Login
or
Register

Author Archives Asta Ivo Bonny

About Asta Ivo Bonny

Pengurus Pusat Pemuda Katolik Departemen Komunikasi dan Informatika.
astaivo91@gmail.com

October 30, 2018

Pemuda Katolik, KNPI dan OKP Se Way Kanan Gelar Perayaan Hari Sumpah Pemuda

 

Foto bersawa Wakil Bupati Way Kanan (dok. PK)

Kegiatan Dialog Interaktif ini dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 90. Kegiatan ini digelar di halaman Sektetariat DPD KNPI Kabupaten Way Kanan, Senin (29/10/2018).

Hari Sumpah Pemuda ke-90 kali ini mengambil tema ‘Bangun Pemuda Satukan Indonesia’

Dalam sambutannya Wakil Bupati Way Kanan, Edwar Antoni menyampaikan “Kita semua berhutang budi kepada para tokoh pemuda tahun 1928 yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda sehingga menjadi pelopor pemuda untuk membangun kesadaran kebangsaan Indonesia sekaligus komitmen menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini,” kata Wabup. Beliau menambahkan “bijak dan dewasalah bermedsos. Filterlah berita dengan cermat”. Tambah nya.

Andreas Sugiman Ketua Pemuda Katolik Komcab Way Kanan menyampaikan dukungan dan apresiasi seluruh steakholder di Way Kanan. “Semangat Orang muda ini harus kita dorong ke hal yang positip. Atas nama Pemuda Katolik Way Kanan,  saya ucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda, Semoga Pemuda di Way Kanan bisa lebih baik lagi”

Hadir peserta Dialog dari berbagai utusan pemerintah, Polres, BNN, Panwas, Pelajar, OKP,  DPD dan DPC KNPI Se Way Kanan.

Kontributor : Komcab Way Kanan
Sticky
0
October 29, 2018

Hotdiman Manik : Laksanakan Tugas Utama Organisasi

Foto bersama seluruh peserta Mapenta Komcab Deli Serdang (dok.PK)

Namorambe – “Tugas utama organisasi yaitu melaksanakan rekrutmen dan pembinaan anggota agar dapat menciptakan kader yang militan dan tangguh, dan kita harus laksanakan itu” ungkap hotdiman manik yang dihubungi via whatsapp sesaat setelah melaksanakan Mapenta Komcab Deliserdang minggu (28/10).

Mapenta tersebut dihadiri oleh 46 peserta dengan pemateri diantaranya RP. Anastasius Maria Thomas Tamal, OFMConv yang membawakan materi tentang Ajaran sosial Gereja, Hotdiman Manik, SP, M.Si (Ketua Komda Sumut) tentang sejarah, visi misi dan Atribut Organisasi serta Drs. Maniur Rumapea, M.Si membawakan materi panggilan dan keterlibatan orang muda dalam organisasi formal.

Lebih lanjut Ketua Komda Sumut yang juga merupakan caleg dari partai Nasdem ini menjelaskan bahwa proses mapenta diharapkan dapat menjadi jembatan awal bagi seluruh peserta yang hadir untuk kedepannya lebih aktif berorganisasi guna mengembangkan diri dan tidak lupa pula untuk berkontribusi aktif demi kemajuan kabupaten Deli Serdang.

Mapenta sendiri ditutup dengan misa yang dibawakan oleh romo Anas. (ast)

Sticky
0
April 24, 2018

RD.Alfonsus Sombolinggi : Pemuda Katolik Harus Merangkul

Pengurus Komcab Depok dan Bogor (dok.PK)

Cibinong – Audiensi Pengurus Pemuda Katolik Komcab Kota Depok dan Komcab Kota Bogor (23/04) dengan Romo RD. Alfonsus Sombolinggi (Romo Alfons), sebagai Pastor di Paroki Keluarga Kudus Cibinong dan juga sebagai Pastor Moderator Pemuda Katolik Keuskupan Bogor.

