seluruh Indonesia sehingga kita harus menjaga nama baik organisasi ini agar terus menjalin kekompakan yang ada.

Ia juga meminta untuk kader-kader Pemuda Katolik untuk bisa mengabdikan dirinya lebih luas dalam kepentingan masyarakat Indonesia karena kita memilki tanggung jawab.

Kontributor : Angga Macan
Editor           : Asta Sembiring
Sticky
0
March 19, 2017

Mapenta Komcab Melawi : 100% Katolik dan 100% Indonesia.

Pemateri

Ketua LPK PP Pemuda Katolik Kikin Tarigan saat menjadi pemateri di Mapenta Komcab Melawi (dok. pribadi)

100% Katolik dan 100% Indonesia

Tema kontekstual ini kembali di angkat oleh Panitia Mapenta dan Pelantikan Komcab Pemuda Katolik Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat.

“Sebuah tema yang tidak ada habisnya” urai Kikin Tarigan, selaku Pembicara awal dalam kegiatan tersebut.

“Dari thema ini kita bisa merunut jelas keberpihakan warga Katolik Indonesia, dari sebelum kemerdekaan hingga mengisi kemerdekaan hingga ke depan dalam mewujudkan masyarakat Adil dan Makmur, sesuai Visi dan Misi Pemuda Katolik.”

Dalam pemaparannya Kikin mendudukkan secara runtut penataan keterlibatan aktif masyarakat Katolik melalui tangan dingin Pelopor dan Pendidik Rm Van Lith. Kalau selama ini masyarakat lebih mengenal Rm Van Lith karena membapatis ratusan awal jemaat di Muntilan, sebenarnya lebih dalam dr itu Rm Van Lith telah mampu merumuskan gagasan Pro Ecclesia Et Patria yg kelak membuatnya mendapat penghargaan Satya Lencana dr Pemerintah Republik Indoenesia.

Murid2 langsung maupun tidak langsung dr Rm Van Lith, kelak adalah aktivis-aktivis yg mendirikan organisasi kekatolikan, mulai dr Partai Katolik (IJ. Kasimo), Wanita Katolik RI (perempuan-perempuan Sekolah Mendoet), Pemuda Katolik (Sartono Kartodirjo), PMKRI (Munadjat Danuseputra), Ikatan Sarjana Katolik (Lo Ginting) dan Universitas Katolik Atmajaya Jakarta (Frans Seda).

Terbukti Rm Van Lith tidak hanya membentuk lembaga pendidikan dan sekedar mendidik para muridnya. Lebih jauh lagi melembagakan gagasan kerajaan Allah (kesejahteraan sosial) lewat kelembagaan yg dibentuk murid-muridnya.

Bupati Melawi, Panji S.Sos. dalam pemaparannya juga memperdalam peran Kaum Muda dalam pembangunan. “Kaum muda adalah kelompok yg tidak pernah puas dan selalu berupaya lebih untuk mencapai harapan dan impian” tegasnya.

“Kaum muda selalu mau memproses diri untk mencapai kematangan dan kesempurnaan hidup, seraya meyakininya ini sebagai sebuah misteri kehidupan” ungkapnya.

Sebagai anak zamannya, kamu muda (khususnya Pemuda Katolik) harus mampu menunjukkan daya pikatnya, sehingga selalu dibutuh oleh setiap pihak yg berkepentingan.

Jemaat katolik dari Keuskupan Sintang ini sebelum menjabat Bupati Melawi, adalah Wakil Bupati pada periode sebelumnya, tegasnya lagi Pemuda Katolik tidak boleh lengah dengan situasi saat ini karenanya sikap kritis harus selalu ditunjukkan namun sekaligus mampu memberikan terjemahan proses-proses pembangunan kepada masyarakat Melawi agar ekselerasi pembangunan dapat diwujudkan.

Dengan berpedoman pada Kitab Suci, hendaknya umat Katolik dapat mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Melawi. Karenya bukan tidak mungkin kalau Bulan Kitab suci dapat dijadikan sebagai tahunan.