Pengurus Caretaker Kota Depok, Aroli Ignatius Zai dan Pengurus Caretaker Pemuda Katolik Kota Bogor, Robertus Gatot Arianto menyampaikan sejumlah rencana kerja Komcab Kota Depok dan Kota Bogor dan, yaitu: Mapenta, Muskomcab dan pembentukan Pengurus hingga tingkat Kecamatan & Kelurahan dan kegiatan lainnya yang sudah diadakan termasuk Kartini Day di Kota Depok.
Romo Alfons menyatakan bahwa beliau sangat mendukung organisasi Pemuda Katolik karena bisa hadir di Kota Depok dan Kota Bogor serta secara menyeluruh di Keuskupan Bogor. Pemuda Katolik diharapkan dapat merangkul para pemuda, untuk berpartisipasi aktif dalam sosial politik kemasyarakatan.
Pemuda Katolik di wilayah Keuskupan Bogor yang membentang dari Jawa Barat sampai Banten diharapkan dapat memberikan sumbangsih pada Gereja dan Negara,  dan secara khusus Romo Alfons menitipkan harapan akan Dekanat Barat di Provinsi Banten. (Zai)
Sticky
0
March 20, 2018

Komcab Gianyar Genjot Semangat Baru Lewat KKD

Foto Bersama Peserta KKD Komcab Giayar (dok.PK)

GIANYAR – Pemuda Katolik Komisariat Cabang Gianyar bibit Komisariat Daerah Bali kembali melaksanakan kegiatan Kursus Kepemimpinan Dasar (KKD) (17/03) lalu di Rumah Retret St. Arnoldus Yansen, Ampenan, Mataram.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari ini mengambil tema Membangun Jiwa Kepemimpinan yang Berintegritas ini diikuti sebanyak 22 peserta Komcab Gianyar, turut hadir Herman Umbu Billy, Ketua Komda Bali yang juga sebagai pembicara memberikan apresiasi terhadap kaderisasi ini dan berharap melalui kegiatan kaderisasi ini mampu mengembangkan kualitas kader Pemuda Katolik yang lebih aktif bersosialisasi dan berperan didalam masyarakat.

Sebagai tombak Pemuda Katolik, Komda dan Komcab terus melaksanakan perekrutan anggota baru secara rutin dan terencana, dan juga memperhatikan minat, bakat, latar belakang pendidikan serta profesi calon anggota.

Agustinus Anagoga, Ketua Komcab Gianyar juga menyampaikan antusiasnya dengan penambahan jumlah anggota Pemuda Katolik Komcab Gianyar yang saat ini mencapai 50 orang anggota bisa semakin baik dalam mengaplikasikan visi dan misi Pemuda Katolik di lingkungan.

“Kegiatan kaderisasi ini diikuti calon anggota baru dan juga anggota lama yang belum mengikuti KKD, dan besar harapan Pemuda Katolik Komcab Gianyar semakin semangat aktif dalam aksi Pemuda Katolik Komda dan Komcab,” ujarnya. (ika)

Sticky
0
December 22, 2017

Menyambut Natal, Pemuda Katolik Sumbang Madah Bakti

Sekretaris Desa Watugong Sdr. Martina Mencyana menerima sumbangan dari Pemuda katolik Komcab Sikka (dok.PK)

Menyambut Hari Raya Natal 25 Desember 2017, Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Sikka memberikan sumbangan berupa Madah Bakti kepada perangkat Desa Watugong, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.

Ketua Pemuda Katolik Komcab Sikka, Gaudensius Andy Pio, kepada media ini menyampaikan, karena madah bakti adalah kebutuhan bagi setiap umat, maka, bantuan ini sifatnya untuk mendukung aktifitas kerohanaian di Desa.

“Kebetulan, ada kader Pemuda Katolik yang betugas di desa tersebut sebagai pendamping desa, Selain menjalankan tugasnya sebagai pendamping desa, melalui kader tersebut, saya mendapatkan informasi bahwa di desa dampingannya membutuhkan madah bakti, jadi saya langsung berkoordinasi dengan teman-teman untuk turun tangan bersama guna menjawab kebutuhan tersebut”, jelas Andy Pio.

“Semoga adanya madah bakti ini, segala aktifitas berkaitan dengan kerohanian di Desa, khusunya di Pemerintah Desa, dapat berjalan lebih baik dari yang ada saat ini”, tandas Kepala Seksi Perencanaan dan Pengendalian Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sikka.

Kepala Desa Watugong, melalui Sekretaris Desa, Martina Mencyana menyampaikan, terima kasih atas partisipasi Pemuda Katolik Komcab Sikka yang dengan seriusnya menjawab permintaan kami.

“Kami berharap, dengan bantuan yang ada dapat mempererat rasa kekeluargaan antara Pemerintah Desa dengan Pemuda Katolik Komcab Sikka. Perjumpaan ini menjadikan kita untuk saling mengisi dan berbagi banyak hal”, ungkap Mency.