Bersama-sama dengan umat beragama lain di Melawi, hendaknya kebaikan-kebaikan individual dan komunal dapat menjadi landasan membangun Kabupaten Melawi untuk maju bersama-sama.(ast)

Sticky
0
March 19, 2017

MAPENTA (Masa Penerimaan Anggota) Pemuda Katolik Komcab Melawi himpun 80an aktifis baru

Komcab Melawi

Peserta Mapenta Pemuda Katolik Komcab melawi (dok. PK)

Bertempat di Pendopo Bupati Melawi, Kalimantan Barat telah dilaksanakan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPENTA) yang dihadiri aktifis warga muda katolik di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk menampung aspirasi dan minat keterlibatan kaum muda yang semakin meningkat” jelas Agustinus Sabino selaku Ketua Panitia.

Kegiatan yg berlangsung 17-18 Maret ini dilanjutkan dengan pelantikan Pengurus Komisariat Cabang Melawi oleh Komda Kalimantan Barat, Eko Hardian Panurian.

Di dalam sambutannya Eko mengaharapkan agar Pemuda Katolik Komcab Melawi mampu menancapkan basis kekuatannya hingga ke Kecamatan-kecamatan, Desa-desa, & Paroki-paroki.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Komcab yang dilantik Rafael Rafin mengharapkan agar pengurus yg baru dilantik bisa memanfaatkan segala potensi dan jaringan yang ada guna kemajuan organisasi.

Hadir juga dalam acara pelantikan Bupati Melawi, Panji, S.Sos beserta jajaran SKPD Pemda Melawi, Wakil dr hirarki gereja RD Piet Apot Anggreini, Dewan Adat Dayak, KNPI Kab Melawi, Forum Pemuda Dayak, Pemuda Pancasila, GP Anshor, GAMKI, PMKRI dan Utusan Pemuda Katolik dari Komcab Sintang dan Sekadau.

Dalam sambutannya Bupati Panji mengharapkan agar Pemuda Katolik tetap menjalankan fungsi kritisnya kepada Pemerintah Daerah namun sekaligus juga mampu menjembatani informasi pembangunan kepada masyarakat. Keseimbangan fungsi ini penting agar proses perkembangan Kabupaten Melawi semakin dapat dipercepat.

“Pemuda Katolik harus mampu mewarnai situasi politik lokal dan   kebijakan melalui keunggulan kolektif organisasi dan masing2 pribadi”pungkasnya. (ast)

Sticky
0
March 07, 2017

Komcab Lampung Tengah : Bertolaklah ketempat yang lebih dalam

 

IMG-20170306-WA0024

Pemuda Katolik komcab Lampung Tengah

Mapenta dan konsolidasi pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Lampung Tengah pada tanggal 4-5 Maret 2017 di AULA Xaverius Humas jaya terbanggi besar. Dengan tema”Bertolaklah ketempat yang lebih dalam”. Acara ini dihadiri perwakilan dari Paroki Kali Rejo,Bandar jaya, Rumbia, Pajar Mataram dan perwakilan dari Lampung timur. Mapenta bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar dasar keorganisasian dan wawasan bagi peserta yang hadir. Demikian yang disampaikan sdr.Mudiyanto selaku ketua Pelaksana Ketua komcab Lampung tengah Widio Prasetyo dalam sambutannya mengatakan. ” pemuda Katolik tidak hanya berkutat di seputaran Gereja tetapi juga harus berani keluar untuk bermasyarakat. Untuk kepentingan gereja dan negara “.

Selanjutnya,Ketua Komda Lampung Marcus Budi Santoso dalam sambutanya “mengapresiasi kegiatan ini, Jumlah bukan yang utama,tetapi kualitas SDM ini yang kami harap. Komda akan selalu mendampingi komcab komcab karena hampir setiap Pengurus Komcab di Lampung adalah pengurus baru. Maka kami ngin memastikan agar proses rekrutmen & proses perjalanan organisasi ini berjalan dan tertata dengan benar,mengingat kepengurusan yang baru ini akan menjadi pijakan dan dasar utk periode selanjutnya.