“Jika hari ini Pemuda Katolik Komcab Sikka datang dengan madah bakti, mungkin esok lusa datang dengan materi tentang desa, sebab, kami orang desa, khususnya Pemerintah Desa, masih membutuhkan materi tambahan demi mengutakan kapastitas perangkat desa”, harap Mency. (angga)

Sticky
0
December 07, 2017

Marcus Budi : Tiga Mandat Penting bagi Kader Pemuda Katolik

Selurus Peserta KKM, Pengurus Komda Lampung, PP Pemuda Katolik, beserta tamu undangan (dok.PK)

Lampung – Turunan dari kebijakan Pengurus Pusat, Kebijakan Komda Lampung tahun 2016 serta dipadukan dengan Arah Dasar Pastoral (ARDAS) Keuskupan Tanjung Karang 2017 yaitu “Gereja Katolik Tanjung Karang, dengan menjadi terang dan garam dunia bersama Kristus sang jalan kebenaran dan Kehidupan, adalah sakramen Keselamatan bagi semua orang”, seru Marcus, tiga mandat penting itu adalah :

  1. Pemuda Katolik harus menjadi Garam dan terang di tengah-tengah masyarakat, Pemuda Katolik harus membawa kesejukan, di tengah tengah masyarakat dengan semangat toleransi, persaudaraan sejati. Kader wajib dan bertanggungjawab menjaga keutuhan NKRI dibawah Pancasila.
  2. Dalam kerangka konsolidasi organisasi, di setiap level wajib menata organisasi dari Kabupaten, Kecamatan dan Desa. Hal ini penting, agar warna kita menyentuh, terasa kehadiranya sampai level bawah dan mampu menjawab persoalan masyarakat hingga akar.
  3. Dalam rangka dan mendukung konsolidasi tadi, Kita wajib melaksanakan proses rekrutmen dan meningkatkan kualitas kader, melalui pendidikan formal berjenjang hingga pendidikan non fomal yang sesuai kebutuhan dan minat bakat.

“Ingat bahwa sistem dan pola pendidikan yang baik akan menghasilakan output/ hasil yang baik, demikian sebaliknya sistem yang buruk akan menghasilkan output yang buruk pula”, Ungkap Marcus pada Pembukaan KKM Pemuda Katolik Komda Lampung.

Senada dengan itu, Romo Edi selaku sekretaris Keuskupan Tanjung Karang mewakili Uskup Tanjung Karang, menyampaikan bahwa kepedulan kita kepada Gereja berarti kepedulian kita juga pada Bangsa Indonesia.

“Ibarat pasang Surut air, Pasang surut bangsa sebenarnya hanya di level atas, sejatinya yang ada di level bawah, saya yakin begitu banyak orang yang begitu mencintai bangsa kita, mereka tidak pernah surut, terus mengalir dan bergerak. Dinamika lapisan atas lah yang selalu pasang dan surut. Disinilah peran Pemuda Katolik dalam mengelola pasang surut bangsa” Ungkapnya.

Sementara Frans Sinaga selaku ketua bidang Pendidikan, mewakili PP Pemuda Katolik. Menyampikan salut dan berbangga bagi pergerakan Komda Lampung yang begitu cepat.

Gubernur Rico Ficardo, menginginkan kita memberikan kontribusi yang positif dalam pembangunan. Khusunya Lampung. Pemuda adalah garda terdepan Bangsa, maka terus gali potensi diri. Ujar Gulasbernur yang dismpaikan oleh Bp. Ir. Fahrizal selaku Kepala Badan Pengembagan Sumber Daya Manusia. Ditambahkan juga, beliau mengapresiaisi kegiatan ini, Pemuda Katolik agar benar benar menjadi kader yang 100% Katolik dan 100% NKRI. Terkhusus Beliau juga bangga, bahwa Pemuda Katolik memilk konsern juga terhadap pengembangan interprenuer/kewirausahan dalam pendidikan non formalnya. Pemprop Lampung mendukdung upaya upaya dalam menggalakan UKM bagi generasi muda, karena ini bagian pilar kuat dalam ekonomi.

Sementara sdr. Markus Triwahyudi dalam laporannya , menyampaikan KKM ini berlangsung selama 2 hari (2-3 desember 2017) dengan 5 materi Pokok yaitu, Spiritualitas Kader, Ajaran Sosial Gereja, Strategi Gerakan, Teknik Advokasi.
Peserta yang hadir dari berbagai utusan Komcab dan Komac sejumlah 68 orang dengan rincian Pringsewu 22 orang, Way Kanan 11 orang, Lampung Tengah 8 orang, Pesawaran 8 orang, Bdl 8 orang, Metro 4 orang dan Komda 7 orang. (Pubdok Kmd Lmpng)

Sticky
0
December 03, 2017

Hotdiman Manik : Tugas Kita melahirkan Kader Militan dan Tangguh

Foto Bersama Peserta KKD Komda Sumut dengan Ketua Komda, Pastor Moderator, Serta pengurus Komcab kab. Karo (dok. PK)

Kabanjahe, Sumut – Kusus kepemimpinan Dasar (KKD) merupakan jenjang kaderisasi awal yang Harus dilalui oleh seluruh anggota Pemuda katolik yang telah melalui proses Mapenta, Ucap Hotdiman Manik dalam sambutannya pada pembukaan KKD Pemuda Katolik Komda Sumut bertempat di Aula Paroki St. Petrus dan Paulus Kabanjahe, Sabtu (02/12). Hotdiman panggilan akrabnya menambahkan  Kursus Kepemimpinan ini menjadi Kursus awal untuk meletakkan pondasi kepemimpinan dalam Hidup Kaum Muda, khususnya dalam keluarga dan masyarakat.

“Tugas kita (Pemuda Katolik)  melahirkan kader pemuda yang Militan dan Tangguh yang semangatnya Pro Ecclesia et Patria”, tegas Peria yang sudah  2 tahun memimpin Komda Sumut tersebut.

Dengan penekanan khusus, Hotdiman berharap tahun politik 2018 mendatang di Sumatera Utara ini, semua kader Pemuda Katolik mengambil andil dalam pesta demokrasi yang akan dihadapi, tapi tetap harus menjaga agar tidak terjadi konflik horizontal. “Kita bukan memilih pemimpin Suku, Agama atau Golongan melainkan memilih pemimpin Sumatera Utara yang dapat membawa perubahan demi kemajuan Sumatera Utara dan kemajuan masyarakat ke depan,” ucapnya.

Sementara itu, Romo Ramses Nainggolan, OFM. Cap, yang merupakan Pastor Moderator Pemuda Katolik Komisariat Cabang Tanah Karo menyampaikan sebagai orang muda harus memgang teguh kecintaan terhadap Gereja dan Negara.

“Sebagai bentuk tanggung jawab orang muda dalam hidup menggereja dan bernegara harus mengaktualisasi diri dalam Politik, Ekonomi dan Adminstrasi dengan cara menghargai martabat sesama manusia, adil, memiliki nilai solidaritas, fair dalam berpolitik dan memiliki tanggung jawab terhadap tugas yang diemban,” tegas Romo Ramses.

KKD yang yang berlasung selama 2 hari tersebut diikuti oleh 3 komcab yaitu : Komcab Tanah Karo, Komcab Deli Serdang, dan Komcab Medan. (ast)

Sticky
0
November 30, 2017

Kepala Kampung Pimpin Pemuda Katolik Komcab Way Kanan

Marcus Budi, Ketua Komda Lampung melantik jajaran kepengurusan Komcab Way Kanan (dok.PK)

Lampung – Andreas Sugiman resmi memimpin komcab Way Kanan setelah bendera pemuda katolik diserahkan oleh ketua Komda lampung pasa saat pelantikan. Andreas sendiri merukan seorang kepala kampung.

Ketua Komda Lampung, mengapresiasai kerja keras Komcab Way Kanan. Dengan Wajah baru ini, kami berharap Pemuda Katolik semakin tumbuh dan berkembang serta terasa bermanfaat bagi Umat dan Masyarakat. Pelantikan hari ini menjadi awal, babak baru bagi kiprah Pemuda Katolik. Tentu harus diawali dengan kerja keras. Pungkasnya.

Bupati Way Kanan, Raden Adipati Surya, Msi, dalam sambutanya, menyampikan selamat dan sangat antusias mendukung kehadiran Pemuda Katolik di Way Kanan. “Saya sengaja datang kesini bukan ising iseng, tetapi saya betul betul ingin melihat langsung dan mendukung kehadiran Pemuda Katolik di Way Kanan” Ujarnya.

Beliau menyampaikan hampir seluruh bupati bupati di Lampung berusia 30-an tahun, ini luar biasa masih muda muda, ini adalah contoh dan motivasi bagi pemuda, ujar Bupati yang saat ini, menginjak umur 39 tahun.