“Orang muda atau pemuda itu adalah jantung Gereja.jika orang mudanya loyo siapa yang akan memikirkan gereja di masa depan? Maka pada kesempatan ini, saya berharap Pemuda Katolik, ambillah sikap dan tentukan arah untuk menjadi 100% Katolik 100% Indonesia.”ungkap Bapak Broto cahyono,penasehat komcab Lampung tengah.  Materi Pengenalan Pemuda Katolik dipaparkan langsung oleh sekretaris komda  Alfonsus Widiantoro, Dari sejarah,visi misi,struktur. “Pemuda Katolik adalah ,murni organisasi kemasyarakatan pemuda dan tidak berafiliasi dengan partai politik manapun,
Ini yang harus kita pahami. Pastor Paroki bandar sakti Rm. Rafael Gabhe CP Romo dlm materinya menegaskan “Kristianitas inti dasarnya adalah tanggungjawab. Tanggungjawab dengan pencipta yaitu Yesus sendiri ini yang utama. Sementara Tim dari Kopdit Mekarsai yang dipimpin Bpk.Andre menekankan materi Penting nya pengelolaan managemen keuangan bagi orang muda.(ast)

Kontributor Suneo

Sticky
0
February 25, 2017

Komcab Pringsewu : Bersama Merajut Bhineka Tunggal Ika

IMG-20170225-WA0014

Komcab Pringsewu bersama narasumber (dok. PK)

PRINGSEWU- Dalam rangka menanamkan pondasi Bhineka Tunggal Ika, Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Pringsewu bekerjasama dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia menyelenggarakan dialog.

Mengusung tema Perekat Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara, Memperkuat Wawasan Nusantara. Anggota DPD RI Anang Prihantoro dan Akademisi Fakultas Hukum Universitas Lampung FX Sumarja hadir sebagai nara sumbernya.

Ketua Pemuda Katolik Komcab Pringsewu R Didik Budiawan C mengatakan, pondasi Bhineka Tunggal Ika juga penting ditanamkan pada seluruh kader Pemuda Katolik. Meskipun berada dalam satu iman Katolik, berasal dari berbagai latar belakang berbeda.

Baik itu  suku, status sosial, dan ekonomi. Apalagi, dalam satu tatanan di internal sendiri mereka berasal dari wilayah stasi yang berbeda.Serta kelompok-kelompok kategorial lainnya yang memungkinkan muncul egosentrisme.

Disadari atau tidak hal ini terjadi sehingga muncul pengkotakan-pengkotakan diri. Oleh karena itu lah, kata Didik, Pemuda Katolik, khususnya Komcab Pringsewu memandang perlu penanaman dasar Bhineka Tunggal Ika.

“Kita selesaikan  kebhinekaan di dalam, sambil merajut kebhinekaan di luar bersama masyarakat umum dengan bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya

Dalam pemaparannya Senator asal Lampung Anang Prihantoro menekankan bahwa pemuda harus menjadi kader Bhineka Tunggal Ika. Sehingga ada orang  berbeda, apa pun latar belakangnya, apa pun agamanya, sukunya, status sosialnya, pendidikkannya, partai politiknya dan sebagainya itu dihargai.

“Apa bila perbedaan itu dihargai maka republik ini tidak akan gaduh,” katanya.

Biasanya, kata dia, yang bersedia menerima kekurangan orang lain hanya terjadi pada pasangan suami istri. Apa lagi, pasangan orang yang hendak menikah.

Akademisi Fakultas Hukum Universitas Lampung FX Sumarja menyampaikan bahwa memaknai Bhineka Tunggal Ika itu dengan memahami kelompok lain. Sehingga, lanjut dia, jangan hanya menggunakan pandangan sendiri. Harus memperhatikan juga  prinsip dari kelompok lain.

“Kalau melihat kelompok lain itu  harus memahami mereka seperti apa. Jangan menggunakan prinsip kita saja. Kalau (memaksakan) pakai prinsip kita, nggak akan ketemu sikap rukun dan damai,” tuturnya.

Sehingga, kata dia,  sebagaimana yang sitanamkan dalam  Bhineka Tunggal Ika itu  mempunyai sikap toleransi.

Diketahui sebanyak 78 orang hadir dalam acara sarasehan tersebut. Kegiatan yang diselenggarakan di Sekretariat Pemuda Katolik Komcab Pringsewu ini juga diisi dengan sosoialisasi tentang Pemuda Katolik.(ast)

Sticky
0
February 12, 2017

SERUAN BERSAMA ORGANISASI MASYARAKAT KATOLIK

press conferensi Ormas dan paguyuban Katolik

Press Conference Ormas-ormas dan Paguyuban Katolik (12/2) (dok.Pemuda Katolik)

Pilihan Kita Untuk Bangsa dan Negara!