Pemuda harus ditempa, di asah, agar terampil dan siap. Tidak ada yang tidak mungkin kalau kita mau kerja keras dan sunguh sunguh, tidak ada yang instan, Ujar bupati yang pernah menjadi Ketua KNPI Way Kanan, dan legislator DPRD Way Kanan 2 periode ini.

Beliau siap mendukung Pemuda Katolik di Way Kanan, asal kegiatan kegiatan bermanfaat untuk masyarakat WAY Kanan. Kegiatan tidak harus mahal, bisa saja Pemuda Katolik menjadi pelopor gotong royong bersama masyarakat di wilayahnya masing masing. Ini contoh sederhana, ungkapnya.

Sementara itu Romo Steven OFM, Romo Paroki Baradatu, mengapresiasai kerja keras Komcab Way Kanan. Beliau berharap Pemuda Katolik bermanfaat bagi Gereja, Umat dan Masyarakat di Way Kanan. Hal ini didasarakan pada visi Keuskupan Tanjung Karang, dimana Kita harus menjadi Terang dan Garam dalam masyarakat.

Prosesi Pelantikan sendiri, dilanjutkan dengan pemberian tali asih kepada masyarakat Kampung Sriwijaya, yang diberikan langsung Bupati Way Kanan. Kegiatan ini juga dihadiri Romo Ruben, OFM selaku Modrator,Unsur Forkompimda Way Kanan, Camat Blambangan Umpu, WaKapolsek Blambangan Umpu, Kepala Desa Se Blambangan Umpu. KNPI, OKP lainya, masyarakat Sriwijaya dan Umat Katolik dari berbagai stasi di wilayah Paroki Baradatu.  (pubdok. Kmd Lmpng)

Sticky
0
November 19, 2017

Pemuda Katolik Ende Gelar Kegiatan Sastra Mengenang Pater Mukese

Ketua Pemuda Katolik Ende (dok. PK)

Ende,NTT – Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Ende akan menggelar kegiatan sastra untuk mengenang 40 hari kepergian Pater Dami Mukese, SVD.

Hal tersebut disampaikan oleh ketua Pemuda Katolik Ende periode 2017-2020, Rae Agustinus , Saat telpon media,Minggu (19/11/17) di Kabupaten Ende.

Menurutnya kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai wujud apresiasi sekaligus memacu generasi penerus terus berkarya melalui ruang-ruang intelektual termasuk sastra.

“Ini merupakan bentuk apresiasi kami, Pemuda Katolik Ende terhadap karya-karya dan perjuangan beliau yang selama ini banyak terwujud melalui sastra, khususnya puisi”Ungkapnya

Ia menilai, beliau telah tiada maka kami berupaya merawat karya-karya beliau itu agar jangan sampai hilang dari sejarah. Hal tersebut sekaligus juga kami anggap sangat berguna untuk menginspirasi generasi penerus dalam bidang sastra.

Ditambahkannya, kegiatan dalam rangka mengenang Pater Mukese ini akan melibatkan banyak pihak, dari mahasiswa, pelajar, dan komunitas-komunitas yang ada di kota Ende. Adapun rangkaian acara di dalam kegiatan ini terdiri dari bedah puisi karya Pater Dami Mukese, dan diselingi dengan pembacaan puisi-puisi beliau, lagu-lagu, dan video perjalan hidup sastrawan yang sering disebut “sastrawan jelata” tersebut.

Untuk diketahui, puisi karya Pater Mukese telah diterbitkan dalam beberapa buku, diantaranya, Doa-doa Semesta, Puisi-puisi Jelata, dan Kupanggil Namamu Madona. Pater John Dami Mukese meninggal pada tanggal 26 Oktober lalu di Ende. (angga)

Sticky
0
November 15, 2017

Sambut Dies Natalis ke-72, ini yang dilakukan Komac Siberut Utara.

Suasana Seminar Komac Siberut Utara menyambut Dies natalis pemuda Katolik Ke-72 (dok.PK)

Siberut Utara, Mentawai – Meskipun baru seumur jagung, setelah resmi dikukuhkan sebagai anggota Pemuda Katolik yang sah dan dilantiknya beberapa pengurus Pemuda Katolik Komisariat Anak Cabang Siberut Utara setelah mengikuti proses struktur utuh melalui Mapenta dan Muskomac pada 7-8 Oktober 2017 yang lalu, tetapi sudah melaksanakan beberapa programnya.