Indonesia dengan segala kemajemukannya adalah berkat yang telah Allah berikan bagi rakyatnya. Indonesia saat ini adalah buah perjuangan seluruh anak negeri, bukan hanya perjuangan kelompok, suku, etnis atau agama tertentu dari Sabang sampai Merauke. Karunia ini harus kita jaga dengan menghadirkan pimpinan sekaligus ‘pelayan’ masyarakat yang berkomitmen, berintegritas serta setia pada Pancasila, UUD’45, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.

Pilkada Serentak 2017 yang akan dilaksanakan di 101 Daerah seluruh Indonesia, pada hakekatnya merupakan saat rakyat memilih pemimpin sekaligus ‘pelayan’  masyarakat yang berkualitas.

Kami, Organisasi Kemasyarakatan Katolik yang independen merasa wajib agar diselenggarakan Pilkada yang partisipatif, jujur, adil dan transparan

Untuk itu kami Organisasi Organisasi Kemasyarakatan Katolik menyerukan beberapa hal sebagi berikut :

  1. Pilkada pada dasarnya adalah sarana membangun peradaban bangsa berdasarkan Pancasila  yang lebih baik dalam rangka mencapai tujuan Nasional. Dalam setiap Pilkada   sejatinya  warga negara memiliki kehendak bebas dalam menentukan pilihan politiknya sesuai hati nuraninya, sehingga politik uang maupun intimidasi yang justru menghancurkan peradaban bangsa haruslah ditolak.
  2. Mendorong seluruh jajaran pengurus/aktivis Organisasi Kemasyarakatan Katolik di seluruh Indonesia untuk  berpartisipasi lebih aktif dalam seluruh tahapan pilkada serentak 2017 di seluruh Indonesia.
  3. Menghimbau masyarakat untuk mengajak keluarga dan masyarakat disekitar anda yang memiliki hak pilih untuk hadir ke tempat-tempat pemungutan suara. Marilah menyalurkan hak pilih saudara dengan penuh kegembiraan sesuai hati Nurani. Jangan Takut dan Apatis!
  4. Mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta mengawasi dan mengawal seluruh proses pilkada pada 15 Februari 2017 dari mulai tahap pencoblosan hingga rekapitulasi.  Laporkan bila  melihat , mengalami  kecurangan ataupun  intimidasi dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2017 kepada pihak berwenang dan Panitia pengawas setempat.
  5. Marilah memastikan bahwa calon yang dipilih mampu menciptakan keadaban publik yang adil, bermartabat dengan komitmen kuat menjaga NKRI, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

Akhinya, kita harus menyadari bahwa perselisihan, permusuhan, kebencian, sekat-sekat akibat pelaksanaan Pilkada bukanlah hal yang terpuji. Bangsa ini telah menanggung kerugian yang sangat besar dengan berkembangnya situasi tersebut. Perbedaan pilihan dalam Pilkada merupakan hak politik masing-masing yang harus kita saling hormati. Namun perbedaan itu jangan sampai memecah-belah persatuan dan kesatuan, dan keutuhan kita dalam berbangsa dan bernegara.

Tak lupa, kami juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yaitu KPU, Bawaslu, TNI POLRI, PANWAS, dll.. yang telah bekerja keras demi terlaksanakannya Pilkada Serentak ini secara luber, jurdil, bermartabat dan sukses seperti yang kita harapkan semua.

Semoga Allah memberkati bangsa Indonesia dalam damai, sejahtera dan keadilan.

JAKARTA, 12  Februari 2017
Pimpinan Ormas Ormas Katolik

Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Indonesia (PP PMKRI)
Angelo Wakeako (Ketua Presidium)
Bernadus Tri Utomo(Sekretaris Jenderal)

Pengurus Pusat Pemuda Katolik (PP Pemuda Katolik)
Karolin M. Natasa(Ketua Umum)
Christoper Nugroho(Sekretaris Jenderal)

Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (PP ISKA)
Muliawan Margadana (Ketua Presidium)
Joanes Joko (Sekretaris Jenderal)

Dewan Pengurus Pusat Wanita Katolik Republik Indonesia (DPP WKRI)
Justina Rostiawati (Ketua Presidium)
E. Sri Hari Lestari (Sekretaris Jenderal)

Sekretariat Nasonal Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI)
Veronica Wiwiek Sulistyo (Sekretaris Nasional)

Sticky
0