Selang 3 minggu, Pemuda Katolik Komac Siberut Utara sudah melaksanakan Mapenta dan Musyawarah Ranting di Sirilogui pada 28-29 Oktober 2017. Kemudian persiapan bahan material gedung sekretariat Pemuda Katolik Komisariat Anak Cabang Siberut Utara. Selain itu membantu gereja untuk mempersiapkan tempat dan kelengkapan misa arwah yang dilaksanakan pada tanggal 2 November 2017.

“Selang 3 bulan Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya”, ungkap Agustinus Aris, S.Pd selaku Ketua Pemuda Katolik Komisariat Anak Cabang Siberut Utara dalam pembukaan sambutannya, Pemuda Katolik Indonesia terbentuk tepat tanggal 15 November yang pada saat ini kita rayakan bersama-sama di seluruh Indonesia, ucap Aris sapaan akrabnya.

“Kiprah Pemuda Katolik di negeri ini” sambungnya, “tidak dapat dipungkiri. Catatan dalam dokumen-dokumen lama mungkin tidak banyak orang ketahui karena tidak masuk dalam meteri pejaran sejarah”. “Di anatarya baanyak menjadi orang hebat di negeri ini”, sambung Aris.

 “Pemuda Katolik jangan hanya beretorika saja, mengkritik saja, buat program saja tetapi tidak ada tindakan nyata. Pemuda Katolik harus menghindari mantra NATO (No Action Talk Only), tetapi walk the talk, harus selaras antara kata dan tindakan” demikian ungkap Aris Sailo, Ketua Pemuda Katolik dalam sambutannya.

Dalam rangka memperingati Dies Natalis Pemuda Katolik ke 72 tahun, Komisariat Anak Cabang Siberut Utara melakukan beberapa kegiatan di antaranya adalah aksi sosial bedah rumah lansia, dua unit rumah dibuatkan yang baru. “Kondisi kedua rumah tersebut memang tidak layak huni lagi, sehingga perlu segeran dibangun yang baru”. Sementara untuk bangun membangun dan konsumsi selama bekerja secara swadaya dan patungan anggota”, katanya. Pemuda Katolik Komac Siberut Utara berusaha mengumpulkan dana kegiatan tersebut dengan ,

kemudian Seminar Cinta Beda Agama dengan tema: “Pergaulan Zaman Now, Cinta Beda Agama Boleh Gak Ya?” tema tersebut dikatakan Aris “Merupakan refleksi kita dalam beberapa tahun terakhir ini, karena banyak orang muda katolik yang pindah agama akibat menjalin hubungan dengan beda agama, selain itu, Sambung Aris, “ Isu rencana Islamisasi di Mentawai ini sangat kuat, hal itu dilatarbelakangi oleh persoalan ekonomi yang masih menengah ke bawah”.

“Pemuda Katolik harus merapatkan barisan, respek terhadapa segala perubahan dan kebutuhan gereja dan sosial masyarakat, pungkas Agustinus Aris, S.Pd., alumnus Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta tersebut. Untuk mengakhiri sambutannya, ia mengutip hasil kongres Pemuda Katolik 2015 yang lalu: “Hasil kongres Pemuda Katolik 2015-2018 mengambil tema: ‘Membangun organisasi yang kuat, melahirkan pemimpin yang melayani’ artinya, sambung Aris, pengagum sosok kepemimpinan Ahok yang tegas sekaligus respek terhadap orang yang lemah dan tersisihkan bahwa “Pemuda Katolik harus hadir di tengah masyarakat, menjadi pendengar dan penyambung aspirasi masyarakat”. Leadership is an opportunity to serve. It is not trumpet call to self-importance, J Donal Walters, ujarnya. Tidak lupa pula ia dengan mantranya yang khas yakni “Pemuda Katolik, lalu dijawab oleh 500 peserta seminar “Jangan Kasih Kendor”. Rangakaian acara Dies Natalis Pemuda Katolik ke 72 tahun di Komisariat Anak Cabang Siberut Utara ditutup dengan Misa Syukur yang dipimpin oleh RD. Prian Doni Dongan Malau dan RD. Abel Maia dengan konselebran utama oleh RD. Abel Maia selaku kepala paroki sekaligus Pastor Moderator Pemuda Katolik Komac Siberut Utara. Usai misa, para tamu undangan dijamu makan malam bersama oleh para panitia Dies Natalis Pemuda Katolik ke 72. Selamat ulang tahun Pemuda Katolik yang ke 72, jayalah selalu, mari berkarya demi gereja dan tanah air.
Pro ecclesia et patria.

Penulis : S. Yesica S. Salamang, S.Pd
Editor   : Ast.

Sticky
0